• Tidak ada hasil yang ditemukan

TROUBLE SHOOTING DAN PENGUJIAN SISTEM PENGISIAN PADA TOYOTA KIJANG INNOVA 1TR FE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TROUBLE SHOOTING DAN PENGUJIAN SISTEM PENGISIAN PADA TOYOTA KIJANG INNOVA 1TR FE"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Magnet berputar pada kumparan
Gambar 2.3 Baterai
Gambar 2.5 Alternator
Gambar 2.7 Puli
+7

Referensi

Dokumen terkait

Planetary gear Screw splin Starter clutch Ring gear Pinion gear Pivot Drive lever Return spring Plat kontak Terminal 30 Terminal 50 Terminal C Starter switch Field coil

Penulisan laporan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui komponen dan fungsi komponen, dan dapat memahami cara kerja dari sistem AC (Air Conditinoer) dan

(c) Ignition coil dengan igniter, sebagai pembangkit tegangan baterai (12V) untuk membangkitkan tegangan tinggi lebih dari 10 kV, (d) busi berfungsi sebagai

Trouble Shooting AC dapat dideteksi melalui tekanan alat yang bernama manifold gauge, diantaranya : (a) refrigerant berkurang disebabkan gos bocor dari beberapa

Dua buah gigi pinion (differensial pinion) dan dua buah roda gigi sisi (side gear) diletakkan dalam differensial case menjadi satu dengan ring gear, sehingga bila differensial

1. Pada Mitsubishi Lancer sistim pengisian menggunakan alternator dengan IC regulator. IC regulator adalah srkuit yang dikecilkan yang terdiri dari bagian- bagian listrik dan

Untuk itu pada sepeda motor diperlukan sistem pengisian yang memproduksi tenaga listrik untuk mengisi kembali baterai sekaligus mendukung kinerja baterai mensuplai

(c) Ignition coil dengan igniter, sebagai pembangkit tegangan baterai (12V) untuk membangkitkan tegangan tinggi lebih dari 10 kV, (d) busi berfungsi sebagai