• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AGRIBISNIS ALITTIFAQ KABUPATEN BANDUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AGRIBISNIS ALITTIFAQ KABUPATEN BANDUNG"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA SANTRI DI

PONDOK PESANTREN AGRIBISNIS ALITTIFAQ KABUPATEN BANDUNG

Oleh: Elwin Adam Omar ( 03720024 ) Agribisnis

Dibuat: 2008-02-29 , dengan 3 file(s).

Keywords: Motivasi, Produktivitas kerja

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah motivasi yang terdiri dari variable intrinsik dan ekstrinsik berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap produktivitas kerja santri dalam pengembangan usaha pertanian di Pondok Pesantren agribisnis, serta untuk mengetahui variabel manakah yang dominan berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja santri di pesantren agribisnis. Adapun untuk variabel intrinsic terdiri dari: keberhasilan pekerjaan

(X1.1), pengakuan prestasi kerja (X1.2), persepsi “kerja adalah ibadah” (X1.3), tanggung jawab

terhadap pekerjaan (X1.4), pekerjaan itu sendiri (X1.5). Sedangkan variabel ekstrinsik terdiri dari: Adanya fasilitas hidup (X2.1), kondisi kerja (X2.2), Kebijakan pengurus pondok (X2.3), Motivasi berupa ceramah (X2.4). untuk pengambilan sampling dilakukan secara acak (random sampling), untuk pengumpulan data disini peneliti mengambil tiga cara yaitu observasi,

wawancara, kuisioner. Adapun untuk menganalisis data menggunakan analisis linier berganda. Setelah data dianalisis maka di dapatkan persamaan Y = 6,847 + 0,760 X1.1 + 0,338 X1.2 + 0,060 X1.3 + 0,043 X1.4 + 0,276 X1.5 + 0,329 X2.1 + 0,247 X2.2 + 0,559 X2.3 + 0,574 X2.4 + e

Untuk nilai koefisien determinasi diperoleh Adjusted R2 = 0,760. Hal ini menunjukan bahwa 76% produktivitas kerja kerja Santri dijelaskan oleh motivasi yang terdiri dari kondisi intrinsik dan ekstrinsik. Sedangkan sisanya 24% disebabkan oleh variabel lain.

Adapun korelasi antara keseluruhan variabel bebas dan terikat ditunjukan oleh besarnya multiple R yaitu 0,903 jadi variabel bebasnya yaitu motivasi berupa kondisi ekstrinsik dan intrinsik mempunyai hubungan yang sangat erat dengan variabel terikat yaitu produktivitas kerja. Dengan melihat perhitungan pada lampiran tabel Anova menunjukan bahwa F hitung sebesar 15,780 lebih besar dari F tabel sebesar 2,4434 pada tingkat kepercayaan 95%, dengan demikian maka Ho yang menyatakan tidak ada pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat ditolak. Dan Ha diterima yang berarti bahwa secara bersama-sama variabel bebas yaitu motivasi yang terdiri dari kondisi intrinsik dan ekstrinsik berpengaruh nyata terhadap produktivitas kerja santri. Berdasarkan uji t dapat diketahui bahwa pada kondisi intrinsik dan kondisi ekstrinsik para santri nilai signifikansi t posotif dan lebih kecil dari 5%. Selain itu nilai t hitung pada kondisi ekstrinsik dan intrinsik lebih besar dari t tabel. Hanya dua item yang menyatakan menerima Ho. Hal ini menunjukan bahwa secara parsial kondisi intrinsik dan ekstrinsik para santri berpengaruh positif secara parsial terhadap produktivitas kerja para santri. Berdasarkan tabel 14, dengan melihat nilai t hitung antara kondisi intrinsik dan ekstrinsik dapat kita ketahui bahwa nilai t hitung pada

kondisi ekstrinsik lebih besar dari pada kondisi intrinsik. Hal ini menunjukan bahwa kondisi ekstrinsik lebih dominan berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja Santri di Pesantren Agribisnis.

(2)

The purpose of this research is to know whether motivation which consist of intrinsic and extrinsic variable have influence simultaneously and partially toward work productivity of santri in development of agriculture effort in the Pondok Pesantren of agribusiness and to know which one the variable that dominant have positive influence toward work productivity of santri in the Agribusiness Pesantren. While, for intrinsic variable consist of: the work successfully (X1.1),

recognition of work achievement (X1.2), perception that “work is pray” (X1.3), responsible

toward the work (X1.4), work itself (X1.5). While extrinsic variable consist of: there is live facility (X2.1), Work Condition (X2.2), Policy of Pondok Organizer (X2.3), motivation such of speech (X2.4). sample taking is Random conducted (Random Sampling), for data collection, in here, the researcher take three of way, that is, observation, interview and questionnaire. While, to analyze the data, the researcher use multiplied linear analysis.

After data was analyzed. So, got equality of Y = 6,847 + 0,760 X1.1 + 0,338 X1.2 + 0,060 X1.3 + 0,043 X1.4 + 0,276 X1.4 + 0,276 X1.5 + 0,329 X2.1 + 0,247 X2.2 + 0,559 X2.3 + 0,574 X2.4 + e.

For determination coefficient value was got adjusted R = 0,760. this case, indicating that work productivity of santri of 76% was explained by motivation which consist of intrinsic and extrinsic condition. While, 24 of other remaining was caused by other variable.

While correlation between all of free variable and tied up variable was pointed by multiple R is 0,903. hence, free variable is motivation such of extrinsic and intrinsic that have strong

correlation with tied up variable, that is work productivity. By look calculation for Anova list enclosure indicated that 15,780 of count F was bigger than 2,4434 of table F for 95% of rate of faith. Therefore, Ho have suggested that there is not influence between free and tied up variable was denied. And Ha was accepted which mean that simultaneously free variable, that is,

motivation which consist of intrinsic and extrinsic condition have obvious effect toward work productivity of santri.

Based on t test was known that t significations for santri’s intrinsic condition and extrinsic

commission was positive was less than 5%. In the other hand, account t value for extrinsic and intrinsic condition more than table t. only two item accepted Ho. This case indicated that santri’s extrinsic and intrinsic have partially positive influence toward work productivity of santri. Based on table 14, by looked on account t value between intrinsic and extrinsic condition could be known that account value for extrinsic condition more than intrinsic condition. This case was indicated that extrinsic condition more dominant have positive influence toward work

Referensi

Dokumen terkait

Memang menjadi bapak tiri tidak wajib menafkahi anak tirinya akan tetapi dalam pelakasanaannya di masyarakat anak tiri juga sama dengan anaknya sendiri oleh karena itu semua

Dari hasil penelitian, tekstur (hardness), kadar air, abu, serat kasar, dan aktivitas antioksidan tempe kacang kedelai utuh dan kupas mengalami peningkatan seiring lamanya

adanya keterbatasan jumlah makanan, Anda mengalah untuk tidak sarapan, yang sarapan hanya saudaranya saja, begitu pula dengan makan siang dan makan

tidak memiliki SIM tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor dengan jenis apapun. Ternyata masih ada siswa sekolah baik SMA maupun SMK yang belum memiliki

Berpijak pada pengertian-pengertian di atas, implementasi dalam judul skripsi ini diartikan sebagai penerapan, yaitu penerapan pendekatan saintifik dalam mata

sumberdaya ikan layang biru ( Decapterus macarellus ) ikan banyar ( Rastrelliger kanagurta ) yang ditangkap dengan mini purse seine di perairan Kendari dapat dilakukan

Buku panduan praktek klinik keperawatan yang berisi uraian target aktifitas dan keterampilan yang sesuai dengan tujuan kurikulum pendidikan fakultas ilmu

Tepung kulit buah pepaya sampai tingkat 15% dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan alternatif sumber protein dalam ransum dengan tidak menimbulkan dampak