• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF (EDUCATION GAMES) TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS V SD NEGERI 023971 BINJAI BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF (EDUCATION GAMES) TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS V SD NEGERI 023971 BINJAI BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017."

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF (EDUCATION GAMES)

TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS

SISWA KELAS V SD NEGERI 023971 BINJAI BARAT

TAHUN AJARAN 2016/2017

SKRIPSI

Skripsi Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh

Gelar Sarjana Pendidikan Pada Jurusan Pendidikan

Pra Sekolah dan Sekolah Dasar

OLEH:

JHETA PRATIWI EKASARI SEMBIRING

NIM. 1132111031

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

RIWAYAT HIDUP

Nama : Jheta Pratiwi Ekasari Sembiring Tempat/ Tanggal Lahir : Binjai, 16 Mei 1996

Jenis Kelamin : Perempuan Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Islam

Status : Belum Menikah

Alamat : Jl. Let Umar Baki Kel. Payaroba Kec. Binjai Barat Kota Binjai

Nama Orang Tua

Ayah : Ir. Syafaruddin Sembiring

Ibu : Misdawati

Pekerjaan Orang Tua

Ayah : Wiraswasta

Ibu : Ibu Rumah Tangga

Alamat Orang Tua : Jl. Let Umar Baki Kel. Payaroba Kec. Binjai Barat Kota Binjai

Jenjang Pendidikan

1. SD Negeri 023971 Binjai Barat Tahun 2001 - 2007 2. SMP Negeri 5 Binjai Tahun 2007 - 2010

(6)

PERSEMBAHAN

Alhamdulillahirrabil’alamin...

Sebuah langkah usai sudah. Satu cita telah ku gapai

Namun… Itu bukan akhir dari perjalanan. Melainkan awal dari satu perjuangan

Hari takkan indah tanpa mentari dan rembulan, begitu juga hidup takkan indah tanpa tujuan, harapan serta tantangan. Meski terasa berat, namun

manisnya hidup justru akan terasa, apabila semuanya terlalui dengan baik, meski harus memerlukan pengorbanan.

Sebuah perjalanan panjang dan gelap, telah Kau berikan secercah cahaya terang, meskipun hari esok penuh teka-teki dan tanda tanya yang aku

sendiri belum tahu pasti jawabanya

Ku bersujud dihadapan Mu,mengucap syukur yang tiada terkira. Engkau berikan aku kesempatan untuk bisa sampai di penghujung awal

perjuanganku. Segala Puji bagi Mu ya Allah.

Kupersembahkan sebuah karya kecil ini untuk Ayahanda dan Ibundaku tercinta, yang tiada pernah hentinya selama ini memberi semangat, doa,

dorongan, nasehat dan kasih sayang.

Terimalah bukti kecil ini sebagai kado keseriusanku untuk membalas semua pengorbananmu..

Setulus hatimu Ibu, searif arahanmu Ayah

Doamu hadirkan keridhaan untukku, petuahmu tuntunkan jalanku Dan sebait doa telah merangkul diriku, menuju hari depan yang cerah

Dalam setiap langkahku aku berusaha mewujudkan harapan-harapan yang kalian impikan didiriku, meski belum semua itu kuraih, inshaa Allah atas dukungan doa dan restu semua mimpi itu kan terjawab di masa penuh

kehangatan nanti.

Spesial buat seseorang!!

Buat seseorang yang masih menjadi rahasia Illahi, terimakasih untuk semuanya yang pernah tercurah untukku. Untuk seseorang di relung hati

percayalah bahwa hanya ada satu namamu yang selalu kusebut-sebut dalam benih-benih doaku.

Untuk ribuan tujuan yang harus dicapai, untuk jutaan impian yang akan dikejar, untuk sebuah pengharapan, agar hidup jauh lebih bermakna, hidup tanpa mimpi ibarat arus sungai. Mengalir tanpa tujuan. Teruslah

belajar, berusaha, dan berdoa untuk menggapainya. Jatuh berdiri lagi. Kalah mencoba lagi. Gagal Bangkit lagi.

Never give up!

Hanya sebuah karya kecil dan untaian kata-kata ini yang dapat kupersembahkan kepada kalian semua. Terimakasih beribu terimakasih

ku ucapkan..

(7)

i ABSTRAK

JHETA PRATIWI EKASARI SEMBIRING, NIM 1132111031 “Pengaruh Permainan Edukatif (Education Games) Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat Tahun Ajaran 2016/2017”.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan edukatif (education games) terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan dengan menggunakan dua kelas dengan satu kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas control dengan jumlah sampel masing-masing kelas yaitu 36 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan 8 kali pertemuan, 1 pertemuan untuk pemberian pretest, 6 pertemuan untuk pemberian treatment, dan 1 pertemuan akhir untuk pemberian posttest.

Variabel bebas adalah permainan edukatif sedangkan variabel terikat adalah kosakata bahasa Inggris. Instrumen pengumpulan data yaitu pedoman observasi. Analisa data menggunakan uji-t.

Hasil analisis data diperoleh bahwa terdapat peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa yang signifikan pada kegiatan belajar dengan menggunakan permainan edukatif berupa kartu gambar dan kartu kosakata. Adapun hasil uji t pada taraf signifikan 0,05 dengan kriteria pengujian uji pihak kanan dimana harga thitung> ttabel atau 18,888> 1,666 dengan dk = (n1 + n2 – 2), maka dapat dinyatakan H0 ditolak dan Haditerima. Yang berarti bahwa terdapat pengaruh permainan edukatif (education games) terhadap kosakata bahasa Inggris siswa kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat tahun ajaran 2016/2017.

(8)

ii

KATA PENGANTAR

Innalhamdalillah, segala puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, karena atas segala Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Dan tak lupa pula Shalawat dan Salam penulis ucapkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dan penerang bagi ummat manusia.

Skripsi ini disusun untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar Sarjana Pendidikan dengan judul Pengaruh Permainan Edukatif (Education Games) Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas V SD Negeri

023971 Binjai Barat Tahun Ajaran 2016/2017”.

Penulis sangat menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini tidak akan dapat diselesaikan dengan baik tanpa bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyusun skripsi ini, antara lain:

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri Medan yang telah memberikan kesempatan pada penulis melaksanakan studi di Universitas Negeri Medan.

2. Bapak Dr. Nasrun, MS selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNIMED. 3. Bapak Prof. Dr. Yusnadi, MS selaku Wakil Dekan Bidang Akademik

Fakultas Ilmu Pendidikan UNIMED.

(9)

iii

5. Bapak Drs. Edidon Hutasuhut, M.Pd selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pendidikan UNIMED.

6. Bapak Drs. Khairul Anwar, M.Pd selaku Ketua Jurusan PPSD FIP UNIMED, dan Ibu Dr. Naeklan Simbolon, M.Pd selaku Sekretaris Jurusan PPSD FIP UNIMED.

7. Ibu Dra. Nurmayani, M.Ag selaku Dosen Pembimbing Akademik.

8. Bapak Drs. Rahim Sitompul, MS selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang telah banyak memberikan bimbingan, motivasi dan arahan kepada penulis sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik.

9. Ibu Dr. Naeklan Simbolon, M.Pd, Bapak Drs. Effendi Manalu, M.Pd, Bapak Drs. Wesly Silalahi, M.Pd selaku Dosen Penguji Sidang yang telah banyak memberikan bimbingan dan saran dalam perbaikan skripsi ini. 10.Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNIMED yang

telah banyak memberikan bimbingan kepada penulis selama menjalani perkuliahan. Dan seluruh Tenaga Administrasi (Tata Usaha) Fakultas Ilmu Pendidikan UNIMED.

11.Ibu Afrida Hutagalung, S.Pd, selaku Kepala SD 023971 Binjai Barat, dan Ibu Mahdalena, S.Pd selaku Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris, dan seluruh Bapak dan Ibu guru yang telah banyak membantu penulis dalam melakukan penelitian.

(10)

iv

13.Adik saya, M. Alviansyah Sembiring dan seluruh keluarga besar yang telah mendukung saya.

14.Terima kasih kepada sahabat terkasih yang selalu ada untuk saya baik suka maupun duka, yang selalu menjadi penyemangat diberbagai situasi, Fachrizal Ichwan.

15.Teman-teman saya di kelas D Reguler 2013 Prodi PGSD S1 (terspesial untuk sahabat saya Kura-Kura) yang telah banyak memberikan masukan dan dukungan kepada saya selama penyusunan skripsi ini.

16.Sahabat saya di manapun berada, Dira Annisa Nst, Afridayana Ginting, A.Md, Putri Rina Santi, Nurul Rizki Pratiwi yang selalu ada untuk menyemangati dan memberi dukungan kepada saya. Semoga cepat menyusul.

17.Seluruh pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini, yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungan dan motivasinya.

Atas segala bentuk bantuan dan bimbingan dari semua pihak, penulis berdo’a semoga Allah SWT selalu melimpahkan keberkahan kepada kita semua.

Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya dalam dunia pendidikan.

Medan, 27 Maret 2017

Penulis

JHETA PRATIWI EKASARI.S

(11)

v

2.1.1 Pembelajaran Edukatif di SD... 10

2.1.2 Permainan Edukatif (Education Games) ... 11

2.1.2.1 Pengertian Permainan Edukatif (Education Games) ... 11

2.1.2.2 Jenis-jenis Permainan Edukatif (Education Games) ... 12

2.1.2.3 Permainan Edukatif dengan Menggunakan Kartu Gambar dan Kartu Kosakata ... 13

2.1.2.4 Langkah-langkah Permainan Edukatif dengan Menggunakan Kartu Gambar dan Kartu Kosakata ... 14

2.1.2.5 Syarat-syarat Permainan Edukatif (Education Games) ... 15

2.1.2.6 Manfaat Permainan Edukatif (Education Games) ... 15

2.1.3 Hakikat Penguasaan Kosakata (Vocabulary)... 16

2.1.3.1 Pengertian Penguasaan Kosakata (Vocabulary) ... 16

2.1.3.2 Macam-macam Kosakata (Vocabulary) ... 17

2.1.3.3 Tingkat Kosakata (Vocabulary) ... 18

2.1.3.4 Cara Mempelajari Kosakata (Vocabulary) ... 18

2.1.4 Pembelajaran Bahasa Inggris di SD ... 20

(12)

vi

2.1.4.2 Kurikulum Bahasa Inggris Kelas V ... 22

2.2 Penelitian yang Relevan ... 23

3.4 Operasional Variabel Penelitian ... 30

3.5 Pengembangan Teknik Pengumpulan Data ... 33

3.5.1Teknik Pengumpulan Data ... 33

3.5.2 Instrumen Penelitian ... 35

3.5.3 Uji Coba Instrumen Penelitian... 36

3.5.3.1 Uji Validitas ... 36

3.5.3.2 Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian ... 37

3.6 Teknik Analisis Data ... 37

3.6.1 Uji Normalitas ... 38

3.6.2 Uji Homogenitas ... 39

3.6.3 Uji T ... 39

3.7 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 41

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Uji Coba Instrumen ... 43

4.1.1Uji Validitas Instrumen Soal ... 43

4.1.2 Uji Reliabilitas Instrumen Soal ... 44

4.2 Hasil Penelitian ... 44

4.2.1 Deskripsi Hasil Penelitian... 44

4.2.1.1 Data Hasil Observasi Awal (Pretest) Siswa ... 44

4.2.1.2 Data Hasil Observasi Akhir (Posttest) Siswa ... 48

4.3 Analisis Data Penelitian ... 52

(13)

vii

4.3.2 Uji Homogenitas ... 52

4.3.3 Uji T ... 53

4.4 Pembahasan Hasil Penelitian ... 54

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 57

5.2 Implikasi ... 57

5.3 Saran ... 58

(14)

viii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Paradigma nonequivalent control group ... 27

Gambar 3.2 Paradigma Penelitian ... 32

Gambar 4.1 Diagram Batang Skor Pretest Kelas Eksperimen ... 46

Gambar 4.2 Diagram Batang Skor Pretest Kelas Kontrol ... 47

Gambar 4.3 Diagram Batang Perbandingan Skor Pretest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ... 48

Gambar 4.4 Diagram Batang Skor Postest Kelas Eksperimen ... 49

Gambar 4.5 Diagram Batang Skor Postest Kelas Kontrol ... 50

Gambar 4.6 Diagram Batang Perbandingan Skor Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ... 51

(15)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Daftar Nilai Rata-Rata Ujian Akhir Semester Mata Pelajaran Bahasa

Inggris di Kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat ... 3

Tabel 1.2 Rekapitulasi Hasil Penelitian Hipotesis ... 6

Tabel 2.1 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Bahasa Inggris Kelas V 23 Tabel 3.1 Jumlah Siswa Kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat ... 29

Tabel 3.2 Lembar Observasi terhadap Permainan Edukatif ... 33

Tabel 3.3 Kisi-kisi Keterampilan Menulis pada Aspek Kosakata ... 34

Tabel 3.4 Jadwal Penelitian... 41

Tabel 4.1 Hasil Uji Coba Validitas Soal ... 43

Tabel 4.2 Ringkasan Hasil Uji Reliabilitas Soal ... 44

Tabel 4.3 Data Nilai Observasi Awal (Pretest) Kelas Eksperimen ... 45

Tabel 4.4 Data Nilai Observasi Awal (Pretest) Kelas Kontrol ... 46

Tabel 4.5 Data Nilai Observasi Akhir (Posttest) Kelas Eksperimen ... 48

Tabel 4.6 Data Nilai Observasi Akhir (Posttest) Kelas Kontrol ... 50

Tabel 4.7 Rigkasan Uji Normalitas Data Dengan Uji Liliefors ... 52

Tabel 4.8 Rigkasan Uji Homogenitas Varians ... 53

(16)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Pedoman Penskoran Observasi Pelaksanaan Pembelajaran ... 63

Lampiran 1a. Lembar Observasi Pelaksanaan Pembelajaran ... 65

Lampiran 2. Lembar Observasi Terhadap Permainan Edukatif ... 67

Lampiran 3. Sebaran Data Uji Coba Instrumen Soal ... 69

Lampiran 4. Perhitungan Validitas Instrumen Soal ... 71

Lampiran 5. Perhitungan Reliabilitas Instrumen Soal Kosakata ... 73

Lampiran 6. Daftar Nama Siswa ... 76

Lampiran 7. Sebaran Data Observasi Awal (Pretest) dan Akhir (Posttest) Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol... 78

Lampiran 7a. Hasil Observasi Awal dan Akhir Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ... 86

Lampiran 7b. Soal Pretest dan Posttest ... 88

Lampiran 8. Perhitungan Mean (Rata-Rata), Standar Deviasi dan Varians Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol... 96

Lampiran 9. Uji Normalitas ... 98

Lampiran 10. Uji Homogenitas ... 101

Lampiran 11. Uji T ... 104

Lampiran 12. Dokumentasi ... 108

Lampiran 13. Nilai-nilai r Product Moment ... 112

Lampiran 14. Nilai Kritis Untuk Uji Liliefors ... 114

Lampiran 15. Tabel Wilayah Luas di Bawah Kurva Normal 0 Ke Z ... 115

Lampiran 16. Nilai-nilai Untuk Distribusi F ... 118

Lampiran 17. Nilai-nilai dalam Distribusi T ... 121

(17)

xi

(18)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Pada era globalisasi ini, bahasa Inggris memegang peranan penting dalam hal komunikasi. Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional karena telah dipakai sebagai bahasa utama dan bahasa resmi di berbagai negara. Bahasa Inggris diucapkan oleh lebih dari 340 juta orang sebagai bahasa utama di Inggris, Amerika, Australia, dll. Baugh dan Cable (dalam Teresia Yuliana dan Siswanto, 2014:73) menyatakan bahwa bahasa Inggris menjadi penting karena merupakan bahasa yang diucapkan oleh negara-negara yang memiliki pengaruh pada bidang politik, ekonomi, kesejahteraan manusia, serta ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi budaya pada peradaban manusia.

Maka dari itu menyadari akan pentingnya penguasaan bahasa asing atau bahasa Inggris, Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 Tahun 2003 Pasal 33 Ayat 3 tentang Bahasa Pengantar, “bahasa asing dapat digunakan sebagai bahasa pengantar pada satuan pendidikan tertentu untuk

mendukung kemampuan berbahasa asing peserta didik”. Itulah salah satu alasan

terpenting mengapa kita harus mempelajari bahasa Inggris di sekolah. Menyadari akan pentingnya bahasa Inggris di masa depan, maka pembelajaran bahasa Inggris harus diberikan dan diterapkan sedini mungkin di sekolah-sekolah. Maka dalam kurikulum 2004 bahasa Inggris dinyatakan termasuk di dalam muatan lokal yang

tercantum dalam: “Sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan khususnya

(19)

2

2005 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah telah menyusun kurikulum Muatan lokal Mata Pelajaran Bahasa Inggris Sekolah Dasar untuk kelas I s.d kelas VI”. Sementara dalam kurikulum 2013 yang digunakan tahun ini, mata pelajaran bahasa Inggris di jenjang SD menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh merupakan salah satu jenis muatan lokal yang bebas diberikan atau tidak tergantung pada sarana dan prasarana sekolah apakah menunjang pembelajaran bahasa Inggris atau tidak. Jadi, dalam kurikulum 2013 ada tidaknya mata pelajaran bahasa Inggris menjadi otoritas sekolah masing-masing.

Pada pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar sudah tersusun pengelompokan materi yang sudah sistematis bagi siswa-siswa. Namun kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan vocabulary (kosakata), sehingga menyebabkan nilai tiap aspek dalam berbahasa Inggris antara lain: writing (menulis), listening (mendengarkan), speaking (berbicara), reading

(20)

3

tuntas dari 36 orang siswa, pembelajaran yang cenderung membosankan hal ini dikarenakan guru tidak menggunakan media pembelajaran, dan minimnya penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari di kelas atau bahasa Inggris masih awam untuk digunakan. Padahal kenyataannya jika ingin bisa menggunakan bahasa Inggris dengan baik maka usahakanlah untuk digunakan setiap hari walaupun hanya beberapa vocabulary atau kosakatanya saja itu sudah bisa membantu untuk menguasai bahasa Inggris. Minimnya kemampuan anak dalam vocabulary membuat pembelajaran bahasa Inggris sedikit terhambat. Dalam penguasaan kosakata dalam setiap tema guru menetapkan standar minimal sepuluh kosa kata yang dikuasai. Namun kenyataanya masih banyak siswa yang tidak menguasai sepuluh kosakata tersebut. Sebagian besar kesulitan didalam pelafalan dan penulisannya.

Tabel 1.1.

Daftar Nilai Rata-Rata Ujian Akhir Semester Mata Pelajaran Bahasa Inggris di Kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat

Kelas Tahun

Kriteria Ketuntasan

Minimal (KKM)

Rata-Rata Nilai Bahasa Inggris Rata-Rata Nilai Ujian

Akhir Semester

Grammar Vocabulary Pronouncation

V

2013 65 62 59 62 61

2014 65 62 60 61 61

2015 65 64 60 62 62

Sumber: Kantor SD Negeri 023971 Binjai Barat

(21)

4

tiga tahun terakhir. Secara rata-rata menunjukkan hasil di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah, padahal KKM yang ditentukan tergolong masih rendah yaitu 65. Pada tahun 2013 rata-rata nilai ujian akhir semester siswa yaitu 61, pada tahun 2014 yaitu 61, dan pada tahun 2015 yaitu 62. Dan berdasarkan data tersebut juga dapat diketahui bahwa nilai kosakata bahasa Inggris siswa merupakan nilai yang paling rendah dibandingkan dengan komponen lainnya. Pada tahun 2013 nilai rata-rata kosakata (vocabulary) siswa adalah 59, pronouncation 62, dan grammar 62. Pada tahun 2014 nilai rata-rata kosakata (vocabulary) siswa adalah 60, pronouncation 61, dan grammar 62. Dan pada tahun 2015 nilai rata-rata kosakata (vocabulary) siswa adalah 60, pronouncation 62, dan grammar 64. Dari data tersebut dapat dibuktikan bahwa

nilai kosakata bahasa Inggris siswa juga rendah.

Ada beberapa komponen yang harus dikuasai dalam bahasa Inggris yaitu grammar, vocabulary, dan pronuncation. Untuk dapat dimengerti dan diterima

(22)

5

keterampilan siswa dalam berbahasa Inggris. Wilkin (dalam Sri Kusuma, 2013) says that without grammar very little can be conveyed, but without vocabulary,

nothing can be conveyed. Kata-kata tanpa grammar sangat sedikit bisa

tersampaikan, tapi tanpa kosakata, tak ada yang bisa disampaikan. Jadi untuk bisa dalam penguasaan kosakata/vocabulary itu sangat penting untuk mendukung kemampuan bahasa Inggris.

Berkaitan dengan hal tersebut, sudah seharusnya bahwa berbagai hal yang berkaitan dengan proses pendidikan dan pembelajaran mendapatkan perhatian yang lebih serius. Ada beberapa komponen yang berpengaruh dalam proses belajar mengajar, diantaranya adalah guru, sarana dan prasarana, metode pembelajaran, kurikulum dan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan harus saling mendukung dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang diharapkan. Dunia pendidikan yang sudah berkembang saat ini banyak menggunakan berbagai macam media atau alat pembelajaran sebagai sarana penyampaian pelajaran. Salah satu contohnya yaitu penggunaan permainan dalam proses pembelajaran.

(23)

6

mendidik. Dengan demikian peserta didik tidak akan canggung lagi menghadapi cara belajar di jenjang berikutnya.

Permainan edukatif adalah suatu kegiatan yang menyenangkan dan merupakan cara atau alat yang bersifat mendidik. Permainan edukatif dapat meningkatkan kemampuan berfikir, berbahasa, serta bergaul dengan orang lain. Selain itu, anak dapat menguatkan anggota badan menjadi lebih terampil dan menumbuhkan serta mengembangkan kepribadian. Permainan edukatif (education games) dapat dijadikan sebagai salah satu alat pembelajaran yang mana

permainan ini mempunyai pengaruh terhadap kosakata bahasa Inggris siswa. Hasil penelitian yang sudah berhasil menggunakan permainan edukatif (education games) dapat dilihat pada Tabel 1.2.

Tabel 1.2. Rekapitulasi Hasil Penelitian Hipotesis

Model Pembelajaran

Sumber:Jurnal Pengaruh Penggunaan Education Games dan Asesmen Portofolio Terhadap Pemerolehan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas V Gugus I Kecamatan Gianyar Volume 3 Tahun 2013

(24)

7

SD Gugus I Kecamatan Gianyar. Nilai rata-rata pemerolehan kosakata bahasa Inggris siswa yang mengikuti pelaksanaan education games adalah 78,388 dan rata-rata nilai pemerolehan kosakata bahasa Inggris siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional adalah 73,404. Sehingga secara keseluruhan, pemerolehan kosakata bahasa Inggris siswa yang mengikuti pelaksanaan education games lebih baik dari siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.

Dilihat dari masalah yang diuraikan di atas, peneliti mangambil kesimpulan untuk memberikan sebuah inovasi yang aktif, kreatif, dan inovatif dalam pembelajaran bahasa Inggris terutama pada penyampaian kosakata (vocabulary) yang menjadi unsur dasar dalam penguasaan bahasa Inggris. Untuk itu penulis ingin mengadakan penelitian dengan judul "Pengaruh Permainan Edukatif

(Education Games) Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa

Kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat Tahun Ajaran 2016/2017"

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas dapat di identifikasi beberapa permasalahan:

1. Penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa tergolong masih rendah 2. Siswa kesulitan dalam pembelajaran bahasa Inggris

3. Pembelajaran cenderung membosankan karena guru tidak menggunakan media pembelajaran

(25)

8

1.3. Batasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah yang disampaikan di atas, penelitian ini dibatasi pada satu masalah utama. Masalah tersebut adalah rendahnya penguasaan kosakata bahasa Inggris pada siswa kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat.

1.4. Rumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi dan batasan masalah di atas, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Adakah pengaruh permainan edukatif (education games) terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat Tahun Ajaran 2016/2017?

1.5. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian pada dasarnya merupakan sasaran utama yang akan dicapai seseorang melalui kegiatan penelitian yang dilakukan, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan edukatif (education games) terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas V SD Negeri

023971 Binjai Barat Tahun Ajaran 2016/2017.

1.6. Manfaat Penelitian

Sejalan dengan tujuan penelitian di atas, manfaat yang diharapkan muncul setelah dilakukan pembelajaran bahasa Inggris melalui permainan edukatif adalah:

(26)

9

a. Bagi sekolah: dapat dijadikan masukan dalam upaya perbaikan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa Inggris serta kualitas sekolah di SD Negeri 023971 Binjai Barat.

b. Bagi siswa: siswa kelas V di SD Negeri 023971 Binjai Barat bisa mendapat pengalaman belajar berupa penguasaan kosakata bahasa Inggris melalui permainan edukatif yang menyenangkan; siswa bisa lebih antusias dan aktif dalam mengikuti proses pembelajaran kosakata pada mata pelajaran bahasa Inggris; serta siswa memiliki motivasi yang lebih pada mata pelajaran bahasa Inggris yang dianggap sulit.

1.6.2. Manfaat Konseptual

a. Bagi guru: dapat dijadikan alternatif pembelajaran bahasa Inggris oleh guru di SD Negeri 023971 Binjai Barat untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar kosakata bahasa Inggris di sekolah; dan dapat dijadikan referensi bagi guru untuk menciptakan suasana pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan.

b. Bagi peneliti: bekal bagi peneliti dalam melaksanakan tugas sebagai calon guru; dan menambah wawasan sebagai calon guru.

(27)

57

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang diuraikan di bab IV, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara permainan edukatif (education games) terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat tahun ajaran 2016/2017. Hal ini diketahui dari hasil perhitungan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dimana pada kelas kontrol diperoleh skor rata-rata 45,75 dan pada kelas eksperimen diperoleh skor rata-rata 98,58.

Kemudian berdasarkan uji t yang diperoleh thitung > ttabel yaitu 18,888 > 1,666. Dengan demikian Ha diterima, yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara permainan edukatif (education games) terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas V SD Negeri 023971 Binjai Barat tahun ajaran 2016/2017.

5.2. Implikasi

(28)

58

Kosakata dapat diperoleh dengan mengartikan suatu kosakata bahasa Inggris. Mengartikan suatu kosakata dapat dilakukan dengan bantuan gambar yang bisa diaplikasikan ke dalam sebuah permainan. Arti dari suatu kosakata bahasa Inggris sangat penting bagi siswa untuk membantu memahami kosakata bahasa Inggris dan mempelajari bentuk dari kosakata bahasa Inggris. Siswa yang telah mengartikan kosakata bahasa Inggris kemudian dikenalkan dengan membaca kosakata bahasa Inggris. Proses pembelajaran membaca dilakukan secara berulang-ulang dan disertai dengan melakukan permainan.

Implikasi sehubungan dengan hasil penelitian yang telah dibahas dan dianalisis di atas mengungkapkan bahwa dalam rangka menambah penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa oleh karena itu seorang guru perlu memberikan sebuah inovasi dalam proses belajar mengajar, yaitu dengan memberikan sebuah permainan edukatif berupa permainan kartu gambar dan kartu kosakata. Karena dengan melakukan permainan siswa akan lebih mudah mempelajari dan menguasai kosakata tanpa merasa bosan dan terbebani.

5.3. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka sebagai tindak lanjut penelitian ini disarankan hal-hal sebagai berikut:

1. Bagi siswa, terus berusaha untuk menambah penguasaan kosakata yang dimiliki dengan cara membaca buku atau kamus bergambar.

(29)

59

3. Bagi sekolah, untuk meningkatkan kualitas siswa dengan selalu memberikan motivasi kepada siswa agar lebih aktif dalam belajar dan meningkatkan sarana dan prasarana pembelajaran yang mendukung. 4. Bagi peneliti selanjutnya, untuk lebih memantapkan hasil penelitian ini.

(30)

60

DAFTAR PUSTAKA

Adelin, Melda. 2012. Wow Belajar Bahasa Inggris Itu Mudah.Visi 7.

Antoro, Qamarudin Dwi. 2013. Permainan Edukatif dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Arifin. 2014. Artikel Writing (Menulis Bahasa Inggris), https://arifinmuslim.wordpress.com/2014/02/22/writing-menulis-bahasa-inggris, (Online) diakses pada 10 Januari 2017

Arikunto, Suharsini. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineke Cipta

Budi, Paulus. 2013. Artikel Strategi Pembelajaran Edukatif dan Menarik, (Online) http://smp-pendowo.tarakanita.or.id/artikel/2013/05/13/strategi-pembelajaran-yang-edukatif-dan -menarik-1797839f.html, diakses pada 10 Januari 2017.

Definisi Menurut Para Ahli. 2013. Definisi Edukatif, (Online), dalam

http://www.definisimenurutparaahli.com/pengertian-edukatif-dan-contohnya, diakses pada 20 November 2016.

Echols, John dan Hasan Shadily. 2003. Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Fadlillah, dkk. 2014. Edutaintment Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.

Fadlillah, Muhammad. 2012. Desain Pembelajaran PAUD. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Fajriah, Inayatul. 2013. Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Penggunaan Media Kartu Gambar Pada Siswa Kelas II SD Muhammadiyah Purwodiningratan 2 Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

(31)

61

Fauziddin, Muhammad. 2014. Pembelajaran PAUD (Bermain, Cerita, dan Menyanyi Secara Islami). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Hurlock, Elizabeth B. Tanpa Tahun. Psikologi Perkembangan Edisi Kelima. Terjemahan Istiwidayanti dan Soedjarwo. 1980. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, Elizabeth B. Tanpa Tahun. Perkembangan Anak Jilid 1. Terjemahan Istiwidayanti dan Soedjarwo. 1987. Jakarta: Erlangga.

Ismail, Andang. 2009. Education Games (Panduan Praktis Permainan yang Menjadikan Anak Anda Cerdas, Kreatif, dan Saleh). Yogyakarta: Pro-U Media.

Kusuma, Sri, dkk. 2013. Pengaruh Penggunaan Education Games dan Asesmen Portofolio Terhadap Pemerolehan kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas V SD Gugus I Kecamatan Gianyar. Vol.3.

Mukarto, dkk. 2007. Grow with English Book 5. Jakarta: Erlangga

Murniati, Endyah. 2012. Pendidikan dan Bimbingan Anak Kreatif. Yogyakarta: Pedagogia.

Nisak, Choirun. 2012. Pengaruh Permainan dan Penguasaan Kosakata Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun. Vol.1, No.2.

Nisrina, Bunda. 2013. Cerdas dengan Bermain. Yogyakarta: Gelar

Nur, Bahdin, dan Ardial. 2005. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Proposal, Skripsi, dan Tesis) dan Mempersiapkan Diri Menjadi Penulis artikel Ilmiah. Jakarta: Kencana

Pito, Ahmad. 2012. Pengaruh Metode Permainan Edukatif dalam Pembelajaran PAI Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini di PAUD Inklusi Ahsanu Amala Lempongsari Sariharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

(32)

62

Rosidi, Zamroni, dkk. 2013. Ancang Bangun Aplikasi Permainan Untuk Pembelajaran Anak Mengguakan HTML 5. Vol.5, No.2.

Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Sudjana. 2002. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sukyadi, Didi. 2012. Penilaian Bahasa Inggris Untuk Anak Usia SD. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Suyanto, Kasihani. 2008. English For Young Learners. Jakarta: Bumi Aksara.

Thobroni dan Fairuluz Mumtaz. 2011. Mendongkrak Kecerdasan Anak Melalui Bermain dan Permainan. Yogyakarta: Katahati.

Yuliana Teresia dan Siswanto. 2014. Pengaruh Belajar dengan Cara Menghafal Terhadap Mengingat Kosakata dalam Bahasa Inggris. Vol.13, No.1.

Gambar

Gambar 3.1 Paradigma nonequivalent control group .....................................
Tabel 1.1. Daftar Nilai Rata-Rata Ujian Akhir Semester Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Tabel 1.2. Rekapitulasi Hasil Penelitian Hipotesis

Referensi

Dokumen terkait

Bila dibandingkan dengan hasil perhitungan rata-rata kadar emisi gas buang CO dengan campuran bahan bakar yang sama, dapat dilihat bahwa kedua kadar emisi gas buang CO

Maka, dewasa ini, sangat dirasakan kebutuhan akan strategi pemberdayaan masyarakat yang secara khusus diharapkan mampu memperkuat posisi civil society sebagai mitra

(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak mengurangi berlakunya hukum yang hidup dalam masyarakat yang menentukan bahwa seseorang patut dipidana walaupun

penjualan asset bUmN, dan pengelolaan dana yayasan, didasarkan pada adanya hubungan kausalitas antara perbuatan dan akibat timbulnya kerugian keuangan negara yang

SMP PGRI 2 LAWANG TAHUN 2015

[r]

If this message is not eventually replaced by the proper contents of the document, your PDF viewer may not be able to display this type of document.. You can upgrade to the

Agar dapat diketahui variabel mana yang belum dideklarasikan, pada bagian atas kode program ambahkan perintah berikut : Option Explicit Coba jalankan Project1, kemudian klik tombol