Dinamika Permudaan Alam Akibat Pemanenan Kayu Dengan Sistem Silvikultur Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengkaji dampak pemanenan kayu dan perlakuan silvikultur TPTJ terhadap potensi kandungan karbon dalam tanah di hutan alam tropika.; (2)
Pada petak pemanenan kayu konvensional dan petak pemanenan kayu RIL untuk tingkat semai jenis-jenis yang paling banyak ditemukan menurut peringkat indkes nilai penting (INP)
Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk membandingkan perubahan komposisi dan struktur vegetasi hutan akibat kegiatan pemanenan kayu dan perlakuan
Gunung Meranti tahun 2015 diharapkan mampu mewakili areal yang lain, sehingga perhitungan tingkat pembukaan tajuk akibat kegiatan pemanenan kayu dengan sistem TPTI
Grafik Keanekaragaman Jenis (H) Vegetasi Tingkat Tiang Pada Hutan Primer dan Berbagai Umur Hutan Setelah Tebangan pada Plot Permanen Tahun Tebang 1969, 1973 dan 1977
Kerusakan tegakan tingkat tiang dan pohon rata rata per hektar akibat pemanenan kayu teknik konvensional dan RIL masing masing sebesar 133,0 pohon (33,15%) dan 83,3 pohon
Pada dendogram terlihat bahwa gerombol pertama tingkat pohon terdiri dari plot TJ9, dimana hampir semua INP yang merupakan indikator kesamaan komunitas tingkat pohon seperti
Pada petak pemanenan kayu konvensional dan petak pemanenan kayu RIL untuk tingkat semai jenis-jenis yang paling banyak ditemukan menurut peringkat indkes nilai penting (INP)