• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pengawetan terhadap Sifat Mekanis Tiga Jenis Kayu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Pengawetan terhadap Sifat Mekanis Tiga Jenis Kayu"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Pembagian Kelas Awet Kayu menurut Cartwright dan Findlay (1958) dalam Wistara dan Sayekti (2001)
Tabel 2. Rata-rata Sifat Mekanis Kayu Afrika dari 2 Lokasi Tempat Tumbuh menurut Ketinggian dan Kedalaman pada Batang
Gambar 1. Pembuatan Contoh Uji
Gambar 2. Bagan Alur Pengujian
+7

Referensi

Dokumen terkait

Perbandingan Persentase Pengembangan antara Plywood dengan Kayu Solid Arah Tangensial.. Pada kayu solid keteguhan sejajar serat jauh lebih besar daripada

diizinkan (sejajar dan tegak lurus serat) untuk dua ukuran baut dalam sambungan. tiga elemen (geser ganda), menunjukkan nilai yang meningkat

Sifat-sifat LVL yang diuji terdiri dari sifat I1sis (kerapatan, kadar air dan delaminasi) dan mekanis (MOR, MOE dan keteguhan geser horizontal). I-Iasil

Kekuatan Tekan Sejajar Serat dan Tegak Lurus Serat Kayu Ulin.. Bandung : Lembaga Ilmu

Hasil pengujian sifat mekanis menunjukkan bahwa tidak satupun bambu lapis yang diberi perlakuan model letak sambungan mengungguli nilai MOE, MOR, dan keteguhan geser tarik bambu

Nilai rata-rata BJ dan kerapatan pada Tabel 2 dan nilai rata-rata MOE, MOR serta MCS pada Tabel 5 menunjukkan bahwa sifat jenis kayu yang direndam di laut menurun, sehingga

Lebih lanjut, nilai dari hampir semua jenis pengujian, yang meliputi: berat jenis, kadar air, kuat tekan sejajar serat, kuat tekan tegak lurus serat, kekerasan, kuat geser

Perbedaan jenis bambu dan posisi vertikal batang memberikan kontribusi pada perbedaan nilai keteguhan tekan sejajar serat, sedangkan keteguhan tarik hanya dipengaruhi oleh