• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Limbah Cair Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Untuk Pembuatan ”Nata De Kakao”

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pemanfaatan Limbah Cair Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Untuk Pembuatan ”Nata De Kakao”"

Copied!
163
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

RINGKASAN

SANGGAM DERA ROSA TAMPUBOLON,

Pemanfatan Limbah

Cair Biji Kakao (

Theobroma cacao

L.)

Untuk Pembuatan " Nata de Cacao" .

Penelitian

ini

bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh jenis kultur,

konsentrasi

starter

dan

lama

fermentasi

terhadap

jum1ah

dan

sifat-sifat

"Nata

de

Cacao"

yang

dihasilkan.

Penelitian

ini

dibawah

bimbingan

Bapak Prof.

Dr.

Ir,

Zulkifli

Lubis,

M.App.Sc,

selaku

ketua komisi

dan

Bapak Dr.

Jansen

SilaJahi, M.App.Sc, serta Ibn Jr. Syarnsinar Yusuf, MS sebagai

anggota.

Metode penelitian

yang

digunakan

adalah Rancangan Acak Lengkap

(RAL)

Faktorial dengan 3 faktor perlakuan dengan 2

uIangan.

Faktor

pertama

adalah

Jenis

KuItur

terdiri

dari

dua

jenis

yaitu

Kl(Kultur Mumi

Acetobacter xylinum)

dan K2 (Kultur

AIami

Acetobacter xylinum).

Faktor kedua adalah Konsentrasi Starter terdiri

dari

4 taraf

yaitu,

Konsentrasi Starter

5 % (81), Konsentrasi 8tarter 10

%

(82), Konsentrasi 8tarter 15

%

(83), dan

Konsentrasi Starter

20

%

(S4). Faktor ketiga

adaIah

Lama

Fermentasi terdiri

dari

4 taraf

yaitu,

Lama

Fermentasi

10

hari

(Ll),

Lama

Fermentasi

15

hari

(L2),

Lama Fermentasi 20

hari

(L3), dan

Lama

Fermentasi 25

hari (L4).

Analisis

data

dilakukan

secara Sidik

Ragam,

Uji Duncan dan

Analisis

Regressi,

Parameter

yang

diamati

daIam

penelitian

ini

adalah Berat Basah, Keteba\an, pH,

Kadar

Air,

Kadar

s ・ イ 。

Kasar dan

Nilai

Organoleptik.

Hasil

penelitian

menunjukan

bahwa

limbah

eat!

biji

kakao

(Theobroma cacao

L) dapat dimanfaatkan untuk pembuatan "nata de cacao".

Ketiga faktor utama perIakuan

yaitu

jenis kultur, konsentrasi starter dan

lama

fermentasi, perlakuan interaksi berpengaruh

sangat

nyata terhadap semua parameter

kecuali perIakuan

lama

fermentasi tidak berpengaruh terhadap ketebalan nata dan

nilai

organoleptik nata.

(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)
(92)
(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)
(101)
(102)
(103)
(104)
(105)
(106)
(107)
(108)
(109)
(110)
(111)
(112)
(113)
(114)
(115)
(116)
(117)
(118)
(119)
(120)
(121)
(122)
(123)
(124)
(125)
(126)
(127)
(128)
(129)
(130)
(131)
(132)
(133)
(134)
(135)
(136)
(137)
(138)
(139)
(140)
(141)
(142)
(143)
(144)
(145)
(146)
(147)
(148)
(149)
(150)
(151)
(152)
(153)
(154)
(155)
(156)
(157)
(158)
(159)
(160)
(161)
(162)
(163)

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis sidik ragam pada Lampiran 6 dapat dilihat bahwa lama fermentasi dan penyangraian biji kakao memberi pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, interaksi antara perlakuan suhu pelayuan dan lama pelayuan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap parameter kadar air,

Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan proporsi limbah kertas dan lama fermentasi berpengaruh sangat nyata (P≤0,01) terhadap, tekstur, aroma dan warna

Semakin lama fermentasi akan semakin tebal lembaran nata karena bahan baku yang digunakan dari limbah cair tepung kasava Bimo masih mengandung pati lebih banyak dibanding limbah

Hasil uji anova menunjukkan bahwa kadar gula total yoghurt susu biji ketapang pada perlakuan lama fermentasi dan interaksi antara lama fermentasi dengan jenis starter

perlakuan untuk mengetahui pengaruh faktor waktu pemeraman buah kakao sebelum fermentasi, serta faktor laju aerasi dan faktor suhu udara fermentor terhadap suhu puncak dan

Dari penelitian yang telah dilaksanakan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut; Perlakuan kompos limbah kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman,

Diameter zona hambat pada perlakuan konsentrasi 16% dan 32% tidak berbeda nyata, akan tetapi berbeda nyata dengan perlakuan lainnya yang berarti bahwa kedua konsentrasi