• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Liquid Storage Tank Dengan Pengaruh Gempa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Perencanaan Liquid Storage Tank Dengan Pengaruh Gempa"

Copied!
87
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Dewi Cendana
  • Pengajar:
    • Ir. Daniel Rumbi Teruna, MT
    • Prof. Dr. Ing. Johannes Tarigan
    • Ir. Besman Surbakti, MT
    • Ibu Nursyamsi, ST, MT
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Teknik Sipil
  • Topik: Perencanaan Liquid Storage Tank Dengan Pengaruh Gempa
  • Tipe: tugas akhir
  • Tahun: 2011
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya perencanaan tangki penyimpanan cairan dalam konteks gempa bumi. Penulis menyoroti bahwa tangki penyimpanan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga penting untuk menjaga keselamatan dan kualitas material. Ditekankan bahwa gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan, sehingga perencanaan yang baik sangat diperlukan untuk menghindari kerugian jiwa dan materi. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan untuk memahami hubungan antara teori teknik sipil dan praktik di lapangan.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang membahas perkembangan industri yang memerlukan tangki penyimpanan, terutama dalam konteks Indonesia yang rawan gempa. Penulis menjelaskan bahwa tangki penyimpanan cairan memiliki peranan krusial dalam industri, dan kegagalan dalam perencanaan dapat mengakibatkan konsekuensi serius. Ini menunjukkan relevansi topik dengan kurikulum teknik sipil yang menekankan pentingnya desain struktural yang aman.

1.2. Permasalahan

Menyoroti tantangan yang dihadapi oleh tangki penyimpanan di daerah rawan gempa, bagian ini mengidentifikasi berbagai beban yang harus dipertimbangkan dalam desain. Penulis menekankan pentingnya analisis yang mendalam mengenai pengaruh gempa terhadap struktur tangki. Ini mendukung tujuan pembelajaran untuk menganalisis dan memecahkan masalah teknik yang kompleks.

1.3. Pembatasan Masalah

Pembatasan masalah menjelaskan ruang lingkup penelitian, termasuk jenis tangki dan parameter yang dianalisis. Penulis menekankan bahwa sambungan las dan pondasi tidak termasuk dalam analisis. Ini penting untuk membimbing siswa dalam memahami batasan dalam penelitian dan desain teknik.

1.4. Tujuan

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gaya gempa dan dampaknya terhadap tangki penyimpanan. Hal ini mencerminkan hasil belajar yang diharapkan, yaitu kemampuan untuk menerapkan teori dalam praktik untuk desain yang aman dan efisien.

1.5. Metodologi

Metodologi yang digunakan mencakup kajian literatur dan analisis gaya, memberikan panduan tentang pendekatan sistematis dalam penelitian teknik. Ini membantu siswa memahami pentingnya metodologi dalam penelitian akademis.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bagian ini memberikan dasar teoritis yang diperlukan untuk memahami desain tangki penyimpanan. Penulis membahas berbagai jenis tangki dan kriteria perencanaan yang relevan. Ini sangat penting bagi mahasiswa untuk memahami berbagai aspek teknis yang terlibat dalam desain tangki, serta peraturan yang harus diikuti.

2.1. Umum

Deskripsi umum tentang tangki penyimpanan dan pentingnya perencanaan yang baik. Penulis mengaitkan pentingnya pengetahuan ini dengan keselamatan dan efisiensi dalam industri, yang merupakan tujuan utama dalam pendidikan teknik sipil.

2.2. Jenis-Jenis Tangki

Menjelaskan berbagai jenis tangki berdasarkan letak, bentuk atap, tekanan, dan bentuk. Ini memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa tentang pilihan desain yang tersedia dan bagaimana masing-masing jenis tangki memiliki kelebihan dan kekurangan.

2.3. Kriteria Perencanaan Tangki Persegi Panjang

Kriteria perencanaan yang harus diikuti dalam desain tangki, termasuk peraturan dan standar yang relevan. Ini penting untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang regulasi yang harus dipatuhi dalam praktik teknik.

2.4. Pembebanan

Membahas berbagai beban yang harus dipertimbangkan dalam desain tangki. Ini relevan untuk memberikan mahasiswa pemahaman tentang analisis struktural yang diperlukan dalam perencanaan teknik.

2.5. Persyaratan untuk Elemen-Elemen Tangki

Menjelaskan spesifikasi material dan elemen struktural yang digunakan dalam tangki. Ini memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang pentingnya pemilihan material yang tepat dalam desain teknik.

III. ANALISIS DAN DESAIN

Dalam bagian ini, penulis melakukan analisis mendalam terhadap desain tangki, termasuk perhitungan gaya dan tekanan yang terjadi akibat gempa. Ini menunjukkan penerapan teori ke dalam praktik, yang merupakan inti dari pendidikan teknik sipil.

3.1. Desain Geometri Tangki

Menjelaskan pentingnya desain geometri dalam konteks ketahanan struktural. Penulis menunjukkan bahwa pemilihan bentuk tangki dapat mempengaruhi efisiensi material dan kekuatan struktural, yang merupakan konsep penting dalam teknik sipil.

3.2. Desain Tangki Persegi Panjang

Detail tentang rumus dan perhitungan yang digunakan dalam desain tangki persegi panjang. Ini memberikan mahasiswa pemahaman praktis tentang bagaimana teori diterapkan dalam perhitungan nyata.

3.3. Analisis Efek Gaya Gempa Terhadap Tangki

Membahas perhitungan gaya hidrodinamis yang terjadi akibat gempa. Ini penting untuk menunjukkan kepada mahasiswa bagaimana analisis gaya dapat membantu dalam merancang struktur yang aman.

IV. APLIKASI PERHITUNGAN

Bagian ini menunjukkan penerapan praktis dari analisis yang dilakukan sebelumnya. Penulis menyajikan data desain dan hasil perhitungan untuk memberikan gambaran konkret tentang bagaimana teori diterapkan dalam desain tangki.

4.1. Data Desain

Menyajikan data yang digunakan dalam perencanaan tangki, memberikan konteks yang diperlukan untuk analisis yang dilakukan. Ini membantu mahasiswa memahami pentingnya data yang akurat dalam desain teknik.

4.2. Desain Geometri Tangki

Menjelaskan detail geometris dari tangki yang direncanakan, termasuk ukuran dan bentuk. Ini memberikan wawasan tentang bagaimana desain geometris mempengaruhi keseluruhan struktur.

4.3. Desain Ukuran Tebal Pelat Dasar dan Dinding Tangki

Membahas perhitungan ketebalan pelat dasar dan dinding berdasarkan analisis sebelumnya. Ini menunjukkan kepada mahasiswa pentingnya perhitungan ketebalan dalam desain struktural.

4.4. Analisis Efek Gaya Gempa Terhadap Tangki

Menekankan pentingnya analisis gaya gempa dalam desain tangki. Ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang bagaimana perencanaan dapat mengurangi risiko kerusakan akibat gempa.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Bagian ini merangkum temuan dari penelitian dan memberikan saran untuk penelitian lebih lanjut. Ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis tentang hasil penelitian dan aplikasinya di masa depan.

5.1. Kesimpulan

Menarik kesimpulan dari analisis yang dilakukan, menekankan pentingnya perencanaan yang baik dalam desain tangki. Ini memberikan mahasiswa pemahaman tentang dampak praktis dari teori yang dipelajari.

5.2. Saran

Memberikan saran untuk penelitian lebih lanjut dan perbaikan dalam desain tangki. Ini mendorong mahasiswa untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka di bidang teknik.

Referensi Dokumen

  • Structural Characterisation and Seismic Evaluation of Steel Equipments in Industrial Plants ( Di Carlucio, Antoni )
  • Pressure Vessel Handbook ( F. Megysey, Eugene )
  • The Dynamic Behavior of Water Tanks ( Housner, George W. )
  • IITK-GSDMA GUIDELINES for Seismic Design of Liquid Storage Tanks ( Indian Institute of Technology Kanpur )
  • Design, Construction and Operation of the Floating Roof Tank in Turkmenistan ( Kwan, SiewYeng )
  • AnalisaTangki Baja CPO dan dibandingkan dengan Analitis ( Njo, Helen )
  • Steel Tanks: Seismic Design of Ground Supported Liquid Storage ( Swamy, A. R. )

Gambar

Gambar 1.3 – Gambaran Perencanaan Liquid Storage Tank
Gambar 2.1 - Tangki Fixed Dome Roof (Sumber : http://images.google.com/imgres?imgurl)
Gambar 2.5 - Self Supporting Dome Roof (Sumber : http://www.astanks.com/EN/Fixed_roof_EN.html)
Gambar 2.7 – Tangki Tipe Plain Hemispheroid (Sumber : http://chemresponsetool.noaa.gov/containers_guide/storage_tank.htm#cylind)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Gedung ini dirancang menggunakan Sistem Ganda dengan rangka pemikul momen menengah yang mampu menahan paling sedikit 25 persen gaya gempa yang ditetapkan dan dinding geser

Tutup terbuat dari bahan yang sama dengan dinding tangki dan ditetapkan tebal tutup 3/16 in.. Direncanakan digunakan bahan konstruksi Plate steel SA-167,

Tutup terbuat dari bahan yang sama dengan dinding tangki dan ditetapkan tebal tutup 3/16 in.. Direncanakan digunakan bahan konstruksi Plate steel SA-167,

Pada software SAP2000, beban tekanan total (tanah+air) yang berbentuk segitiga tersebut dilimpahkan merata ke pelat yang dijepit di sisi bawah elemen dinding basement. Bagian

Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) adalah komponen struktur yang mampu memikul gaya akibat beban gempa dan direncanakan untuk memikul lentur untuk daerah

2.3 Sambungan momen jepit balok – kolom Pada hubungan balok kolom portal baja gaya dalam yang terjadi adalah: gaya momen dan gaya lintang atau geser, karena itu

3.3 Perhitungan Frekuensi Alami Tangki Pada perhitungan frekuensi alami ini yang dihitung adalah tangki aktual simulasi 1 sesuai dengan maximum design liquid level,

Sehingga kita merencanakan bangunan dengan elemen-elemen struktur tidak dibuat sama kuat terhadap gaya yang direncanakan, tetapi ada elemen-elemen struktur atau titik pada