I. Pendahuluan
Bab ini memberikan latar belakang penelitian yang meneliti pengaruh sikap terhadap perubahan organisasi terhadap kinerja pegawai di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Latar belakang menjelaskan konteks UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai sebuah institusi pendidikan yang mengalami transformasi signifikan, termasuk perubahan nama, penambahan jurusan dan fakultas, serta peralihan ke sistem Badan Layanan Umum (BLU) dan penganggaran berbasis kinerja. Perubahan ini, meskipun bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing, seringkali dihadapi dengan resistensi dari pegawai. Rumusan masalah penelitian difokuskan pada seberapa besar pengaruh sikap terhadap perubahan organisasi terhadap kinerja pegawai. Pembatasan masalah ditekankan pada pengembangan organisasi sebagai respon terhadap perubahan dan definisi kinerja dalam konteks pencapaian tujuan organisasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengukur pengaruh tersebut, dan manfaat penelitian meliputi kontribusi teoritis bagi psikologi organisasi dan implikasi praktis bagi institusi pendidikan dalam meningkatkan kinerja pegawai.
II. Kajian Teori
Bab ini menelaah konsep-konsep kunci yang relevan dengan penelitian. Definisi kinerja dibahas secara komprehensif, mengutip berbagai sumber yang mendefinisikan kinerja sebagai hasil kerja, pencapaian tujuan, dan output yang dicapai. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja meliputi kemampuan dan motivasi, serta faktor individual, psikologis, dan organisasi. Pengukuran kinerja dibahas melalui lensa berbagai metode dan tujuan penilaian kinerja. Konsep sikap diuraikan, mencakup definisi, ciri-ciri, dan metode pengukurannya. Faktor-faktor pembentukan dan perubahan sikap juga dibahas, meliputi faktor internal dan eksternal, serta proses adopsi, diferensiasi, integrasi, dan trauma. Konsep perubahan organisasi dibahas berdasarkan berbagai definisi dari berbagai ahli, mencakup tipe-tipe perubahan organisasi (tuning, adaptation, reorientation, dan re-creation), dan sikap menerima dan menolak perubahan organisasi. Kerangka berpikir menghubungkan sikap terhadap perubahan organisasi dengan kinerja pegawai, membentuk landasan bagi hipotesis penelitian.
2.1 Kinerja
Sub-bab ini mengupas berbagai definisi kinerja dari berbagai perspektif, menekankan pada hasil kerja, pencapaian tujuan, dan produktivitas. Ia juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja, meliputi aspek kemampuan (ability) dan motivasi (motivation), serta faktor-faktor individual, psikologis, dan organisasi. Diskusi mengenai pengukuran kinerja merangkumi berbagai metode dan tujuan penilaian kinerja, seperti pengembangan manajemen, pengukuran kontribusi individu, dan perbaikan kerja.
2.2 Sikap
Sub-bab ini menjabarkan pengertian sikap berdasarkan berbagai definisi dan menekankan ciri-ciri utama sikap seperti kecenderungan bertindak, aspek evaluatif, dan pengaruh pengalaman. Berbagai metode pengukuran sikap dijelaskan, meliputi observasi perilaku, pertanyaan langsung, pengukuran terselubung, dan pengungkapan langsung. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan dan perubahan sikap juga diuraikan, membedakan antara faktor internal dan eksternal serta proses-proses seperti adopsi, diferensiasi, integrasi, dan trauma.
2.3 Perubahan Organisasi
Sub-bab ini meninjau berbagai definisi perubahan organisasi dari perspektif yang berbeda, termasuk definisi dari Bennis, Beckhard, dan Margulies & Raia. Ia mengklasifikasikan tipe-tipe perubahan organisasi, termasuk tuning, adaptation, reorientation, dan re-creation. Sub-bab ini juga membahas sikap individu terhadap perubahan organisasi, termasuk faktor-faktor yang menyebabkan penerimaan dan penolakan terhadap perubahan tersebut, seperti yang dijelaskan oleh Robbins dan Hall.
III. Metodologi Penelitian
Bab ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan untuk menguji hipotesis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, kuantitatif, dan korelasional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, dengan sampel terdiri dari kepala bagian, kepala sub bagian, dan staf di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari skala sikap penolakan terhadap perubahan dan skala kinerja. Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian dijelaskan untuk memastikan keandalan dan keabsahan data. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan pengolahan data. Teknik analisis data yang digunakan dijelaskan secara detail, termasuk analisis deskriptif dan uji hipotesis.
IV. Hasil Penelitian
Bab ini menyajikan hasil analisis data penelitian. Analisis deskriptif menggambarkan karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, usia, golongan, pendidikan, dan jabatan. Hasil analisis deskriptif juga mencakup distribusi skor sikap terhadap perubahan organisasi dan kinerja pegawai. Analisis hipotesis mayor dan minor menguji hubungan antara sikap terhadap perubahan organisasi dan kinerja pegawai, serta aspek-aspek kinerja seperti kesetiaan, prestasi kerja, tanggung jawab, ketaatan, kejujuran, kerjasama, prakarsa, dan kepemimpinan. Hasil analisis regresi dan uji signifikansi dijelaskan secara rinci.
V. Kesimpulan, Diskusi dan Saran
Bab ini menyimpulkan temuan penelitian, mendiskusikan implikasi temuan, dan memberikan saran untuk penelitian selanjutnya. Kesimpulan merangkum temuan utama mengenai pengaruh sikap terhadap perubahan organisasi terhadap kinerja pegawai di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Diskusi membahas implikasi temuan bagi manajemen sumber daya manusia di institusi pendidikan dan bagaimana temuan dapat diinterpretasikan dalam konteks teori-teori yang telah dikaji. Saran memberikan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut dan implikasi praktis bagi peningkatan kinerja pegawai di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.