• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Kurikulum Anak Usia Dini Dra. Masitoh, M.Pd.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Konsep Kurikulum Anak Usia Dini Dra. Masitoh, M.Pd."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

KONSEP KURIKULUM

(2)

Menurut NAEYC :

Kurikulum merupakan seperangkat

kegiatan spesifik untuk mencapai

tujuan umum dan tujuan khusus, suatu

kerangka kerja untuk membuat

keputusan, memilih bahan-bahan dan

kegiatan, atau pendekatan yang

(3)

Kurikulum didefinisikan sebagai suatu

kerangka kerja yang terorganisir yang

menggambarkan isi/materi yang

dipelajari anak,proses dimana anak

mencapai tujuan kurikuler, apa yang

dilakukan guru untuk membantu anak

mencapai tujuan tersebut dan konteks

dimana belajar dan mengajar

(4)

Kurikulum harus secara spesifik

memberikan arahan dan bimbingan

kepada guru yang dihadapkan dengan

keputusan tentang mengajar dan

(5)

Kurikulum harus cukup fleksibel untuk

memungkinkan penyesuaiannya dengan

kebutuhan khusus perkembangan,

budaya, keuangan, dan lingkungan

sosial anak dan keluarganya yang

dilayani oleh program dan

(6)

• Kurikulum berhubungan dengan

keseluruhan kualitas program, kurikulum dapat didefinisikan dan menjelaskan

berbagai persoalan lain, yang mencangkup penilaian guru dan gaya bertanya,

organisasi kelas, hubungan dengan keluarga, mengajar secara langsung lawan belajar

yang berpusat pada anak.Garis pemisah yang besar antara program yang efektif dengan program yang tidak efektif adalah bahwa guru pada program yang terakhir tidak membuat keputusan tentang

(7)

HENDRICK (1998) :

• Kurikulum harus terfokus kepada anak secara utuh, dan secara terprogram

mengintegrasikan bidang-bidang

pengembangan.Dalam kehidupan nyata semua aspek dari seseorang harus

diperlakukan bersama dan dididik

bersama.Hanya apabila hal ini diakui dan dilaksanakan dalam kurikulum barulah

(8)

BREDECAMP dan COPPLE (1987):

• Kurikulum harus berorientasi pada perkembangan. Meskipun kualitas

(9)

Kurikulum harus mencerminkan

peranan konteks sosial dan budaya

dimana anak berkembang dan

belajar. Guru anak usia dini perlu

memahami pengaruh konteks sosial

budaya terhadap belajar, memahami

perkembangan kemampuan anak, dan

menerima berbagai cara anak untuk

mengekspresikan hasil-hasil

(10)

• Guru harus memahami filsafat dan praktek kurikulum serta memahami isinya. Filsafat hidup guru tentang perkembangan

(11)

• Guru juga harus memahami

perkembangan anak dan teori belajar. Kegiatan utama guru adalah memahami anak. Guru yang memahami pemikiran anak, memahami bagaimana

menyediakan struktur dan kebiasaan, kapan dan bagaimana mengajukan

pertanyaan dan bagaimana membantu

(12)

• Kurikulum dapat diartikan sebagai

seperangkat kegiatan yang mencapai tujuan yang telah dirumuskan, suatu

kerangka kerja untuk membuat keputusan tentang pilihan bahan dan kegiatan atau pendekatan yang komperhensip untuk meningkatkan perkembangan anak

(13)

• Kurikulum diartikan sebagai kerangka kerja yang terorganisasi, sebuah proses dimana anak mencapai tujuan tertentu, suatu

kegiatan yang dilakukan guru untuk

membantu anak mencapai tujuan tertentu, dan berhubungan dengan terjadinya

(14)

• Kurikulum harus spesifik agar dapat

memberi panduan dan bimbingan kepada guru tentang pembelajaran dan

(15)

• Kurikulum harus cukup fleksibel agar dapat

beradaptasi dengan

perkembangan kebutuhan khusus, budaya, dan sosial anak, serta keluarga.

Kurikulum juga harus

mengakomodasi ide-ide baru dari hasil penelitian yang

dilakukan saat ini dalam

(16)

• Kurikulum berhubungan dengan kualitas program secara

keseluruhan. Kurikulum

mendefinisikan dan memperjelas banyak isu-isu yang lain termasuk perilaku guru dan gaya bertanya, organisasi kelas, hubungan dengan keluarga, pengajaran langsung

versus pembelajaran yang berpusat pada anak dan

sebagainya garis batas antara program yang efektif dan tidak efektif adalah garis yang tidak

(17)

• Kurikulum harus fokus pada anak secara utuh dan area perkembangan yang

Referensi

Dokumen terkait

Merujuk pada pengertian kurikulum sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa “Kurikulum adalah seperangkat

Ciri-ciri dari metode ini adalah pembelajarannya berpusat pada anak; menempatkan setting lingkungan main sebagai pijakan awal yang penting;

Dengan demikian, pengajaran Veda yang dilakukan pada anak usia dini tidak bertentangan dengan prinsip- prinsip pendidikan anak usia dini, sesuai dengan keputusan Forum

Pengabdian dengan judul Kenal Kebun pada Anak Usia Dini berangkat dari pemikiran untuk membuat suatu program untuk mengenalkan alam lingkungan sejak usia dini pada anak-anak usia

Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini dikembangkan dengan mengacu pada cara mendidik anak sebagai individu yang unik, memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda, dan belum

Pendidik menerapkan konturktivisme pada pembelajaran dikelas membuat anak semakin percaya diri untuk menjawab pertanyaan dari pendidik, berani tampil depan kelas sebab tidak banyak anak

Sesuai dengan prinsip pertumbuhannya, seorang anak yang tumbuh dewasa, menurut Jalaluddin, memerlukan bimbingan sesuai dengan prinsip yang dimilikinya, yaitu prinsip biologis, prinsip

Hal seruapa sesuai pendapat Morrison, 2012, segala usaha yang dilakukan oleh orang dewasa harus disesuaikan dengan perkembangan AUD menurut kodratnya, sebab pendidikan pada hakekatnya