• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 10 MEDAN T.A 2015/2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 10 MEDAN T.A 2015/2016."

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR

EKONOMI SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 10 MEDAN

T.A 2015/2016

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi

Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

Oleh

JUNI EVI SIHOMBING NIM : 7122141014

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

iv ABSTRAK

Juni Evi Sihombing, NIM: 7122141014. Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan T.A 2015/2016. Skripsi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan 2016.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan T.A 2015/2016.

Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 10 Medan Jalan Tilak No.108 Medan T.A 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IS yang berjumlah 110 orang siswa terdiri dari 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IS 1 sebagai kelas Eksperimen yang berjumlah 40 orang dan XI IS 2 sebagai kelas Kontrol yang berjumlah 40 orang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes hasil belajar dalam bentuk multiple choice sebanyak 22 butir soal yang terlebih dahulu telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Dari hasil perhitungan tes hasil belajar dinyatakan dari 30 butir soal, 22 butir soal dinyatakan valid dan tes dinyatakan reliabel. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t dengan dk (n1 + n2 – 2) pada taraf

signifikansi 95% dan α = 0,05.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata pretest siswa kelas eksperimen= 45,34 dengan Standar Deviasi = 13,32 dan nilai rata-rata posttest siswa setelah menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share = 79,43 dengan Standar Deviasi = 11,91. Sedangkan nilai rata-rata pretest siswa kelas kontrol = 46,02 dengan Standar Deviasi = 16,67 dan nilai rata-rata posttest siswa menggunakan metode konvensional = 64,20 dengan Standar Deviasi = 15,03. Dari analisis data yang diperoleh bahwa data hasil belajar berdistribusi normal (Lhitung < Ltabel) dan homogen (Fhitung < Ftabel). Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t dan diperoleh thitung > ttabel (5,0099 > 1,994), yang berarti hipotesis dapat diterima antara variabel x dan Y pada taraf signifikan 95% atau alpha 0,05% dengan dk = N+N-2 =78.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran Group Investigation dan Think pair Share Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IS 1 SMA Negeri 10 Medan T.A 2015/2016. Kata kunci: Model Pembelajaran Group Investigation dan Think pair Share,

(6)

v ABSTRACT

Juni Evi Sihombing, NIM 7122141014. The Influence of Learning Model Group Investigation and Think Pair Share against the Learning Outcomes Economics of class XI IS SMA N 10 Medan Academic Year 2015 / 2016. Thesis. Department of Economic Education, Economics Education Program. Faculty of Economics, State University of Medan 2016.

The problem in this research is the low student learning outcomes on economic subjects. The purpose of this study to determine the effect of Learning Model Group Investigation and Think Pair Share against the Learning Outcomes Economics of class XI IS SMA N 10 Medan Academic Year 2015 / 2016.

in SMA N 10 Medan which is located at Jl. Tilak No. 108 Medan Academic Year 2014/2015. The population in this study were all students of class XI IS which amounted 110 students consisting of 3 classes. Sample of this research were the students of XI IS 1 class as the experiment consisted of 40 students and XI IS 2 class as the control consisted of 40 students. The technique used in this study is achievement test in the form of multiple choice of 22 items were first tested the validity and reliability. Based on calculation of achievement test obtained 22 items valid from 30 items and tests have high reliability. The data analysis techniques performed by using t-test with dk (n1+n2-2) at a significance

level of 95% and α = 0,05.

Based on the result of the data analysis, the mean values obtained of prestest experiment class = 45,34 with the deviation standar = 13,32 and the mean of posttest after used Group Investigation and Think Pair Share = 79,43 with the deviation standar = 11,91. While the mean of pretest control = 46,02 with the significant level 95% or alpha 0,05% by dk = N+N-2 =78.

It can be concluded that there is significant Influence of Learning Model Group Investigation and Think Pair Share against the Learning Outcomes Economics of class XI IS SMA N 10 Medan Academic Year 2015 / 2016.

(7)

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kasih setiaNya yang selalu menyertai penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan T.A 2015/2016”, yang merupakan salah satu syarat untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar sarjana pendidikan strata satu (S-1), pada Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan skripsi tidak akan selesai tanpa adanya kerjasama yang baik dari semua pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, selaku Rektor Universitas Negeri Medan

2. Bapak Prof. Indra Maipita, M.Si, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

3. Bapak Dr. H. Arwansyah, M.Si, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi sekaligus sebagai dosen pembimbing Akademik yang telah membimbing saya selama proses perkuliahan

4. Bapak Dr. Dede Ruslan, M.Si, selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan.

(8)

ii

6. Bapak Dr. H. Arwansyah, M.Si, Drs. Tauada Silalahi, M.Pd, Dr. Fitrawaty, S.P, M.Si, selaku penguji

7. Bapak Drs. H. Sufrizal Tanjung, M.Si selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Medan dan seluruh guru dan staff pegawai SMA Negeri 10 Medan Khususnya ibu Nurhayati S.Pd, selaku guru bidang studi ekonomi kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan

8. Teristimewa buat Orang tua saya yang tercinta, D. Sihombing/R. br Simanjuntak yang sangat berperan besar dalam penyelesaian skripsi ini atas segala dorongan, semangat, dan dukungan baik secara moril maupun materil kepada penulis serta doa yang tiada hentinya dipanjatkan buat penulis. Semoga kedua orangtua saya selalu sehat dan dalam sukacita.

9. Saudara-saudaraku tercinta Ka’Peronika, Ka’Esra, B’Nopan, Ka’Taty, adikku Erick, serta seluruh keluarga besar yang telah memberikan doa, semangat, dan motivasi yang Luar Biasa kepada penulis.

10.Buat sahabat-sahabatku Lani, Jesenia, Ana, Elpiani, Efrianti, Friska, Ka’Fitri, Kartini, Dede, Insan, Arta Melin, yang selalu mendukung dan memberikan semangat kepada penulis.

(9)

iii

12.Buat satu kamarku Desri Mariani Samosir atas dukungannya, dan juga buat piriku Efsah Sihombing, Remian Sihombing.

13.Buat teman-teman PPLT UNIMED Tahun 2015 SMK N 1 Beringin serta Posko Ceria, Lubuk Pakam.

14.Buat teman-teman yang selama ini menjadi sahabat dan keluarga bagiku: Hermanti, K’Eleven, K’Fatima, K’yanti, Entriwan, Mezra, Esna, K’Sinda,

K’Lastri, Mariani.

15.Buat adik-adik ku Siswa/I kelas XI IS SMA N 10 Medan yang bersedia memberikan waktu dan perhatiannya kepada saya untuk melakukan penelitian dan terima kasih atas kerja samanya.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih dan semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua.

Medan, Juni 2016 Penulis

(10)

vi DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ... i

ABSTRAK ... iv

ABSTRACT ... v

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR LAMPIRAN ... xi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 6

1.3 Batasan Masalah ... 7

1.4 Rumusan Masalah ... 7

1.5 Tujuan Penelitian ... 8

1.6 Manfaat Penelitian ... 8

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 9

2.1Kerangka Teoritis ... 9

2.1.1 Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif ... 9

2.1.2 Model Pembelajaran Group Investigation... 12

2.1.3 Model Pembelajaran Think Pair Share... 16

2.1.4 Model Pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share ... 20

2.1.5 Metode Pembelajaran Konvensional ... 23

(11)

vii

2.1.7 Model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation

dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar ... 28

2.2. Penelitian Relevan ... 31

2.3. Kerangka berpikir ... 35

2.4. Hipotesis Penelitian ... 37

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 38

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 38

3.2 Populasi dan sampel penelitian... 38

3.2.1 Populasi Penelitian ... 38

3.2.2 Sampel Penelitian ... 39

3.2.3 Variabel penelitian ... 39

3.2.4 Defenisi Operasional ... 40

3.3 Desain Penelitian dan Prosedur Penelitian ... 41

3.3.1 Desain Penelitian ... 41

3.3.2 Prosedur Penelitian... 42

3.4 Alat dan Teknik Pengumpulan Data ... 44

3.4.1 Validitas Tes ... 44

3.4.2 Uji Reliabilitas Tes ... 45

3.4.3 Uji Daya Beda ... 46

3.4.4 Tingkat Kesukaran Tes ... 47

3.5Teknik Analisis Data ... 48

3.5.1 Menghitung Mean dan Standar Deviasi Tes ... 48

3.5.2 Uji Normalitas ... 48

(12)

viii

3.5.4 Pengujian Hipotesis ... 50

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 52

4.1 Deskripsi Hasil Penelitian ... 52

4.1.1 Uji Validitas Tes ... 52

4.1.2 Uji Reliabilitas Tes ... 54

4.1.3 Uji Daya Beda ... 55

4.1.4 Tingkat kesukaran Tes ... 56

4.2 Analisis Data ... 57

4.2.1 Rata-rata Standar Deviasi dan Varians Pre Test ... 57

4.2.2 Rata-rata Standar Deviasi dan Varians Post Test ... 61

4.2.3 Uji Normalitas ... 65

4.2.4 Uji Homogenitas ... 69

4.2.5 Uji Hipotesis ... 69

4.3 Pembahasan Hasil Penelitian ... 70

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 76

5.1 Kesimpulan ... 76

5.2 Saran ... 77

(13)

ix

DAFTAR TABEL

Halaman

1.1 Nilai Ulangan Harian I Siswa Kelas XI IS SMA Negeri Medan ... 3

1.2 Nilai Ulangan Harian I Siswa Kelas XI IS SMA Negeri Medan ... 3

1.3 Nilai Ulangan Harian I Siswa Kelas XI IS SMA Negeri Medan ... 3

2.1 Langkah-Langkah Model Pembelajarann Kooperatif ... 11

3.1 Jumlah Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan ... 38

3.2 Sampel Penelitian ... 39

3.3 Desain Penelitian ... 42

4.1 Distribusi Data Pre Test Kelas Kontrol ... 58

4.2 Distribusi Data Pre Test Kelas Eksperimen ... 60

4.3 Distribusi Data Post Test Kelas Kontrol ... 62

4.4 Distribusi Data Post Test Kelas Eksperimen ... 64

4.5 Perhitungan Rata-rata, Standar Deviasi dan Varians ... 65

4.6 Hasil Uji Homogenitas Nilai Pre test dan Post test ... 69

4.7 Ringkasan Perhitungan Uji Hipotesis ... 70

4.8 Perhitungan Uji Validitas ... 71

4.9 Perhitungan Uji Daya Beda ... 72

(14)

x

DAFTAR GAMBAR

Halaman

4.1 Distribusi Data Pre Test Kelas Kontrol ... 58

4.2 Distribusi Data Pre Test Kelas Eksperimen ... 60

4.3 Distribusi Data Post Test Kelas Kontrol ... 62

(15)

xi

DAFTAR LAMPIRAN 1. Silabus

2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Eksperimen 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Kontrol 4. Materi Ajar

5. Instrumen Soal 6. Kunci Jawaban 7. Lembar Jawaban

8. Sebaran Uji Coba Validitas Instrumen Soal Ekonomi 9. Sebaran Uji Coba Reliabilitas Instrumen Soal Ekonomi 10.Uji Daya Beda

11.Uji Tingkat Kesukaran Soal

12.Perhitungan Rata-Rata, Standar Deviasi Dan Varians Kelas Kontrol 13.Perhitungan Nilai Kelas Kontrol

14.Perhitungan Rata-Rata, Standar Deviasi Dan Varians Kelas Eksperimen 15.Perhitungan Nilai Kelas Eksperimen

16.Perhitungan Uji Normalitas Data Untuk Kedua Sampel 17.Uji Homogenitas

18.Uji Hipotesis

19.Tabel R-Product Moment

20.Tabel Wilayah Luas Di Bawah Kurva Normal 0 Ke Z 21.Daftar Nilai Kritis Untuk Uji Lilliefors

(16)

xii 23.Tabel Distribusi t

24.Gambar Penelitian

25.Lembar Persetujuan Judul 26.Nota Tugas

27.Izin Mengadakan Observasi 28.Lembar Persetujuan pembimbing 29.Lembar Persetujuan Proposal Penelitian 30.Penerbitan Izin Penelitian

(17)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pendidikan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yaitu manusia yang memiliki kekuatan daya pikir atau daya cipta, dan berperilaku yang baik serta bertanggung jawab. Hal ini dapat dicapai melalui proses belajar mengajar, belajar tidak hanya diperoleh di sekolah karena belajar merupakan proses interaksi antara individu dengan lingkungannya. Akan tetapi pembelajaran yang dilakukan dengan sistematis, teratur dan bertingkat hanya melalui pendidikan di sekolah. karena pendidikan di sekolah dilaksanakan dengan perencanaan dan memiliki tujuan yang harus dicapai yaitu keberhasilan peserta didik baik secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Banyak pihak yang terlibat dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, termasuk guru.

(18)

2

Shoimin (2014:17) “Diakui atau tidak pada zaman yang modern ini,

sebahagian besar guru mengajar menggunakan metodologi konvensional”. Metode pembelajaran ini, yaitu metode ceramah yang diiringi dengan penjelasan, serta pemberian tugas dan latihan. Sejak dulu metode pembelajaran ini telah dipergunakan sebagai alat komunikasi antara guru dan peserta didik. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan berpusat pada guru (teacher centered), yaitu guru satu-satunya pemberi informasi bagi peserta didik, dan guru mendominasi pembelajaran di dalam kelas. Sedangkan peserta didik dijadikan sebagai objek bukan subjek, sehingga Peserta didik menjadi pasif dalam „menyerap‟ pengetahuan yang diberikan guru atau yang terdapat dalam buku pelajaran. Hal itu menyebabkan siswa merasa jenuh dan bosan dan kesulitan untuk menerima atau menyerap materi yang diberikan guru. Hal ini didukung oleh Trianto (2010:5) yang menyatakan bahwa “Masalah utama dalam pembelajaran pada pendidikan

formal (sekolah) dewasa ini adalah masih rendahnya daya serap peserta didik, hal ini tampak pada rerata hasil belajar peserta didik yang senantiasa masih sangat memprihatinkan”.

Berdasarkan observasi yang dilakukan penulis dengan wawancara kepada guru mata pelajaran ekonomi di SMAN 10 Medan, bahwa hasil belajar siswa masih rendah dan belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata hasil tes mata pelajaran ekonomi, masih banyak siswa yang belum mencapai standar ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75.

(19)

3

Tabel 1.1

Nilai Ulangan Harian I Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan Kelas Jumlah

Siswa

KKM Jumlah siswa yang Lulus KKM (%)

Sumber: Arsip guru mata pelajaran ekonomi SMAN 10 Medan 2015/2016

Tabel 1.2

Nilai Ulangan Harian II Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan Kelas Jumlah

Siswa

KKM Jumlah siswa yang Lulus KKM (%)

Sumber: Arsip guru mata pelajaran ekonomi SMAN 10 Medan 2015/2016

Tabel 1.2

Nilai Ulangan Harian III Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan Kelas Jumlah

Siswa

KKM Jumlah siswa yang Lulus KKM (%)

Sumber: Arsip guru mata pelajaran ekonomi SMAN 10 Medan 2015/2016

(20)

4

Faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah metode pengajaran yang digunakan oleh guru. Walaupun kita melihat dari sisi peserta didik, sikap belajar yang ditunjukkan peserta didik adalah akibat dari metode pengajaran yang digunakan oleh guru. Berhasil atau tidaknya pendidikan tergantung pada apa yang diberikan dan diajarkan oleh guru. Hasil pengajaran dan pembelajaran terbukti kurang memuaskan berbagai pihak yang berkepentingan. Hal ini disebabkan oleh (1) Pendidikan kurang disesuaikan dengan kebutuhan dan fakta yang ada, (2) Metodologi, strategi dan teknik kurang disesuaikan dengan materi, serta (3) Prasarana kurang mendukung proses pembelajaran (Shoimin, 2014:16). Dan permasalahan lainnya adalah sikap individualisme yang semakin berkembang dalam masyarakat, tentunya berpengaruh pada pola interaksi yang ada dalam masyarakat begitu juga interaksi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, hubungan antar peserta didik yang kurang harmonis, dalam kegiatan diskusi atau kerjasama kelompok maupun komunikasi antar teman sebaya. Sehingga saat dilaksanakan diskusi kelompok maka akan menimbulkan perbedaan pendapat yang mengakibatkan perselisihan, bukan hanya itu sering ditemukan sebahagian siswa saja yang bekerja sedangkan sebagian lainnya hanya diam dan tidak memberikan pendapatnya sendiri sehingga hasil belajar peserta didik kurang memuaskan. Untuk mengatasi hal ini guru dituntut untuk mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.

(21)

5

pembelajaran menjadi interaktif, efektif dan menyenangkan dengan memanfaatkan media dan sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran.

Beberapa alternatif model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar diantaranya model pembelajaran Group Investigation (GI) dan Think Pair Share (TPS). Kesuksesan implementasi Group Investigation sebelumnya menuntut pelatihan dan kemampuan komunikasi dan hubungan sosial. Dalam model pembelajaran ini lebih menekankan pada landasan kerja atau pembentukan tim daripada teknik-teknik pengajaran di dalam kelas. Melalui pembentukan tim yang mengarah pada kerja sama kelompok akan membantu peserta didik untuk mampu menginvestigasi dan menyiapkan materi yang lebih banyak dari berbagai sumber, sehingga informasi yang didapat semakin luas dan tentunya menambah pengetahuan peserta didik. bukan hanya itu, kegiatan pembelajaran akan menyenangkan sehingga menjadi semangat dan motivasi tersendiri bagi peserta didik untuk belajar. Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation maka hasil belajar peserta didik semakin maksimal. Dan model pembelajaran Group Investigation sama halnya dengan Model pembelajaran Think Pair Share.

(22)

6

pembelajaran Think Pair Share sesuai dengan prosedur yang ditetapkan yaitu dengan memberikan waktu kepada siswa untuk berpikir, menjawab, dan saling membantu satu sama lain, model ini menuntut siswa mampu berpikir analistis. Ciri model pembelajaran Think Pair Share yaitu siswa mampu mengembangkan individunya sendiri, dan mengembangkan kemampuan kelompoknya. Selain itu, dalam model pembelajaran ini menuntut keterampilan sosial dalam berkomunikasi yang meliputi aspek bertanya dan aspek menyampaikan ide atau pendapat.

Dengan diterapkannya model pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share, yang nantinya diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan belajar peserta didik baik secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Karena kedua model pembelajaran tersebut menuntut kemampuan peserta didik dalam menganalisis, memecahkan suatu permasalahan dan saling berbagi pengetahuan dengan berkelompok maupun berpasangan serta menjalin interaksi yang harmonis diantara sesama peserta didik, maupun peserta didik kepada guru, dengan terjalinnya interaksi yang baik akan menambah semangat belajar peserta didik.

Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik mengangkat permasalahan tersebut dalam penelitian yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan T.A 2015/2016”.

1.2 Identifikasi Masalah

(23)

7

1. Penggunaan metode pembelajaran konvensional kurang efektif diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar ekonomi siswa kelas XI IS SMAN 10 Medan.

2. Hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IS SMAN 10 Medan kurang memuaskan.

3. Bagaimana pengaruh model pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IS SMAN 10 Medan ? 1.3 Pembatasan Masalah

Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah diatas, maka perlu adanya pembatasan masalah, maka penulis membatasi masalah ini pada:

1. Penelitian dilaksanakan di SMAN 10 Medan T.A 2015/2016

2. Model pembelajaran yang diteliti adalah model pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share

3. Hasil belajar yang akan diteliti adalah hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IS SMAN 10 Medan T.A 2015/2016

1.4 Rumusan Masalah

(24)

8

1.5 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang dikemukakan diatas, maka tujuan penelitian ini adalah “Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IS SMAN 10 Medan T.A 2015/2016?”.

1.6 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan, adapun manfaat penelitian ini adalah :

1. Sebagai masukan yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan penulis dalam bidang pendidikan baik secara teori maupun aplikasi langsung dalam lingkungan sekolah.

2. Sebagai bahan masukan bagi sekolah khususnya bagi guru mata pelajaran ekonomi tentang model pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share guna meningkatkan hasil belajar siswa di SMAN 10 Medan.

(25)

76 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan yaitu sebagai berikut:

1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar ekonomi siswa setelah menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share lebih meningkat dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional yang dilihat dari pengujian kemampuan akhir atau post test yakni nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 79,43 dengan standar deviasi 11,91sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 64,20 dengan standar deviasi 15,03.

(26)

77

5.2 Saran

Berdasarkan uraian pembahasan hasil penelitian dan kesimpulan di atas maka disarankan:

1. Bagi sekolah hendaknya mengarahkan guru agar mempelajari model-model pembelajaran melalui buku-buku bacaan maupun pelatihan-pelatihan agar guru memahami penerapan model pembelajaran dalam proses pembelajaran.

2. Bagi guru hendaknya model pembelajaran Group Investigation dan Think Pair Share dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dalam pembelajaran ekonomi di kelas, karena berdasarkan hasil penelitian penulis model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Akan tetapi harus menyesuaian model pembelajaran dengan materi yang diajarkan.

(27)

78

DAFTAR PUSTAKA

Ainamulyana. 2012. Pengertian Hasil Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar, http ://ainamulyana.blogspot.co.id/2012/01/ pengertian-hasil-belajar-dan-faktor.html (diakses 20 januari 2016)

Arends.(1997). dalam Shoimin, A. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013.yogyakarta: AR-RUZZ Media

Arikunto, S. 2009. Prosedur Penelitian. Jakarta:Rineka Cipta

Artini, dkk (2015) Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas VI SD Inpres 1 Tondo. Jurnal Mitra Sains. Vol 03 No 01, hal 45-52. januari 2015.ISSN: 2302-2027:http://jurnal.untad.ac.id (diakses 27 januari 2016)

Aqib, Zaenal. 2013. Model-model, Media, Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung:Yrama Widya

Daryanto.2010. Belajar dan Mengajar. Bandung: Yrama Widya

Hasbullah, dkk (2014) Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share Pada Mata Pelajaran IPS Di Kelas IV SDN 105270 Puji Mulio. Jurnal Saintech. Vol 06 No 02. juni 2014. ISSN:2086-9681.http://universitasquality.ac.id (diakses 27 januari 2016)

Ibrahim.(2000). dalam Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif – Progresif. Jakarta: Kencana predana Media Group

Istarani. 2012. 58 Model Pembelajaran Inovatif Referensi Guru Dalam Menentukan Model Pembelajaran. Medan: Media Persada

Istarani & Intan. 2015.Ensiklopedi Pendidikan. Medan:Media Persada

Istarani & Ridwan, M. 2014. 50 Tipe Pembelajaran Kooperatif.Medan:Media Persada

Kristanti, Andriana Iva (2011) Implementasi kolaboratif model pembelajaran group investigation (GI) dan think pair share (TPS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas X APK SMK Negeri 1 Jombang

pada mata pelajaran mengaplikasikan keterampilan dasar komunikasi)”.

(28)

79

Ngalimun & Banjarmasin.2012. Strategi dan Model Pembelajaran. yogyakarta: A. waja Pressindo

Purwanto.2011. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta:Pustaka Pelajar

Putri & Hermin. 2014. Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think Pair Share) Dengan Teknik Card Sort Pada Materi Fluide Statik Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMAN 1 Puri Mojokerto. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF).Vol 03 No 02, 65-69.2014. ISSN:2302-4496 (Diakses 29 Januari 2016)

Rusman.2012. Model-Model Pembelajaran, mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta:Raja Grafindo Persada

Sharan.(1984). dalam Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif -Progresif. Jakarta:Kencana predana Media Group

Shoimin, Aris.2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013.yogyakarta: AR-RUZZ Media

Skinner. 1994. dalam Dimyati, dan Mudjiono. 2013. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Slameto.2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta:Rineka Cipta

Soekamto.(2009). dalam Shoimin, A. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013.yogyakarta: AR-RUZZ Media

Sudjana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Suhaemi, dkk (2013) Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Dengan Pendekatan Pemecahan Masalah Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas Xi Sma Negeri 5 Palu. Jurnal Pendidikan Fisika tadulako (jpft) Vol 03 No 01, hal 1-5.2013. ISSN:2338-3240. http://portalgaruda.org (diakses 10 januari 2016)

Suprijono, Agus. 2009. Cooperative Learning, Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

(29)

Gambar

Tabel 1.1 Nilai Ulangan Harian I Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 10 Medan

Referensi

Dokumen terkait

Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah sebagai berikut: “Untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan motivasi kerja karyawan

Berdasarkan latar belakang di atas peneliti tertarik untuk meneliti tentang pengaruh pendidikan dan pelatihan tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan

Perhatikanlah salah satu akar yang sudah diketahui adalah berupa bilangan irasional(bilangan bentuk akar), maka salah satu akar yang lainpun juga akan berupa bilangan irasional

Sehubungan dengan hal tersebut diatas agar saudara dapat hadir dan membawah dokumen asli sesuai dengan yang diaploat pada SPSE guna pembukti dokumen kualifikasi

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu penahanan celup Tembaga pada proses elektroplating Tembaga, Nikel dan Krom terhadap ketebalan lapisan

Fase post rigor terjadi pada saat otot ikan melunak setelah melewati fase rigor mortis terjadi kenaikan pH ikan secara perlahan-lahan dengan meningkatnya laju perubahan autolitik

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis berjudul Kajian Dampak Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit terhadap Fungsi Hidrologi DAS Batang Tabir Menggunakan Model SWAT adalah

Hasil analisis penggunaan piranti kohesi alat-alat bahasa, baik secara gramatikal maupun leksikal dalam naskah lakon Sandosa Sokrasana : Sang Manusia dapat digunakan sebagai