• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Silase Jeroan lkan Patin dengan Kadar yang Berbeda dalam Pakan terhadap Pertumbuhan lkan Mas Cyprinus carpio

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Silase Jeroan lkan Patin dengan Kadar yang Berbeda dalam Pakan terhadap Pertumbuhan lkan Mas Cyprinus carpio"

Copied!
58
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH KADAR SILASE JEROAN IKAN PATlN

YANGBERBEDADALAMPAKANTERHADAP

PERTUMBUHAN IKAN MAS

Cyprinus carpio

Oleh:

HERIZON

PROGRAM STUD1 BUDIDAYA PERAIRAN

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)

Judul Skripsi : Pengaruh Kadar Silase Jeroan lkan Patin yang Berbeda dalam Pakan terhadap Pertumbuhan' lkan Mas

Cyprinus carpi0

Nama Mahasiswa : HERIZON

NRP : C01498006

Program Studi : Budidaya Perairan

Menyetujui : I. Komisi Pembimbing

Ketua

Dr. lnq Mokoqinta

Anggota

11. Fakultas Perikanan da$,!

(3)

HERIZON. C01498006. Pengaruh Silase Jeroan lkan Patin dengan Kadar yang Berbeda dalam Pakan terhadap Pertumbuhan lkan Mas Cyprinus carpio. Dibawah bimbingan Dr. Dedi Jusadi dan Dr. Ing Mokoginta.

RINGKASAN

Salah satu alternatif sumber protein hewani yang murah sebagai pengganti tepung ikan adalah limbah ikan. Hampir 50% tubuh ikan tidak dimanfaatkan pada saat pengolahan. Sebagai gambaran adalah pada usaha fillet ikan patin di Jurusan Budidaya Perairan. Rata-rata jeroan ikan patin yang tidak dimanfaatkan sebanyak 150 kglhari (15% bobot tubuh ikan patin). Pengolahan dengan cara silase merupakan salah satu upaya pemanfaatan lirnbah jeroan ikan patin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh silase jeroan ikan patin sebagai pengganti tepung ikan dalarn pakan dengan kadar yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan mas Cyprinus carpio.

Pakan yang digunakan pada penelitian ini berkadar protein 40%. Ada dua rnacam sumber protein yaitu protein nabati dan protein hewani. Protein nabati berasal dari tepung kedelai sedangkan protein hewani berasal dari tepung ikan dan silase jeroan ikar; patin. Pada penelitian ini terdapat lima perlakuan dan masing- rnasing perlakuan diulang tiga kali. Adapun peilakuan selengkapnya adalah: pakan A (100% tepung ikan), pakan B (75% tepung ikan + 25% silase jeroan ikan patin), pakan C (50% tepung ikan + 50% silase jeroan ikan patin), pakan D (25% tepung ikan

+

75% silase jeroan ikan patin) dan pakan E (100% silase jeroan ikan patin). lkan mas Cyprinus carpio dengan bobot rata-rata individu sebesar 5,Q g dipelihara dalarn sistem resirkulasi selama 40 hari dan diberi pakan perlakuan secara at satiation (sampai ikan kenyang) sebanyak tiga kali sehari. Untuk mengetahui laju pertumbuhan harian individu dilakukan sampling pada awal dan akhir penelitian, yaitu dengan menimbang bobot biornassa pada masing-masing ulangan setiap perlakuan. Pada saat sampling ikan dibius dengan menggunakan MS 222 dosis 12.5 pprn dengan tujuan agar ikan tersebut tidak stress.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot rata-rata ikan meningkat lebih dari dua kali lipat setelah pemeliharaan selama 40 hari. Konsumsi pakan tertinggi terdapat pada pakan B sebanyak 312,6 g narnun sama dengan pakan C, sedangkan konsumsi pakan terendah pada pakan E sebanyak 147,5 g. Nilai retensi protein tertinggi pada pakan A sebesar 27,3%, namun sama dengan pakan B dan C, sedansksc retensi protein terendah pada pakan D sebesar 25,3?4. Ni!si retenzi lemak tertinggi terdapat pada pakan A sebesar 18,0% dan terendah pada pakan B sebesar 12,0%. Laju pertumbuhan harian individu tertinggi terdapat pada pakan B sebesar 2,37% namun sama dengan pakan C, sedangkan yang terendah pada pakan E sebesar 1,37%. Nilai efisiensi pakan tertinggi terdapat pada pakan A sebesar 61,0% namun sama dengan pakan C dan D. Selama penelitian berlangsung, tidak ada ikan yang mati (tingkat kelangsungan hidup 100%).

(4)

Penulis dilahirkan di Bukittinggi pada tanggal 12 Oktober 1979 sebagai anak keempat dari lima bersaudara, dari pasangan Bapak Aznam St. Mudo dan lbu Jasnimar.

Pendidikan penulis diswali dengan bersckolah di 53 Negeri 36 Magek (1986-1992), kemudian dilanjutkan di SMP Negeri 2 Tilatang Kamang (1992-1995) dan SMU Negeri 1 Tilatang Kamang (1 995-1 998)

Pada tahun 1998 penulis diterima di lnstitut Pertanian Bogor melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) dengan memilih Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Selama masa kuliah di lnstitut Pertanian Bogor penulis pernah menjadi Asisten Luar Biasa pada mata kuliah Dasar-dasar Limnologi (2000/2001), Biologi Perikanan (200012001 dan 200112002), lkhtiologi (200112002 dan 200212003) dan Perancangan PercobaanlMetode Statistika (200212003).

(5)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat ALLAH S. W. T. atas segala nikmat-Nya sehingga skripsi ini akhirnya bisa diselesaikan oleh penulis. Penyusunan skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk rnemperoleh gelar Sarjana di Fakultas Perikanan dan llmu Kelautan, lnsiitut Pertanian Bogoi.

Skripsi ini disusun berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis di Laboratorium Nutrisi Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan llmu Kelautan, lnstitut Pertanian Bogor, yang mengarnbil judul "Pengaruh Silase Jeroan lkan Patin dengan Kadar yang Berbeda dalam Pakan terhadap Pertumbuhan lkan Mas Cyprinus carpio".

Pada kesempatan ini, penulis men~ucapkan terirna kasih pada:

1. Dr. Dedi Jusadi dan Dr. Ing Mokoginta sebagai dosen pembimbing yang telah memberikan sumbangan pemikiran selama penelitian dan penyusunan skripsi ini.

2. Mama dan Papa atas cinta dan doanya.

3. Nenek, Uda Harlan dan istri, Uni dan suami, Uda Bar dan adikku Nando serta keponakanku Filda, Kiky dan Habib, terimakasih atas.sernuanya.

4. Sahabat yang telah mernbantu penulis selama penelitian, yaitu: Rina, Dadang,

Ajoe, Indah, Raja, Dilon, Pito, Ipit, Wiwin, Litha, Rio, Deli, Rini, Thina, Mbak Uni dan keluarga besar PRIMASISTA.

5. Teman-teman BDP'35 serta sahabat-sahabat di seluruh Fakultas di IPB.

Penulis sadar bahwa tulisan ini masih jauh dari sempurna, namun penulis berharap skripsi ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca.

(6)

DAFTAR IS1

Teks Halaman

KATA PENGANTAR ... _.._ .,.,,... I

DAFTAR GAMBAR v

DAFTAR LAMPIRAN..

..

. .

...

. . . ..

.

. .

.

vi I.,PENDAHULUAN

1 .I

Latar Belakang

1

1.2

Tujuan

2

II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Silase Ikan ...

.

.

... . . .

3

2.2

Tepung lkan

5

2.3

Kebutuhan Nutrisi lkan Ma

5

Ill. BAHAN DAN METODE

3.1

Lokasi dan Waktu Penelitian .... ... 8

3.2

Silase Jeroan lkan Pati 8

3.3

Pakan

...

8

3.4

Perneliharaan lkan dan Pengurnpulan Data

11

3.5

Analisis Statistik

12

3.5.1

Tingkat Konsurnsi Pakan 12

3.5.2

Pertumbuhan

....

...

13

.

.

3.5.3

Efis~ensl Pakan

.

.

...

13

3.5.4

Kelangsungan Hidu

13

3.5.5

Retensi Protein

...

14

3.5.6

Retensi Lemak

...

.

.

...

. .

14

3.6

Analisis Kimi

14

IV. HASlL DAN PEMBAHASAN

4.1

Hasil

...

.

.

...,.,...

...

...,.. ... ...

15

(7)

V. KESIMPULAN ....

...

19 DAFTAR PUSTAKA

...

... 20
(8)

DAFTAR TABEL

No. Teks Halaman

1. Kebutuhan protein ikan mas dari berbagai ukuran

...

6 2. Kebutuhan vitamin dalam pakan buatan untuk ikan mas

...

7 3. Komposisi pakan penelitian (%)

...

? 0 4. Komposisi proksimat (% bobot kering), kandungan energi dan pH pakan

penelitia 10

(9)

DAFTAR GAMBAR

..

No. Teks Halaman

1. Skema tata letak akuarium

...

11
(10)

DAFTAR LAMPIRAN

No. Teks Halaman

1. Hasil analisa proksimat bahan pakan (% bobot kering)

...

23

.

.

. .

2. Kompos~s~ campuran vltamln

...

23 3. Komposisi campuran mineral

4. Kisaran nilai hasil pengukura

5. Prosedur analisa proksimat

...

26 6. Data bobot biomassa (g) ikan mas pada setiap ulangan, setiap

perlakuan selama penelitia 29

7. Laju pertumbuhan harian individu (%) ikan mas pada setiap ulangan, setiap perlakuan selama penelitian (40 hari)

...

33

8. Jumlah pakan yang dikonsumsi ikan mas selama penelitian (40 hari), Efesiensi PakanlEP (%) dan Rasio Konversi PakanlFeed Convertion

Ratio (FCR) 31

9. Tingkat kelangsungan hidup (%) ikan ma 32 10. Komposisi proksimat awal ikan mas (% bobot kering)

...

33 11. Komposisi proksimat ikan mas (% bobot kering) setelah pemeliharaan

40 hari 33

(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis berjudul “ Pertumbuhan dan Kualitas Daging Ikan Patin Siam yang Diberi Pakan dengan Kadar Protein Berbeda dan Diperkaya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein dalam pakan buatan dengan kadar yang berbeda pada tiap perlakuan, memberikan perbedaan nyata (P<0,05) terhadap laju

Benih ikan mas yang diberi pakan dengan dengan dosis 5% memiliki pertumbuhan mutlak yang terbaik, akan tetapi untuk pertumbuhan harian dan pertumbuhan nisbi

Pemberian tepung daun kayu manis sampai dosis 1% pada pakan ikan patin tidak meningkatkan jumlah konsumsi pakan, laju pertumbuhan harian, dan tingkat kelangsungan hidup

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh subtitusi tepung ikan dengan silase tepung bulu ayam pada pakan buatan terhadap laju pertumbuhan relatif, pemanfaatan pakan

Hasil uji coba pada ikan mas menunjukkan bahwa pakan yang mengandung jagung fermentasi (pakan perlakuan) memberikan laju pertumbuhan spesifik, rasio efisiensi protein, retensi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein dalam pakan buatan dengan kadar yang berbeda pada tiap perlakuan, memberikan perbedaan nyata (P<0,05) terhadap laju

2011 menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan di kolam ikan dengan perlakuan pemberian pakan buatan serta pemberian subtract media tumbuh perifiton dapat meningkatkan pertumbuhan