• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI GENDER PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA XII (Studi Kasus Pada Perusahaan Teh Unit Usaha Strategis Bantaran)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI GENDER PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA XII (Studi Kasus Pada Perusahaan Teh Unit Usaha Strategis Bantaran)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

STUDI GENDER PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA XII (Studi Kasus

Pada Perusahaan Teh Unit Usaha Strategis Bantaran)

Oleh: NUNUS WIDIYATMOKO ( 00720097 )

Agribisnis

Dibuat: 2007-01-17 , dengan 3 file(s).

Keywords: Studi Gender

Perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan mengakibatkan adanya pembagian kerja. Sampai saat ini kedudukan tenaga kerja perempuan dinilai lebih rendah dibandingkan dengan tenaga kerja laki-laki. Pada dasarnya manusia yang melakukan aktivitas pekerjaan disebabkan oleh adanya dorongan yang berasal dari dalam diri manusia itu sendiri atau disebut dengan motivasi. Untuk bekerja lebih giat dan lebih produktif, maka dibutuhkan motivasi kerja, yaitu sesuatu yang menimbulkan semangat kerja dan yang memberikan energi untuk menggerakkan potensi dalam diri pekerja itu sendiri. Oleh karena itu motivasi kerja merupakan hal penting yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan.

Permasalahan yang dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimanakah partisipasi gender di setiap jenjang pekerjaan pada Perusahaan Teh Unit Usaha Strategis Bantaran? 2. Bagaimanakah tingkat motivasi kerja di setiap jenjang pekerjaan pada Perusahaan Teh Unit Usaha Strategis Bantaran? Adapun Tujuan dari penelitian adalah: 1. Untuk mengetahui partisipasi gender di setiap jenjang pekerjaan pada Perusahaan Teh Unit Usaha Strategis Bantaran 2. Untuk mengetahui tingkat motivasi kerja gender di setiap jenjang pekerjaan pada Perusahaan Teh Unit Usaha Strategis Bantaran.

Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive pada Perusahaan Teh UUS Bantaran, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan karena perusahaan tersebut merupakan perusahaan penghasil produk Teh dengan mutu terbaik di Indonesia, dan perusahaan tersebut banyak mempekerjakan tenaga kerja pria dan wanita, serta adanya dugaan bahwa dalam

perusahaan tersebut tenaga kerja wanita hanya mendominasi pada jenjang bawah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan metode Stratified Sampling, dengan jumlah sampel 89 orang. Untuk mengetahui partisipasi gender, dilakukan dengan penerapan analisis gender yang menggunakan teknik analisis Harvard, sedangkan untuk mengetahui tingkat motivasi dilakukan berdasarkan pada Teori Dua Faktor yang dikemukakan oleh Herzberg. Teknik pengukuran jawaban responden menggunakan teknik pengukuran dengan 5 titik skala linkert. Skala tersebut adalah sebagai berikut:

- sangat setuju = 5 - setuju = 4

- netral = 3 - tidak setuju = 2

- sangat tidak setuju = 1

Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik prosentase, yang dirumuskan sebagai berikut:

(2)

F = frekuensi yang diperoleh N = jumlah responden

Kesimpulan dari hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1.Partisipasi gender

Partisipasi perempuan di Perusahaan Teh Unit Usaha Strategis Bantaran hanya pada level pekerja dan level pengawas, untuk level yang lebih tinggi, yatu level middle manajer dan level manajer semuanya diduduki oleh laki-laki. Karyawan hanya bisa mengakses dan mengontrol sumberdaya yang sesuai dengan pekerjaannya.

2.Tingkat motivasi kerja

Referensi

Dokumen terkait

Rata-rata nilai total skor terendah pada variabel kecerdasan emosional terdapat pada indikator kesadaran diri sebesar 486 dan pada variabel komitmen kerja terdapat

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya yang telah dilimpahkan pada kita semua, serta shalawat dan salam tetap tercurahkan pada

Pada proses pelayuan on time delivery performance hanya 8,57% karena adanya proses pemindahan bahan baku dengan monorail yang bertahap dan seringnya mesin tidak dapat

BHL (buruh harian lepas) adalah pekerja yang bekerja pada batas waktu yang tidak. ditentukan dan tidak memiliki ikatan kerja

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya yang telah dilimpahkan pada kita semua, serta shalawat dan salam tetap tercurahkan pada

HUBUNGAN PENERAPAN PROGRAM KESELAMATAN KERJA DENGAN TINDAKAN TIDAK AMAN PADA KARYAWAN PT PERKEBUNANI. NUSANTARA IV UNIT BAH BUTONG, KABUPATEN SIMALUNGUN

Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan pada PT.. Perkebunan Nusantara IV Unit Usaha

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kehidupan buruh perempuan pembibitan PTPN IV Unit Usaha Bah Jambi dan untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan