Kadar estrogen dan profil oviduk puyuh (Coturnic coturnix japonica) setelah pemberian cahaya monokromatik
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian cahaya monokromatik tidak mempengaruhi umur masak kelamin, bobot telur pertama, jumlah telur (hen day egg production) dan konsumsi
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan cahaya monokromatik merah, hijau, dan biru dapat mempengaruhi bobot ovarium dan bobot saluran reproduksi, namun
Puyuh yang menerima cahaya merah, hijau dan biru serta kontrol memiliki kadar kalsium darah pada umur 7 dan 9 minggu yang relatif tinggi karena kalsium dalam
Penelitian ini bertujuan memanfaatkan cahaya artificial, yaitu cahaya monokromatik untuk memperoleh informasi mendasar mengenai aspek sistem reproduksi puyuh yang berkaitan
Data yang dihasilkan dalam penelitian ini dianalisis menggunakan Analysis of Varian (ANOVA), karena terdapat perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan Uji Duncan pada
Perlakuan cahaya monokromatik merah, hijau, dan biru dengan intensitas 15 lux dapat menstimulasi perkembangan fungsional saluran reproduksi dibuktikan dengan adanya
Perlakuan cahaya monokromatik merah, hijau, dan biru dengan intensitas 15 lux dapat menstimulasi perkembangan fungsional saluran reproduksi dibuktikan dengan adanya
Secara umum pemberian cahaya monokromatik sampai dengan umur 9 minggu pada puyuh meningkatkan bobot tubuh, terutama puyuh yang menerima cahaya biru, merah, dan