• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi tentang Desain dan Konstruksi Kapal Baja Skipjack pole & line 100 GT di PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari, Jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi tentang Desain dan Konstruksi Kapal Baja Skipjack pole & line 100 GT di PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari, Jakarta"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Indah Mahriarni
  • Pengajar:
    • James P. Panjaitan
    • Bonar P. Pasaribu
  • Sekolah: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB
  • Mata Pelajaran: Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
  • Topik: Desain dan Konstruksi Kapal Baja Skipjack pole & line 100 GT di PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari, Jakarta
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 1999
  • Kota: Jakarta

I. Pendahuluan

Bab pendahuluan ini menetapkan konteks penelitian, menekankan pentingnya pengembangan industri perkapalan domestik di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan armada perikanan yang semakin meningkat. Ini memberikan latar belakang yang kuat untuk studi kasus kapal Skipjack pole & line 100 GT, menghubungkannya dengan isu-isu nasional mengenai potensi perikanan yang belum tergali sepenuhnya dan kekurangan armada yang memadai. Secara pedagogis, bagian ini memperkenalkan mahasiswa pada pentingnya riset terapan yang berkaitan dengan masalah-masalah ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan permasalahan dunia nyata. Komponen pembelajarannya mencakup pemahaman isu-isu perikanan Indonesia dan peranan industri perkapalan dalam konteks pembangunan.

1.1 Latar Belakang

Sub-bab ini memaparkan secara detail tentang masalah-masalah krusial dalam sektor perikanan Indonesia, seperti keterbatasan armada dan potensi perikanan yang belum termanfaatkan secara optimal. Analisis ini mengaitkan masalah tersebut dengan kebutuhan akan pengembangan teknologi pembuatan kapal, khususnya kapal baja yang lebih efisien dan tahan lama. Dari sudut pandang pendidikan, sub-bab ini melatih mahasiswa untuk menganalisis data statistik dan mengidentifikasi permasalahan kompleks di bidang perikanan. Mahasiswa juga diajarkan untuk memahami hubungan antara industri perkapalan dengan ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Keterampilan analisis data kuantitatif dan kualitatif sangat diperlukan untuk memahami permasalahan yang disajikan.

1.2 Tujuan

Tujuan penelitian dijelaskan dengan jelas dan spesifik. Fokus utama adalah untuk menganalisis desain dan konstruksi kapal baja Skipjack pole & line 100 GT yang dibangun di PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari. Tujuan ini juga mencakup perbandingan spesifikasi teknis kapal dengan standar yang ditetapkan oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Aspek pedagogis sub-bab ini menekankan pentingnya perumusan tujuan penelitian yang terukur dan terarah. Mahasiswa mempelajari cara merumuskan tujuan penelitian yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batasan waktu (SMART). Mereka juga belajar pentingnya menentukan metrik dan standar dalam penelitian teknik.

1.3 Waktu dan Tempat Penelitian

Sub-bab ini memberikan informasi yang ringkas mengenai durasi dan lokasi penelitian. Ini memastikan transparansi dan reproduksibilitas penelitian. Dari segi pembelajaran, hal ini memperkenalkan mahasiswa pada aspek metodologi penelitian, khususnya mengenai pentingnya menentukan periode waktu yang relevan dan lokasi yang tepat untuk pengumpulan data. Mahasiswa diajarkan untuk memahami pentingnya perencanaan waktu dalam pelaksanaan penelitian dan dokumentasi yang akurat. Ini mempersiapkan mereka untuk menjalankan penelitian mereka sendiri dengan terencana dan terorganisir.

II. Tinjauan Pustaka

Bab ini menyajikan tinjauan literatur yang relevan dengan topik penelitian, meliputi teori-teori desain dan konstruksi kapal, khususnya kapal ikan. Ini mencakup aspek-aspek seperti material, stabilitas, hidrodinamika, dan metode konstruksi. Secara akademis, bab ini memberikan landasan teoritis yang kuat bagi penelitian. Secara pedagogis, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai sumber literatur yang kredibel, teknik pencarian informasi, dan pentingnya literatur dalam mendukung argumen penelitian. Ini melatih mahasiswa untuk melakukan riset literatur secara sistematis dan kritis. Kemampuan untuk menyintesis informasi dari berbagai sumber dan mengaplikasikannya pada studi kasus spesifik menjadi fokus utama.

2.1 Desain Kapal

Bagian ini membahas prinsip-prinsip desain kapal, termasuk perhitungan hidrostatik dan hidrodinamik. Ini menjelaskan bagaimana teori-teori ini diterapkan dalam merancang kapal yang efisien dan stabil. Dari perspektif pendidikan, mahasiswa diajarkan untuk menerapkan prinsip-prinsip fisika dan matematika terapan dalam konteks desain rekayasa. Pemahaman tentang konsep-konsep seperti buoyancy, stabilitas, dan tahanan kapal akan menjadi poin penting. Mahasiswa dilatih dalam penggunaan software dan perhitungan manual untuk analisis desain kapal.

2.2 Material

Sub-bab ini membahas berbagai jenis material yang digunakan dalam konstruksi kapal, dengan fokus pada baja. Ini mencakup analisis sifat mekanik baja dan pemilihan material yang tepat untuk aplikasi spesifik. Aspek pembelajaran mencakup pengenalan berbagai jenis baja, kekuatan dan kelemahan masing-masing, serta kriteria pemilihan material berdasarkan faktor-faktor seperti kekuatan, berat, dan biaya. Mahasiswa belajar untuk mengaplikasikan pengetahuan material dalam konteks desain dan konstruksi kapal.

2.3 Konstruksi

Bagian ini menjelaskan berbagai metode konstruksi kapal, termasuk metode seksi blok yang digunakan dalam studi kasus. Ini mencakup aspek-aspek seperti pengelasan, perakitan, dan proses produksi. Aspek pedagogis mencakup pemahaman proses manufaktur, teknik pengelasan, kontrol kualitas, dan manajemen proyek konstruksi. Mahasiswa mempelajari berbagai metode konstruksi dan aplikasinya dalam industri perkapalan, serta standar keselamatan kerja dan kualitas produk.

III. Metodologi

Bab ini menjelaskan metode penelitian yang digunakan, yaitu metode survei dengan data sekunder. Ini mencakup proses pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis data. Dari sudut pandang akademis, bab ini menjabarkan metodologi secara rinci dan terstruktur. Aspek pedagogis berfokus pada pentingnya memilih metode penelitian yang tepat, sesuai dengan tujuan dan sumber daya yang tersedia. Mahasiswa dilatih dalam berbagai teknik pengumpulan dan analisis data, dan pemahaman mengenai validitas dan reliabilitas data. Mahasiswa juga memahami pentingnya dokumentasi metodologi untuk memastikan transparansi dan reproduksibilitas penelitian.

3.1 Metode Pengumpulan Data

Sub-bab ini menjelaskan secara rinci bagaimana data dikumpulkan. Dalam hal ini, data sekunder dari PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari digunakan. Mahasiswa belajar tentang metode pengumpulan data sekunder, seperti studi dokumentasi, pengumpulan data dari laporan, dan wawancara terstruktur. Keterampilan kritis dalam memilih sumber data yang terpercaya dan relevan sangat ditekankan.

3.2 Metode Analisis Data

Sub-bab ini menjelaskan bagaimana data yang dikumpulkan dianalisis. Ini mencakup penggunaan formula-formula naval architect dan analisis deskriptif. Mahasiswa belajar bagaimana menganalisis data kuantitatif dan kualitatif, serta pentingnya interpretasi data yang tepat dan berbasis bukti. Keterampilan dalam penggunaan software analisis data dan interpretasi hasil analisis menjadi fokus penting.

IV. Hasil dan Pembahasan

Bab ini menyajikan hasil penelitian dan pembahasannya secara terperinci. Ini mencakup analisis desain kapal, meliputi ukuran utama, stabilitas, bentuk badan kapal, dan gambar rancangan. Ini juga mencakup analisis konstruksi kapal, termasuk perbandingan dengan standar BKI. Dari sudut pandang akademis, bab ini menyajikan temuan penelitian secara sistematis dan komprehensif. Secara pedagogis, bab ini melatih mahasiswa untuk menyajikan data secara visual dan tekstual yang efektif. Mahasiswa juga diajarkan untuk menginterpretasi data dan menghubungkannya dengan teori-teori yang telah dibahas sebelumnya. Keterampilan analisis kritis dan kemampuan penyusunan laporan penelitian menjadi fokus utama.

4.1 Desain Kapal Pole and Line

Sub-bab ini memaparkan hasil analisis desain kapal, mulai dari material yang digunakan hingga aspek-aspek seperti stabilitas dan bentuk badan kapal. Analisis ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dan diproses sesuai metodologi yang telah dijelaskan. Mahasiswa belajar tentang detail desain kapal, pengaplikasian teori-teori desain, dan interpretasi hasil perhitungan. Pemahaman tentang standar desain dan regulasi industri menjadi poin penting.

4.2 Konstruksi Kapal Pole and Line

Sub-bab ini mempresentasikan hasil analisis konstruksi kapal, dengan fokus pada metode konstruksi yang digunakan dan perbandingannya dengan standar BKI. Ini mencakup analisis berbagai komponen kapal dan kekuatan strukturnya. Aspek pembelajaran mencakup analisis konstruksi kapal, pemahaman mengenai standar industri, dan interpretasi temuan penelitian. Mahasiswa mempelajari pentingnya kualitas konstruksi dan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kualitas.

V. Kesimpulan

Bab ini menyimpulkan temuan penelitian dan implikasinya. Ini merangkum hasil analisis desain dan konstruksi kapal, serta menyoroti keterbatasan penelitian. Secara akademis, bab ini memberikan kesimpulan yang ringkas dan jelas. Dari sudut pandang pedagogis, ini mengajarkan mahasiswa cara menyimpulkan hasil penelitian dan menyarankan penelitian lebih lanjut. Mahasiswa belajar tentang penulisan kesimpulan yang efektif, berdasar pada data dan analisis yang telah dilakukan.

Referensi

Dokumen terkait

U praksi se koriste četiri moderne organizacijske strukture u kojima projekt egzistira na različite načine, a to su projekt kao dio funkcijske organizacijske

Kesalahan kepuasan kerja (ketidakpuasan kerja) bagi seorang pegawai mungkin banyak yang menjadi penyebabnya, antara lain pekerjaan yang secara mental tidak

AGRO Bank Rakyat Indonesia.. Agro

Infoware dengan untuk meminimalkan risiko dari kemungkinan masalah yang dapat terjadi seperti melakukan pengecekkan kelengkapan data yang akan diinputkan dalam

Dalam makalah ini penulis akan menerapkan algoritma Djikstra dalam menentukan rute yang paling aman untuk bepergian di Kota Bandung dari satu tempat ke tempat

Terkait dengan hal ini, pada dasarnya kelanggengan hubungan profesional dalam bisnis jasa penerjemahan sangat ditentukan oleh tingkat kepuasan klien terhadap hasil

[r]

Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional