• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PERASAN BUNGA KRISAN (CRYSANTHEMUM INDICUM ) TERHADAP LARVA AEDES SP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PERASAN BUNGA KRISAN (CRYSANTHEMUM INDICUM ) TERHADAP LARVA AEDES SP"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PERASAN BUNGA KRISAN (CRYSANTHEMUM INDICUM ) 

TERHADAP LARVA AEDES SP

 

Oleh: ENDAH SETIYOWATI ( 01020041 ) 

Medical 

Dibuat: 2008­05­12 , dengan 3 file(s). 

Keywords:Crysanthemum indicum , Aedes Sp, Larvaside 

Nyamuk Aedes sp merupakan salah satu penyebab terbesar timbulnya masalah kesehatan yang  salah satunya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Pada penelitian uji efikasi larvasida  perasan bunga krisan (Crysanthemum indicum) terdahulu, diketahui bahwa kandungan bunga  krisan (Crysanthemum indicum ) efektif sebagai larvasida terhadap larva Aedes sp, pada 

penelitian ini perasan diperoleh dengan cara sederhana yaitu menumbuk bunga krisan, kemudian  diperas dan diambil airnya sehingga mudah dalam penyampaian dan pengaplikasiannya kepada  masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perasan bunga krisan  (Crysanthemum indicum ) sebagai larvasida terhadap larva Aedes sp. Penelitian ini merupakan  penelitian eksperimental murni. Sampel yang digunakan adalah larva Aedes sp stadium 3 dan 4  dan konsentrasi perasan bunga krisan (Crysanthemum indicum ) yang dicobakan adalah 0%  (kontrol), 0,5 %, 0,6%, 0,7%, 0,8%, 0,9%, 1%, 1,1%, 1,2%, 1,3%, dan 1,4%. Hasil yang 

diperoleh adalah pada konsentrasi 1,4% dari perasan didapatkan 100% kematian larva Aedes sp,  pada konsentrasi 1.3% , 1,2 %, 1,1%, 1%, 0,9%, 0,8%, 0,7%, 0,6%, 0,5%, 0,4% berturut turut  didapatkan kematian larva sebanyak 95%, 81,67 % , 73,33% , 58,33% , 48,33% ,40% , 33,33% ,  25% , 15% dan 0%(control). Analisa One way­ANOVA memberikan hasil signifikansi sebesar  p= 0,000 dengan alpha = 0,01. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa perasan bunga  krisan (Crysanthemum indicum ) berpengaruh dan efektif sebagai larvasida terhadap larva Aedes  sp. Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh perasan bunga krisan untuk 

mendapatkan dosis yang lebih kecil karena adanya bahaya resistensi. 

(2)

Referensi

Dokumen terkait

 Menilai apakah ekstrak etanol seledri (Apium graveolens L.) berefek sebagai larvasida terhadap larva nyamuk Aedes sp... Universitas

Potensi Ekstrak Daun Dewa (Gynura pseudochina Ldc) Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes Aegypti Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue. Efektivitas Ekstrak Daun Ceremai

Uji Efek Larvasida Ekstrak Dan Infusa Bunga Kenikir ( Tagetes Minuta L.) Terhadap Larva Vektor Demam Berdarah Dengue Aedes Aegypti L.. Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue

Pengendalian Terpadu Vektor Virus Demam Berdarah Dengue, Aedes aegypti (Linn.) dan Aedes albopictus

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa biji kolowe (C. excelsus) memiliki bioaktivitas yang cukup kuat untuk membasmi jentik nyamuk penyebab deman berdarah (Aedes

jenis tungau parasit pada Aedes sp. yaitu Arrenurus sp. dan Piona sp. yang mempunyai prevalensi yang tinggi terhadap larva nyamuk.. Aedes sp. di kabupaten Banyumas,

PERTUMBUHAN LARVA Aedes aegypti ”, sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan di Program Studi D3 Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan

hidup Aedes terbagi dalam beberapa stadium yaitu telur, larva, pupa, dan