• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, NILAI TUKAR DAN TINGKAT BUNGA TERHADAP JUMLAH UANG KUASI DI INDONESIA PERIODE JULI 2011-JULI 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, NILAI TUKAR DAN TINGKAT BUNGA TERHADAP JUMLAH UANG KUASI DI INDONESIA PERIODE JULI 2011-JULI 2012"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, NILAI TUKAR DAN TINGKAT BUNGA TERHADAP JUMLAH UANG KUASI DI INDONESIA

PERIODE JULI 2011-JULI 2012

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajad Gelar Sarjana Ekonomi

Oleh: Awang Darmawan

201210180312028

JURUSAN ILMU EKONOMI STUDI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

(2)

ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, NILAI TUKAR DAN TINGKAT BUNGA TERHADAP JUMLAH UANG KUASI DI INDONESIA

PERIODE JULI 2011-JULI 2012

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajad Gelar Sarjana Ekonomi

Oleh: Awang Darmawan

201210180312028

JURUSAN ILMU EKONOMI STUDI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

(3)
(4)
(5)

viii

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr. wb.

Segala puji syukur kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan hidayah-Nya yang senantiasa diberikan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul “Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar, dan Tingkat Bunga Terhadap Jumlah Uang Kuasi Di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012”

Adapun maksud dari penulisan Skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat yang telah ditentukan untuk mencapai gelar Sarjana Ekonomi. Melalui kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

2. Bapak Dr. H. Nazaruddin Malik, M.Si, selaku Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Ibu Ida Nuraini, SE, M.Si, selaku Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan Muhammadiyah Malang. 4. Dra. Sudarti, M.Si, selaku Dosen Pembimbing I.

5. Zainal Arifin, SE., M.Si, selaku Dosen Pembimbing II.

6. Bapak dan Ibu Dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi terutama Jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan yang telah memberikan bekal ilmu kepada penulis selama perkuliahan.

7. (Almh) Harni Djumilah sebagai ibu yang luar biasa, mendidik, dan membesarkan ‘aang’ dengan penuh kasih sayang yang melimpah, hingga ajal memisahkan kami sekeluarga. Terima kasih ibu, kasih sayang dan do’a tulus agar engkau selalu berada di tempat yang paling indah disisi Allah SWT, aamiin.

(6)

ix

untuk bekerja di Semarang dan melanjutkan pendidikan di kota Malang, UMM.

9. Kakakku tersayang, Herry Setyawan yang dengan penuh perhatian selalu memberikan nasehat serta semangat agar segera menyelesaikan studi dengan tepat waktu serta memberikan bantuan dalam memyelesaikan skripsi ini hingga selesai.

10. Buat Adinda Indah Dyaswati Hanany, S.Sy.,SH tersayang yang telah menjadi seseorang yang penting dalam hidup saya, terima kasih karena telah sabar menemani saya disaat saya terpuruk kaulah yang selalu membantu untuk bangkit, terima kasih buat kasih sayang yang selama ini kau berikan.

11. Dan kepada semua pihak, baik langsung maupun tidak langsung yang telah membantu terselesainya skripsi ini.

Penulis berharap semoga hasil penelitian ini bermanfaat bagi teman-teman mahasiswa dan pembaca pada umumnya.

Wassalamualaikum wr. wb.

Malang, November 2013

(7)

x DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

PERNYATAAN ORISINALITAS ... iv

ABSTRAKSI ... vi

ABSTRACT ... vii

KATA PENGANTAR ... viii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xii

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Rumusan Masalah ... 6

C. Batasan Masalah ... 6

D. Tujuan dan Kegunaan Penelittian ... 8

1. Tujuan Peniltian ... 8

2. Kegunaan Penelitian ... 8

II. TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Penelitian Terdahulu ... 9

B. Landasan Teori ... 10

1. Uang Kuasi ... 10

a. Pengertian Uang Kuasi ... 10

b. Konsep Uang dan Fungsi Uang ... 12

c. Jumlah Uang Beredar ... 13

d. Teori Permintaan Uang ... 15

2. Inflasi ... 24

a. Pengertian Inflasi ... 24

b. Jenis-jenis Inflasi ... 26

b. Dampak Dari Inflasi ... 27

3. Nilai Tukar ... 29

(8)

xi

b. Jenis Nilai Tukar... 31

c. Sistem Kurs... 32

4. Suku Bunga ... 36

a. Pengertian Suku Bunga Bunga ... 36

b. Perbedaan Tingkat Suku Bunga ... 39

5. Keterkaitan Antar Variabel ... 42

C. Hipotesis ... 44

III. METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian ... 45

B. Jenis Penelitian ... 45

C. Jenis data Sumber Data ... 45

D. Teknik Pengumpulan Data ... 47

E. Teknik Analisa Data ... 47

F. Definisi Operasional ... 54

IV. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Perkembangan Variabel ... 55

B. Hasil dan Pembahasan Analisis Data ... 60

1. Analisis Hasil Regresi Berganda ... 60

a. Uji t ... 62

b. Uji f ... 64

c. Uji Multikolinieritas ... 65

d. Uji Autokorelasi ... 66

e. Uji Heteroskedastisitas ... 68

V. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 73

B. Saran ... 74

DAFTAR PUSTAKA ... 76

LAMPIRAN ... 78

Lampiran 1 Jumlah Uang Kuasi Juli 2011-Juli 2012 ... 78

Lampiran 2 Data Penelitian ... 80

(9)

xii

Lampiran 4 Uji Korelasi Spearman ... 84

Lampiran 5 Uji Multikolinieritas... 85

DAFTAR TABEL Tabel 1.1 Perkembangan Jumlah Uang Kuasi periode Juli 2011-Juli 2012 di Indonesia ... 4

Tabel 1.2 Perkembangan Inflasi, Nilai Tukar, dan Suku Bunga periode Juli 2011-Juli 2012 Di Indonesia ... 5

Tabel 2.1 Neraca Konsolidasi Sistem Moneter ... 11

Tabel 4.1 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda ... 60

Tabel 4.2 Uji Korelasi Spearman... 69

DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Permintaan Uang Untuk Transaksi ... 19

Gambar 2.2 Kerangka Pemikiran ... 44

Gambar 4.1 Perkembangan Jumlah Uang Kuasi di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012... 55

Gambar 4.2 Perkembangan Inflasi di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012... 57

Gambar 4.3 Perkembangan Nilai Tukar di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012... 58

Gambar 4.4 Perkembangan Suku Bunga Jibor di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012... 59

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Jumlah Uang Kuasi Juli 2011-Juli 2012 ... 78

Lampiran 2 Data Penelitian ... 80

Lampiran 3 Analisis Regresi Linier Berganda ... 81

Lampiran 4 Uji Korelasi Spearman ... 84

Lampiran 5 Uji Multikolinieritas... 85

DAFTAR TABEL Tabel 1.1 Perkembangan Jumlah Uang Kuasi periode Juli 2011-Juli 2012 di Indonesia ... 4

Tabel 1.2 Perkembangan Inflasi, Nilai Tukar, dan Suku Bunga periode Juli 2011-Juli 2012 Di Indonesia ... 5

Tabel 2.1 Neraca Konsolidasi Sistem Moneter ... 11

Tabel 4.1 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda ... 60

Tabel 4.2 Uji Korelasi Spearman... 69

DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Permintaan Uang Untuk Transaksi ... 19

Gambar 2.2 Kerangka Pemikiran ... 44

Gambar 4.1 Perkembangan Jumlah Uang Kuasi di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012... 55

Gambar 4.2 Perkembangan Inflasi di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012... 57

(11)
(12)

76

DAFTAR PUSTAKA

Azis, Abdul dan Agung Nusantara. 2002. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Uang Kuasi Di Indonesia Periode 1995.1-2000.4 Jurnal Bisnis dan Ekonomi (www.Google.co.id) diakses 10 Oktober 2013

Badan Pusat Statistik. (1991-2005). Indikator Ekonomi Indonesia, Bagian Penggandaan: Jakarta.

Boediono. 1980. Teori Moneter. Yogyakarta: BPFE

________. 1985. Ekonomi Moneter: Seri Sinopsis, Pengantar Ilmu Ekonomi, Yogyakarta: BPFE

________. 1992. Seri Sinopsis Ekonomi Moneter, Edisi 3. Yogyakarta: BPFE: Dornbush, Rudiger dan Stanley Fischer. 1992. Makro Ekonomi. Jakarta:

Erlangga

Goldfeld, M. Stephen dan Lester V. Chandler.1990. Ekonomi Uang dan Bank (Edisi Kesembilan). Jakarta: Erlangga

Gujarati, Damodar. 1999. Ekonometrika Dasar, Terjemahan oleh Zumarno Zain, Jakarta: Erlangga

Idris. 2006. Aplikasi SPSS Dalam Analisis Data Kuantitatif (Edisi Revisi II). Fakultas Ekonomi: Universitas Diponegoro

Judisseno, Rimsky. 2002. Sistem Moneter Perbankan Di Indonesia.Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Kasmir. 2005. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Khalwaty, Tajul. 2000, Inflasi dan Solusinya. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Kuncoro, Mudjarad. 2000.Metode Kuantitatif. Bandung: UUP AMP, YPKN

(13)

77

Mankiw, Gregory N. 1999. Teori Makro Ekonomi. Edisi Keempat. Jakarta: Erlangga

_________________. 2003. Teori Makro Ekonomi. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga

Nellis. Josep, G dan David Parker. 2000. Ekonomi: terjemahan Antrik Susanti. Yogyakarta: Andi

Nopirin. 1992. Ekonomi Moneter, Edisi keempat. Yogyakarta: BPFE

Satriadi, Wendy. 2007. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Investasi Domestik di Indonesia. Skripsi Fakultas Ekonomi.Universitas Universitas Muhammadiyah Malang

Santoso, Singgih. 2002. Buku Latihan SPSS Multivariat. Jakarta: PT Media Komputindo

Sukirno, Sadono. 1994. Pengantar Teori Ekonomi Makro. Jakarta: FEUI ______________. 2000. Makro Ekonomi Modern:Perkembangan Pemikiran Dari

Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada

______________. 2002. Pengantar Teori Makro Ekonomi. Edisi Kedua. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada

______________. 2003. Pengantar Teori Makro Ekonomi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada

Supranto, J. 1992. Statistik: Teori dan Aplikasi. Jilid 2. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga

Soekartawi. 1990. Teori Ekonomi Produksi, Dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglas. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia. 1990-2005 www. Bi.go.id (Situs Resmi Bank Indonesia)

(14)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Teori permintaan uang merupakan bagian dari pilihan alokasi sumber daya yang langka. Seluruh anggota masyarakat hanya memiliki sumber daya terbatas yang tersedia pada mereka dalam bentuk pendapatan sekarang dan aktiva total yang terkumpul. Oleh karena itu mereka harus membuat pilihan yang menyangkut alokasi mereka.

Jika mereka memilih lebih banyak konsumsi, mereka harus menyimpan lebih sedikit aktiva total. Jika mereka memilih untuk menyimpan lebih banyak jenis aktiva yang satu mereka harus menyimpan lebih sedikit aktiva yang lain. Mereka harus menyeimbangkan terus menerus keuntungan menyimpan yang satu lebih banyak terhadap kerugian menyimpan yang lain lebih sedikit.

(15)

2

Kenyataan bahwa orang memilih untuk menyimpan sejumlah tertentu saldo uang dengan biaya alternatif yang menarik memberi kesan bahwa menyimpan uang pasti menghasilkan semacam keuntungan terhadap individu itu. Hal ini diakibatkan oleh kualitas uang akseptabilitasya yang umum dalam pembayaran, likuiditasnya yang sempurna, dan keamanannya dalam arti bahwa uang tidak menurun nilainya (depresiasi) dilihat dari segi uang. Memang sebagaimana akan kita lihat, sifat-sifat uang ini menimbulkan beberapa alasan yang berbeda untuk menyimpan uang.

Beberapa studi yang menampilkan analisis jangka panjang dengan pendekatan yang relatif tentang permintaan uang. Studi ini diarahkan pada beberapa persoalan, yang pertama menganalisis dalam perspektif jangka pendek maupun jangka panjang tentang permintaan uang terutama uang kuasi, yang didefenisikan sebagai aset moneter yang memiliki likuiditas tinggi, namun secara langsung tidak dapat berfungsi sebagai medium of exchange. Yang termasuk dalam kategori uang kuasi adalah tabungan, giro, dan deposito berjangka baik dalam bentuk rupiah maupun dalam bentuk valuta asing.

(16)

3

Perkembangan perekonomian dunia ini ditandai dengan semakin terintegrasinya perekonomian antar negara. Indonesia mengikuti perkembangan tersebut melalui serangkaian deregulasi keuangan dan perbankan yang di mulai tahun 1983. Implikasi dari deregulasi tersebut adalah semakin meningkatnya integrasi dan interaksi antar berbagai unsur ekonomi yang menyebabkan struktur ekonomi menjadi dinamis dan kompleks.

Struktur ekonomi yang kompleks akan merubah perilaku pelaku ekonomi yang diindikasikan dengan munculnya berbagai fenomena yang relatif baru bagi perekonomian Indonesia. Perkembangan industri keuangan non-bankseperti pasar modal akan mendorong terjadinya disintermediasi dan perubahan perilaku investasi.

Selain itu, terlihat pula gejala merenggangnya hubungan antar variabel makro ekonomi. Kondisi ini pada akhirnya akan mempersulit otoritas moneter untuk mengambil keputusan dalam manajemen moneternya. Di Indonesia, kebijakan moneter sepenuhnya diserahkan kepada otoritas moneter yaitu Bank Indonesia. Dalam hal ini, jumlah uang beredar merupakan alat yang digunakan oleh Bank Indonesia dalam menetapkan kebijakan moneter. Jumlah uang beredar dipengaruhi oleh berapa besarnya jumlah uang kartal, jumlah tabungan masyarakat dan jumlah uang kuasi.

(17)

4

pendapatan nasional dan perubahan-perubahannya, jumlah uang yang beredar, inflasi, ramalan mengenai keadaan ekonomi masa depan, tingkat keuntungan yang diramalkan akan diperoleh, dan keuntungan yang diperoleh perusahaan.

Berdasarkan data statistik jumlah perkembangan uang kuasi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup bervariasi. Perkembangan jumlah uang kuasi di Indonesia dalam kurun waktu Juli 2011-Juli 2012 dapat dilihat pada Tabel 1.1.

Tabel 1.1 Perkembangan Jumlah Uang Kuasi di Indonesia Selama Periode Juli 2011-Juli 2012 (Milyar Rp) Tahun Jumlah Uang Kuasi

(Milyar Rp)

Pertumbuhan (%)

2011.7 1.914.444

-2011.8 1.943.770 1,53

2011.9 1.973.573 1,53

2011.10 1.999.733 1,32

2011.11 2.047.205 2,38

2011.12 2.139.840 4,52

2012.1 2.145.246 0,25

2012.2 2.150.808 0,25

2012.3 2.182.891 1,50

2012.4 2.190.885 0,37

2012.5 2.227.527 1,68

2012.6 2.254.329 1,20

2012.7 2.270.112 0,70

Sumber: Data Perbankan Statistik (diolah)

(18)

5

inflasi, nilai tukar dan tingkat bunga di Indonesia selama kurun waktu Juli 2011-Juli 2012.

Tabel 1.2 Perkembangan Tingkat Inflasi, Nilai Tukar dan Tingkat Bunga Di Indonesia Selama Periode Juli 2011-Juli 2012

Tahun Inflasi (%)

Nilai Tukar (Jual)

(%) Tingkat

Bunga (%)

2011.7 4,61 - 9043 - 0,25

-2011.8 4,79 3,90 9000 -0,48 0,33 32,00 2011.9 4,61 -3,76 8993 -0,08 0,37 12,12 2011.10 4,42 -4,12 9019 0,29 0,43 16,22 2011.11 4,15 -6,11 9020 0,01 0,53 23,26 2011.12 3,79 -8,67 9020 0,00 0,58 9,43

2012.1 3,65 -3,69 9206 2,06 0,55 -5,17 2012.2 3,56 -2,47 9211 0,05 0,49 -10,91 2012.3 3,97 11,52 9135 -0,83 0,47 -4,08

2012.4 4,5 13,35 9060 -0,82 0,47 0,00

2012.5 4,45 -1,11 9118 0,64 0,47 0,00

2012.6 4,53 1,80 9151 0,36 0,46 -2,13

2012.7 4,56 0,66 9161 0,11 0,45 -2,17

Sumber: Data Perbankan Statistik (diolah)

(19)

6

Berdasarkan hal tersebut di atas maka penulis tertarik untuk mengkaji secara statistik apakah terdapat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Dengan tidak mengabaikan variabel lain, untuk membuktikan hal ini perlu dilakukan suatu penelitian ilmiah yang dituangkan dalam bentuk skripsi yang berjudul : “Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar, dan Tingkat Bunga Terhadap Jumlah Uang Kuasi di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012”

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan permasalahan, yaitu:

1. Bagaimana perkembangan Uang Kuasi, Tingkat Inflasi, Nilai Tukar, dan Tingkat Bunga di Indonesia periode Juli 2011-Juli 2012 ?

2. Apakah Tingkat Inflasi, Nilai Tukar, dan Tingkat Bunga mempunyai pengaruh terhadap jumlah Uang Kuasi di Indonesia periode Juli 2011-Juli 2012 ?

C. Batasan Masalah

(20)

7

1. Inflasi

Inflasi adalah suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam suatu perekonomian. Dalamilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga barang-barang secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor antara lain konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang. Kenaikan harga ini diukur dengan menggunakan indeks harga yang merupakan rata-rata harga konsumen atau produsen. Indeks harga adalah rata-rata tertimbang dari sejumlah barang-barang dan jasa. Dalam membuat indeks harga para ekonom menimbang harga individual dengan memperhatikan arti penting setiap barnag secara ekonomis. Indeks harga yang digunakan untuk mengukur inflasi yaitu indeks biaya hidup(consumer price index), indeks harga perdagangan besar (wholesale price index), dan GNP deflator.

2. Nilai Tukar (Kurs)

(21)

8

ditetapkan dan berlaku apabila bank/lembaga penukaran mata uang menjual mata uangnya kepada masyarakat dalam penelitian ini menggunakan nilai tukar jual.

3. Tingkat Bunga

Tingkat Bunga yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jakarta Interbank Offered Rate yaitu suku bunga yang ditawarkan kepada bank-bank lain dalam PUAB karena suku bunga ini diharapkan akan menjadi acuan selain BI Rate.

D. Tujuan Penelitian Dan Kegunaan Penelitian 1. Tujuan Penelitian

a. Untuk mengetahui perkembangan Uang Kuasi, Nilai Tukar, dan Tingkat Bunga di Indonesia Periode Juli 2011-Juli 2012.

b. Untuk mengetahui apakah Tingkat Inflasi, Nilai Tukar, dan Tingkat Bunga berpengaruh terhadap jumlah Uang Kuasi di Indonesia periode Juli 2011-Juli 2012.

2. Kegunaan Penelitian

a. Hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi stabilitas otorisasi moneter di Indonesia.

Gambar

Tabel 1.1 Perkembangan Jumlah Uang Kuasi di IndonesiaSelama Periode Juli 2011-Juli 2012 (Milyar Rp)

Referensi

Dokumen terkait

(4) Bagan Susunan Organisasi Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana sebagaimana tercantum dalam Lampiran IVB yang

Peralatan dengan teknik difraksi neutron yang dim- iliki oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PT- BIN) digolongkan kedalam 3 buah difraktrometer neu- tron, yakni

yang menjadi preferensi siswa memilih ke SMP, 2) Untuk menganalisis aspek-aspek eksternal yang menjadi preferensi siswa memilih ke SMP, 3) Untuk mengetahui

Variabel konsep produk tidak berpengaruh dikarenakan berdasarkan model perilaku konsumen yang dikemukakan oleh Schiffman dan Kanuk (2004), konsep produk sebagai

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENDETEKSI KERUSAKAN PADA MESIN MOBIL DIESEL DENGAN METODE

Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik dan berkeinginan untuk melakukan penelitian tentang “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata

Kemudian sistem memproses di proses 2.0 yaitu proses input, apabila profil, candi, desa, kuliner, dan berita valid maka akan di simpan di tabel masing- masing.. User melakukan

10/14/DPbS tanggal 17 Maret 2008 tentang Pelaksanaan Prinsip Syariah Dalam Kegiatan Penghimpunan Dana dan Penyaluran Dana Serta Pelayanan Jasa Bank