MEKANISME PERAMPASAN ASET MENGGUNAKAN NON CONVICTION BASED ASSET FORFEITURE SEBAGAI UPAYA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA AKIBAT TINDAK PIDANA KORUPSI
Teks penuh
Dokumen terkait
Lilik Mulyadi mengatakan, implementasi dari teori restoratif salah satunya adalah pengembalian aset pelaku tindak pidana korupsi berupa tindakan hukum pidana,
Tesis ini membahas tentang pelaksanaan pembuktian terbalik dan perampasan aset dalam tindak pidana pencucian uang dari hasil kejahatan narkotika dilihat dari perspektif
Tesis ini membahas tentang pelaksanaan pembuktian terbalik dan perampasan aset dalam tindak pidana pencucian uang dari hasil kejahatan narkotika dilihat dari perspektif
itu dapat dengan maksimal dikembalikan kepada negara. Penting untuk ditetapkan atau diterapkan pidana tambahan buat terpidana korupsi seperti sebagaimana yang telah
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus, karena atas berkat dan rahmatnya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengembalian
Hal ini dapat dilihat dari ketentuan Pasal 31 UU PTPK yang pada pokoknya menyebutkan bahwa dalam hal penyidik menemukan dan berpendapat bahwa satu atau lebih
Karena itu diusulkan agar setiap Negara Pihak menggunakan perampasan tanpa tuntuan pidana (Non-Conviction Based Asset Forfeiture) dalam rangka menambah amunisi sebagai upaya
Perampasan harta kekayaan aset yang diperoleh atau berasal dari tindak pidana korupsi merupakan pidana tambahan dan bagian dari upaya pengembalian kerugian keuangan negara yang secara