• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan Dan Kararkterisasi Kertas Yang Dibuat Dari Kantong Semen Bekas Dengan Pulp Batang Kelapa Sawit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pembuatan Dan Kararkterisasi Kertas Yang Dibuat Dari Kantong Semen Bekas Dengan Pulp Batang Kelapa Sawit"

Copied!
110
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Ederiana Br Sidebang
  • Pengajar:
    • Prof. Dr. Timbangen Sembiring, M.Sc
    • Drs. Ferdinan Sinuhaji, M.Sc
    • Prof. Dr. Eddy Marlianto, M.Sc
    • Prof. Dr. Ir. T. Chairun Nisa B, M.Sc
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Fisika
  • Topik: Pembuatan Dan Karakterisasi Kertas Yang Dibuat Dari Kantong Semen Bekas Dengan Pulp Batang Kelapa Sawit
  • Tipe: tesis
  • Tahun: 2008
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan tentang latar belakang industri kertas yang menghadapi tantangan dalam mendapatkan bahan baku kayu. Keterbatasan pasokan bahan baku kayu menyebabkan kenaikan harga pulp dan permintaan kertas yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mencari alternatif bahan baku kertas dari limbah pertanian, khususnya batang kelapa sawit dan kantong semen bekas. Hal ini penting untuk mengurangi pencemaran dan memanfaatkan limbah yang ada secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguasai teknologi pembuatan pulp dan kertas dari limbah tersebut.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang penelitian ini menguraikan masalah yang dihadapi oleh industri kertas dalam mendapatkan pasokan bahan baku kayu. Kenaikan harga pulp dan permintaan kertas yang terus meningkat memicu kebutuhan untuk mencari alternatif bahan baku yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan limbah batang kelapa sawit dan kantong semen bekas sebagai bahan baku kertas. Dengan memanfaatkan limbah ini, diharapkan dapat mengurangi pencemaran dan memberikan nilai ekonomi baru bagi limbah pertanian.

1.2. Permasalahan

Permasalahan yang diidentifikasi dalam penelitian ini adalah bagaimana serat pendek dari batang kelapa sawit dapat dicampur dengan serat panjang dari kantong semen bekas untuk menghasilkan kertas yang lebih baik. Selain itu, penelitian juga bertujuan untuk mengatasi masalah limbah pertanian dengan memanfaatkan kedua jenis limbah ini menuju konsep zero waste.

1.3. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguasai teknologi pembuatan pulp dan kertas dari limbah batang kelapa sawit dan kantong semen bekas. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengklasifikasikan produk kertas yang dihasilkan menjadi berbagai jenis, seperti kertas pembungkus dan karton, serta memberikan manfaat ekonomi bagi petani kelapa sawit.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka ini membahas berbagai aspek terkait pembuatan kertas, mulai dari pengertian kertas, proses pembuatan, hingga karakteristik bahan baku yang digunakan. Penelitian ini mengkaji berbagai jenis serat, termasuk serat dari batang kelapa sawit dan limbah kantong semen, serta sifat-sifat fisik dan kimia dari pulp yang dihasilkan. Pengetahuan ini penting untuk memahami bagaimana proses pembuatan kertas dapat dilakukan dengan efektif dan efisien.

2.1. Pengertian Kertas

Kertas didefinisikan sebagai bahan tipis yang dihasilkan dari serat yang dikompresi. Serat yang digunakan biasanya berasal dari bahan alami yang mengandung selulosa. Kertas memiliki banyak kegunaan, termasuk sebagai media untuk menulis dan mencetak, serta produk-produk lain seperti tissue. Dengan memahami pengertian kertas, kita dapat lebih menghargai peran pentingnya dalam peradaban.

2.2. Proses Pembuatan Kertas

Proses pembuatan kertas melibatkan beberapa tahapan, mulai dari persiapan bahan baku, pembuatan pulp, hingga pengeringan dan pemotongan kertas. Dalam penelitian ini, proses yang digunakan adalah proses kimia dengan NaOH sebagai bahan kimia untuk melarutkan lignin. Pemahaman tentang proses ini sangat penting untuk menghasilkan kertas dengan kualitas yang baik.

2.3. Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jaco)

Kelapa sawit merupakan salah satu sumber limbah yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kertas. Batang kelapa sawit mengandung selulosa yang tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku pulp. Penelitian ini mengkaji karakteristik batang kelapa sawit serta potensi penggunaannya dalam industri kertas, yang dapat memberikan alternatif baru bagi bahan baku kertas.

2.4. Kertas Limbah Kantong Semen

Kertas limbah kantong semen memiliki kekuatan tinggi dan sering digunakan dalam pembuatan kertas kraft. Dalam penelitian ini, kantong semen bekas dicampurkan dengan serat batang kelapa sawit untuk menghasilkan kertas baru. Pemahaman tentang karakteristik kertas ini penting untuk meningkatkan kualitas produk kertas yang dihasilkan dari limbah.

III. METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian ini menjelaskan alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan pulp dan kertas. Penelitian ini menggunakan metode proses soda untuk mengolah limbah batang kelapa sawit dan kantong semen bekas menjadi pulp. Prosedur yang sistematis ini penting untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat diulang dan diverifikasi oleh peneliti lain.

3.1. Alat dan Bahan

Penelitian ini menggunakan berbagai alat dan bahan yang diperlukan untuk pembuatan pulp dan kertas. Alat yang digunakan termasuk pulper, mesin uji tarik, dan alat pengujian kekuatan sobek. Bahan yang digunakan meliputi batang kelapa sawit dan kantong semen bekas. Pemilihan alat dan bahan yang tepat sangat penting untuk mencapai hasil yang diinginkan dalam penelitian ini.

3.2. Pembuatan Pulp Batang Kelapa Sawit

Proses pembuatan pulp dari batang kelapa sawit dilakukan dengan cara melunakkan serat menggunakan larutan NaOH. Proses ini bertujuan untuk memisahkan serat selulosa dari lignin sehingga menghasilkan pulp yang berkualitas. Pemahaman tentang proses ini sangat penting untuk mengoptimalkan penggunaan limbah batang kelapa sawit dalam pembuatan kertas.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran pulp batang kelapa sawit dan kantong semen bekas menghasilkan kertas dengan karakteristik yang bervariasi. Analisis hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran tertentu memberikan gramatur, kerapatan massa, dan kekuatan tarik yang optimal. Pembahasan mengenai hasil ini penting untuk memahami bagaimana variasi komposisi mempengaruhi kualitas kertas yang dihasilkan.

4.1. Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi campuran pulp menghasilkan kertas dengan karakteristik yang berbeda. Contoh kertas dengan campuran 70% pulp batang kelapa sawit dan 30% pulp kantong semen bekas menunjukkan hasil yang optimal dalam hal gramatur dan kekuatan tarik. Data ini penting untuk menentukan komposisi terbaik dalam pembuatan kertas dari limbah.

4.2. Pembahasan

Pembahasan hasil penelitian ini mengaitkan antara komposisi campuran dan sifat fisik kertas yang dihasilkan. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan persentase pulp batang kelapa sawit dapat meningkatkan kekuatan tarik dan ketahanan sobek kertas. Hal ini menunjukkan potensi besar dari limbah pertanian dalam industri kertas dan pentingnya penelitian lebih lanjut di bidang ini.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa limbah batang kelapa sawit dan kantong semen bekas dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas yang berkualitas. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengurangan limbah dan pencemaran serta membuka peluang baru dalam industri kertas. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan pengujian lebih lanjut terhadap variasi komposisi dan metode pengolahan untuk meningkatkan kualitas kertas.

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan limbah batang kelapa sawit dan kantong semen bekas sebagai bahan baku kertas adalah feasible. Kertas yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang dapat memenuhi standar kualitas. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut dalam pemanfaatan limbah.

5.2. Saran

Saran untuk penelitian selanjutnya adalah untuk mengeksplorasi lebih banyak variasi campuran dan metode pembuatan untuk meningkatkan kualitas kertas. Selain itu, penelitian lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak lingkungan dari proses pembuatan kertas ini, sehingga dapat dihasilkan produk yang lebih ramah lingkungan.

Referensi Dokumen

  • SNI 14-4977-1999 ( Cara uji tebal kertas dan karton gelombang )
  • SNI 14-0439-1989 ( Cara uji gramatur kertas dan karton )
  • SNI 14-0702-1989 ( Cara uji kerapatan massa tumpukan serpih kayu )
  • SNI 14-4737-1998 ( Cara uji ketahanan tarik lembaran pulp, kertas dan karton )
  • SNI 14-0436-1990 ( Indentifikasi beberapa spesies serat tanaman bukan kayu dalam Pulp, kertas dan karton )
  • SNI 14-0402-1999 ( Kondisi ruang dan pengkondisian lembaran pulp, kertas dan Karton untuk pengujian )
  • SNI 14-0498-1999 ( Kertas kraft untuk kantong semen )

Gambar

Gambar 2.1. Penampang Melintang Batang Kayu Sawit (Puslitbang Hasil Hutan Bogor)
Tabel 2.1. Karakteristik limbah ligno selulosa kelapa sawit
Tabel 2.2. Klasifikasi umum proses pembuatan pulp
Gambar 2.2. Peralatan Scanning Elektron Mikroskop (SEM)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Limbah Padat Pabrik Pulp dan Kertas untuk Pembuatan Papan. Semen Pulp (Pulp Cement Board) dengan Berbagai

Dari hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa perbandingan komposisi pulp sampah kertas dan pulp tandan kosong kelapa sawit memberikan pengaruh terhadap

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai pembuatan dan karakterisasi plafon yang dibuat dari serbuk batang kelapa sawit dan serbuk ampas tebu dengan

be,tekanan (k6le) Pomasakan-l balaig kelapa sawl yang berupa serpihan dimasak dengan larulan pemasak NaoN dengan konsenl€sl I5% dan amanya pemasakan adalah

Kertas campuran pulp TKKS dan selulosa mikrobial memiliki nilai daya serap air yang rendah sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai kertas tulis, kertas

Berdasarkan rendemen pulp, konsumsi alkali, dan bilangan kappa, maka pulp batang pisang yang dihasilkan dari proses semikimia pada konsentrasi alkali 4% lebih layak teknis

Nira batang kelapa sawit dapat diolah menjadi gula merah yang merupakan salah satu alternatif dari pengolahan limbah kelapa sawit di Desa Sei Musam, Kecamatan Sei Batang Serangan,

Kertas campuran pulp TKKS dan selulosa mikrobial memiliki nilai daya serap air yang rendah sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai kertas tulis, kertas