Pemanfaatan Lignin Sebagai Bahan Baku Perekat Untuk Pembuatan Papan Partikel Kayu Mangium (Acacia mangium Willd.)
Teks penuh
Dokumen terkait
Dari daftar analisa sidik ragam (Lampiran 12) dapat dilihat bahwa interaksi perlakuan beda kadar perekat dan parafin memberikan pengaruh tidak nyata terhadap daya serap air
Sedangkan untuk kadar air, pengembangan linear, dan pengembangan tebal papan semen partikel yang dihasilkan dalam penelitian ini hanya memenuhi standar JIS A 5417 (1992).
Penelitian dilanjutkan dengan mencoba ekstrak tanin kulit kayu Acacia nlangiunz yang kadar taninnya paling tinggi untuk digunakan sebagai bahan penyamak untuk
Untuk mengetahui pengaruh macam dan kadar katalis A12(S04), atau CaC12 terhadap sifat-sifat papan semen partikel Acacia mangium maka dilakukan penelitian. Partikel-partikel kayu
Penelitian ini diharapkan mampu memberikan alternatif bahan baku pembuatan papan partikel yang memiliki keterawetan yang tinggi serta dapat memberikan tambahan
Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Rauf (2014), bahwa semakin tinggi nilai kuat tarik tegak lurus, maka kualitas papan partikel semakin baik karena
Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah kulit kayu mangium sebagai perekat tanin urea formaldehida (TUF) dan mengaplikasikannya pada kayu lapis mahoni,
Sebaliknya, menurut tiga posisi horisontal dari empulur ke arah luar di dalam dolok, memperlihatkan perbedaan yang sangat nyata P = 0,01, pada nilai berat jenis basah maupun berat jenis