• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Subjective Well-Being Pada Pasangan Yang Menikah Muda.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Subjective Well-Being Pada Pasangan Yang Menikah Muda."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

85

DAFTAR PUSTAKA

Ahmed, S., Khan, A., Khan, S., & Noushadi, S. (2014). Early Marriage : A Root of Current Physiological and Psychososial Health Burdens. International Journal of Endorsing Health Science Research, 2(1), 50-53

Ana, L. K. (2016). MengapaPernikahan Usia Remaja Seharusnya Dilarang.

Kompas. Diunduh dari

http://health.kompas.com/read/2016/04/06/180000123/Mengapa.Pernikaha n.Usia.Remaja.Seharusnya.Dilarang

Creswell, J. W. (2012). Research Design : Pendekatan kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Edisi Ketiga (Terjemahan oleh Achmad Fawaid). Yogyakarta : Pustaka Belajar

Daradjat, Z. (2002). Remaja sebagai Anak yang Ada pada Masa Peralihan Menuju Usia Dewasa. Jakarta: Pradnya Paramita

Diananda, E. (2016). Makna Kebahagiaan dalam Pernikahan pada Remaja Awal yang Melakukan Pernikahan Siri di Kelurahan Sidodadi Samarinda.PSIKOBORNEO, 4(2), 416-424

Diener, E., Oishi, S., & Lucas, R. E. (2003). Personality, Culture, and Subjective Well-Being: Emotional and Cognitive Evaluations of Life. Annual Review Psychol, 54, 403-425

Diener, E. (2000). Subjective Well-Being :The Science of Happiness and a Proposal for a National Index. Journal American Psychologist,55(1), 34-43

Diener, E., Lucas, R. E., & Oishii, R. (2005).The Satisfaction with Life Scale.Journal of Personality Assesment, 49, 71-75

Diener, E., Scollon, C. N., Lucas, R. E. (2003). The evolving concept of subjectivewell-being: The multifaceted nature of happiness. Journal (Online), 15, 187–219. Diunduh dari http://www.psych.uiuc.edu

Diener, E., Suh, E. M., Lucas, R. E., & Smith, H. L. (1999).Subjective well-being: Three Decades of Progress. Psychological Bulletin, 125(2), 276-302

Docherty, G. (2007). The Effects of Romantic Dissolution on Well Being.Psychological Bulletin, 127, 276-312

(2)

http://www.solopos.com/2016/08/07/22-86

remaja-sragen-jalani-pernikahan-dini-terbanyak-dipicu-hamil-duluan-743173

Duran, S., & Barlas, G. U. (2016).Effectiveness of psychoeducation intervention on subjective well-being and self compassion of individuals with mental disabilities.International Journal of Research in Medical Sciences, 4(1), 181-188

Eddington, N., & Shuman, R. (2005).Subjective well-being (Happiness).Continuing Psychology Education:6 Continuing Education Hours

Eid, M., & Diener, E. (2004).Global Judgments of Subjective Well-Being: Situational Variability and Long-Term Stability. Social Indicators Research, 65(3), 245-277

Eid, M., & Larsen, R. J. (2008).The Science of Subjective well-being. New York: The Guilford Pres

Eny.(2013). 7 Riset Menarik Pernikahan, Soal Seks Hingga Hubungan

denganMertua.Detik.com. Diunduh dari

http://wolipop.detik.com/read/2013/01/07/074529/2134561/854/7-riset-menarik-pernikahan-soal-seks-hingga-hubungan-dengan-mertua

Fajriyah.,& Laksmiwati, H. (2014). Subjective Well-Being pada Pasangan yang Menikah karena Hamil.Character. 03(2), 1-9

Fatkhuri. (2011). Pernikahan Dini: Permasalahan, Dampak dan Solusinya dalam Perspektif Bimbingan Konseling Keluarga Islami (Studi Kasus di Desa Kluwih Kec. Bandar Kab. Batang tahun 2008-2011).Skripsi. Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang

Frey. (2002). What Can Economists Learn from Happiness Research?. Journal of Economic Literature, 40: 402-435

Gunarsa, D. (2012). Psikologi Keluarga. Jakarta : PT BPK. Gunung Mulia

Hadikusuma, H. (2007). Hukum Perkawinan Indonesia ; Menurut Perundangan, Hukum Adat, & Hukum Agama. Bandung: CV. Mandar Maju

Hakim, L. (2004).Buku Pegangan Kuliah : MetodologiPenelitian. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta

Hasan, H. (1988). Mewujudkan Keluarga Bahagia & Sejahtera.Surabaya: CV. Amin Surabaya

(3)

87

Herbyanti, D. (2009). Kebahagiaan (Happiness) pada Remaja di Daerah Abrasi.Jurnal Ilmiah Psikologi, 11(2),

Hukumonline. (n.d). Batas Usia Kawin Cegah Pernikahan Dini : Pengaturan batas umur perkawinan memberi kepastian hukum. Diunduh dari http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt536ced2eafaf5/batas-usia-kawin-cegah-pernikahan-dini

Hurlock, E. B. (2004). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan Edisi Kelima. Jakarta : Penerbit Erlangga

Itares, M. (2015).Fenomena Pernikahan di Usia Muda di Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak.Jurnal S-1 Sosiologi, 3(1), 1-16

Joshi, U. (2010). Subjective well-being by Gender.Journal of Economics and Behavioral Studies, 1(1), 20-26

Julianto, A. P. (2016). Pernikahan Usia Dini Bisa Hambat Laju Ekonomi.

Kompas. Diunduh dari

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/07/20/153639126/pernikaha n.usia.dini.bisa.hambat.laju.ekonomi

Kasım, B., Cem, U., Mustafa, K., Süleyman, S., İsmail, B., Ubeydullah, D., Yaşar, T., & Süleyman, G.(2015) Evaluation of the Early Age Married Girls Applying to Our Department. Open Journal of Pediatrics, 5, 334-338.

Levenson, R. W., Carstensen, L. L., & Gottman, J. M. (1993). Long-Term Marriage: Age, Gender, and Satisfaction. Psychology and Aging, 8(2), 301-313

Linley, P.A., & Joseph, S. (2004). Positive Psychology in Practice.New Jersey: John Wiley & Sons. Inc

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2013). Human Development (Perkembangan Manusia) Edisi 10. Jakarta: Salemba Humanika

Puspitasari, F. (2006). Perkawinan Usia Muda : Faktor-Faktor Pendorong dan Dampaknya terhadap Pola Asuh Keluarga (Studi Kasus di Desa Mandalagiri Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya).Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Ratnawati, P. (2014). Keharmonisan Keluarga antara Suami Istri Ditinjau dari Kematangan Emosi pada Pernikahan Usia Dini. Jurnal Psikologi Universitas Semarang. 155-165

(4)

88

Soerjono, S. (2004).Sosiologi Keluarga Tentang Ikhwal Keluarga, Remaja dan Anak. Jakarta: Rineka Cipta

Subhan, Z. (2004).Menuju Keluarga Sakinah. Yogyakarta : Pustaka Pesantren

Surya, M. (2001).Bina keluarga. Semarang: CV Aneka Ilmu

Tawiyah, K., & Dabone.(2014). Effects of Age on Marital Satisfaction of Married People in Sunyami Municipality.International Journal of Research In Social Science, 3(8), 48-57

Referensi

Dokumen terkait

Influence of Broken Home on Secondary School Students Academic Performence in Esan West Local Government Area of Edo State Nigeria... Influence Of Broken Homes

Gambaran Mengenai Subjective Well-Being Pada Mahasiswa Yang Berprestasi Di Lingkungan Politeknik Manufaktur Negeri Bandung.. Prosiding Seminar Nasional Psikologi

Konflik Marital Pada Perempuan Dalam Pernikahan Poligami Yang dilakukan Karena Alasan Agama. Jurnal Psikologi,

Orientasi Kebahagiaan Siswa SMA, tinjauan psikologi indigenous pada siswa laki-laki dan perempuan.. Gambaran Resiliensi dan faktor-faktor pendukung resiliensi pada anak

Perkawinan ialah ikatan lahir antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal

Pernikahan pada usia remaja mempunyai resiko besar di dalamnya, namun apabila pasangan pernikahan usia muda tersebut mempunyai kematangan emosi positif maka

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik keluarga, kualitas pernikahan, dan kesejahteraan keluarga terhadap kualitas lingkungan pengasuhan

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi subjective well-being pada pasangan yang belum memiliki anak kandung tetapi memiliki anak angkat adalah pengalaman menyenangkan dan