NIM : 10509375 Nama Lengkap : Beri Noviansyah Nama Panggilan : Beyy
Tempat & Tanggal Lahir : Bandung 3 November 1989 Jenis Kelamin : Laki–laki
Agama : Islam
Alamat : Jln. Trs. Buahbatu No. 253 RT 07 RW 07 Kel. Kujangsari Kec. Bandung Kidul Bandung 40287
Status : Belum Menikah
Kewarganegaraan : Indonesia Nomor Telepon : 085720004070
e-mail : [email protected]
B. Pendidikan Formal
1. 1995-2001 : SDN Buahbatu 01 Bandung 2. 2001-2004 : SMPN 36 Bandung
3. 2004-2007 : SMA Medina Bandung
4. 2009-2013 : Universitas Komputer Indonesia (Sistem Informasi / S1)
Bandung, Juli 2013 Saya yang bersangkutan,
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Kelulusan pada Program Studi Sistem Informasi Jenjang S1 (Strata 1) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Beri Noviansyah 10509375
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG
iii
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Illahi Rabbi. shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjunan Nabi Besar Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan para sahabatnya. Atas rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan judul:
“Sistem Informasi Kesekretariatan Pada Program Studi Akuntansi UNIKOM“.
Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam penyusunan laporan ini, penulis menemukan berbagai hambatan dan kesulitan, namun berkat bimbingan Ibu Diana Effendi, S.T., M.T., berbagai hambatan dan kesulitan tersebut dapat ditemukan solusinya sehingga dapat diselesaikannya penyusunan skripsi ini, serta telah memberikan kesempatan dan kepercayaan untuk menjadi asisten.
Dalam penyusunan skripsi ini tidak akan berjalan lancar tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala dorongan, bimbingan, dan bantuan yang telah diberikan kepada penulis. Dengan segala kerendahan hati penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1. Kedua Orang Tua yang telah mendukung baik secara moril maupun materil dan atas segala Do’anya yang sangat luar biasa.
iv penelitian di Program Studi Akuntansi.
5. Bapak Iyan Gustiana, M.Kom, yang telah membagi pengalaman dan ilmu, serta memberikan kesempatan dan kepercayaan untuk menjadi asisten.
6. Kakak dan Adik-adikku tercinta yang telah memebantu memebrikan motivasi dan semangatnya.
7. Lena Lestary yang telah memberikan bantuan, semangat, dan motivasi sampai terselesaikannya skripsi ini.
8. Ali Sahidin, Asep Lukmanudin sahabat terbaik penulis yang telah bersama-sama saling berbagi pengalaman, cerita dan kisah hidup selama empat tahun ini semoga silaturahmi diantara kita terus terjalin.
9. Mas Taryo, Rahmat, James yang selalu memberikan dukungan, motivasi dan hiburan ketika penulis sedang merasa kesulitan dalam mengerjakan skripsi. 10. Teman-teman Saung Budaya yang telah memberikan banyak pengalamanbaik
berorganisasi maupun berkesenian.
11. Dean Sandra, Chandra Permana, Agung Mulyanto, Ahmad Fauzi, Dani Setiadi dan kedua sahabat saya di atas sebagai “tim delapan” yang sama-sama
berjuang dalam menyelesaikan skripsi ini.
12. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu, yang telah banyak membantu penulis dalam menyusun Skripsi ini.
v membangun guna menyempurnakan Skripsi ini.
Akhir kata penulis berharap semoga penyusunan Skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan sumbangan pemikiran bagi kita semua.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Bandung, Juli 2013 Penulis,
vi
ABSTRACT ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR GAMBAR ... ix
DAFTAR TABEL ... xi
DAFTAR SIMBOL ... xii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah... 2
1.2.1. Identifikasi Masalah ... 2
1.2.2. Rumusan Masalah ... 2
1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian ... 3
1.3.1. Maksud Penelitian ... 3
1.3.2. Tujuan Penelitian ... 3
1.4. Kegunaan Penelitian ... 4
1.4.1. Kegunaan Praktis ... 4
1.4.2. Kegunaan Akademis ... 4
1.5. Batasan Masalah ... 5
1.6. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 5
1.6.1. Lokasi Penelitian ... 5
1.6.2. Waktu Penelitian ... 6
BAB II LANDASAN TEORI ... 7
2.1. Sistem ... 7
2.2. Informasi ... 8
2.3. Sistem Informasi ... 8
2.4. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem ... 10
2.4.1. Metode Pendekatan Sistem ... 10
2.4.2. Metode Pengembangan Sistem ... 11
2.4.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan ... 14
2.5. Pengujian Perangkat Lunak ... 17
2.5.1. PengujianWhite Box ... 17
2.5.2. Pengujian Black Box ... 18
2.6. Jaringan Komputer ... 19
2.7. Aplikasi Web ... 20
2.7.1. PHP ... 20
vii
3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan ... 23
3.1.2. Visi dan Misi Perusahaan ... 24
3.1.2.1. Visi ... 24
3.1.2.2. Misi ... 24
3.1.3. Struktur Organisasi Perusahaan ... 25
3.1.4. Deskripsi Tugas ... 25
3.2. Metode Penelitian ... 29
3.2.1. Desain Penelitian ... 30
3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data ... 30
3.2.2.1. Sumber Data Primer ... 30
3.2.2.2. Sumber Data Sekunder ... 31
3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem ... 31
3.2.3.1. Metode Pendekatan Sistem ... 32
3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem ... 32
3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan ... 32
3.2.4. PengujianSoftware... 33
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ... 34
4.1. Analisis Sistem yang Berjalan ... 34
4.1.1. Analisis Dokumen ... 34
4.1.2. Analisis Prosedur yang Berjalan ... 35
4.1.2.1. Flowmap ... 37
4.1.2.2. Konteks Diagram ... 40
4.1.2.3. Data Flow Diagram (DFD)... 40
4.1.3. Evaluasi Sistem yang Berjalan ... 41
4.2. Perancangan Sistem ... 42
4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem ... 42
4.2.2. Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan ... 43
4.2.3. Perancangan Prosedur yang Diusulkan ... 43
4.2.3.1. Konteks Diagram ... 44
4.2.3.2. Data Flow Diagram ... 45
4.2.3.3. Kamus Data ... 49
4.2.4. Perancangan Basis Data ... 52
4.2.4.1. Normalisasi ... 52
4.2.4.2. Relasi Tabel ... 57
viii
4.2.5.3. PerancanganOutput ... 70
4.2.6. Perancangan Arsitektur Jaringan ... 72
BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM... 73
5.1. Implementasi ... 73
5.1.1. Batasan Implementasi ... 73
5.1.2. Implementasi Perangkat Lunak ... 73
5.1.3. Implementasi Perangkat Keras ... 74
5.1.4. Implementasi Basis Data ... 74
5.1.5. Implementasi Antar Muka ... 78
5.1.5.1. Implementasi Antar Muka Halaman Utama ... 78
5.1.5.2. Implementasi Antarmuka Halaman Admin ... 79
5.1.5.3. Implementasi Antar Muka Halaman Sekretariat ... 81
5.1.5.4. Implementasi Antar Muka Halaman Dosen ... 82
5.1.6. Implementasi Instalasi Program ... 82
5.1.7. Penggunaan Program ... 85
5.2. Pengujian ... 92
5.2.1. Rencana Pengujian ... 92
5.2.2. Kasus dan Hasil Pengujian ... 92
5.2.3. Kesimpulan Hasil Pengujian ... 99
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN... 100
6.1. Kesimpulan ... 100
6.2. Saran ... 100
101
Bin Ladjamudin, Al-Bahra. 2006. Rekayasa Perangkat Lunak. Graha Ilmu. Yogyakarta
Hariningsih, S.p. 2005.Teknologi Informasi.Graha Ilmu. Yogyakarta
Herlambang, soendoro dan tanuwijaya, haryanto. 2005. Sistem Informasi konsep, teknologi dan manajemen.Graha ilmu.Yogyakarta
Husen, Abrar. 2011.Manajemen Proyek.Penerbit Andi. Yogyakarta
Jogiyanto. 2008. Metodologi Penelitian Sistem Informasi. Penerbit Andi. Yogyakarta
Kadir, Abdul. 2003.Pengenalan Sistem Informasi.Penerbit Andi. Yogyakarta
Kristanto, Andri. 2003.Jaringan Komputer.Graha Ilmu. Yogyakarta.
Kristanto, Andri. 2010.Kupas Tuntas PHP & MySQL.Cable Book. Klaten
Madcoms. 2011.Dreamweaver CS5 PHP–MySQL. Penerbit Andi. Yogyakarta
Noor, Juliansyah. 2011. Metode Penelitian : Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah.Kencana Prenada Media Grup. Jakarta
Sutarman. 2003. Membangun Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL. Graha Ilmu. Yogyakarta
Syahrizal, Melwin. 2005. Pengantar Jaringan Komputer. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Tim penelitian dan pengembangan wahana komputer. 2005. Pembuatan program sistem informasi akademik berbasis ASP.Salemba Infotek. Jakarta
Wahyu, Nurjaya. 2012.Pengelolaan Instalasi Komputer. Koposoftware. Bandung
1 1.1. Latar Belakang
Pendidikan merupakan suatu aspek yang sangat penting bagi kita semua. Pendidikan tidak hanya bisa didapat dengan mengikuti sekolah formal saja, tetapi pendidikan bisa didapatkan diluar itu seperti mengikuti sebuah komunitas tertentu yang mengkaji suatu kajian ilmu. Dewasa ini lembaga pendidikan sangat berkembang dengan pesat terutama pada perguruan tinggi. Banyak lembaga pendidikan yang menawarkan berbagai fasilitas untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Fasilitas yang ditawarkan mulai dari kualifikasi tenaga pengajar sampai dengan penggunaan teknologi informasi sebagai pendukung proses kegiatan belajar mengajar.
menggunakan cara manual dalam penyusunan jadwal perkuliahan. Selain permasalahan penjadwalan, pihak sekretariatpun selalu kesulitan dalam mencari berkas dan datanya karena belum adanya sistem pengarsipan. Seringkali pihak sekretariat program studi membutuhkan waktu yang lama untuk mencari berkas yang dibutuhkan karena harus mengingat kembali dimana asip tersebut disimpan.
Oleh karena itu, ketersediaan sistem informasi kesekretariatan pada program studi Akuntansi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar dan pelayanan pada program studi tersebut. Untuk itulah penulis mencoba untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengambil penelitian “Sistem
Informasi Kesekretariatan pada Program Studi Akuntansi UNIKOM”
1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah 1.2.1. Identifikasi Masalah
Dari uraian latar belakang diatas, maka dapat diidentifikasi mengenai permasalahan yang terjadi. Permasalahan tersebut yakni sering terjadi penggunaan ruang kelas yang sama dalam waktu yang bersamaan, sehingga pihak sekretariat harus menyusun ulang jadwal perkuliahan. Selain itu, pelayanan yang diberikan masih terkendala waktu karena belum adanya sistem pengarsipan.
1.2.2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana penyusunan jadwal perkuliahan dan pengarsipan pada Program Studi Akuntansi saat ini yang sedang berjalan.
2. Bagaimana merancang sebuah sistem penjadwalan dan pengarsipan pada Program Studi Akuntansi.
3. Bagaimana penulisan kode program sistem penjadwalan dan sistem pengarsipan pada Program Studi Akuntansi.
4. Bagaimana melakukan pengujian sistem penjadwalan dan pengarsipan pada Program Studi Akuntansi
1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian 1.3.1. Maksud Penelitian
Maksud dari peneitian ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana cara penyusunan jadwal kuliah dan pengarsipan yang dilakukan oleh sekretariat Program Studi Akuntansi.
1.3.2. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang akan dicapai pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui permasalahan penjadwalan dan pengarsipan yang sering timbul pada program studi Akuntansi.
3. Untuk menerjemahkan kebutuhan Program Studi Akuntansi ke dalam bahasa komputer sehingga menghasilkan sebuah sistem yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan.
4. Untukmengetahui kesalahan atau eror dari perangkat lunak yang telah dibuat.
1.4. Kegunaan Penelitian 1.4.1. Kegunaan Praktis
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam penyusunan jadwal perkuliahan pada Program Studi Akuntansi dengan diimplementasikannya aplikasi penjadwalan ini.
1.4.2. Kegunaan Akademis
Untuk bidang akademis, diharapkan penelitian ini memiliki beberapa kegunaan sebagai berikut :
1. Bagi Peneliti
Sebagai wahana pengaplikasian ilmu yang telah peneliti peroleh di bangku kuliah.
2. Bagi Pengembangan Ilmu Komputer
3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Sebagai bahan referensi dan masukan bagi peneliti selanjutnya khususnya bagi yang mengkaji sistem penjadwalan dan sistem pengarsipan.
1.5. Batasan Masalah
Pada penelitian ini peneliti tidak membahas data penggunaan ruang. Peneliti hanya membahas sistem penjadwalan kuliah yang menghasilkan :
1. Jadwal kuliah,
2. Berita Acara Perkuliahan 3. Tugas Mengajar.
Untuk sistem pengarsipan, bahasan yang dibahas mencakup : 1. Penyimpanan data arsip dosen
2. Pencarian data arsip dosen
1.6. Lokasi dan Waktu Penelitian 1.6.1. Lokasi Penelitian
1.6.2. Waktu Penelitian
Waktu yang digunakan peneliti dalam penelitian ini dilakukan pada bulan Maret–Juni 2013.
Tabel 1.1. Jadwal Kegiatan Penelitian
No Kegiatan Maret April Mei Juni Juli
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Analisis Kebutuhan
a. Observasi
b. Wawancara
2 Studi Pustaka
3 Perancangan Sistem
a. Perancangan basis
data
b. Perancangan
antarmuka
4 Penulisan Kode
Program
7 2.1. Sistem
Menurut tim penelitian dan pengembangan wahana komputer (2005 : 2) sistem mengandung arti kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki keterkaitan antara yang satu dengan yang lainnya
Menurut Asmungi (2007 : 19) sistem adalah kumpulan komponen / elemen / entiti yang berinteraksi satu dengan yang lainnya dalam rangka mencapai tujuan tertentu dan terjadi dalam lingkungan yang kompleks.
Menurut Herlambang, Soendoro dan Tanuwijaya Haryanto (2005 : 116) sistem didefinisikan sebagai kumpulan dari beberapa prosedur yang mempunyai tujuan tertentu.
Menurut Fatansyah (2004 : 9) sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan atuan fungsi / tugas khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses / pekerjaan tertentu.
2.2. Informasi
Menurut Hariningsih, s.p (2005) informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian (event) yang nyata(fact)yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Menurut witarto (2004 : 9) informasi adalah rangkaian data yang mempunyai sifat sementara, tergantung dengan waktu, mampu memberi kejutan atausurprisepada yang menerimanya.
Menurut herlambang, soendoro dan Tanuwijaya Haryanto (2005 : 122) informasi adalah data yang telah diolah dan mempunyai arti bagi pengguna.
Dari pengertian informasi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah kumulan data-data yang memilki arti bagi pengguna atau penerimanya.
2.3. Sistem Informasi
Menurut tim penelitian dan pengembangan wahana komputer (2005 : 2) sistem informasi merupakan kumpulan dari komponen dalam organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi.
Menurut hariningsih, s.p (2005 : 69) sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai tujuan dan menyajikan informasi.
1. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.
2. Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan atau untuk mengendalikan organisasi
3. Suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Dari uraian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem informasi merupakan sekumpulan sistem yang memberikan informasi yang berguna bagi para penggunanya untuk menunjang pengambilan keputusan.
Dalam Abdul Kadir (2003 : 70) dalam suatu sistem informasi terdapat komponen-komponen seperti :
1. Perangkat Keras
Mencakup peranti-peranti fisik seperti printer dan komputer. 2. Perangkat Lunak
Sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.
3. Prosedur
4. Orang
Semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan dan penggunaan keluaran sistem informasi.
5. Basis Data
Sekumpulan tabel, hubungan dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data.
6. Jaringan Komputer dan Komunikasi Data
Sistem penghubung yang memungkinkan sesumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.
2.4. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem 2.4.1. Metode Pendekatan Sistem
Dalam metode pendekatan sistem, terdiri dari dua metode yaitu pendekatan berorientasi objek dan pendekatan terstruktur.
Pada desain berorientasi objek, fungsi data merupakan satu kesatuan. Gabungan antar keduanya menghasilkan objek-objek yang aktif yang mampu melakukan satu aktifitas tertentu (bin Ladjamudin, Al-Bahra, 2006:177). Pada desain sistem berorientasi objek, setiap masalah yang akan diselesaikan akan dibagi dalam objek-objek yang mampu melakukan satu aktifitas tertentu.
Analisis sistem terstruktur adalah aktivitas pembangunan model. Dengan menggunakan notasi sesuai dengan prinsip analisis operasional. Model diciptakan untuk menggambarkan muatan aliran informasi (data dan kontrol) dan menggambarkan esensi dari apa yang harus dibangun (bin Ladjamudin, Al-Bahra, 2006:165).
Untuk metode pendekatan sistem secara terstruktur, analisis yang dilakukan menggunakan notasi-notasi yang menggambarkan aliran data dan dokumen.
2.4.2. Metode Pengembangan Sistem
Metode pengembangan sistem dipilih berdasarkan sifat dari proyek dan aplikasi, alat bantu yang digunakan dan proses masukan dan keluaran yang dibutuhkan. Beberapa metode pengembangan sistem adalah sebagai berikut : 1. MetodeWaterfall
Pada metode ini menawarkan cara pembuatan sebuah perangkat lunak yang melakukan pengerjaan suatu sistem secara berurutan. Dalam bin Ladjamudin Al-Bahra (2006:154) model ini menawarkan cara pembuatan perangkat lunak secara lebih nyata. Langkah-langkah yang penting dalam model ini adalah :
a. Penentuan dan analisis spesifikasi (Requirements Definition)
b. Desain sistem dan perangkat lunak (System and Software Design)
Proses desain sistem membagi kebutuhan-kebutuhan menjadi sistem perangkat lunak atau perangkat keras. Proses tersebut menghasilkan sebuah arsitektur sistem keseluruhan. Desain perangkat lunak termasuk menghasilkan fungsi sistem perangkat lunak dalam bentuk yang mungkin ditransformasi ke dalam satu atau lebih program yang dapat dijalankan. c. Implementasi dan ujicoba unit (Implementation and Unit Testing)
Selama tahap ini desain perangkat lunak disadari sebagai sebuah program lengkap atau unit program. Uji unit termasuk pengujian bahwa setiap unit sesuai spesifikasi.
d. Integrasi dan ujicoba sistem (Integration and System Testing)
Unit program diintegrasikan dan diuji menjadi sistem yang lengkap untuk meyakinkan bahwa persyaratan perangkat lunak telah dipenuhi. Setelah ujicoba, sistem disampaikan ke pelanggan.
e. Operasi dan pemeliharaan (Operatin and Maintenance)
Gambar 2.1 PemodelanWaterfall
Sumber : bin Ladjamudin, Al-Bahra (2006:155) 2. Metode prototipe
Prototipe merupakan suatu metode dalam pengembangan sistem yang menggunakan pendekatan untuk membuat sesuatu program dengan cepat dan bertahap sehingga segera dapat dievaluasi oleh pemakai (abdul kadir, 2003:416).
Gambar 2.2 Mekanisme pengembangan sistem dengan prototipe Sumber : Abdul Kadir (2003:417)
2.4.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan
Alat bantu analisis dan perancangan dapat dibedakan sesuai dengan metode pendekatan sistem yang dilakukan. Pada penelitian ini hanya membahas alat bantu yang digunakan dalam pendekatan metode terstruktur.
1. Flow Map
sistem. Bagan tersebut menunjukkan tentang dokumen apa saja yang bergerak di dalam suatu sistem, dan setiap kali dokumen tersebut sampai atau melalui suatu bagian tertentu akan dapat dilihat perlakuan apa saja yang telah diberikan terhadap dokumen tersebut.
Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Flow Mapatau aliran data merupakan gambaran dari distribusi data yang berjalan dalam suatu sistem. Dalam flow map ini, dijelaskan bagaimana dokumen mengalir dari satu entitas ke entitas lainnya sehingga nantinya menghasilkan dokumen baru setelah melewati berbagai proses.
2. Diagram Konteks
Menurut bin Ladjamudin, Al-Bahra (2006:170) :
“Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan
menggambarkan ruang lingkup suatu sistem”.
Dalam Nurjaya, Wahyu (2012:314) diagram konteks menggambarkan secara umum konteks yang terjadi dalam sistem antara dunia internal dan dunia eksternal yang berbatasan.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa diagram konteks merupakan gambaran ruang lingkup suatu proses. Ada diagram ini terlihat aliran data dari sistem menuju entitas luar maupun sebaliknya.
3. Data Flow Diagram
“Data flow diagram adalah diagram yang merepresentasikan bagaimana informasi keluar masuk dari sistem, proses apa yang mengubah informasi
tersebut dan dimana informasi disimpan”.
Sedangkan menurut bin Ladjamudin, Al-Bahra (2006:170) :
“Diagram aliran data merupakan model dari sistem untuk menggambarkan pembagiansistem ke modul yang lebih kecil”.
Dapat disimpulkan bahwa Data Flow Diagram merupakan gambaran dari proses-proses yang dilakukan sistem dalam menghasilkan sebuah dokumen atau informasi. Dalam diagram aliran data ini terlihat aliran data dan dokumen.
4. Kamus Data
Dalam bin Ladjamudin, Al-Bahra (2006:176) kamus data sering disebut juga dengan sistem data dictionary adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi.
Menurut Nurjaya, Wahyu (2012:314) kamus data merupakan suatu tempat penyimpanan (gudang) dari data dan informasi yang dibutuhkan oleh suatu sistem informasi.
5. Perancangan Basis Data
Menurut Kadir, Abdul (2003:254) :
“Basis data (database) adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data
yang saling terkait sehingga memudahkan untuk memperoleh informasi”.
Disimpulkan bahwa Basis data adalah kumpulan data dalam bentuk tabel yang saling berhubungan antara satu sama lain yang tersimpan dalam media penyimpanan.
a. Normalisasi
Normalisasi merupakan tahapan dalam pembuatan basis data untuk membuat beberapa tabel yang saling berelasi dan menghilangkan redudansi. b. Tabel Relasi
Tabel relasi merupakan kumpulan dari tabel yang saling berhubungan untuk menggambarkan hubungan data antar tabel.
2.5. Pengujian Perangkat Lunak
Pengujian Perangkat lunak bertujuan untuk menguji apakah perangkat lunak yang dibuat masih terjadi eror atau tidak. Metode pengujian perangkat lunak terbagi atas metodewhite boxdanblack box.
2.5.1. PengujianWhite Box
Menurut bin Ladjamudin, Al-Bahra (2006:360) :
Dalam Wahyu Nurjaya (2012:339) teknik white box digunakan untuk mengetahui cara kerja suatu perangkat lunak secara internal. Pengujian dilakuka untuk menjamin operasi-operasi internal sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dengan menggunakan struktur kendali dari prosedur yang dirancang.
Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengujian white box merupakan suatu metode pengujian yang dilakukan dengan menitikberatkan pada pengujian struktur data internal.
2.5.2. Pengujian Black Box
Dalam wahyu Nurjaya (2012:338), pengujianblack boxdigunakan untuk menguji fungsi-fungsi khusus dari perangkat lunak yang dirancang.
Dalam bin Ladjamudin, Al-Bahra (2006:379) pengujian black box
berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak. Dengan demikian, pengujian black box memungkinkan perekayasa perangkat lunak mendapatkan serangkaian kondisi input yang sepenuhnyamenggunakan semua persyaratan fungsionaluntuk suatu program.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengujian black box
merupakan pengujian yang dilakukan dengan menguji fungsionalitas dari perangkat lunak yang dibuat.
2.6. Jaringan Komputer
Menurut Kristanto, Andri (2003 : 2) :
“Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer otonom yang saling
komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program-program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan sebagainya”.
Sedangkan menurut Syafrizal, Melwin (2005 : 2) :
“Jaringan komputer adalah himpunan interkoneksi antara 2 komputer
autonomous atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless).
Dari dua pengertian di atas maka dapat disimpulan bahwa jaringan komputer merupakan kumpulan komputer yang saling terhubung, dimana kumpulan tersebut dapat berbagi data, dan perangkat.
Dalam Syafrizal, Melwin (2005 : 16), secara umum jaringan komputer terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :
1. Local Area Network (LAN)
Jaringan ini dibatasi oleh area yang relatif kecil. Umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah kantor pada sebuah gedung, atau tiap-tiap ruangan pada sebuah sekolah. Biasanya jarak antarnode tidak lebih jauh dari sekitar 200m.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Sebuah MAN biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar gedung dalam suatu daerah. Jaringan ini menghubungkan beberapa jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar. Sebagai contoh, jaringan beberapa kantor cabang sebuah bank pada sebuah kota yang saling berhubungan.
Jaringan ini biasanya sudah menggunakan media wireless, sarana satelit, ataupun kabel serat optic, karena jangkauannya lebih luas. Jaringan ini menjangkau wilayah antar negara.
2.7. Aplikasi Web
Menurut Simarmata, Janner (2010 : 56) Aplikasi Web adalah sebuah sistem informasi yang mendukung interaksi pengguna melalui antarmuka berbasis Web.
Menurut Wahana Komputer (2006 : 2) Web merupakan fasilitas hiperteks untuk menampilkan data berupa teks, gambar, suara, animasi dan data multimedia lainnya.
Dari pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi web merupakan aplikasi yang mampu berinteraksi antar sesama penggunanya di seluruh dunia.
2.7.1. PHP
Menurut Sutarman (2003:108) PHP adalah salah satu bahasa server-side
yang didesain khusus untuk aplikasi web.
Menurut madcoms (2011:216) PHP adalah salah satu bahasa pemograman yang berjalan dalam sebuah webserver dan berfungsi sebagai pengolah data pada sebuah server.
2.6.2. MySQL
Dalam Kristanto, Andri (2010:12) MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang multithread dan multiuser. MySQL sebenarnya merupakan turunan dari SQL (Structure Query Language).
2.7. Kesekretariatan
Menurut kamus besar bahasa Indonesia (2002 : 1014) sekretariat adalah bagian organisasi yang menangani pekerjaan dan urusan yang menjadi tugas sekretaris.
Menurut Saiman (2002:24), sekretaris adalah seorang yang mempunyai tugas yang sangat berkaitan dengan kegiatan tulis-menulis atau catat mencatat dari suatu kegiatan perkantoran perusahaan. Sedangkan menurut Wursanto (2002:25) mengatakan bahwa sekretaris adalah seorang pegawai yang bertugas membantu pimpinan kantor dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan detail kepala atau pimpinanya.
Sekretaris merupakan orang yang membantu pimpinan untuk mengerjakan dan mengaur tugas-tugas pimpinannya dalam suatu organisasi.
2.8. Penjadwalan
Menurut Kamus Besar bahasa Indonesia (2000 : 449) jadwal adalah pembagian waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja. Sedangkan penjadwalan adalah proses, cara, perbuatan menjadwalkan atau memasukan dalam jadwal.
Menurut Husen, Abrar (2011: 149) :
“ penjadwalan atau scheduling adalah pengalokasian waktu yang tersedia untuk melaksanakan masing-masing pekerjaan dalam rangka menyelesaikan suatu proyek hingga tercapai hasil optimal dengan mempertimbangkan keterbatasan-keterbatasan yang ada”.
Disimpulkan bahwa Penjadwalan adalah suatu proses menentukan ruang dan waktu untuk menyelesaikan suatu tugas.
2.9. Pengarsipan
Menurut Barthos, Basyir(2003:1) :
“arsip adalah setiap catatan tertulis baik dalam bentuk gambar ataupun bagan yang memuat keterangan-keterangan mengenai sesuatu subyek (pokok persoalan) ataupun peristiwa yang dibuat orang untuk membantu daya ingatan orang”.
Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (2002 : 66) Arsip adalah dokuemn tertulis (surat, akta, dsb).
23 3.1. Objek Penelitian
3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan
Program Studi Akuntansi Program Studi Akuntansi Universitas Komputer Indonesia mulai berdiri sejak Tanggal 8 Agustus 2000 berdasarkan SK Mendiknas No. 126/D/0/2000. Lokasi kampus yang strategis, terletak di Pusat Pendidikan Kota Bandung dan mudah dijangkau dari berbagai arah, hal tersebut memudahkan untuk melaksanakan perkuliahan dengan lancar. Program Studi Akuntansi Universitas Komputer Indonesia Membuka dua Jenjang Studi, yaitu :
1. Jenjang S1 Status Terakreditasi dengan Nilai A berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen pendidikan Nasional Republik Indonesia No : 025/BAN-PT/Ak-XIV/S1/IX/2011 2. Jenjang D3 Status Terakreditasi dengan Nilai A berdasarkan Keputusan
3.1.2. Visi dan Misi Perusahaan 3.1.2.1 Visi
Menjadikan Program Studi yang kompeten dan unggul di bidang ilmu akuntansi berbasis teknologi informasi dan entrepreneurship yang berwawasan global.
3.1.2.2 Misi
1. Menyelenggarakan program pendidikan dan pengajaran professional di tingkat strata satu dengan memberikan pengetahuan teoritis maupun praktis yang efektif dan efisien dengan pemanfaatan teknologi informasi agar menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang Akuntansi serta mampu mengaplikasikannya sesuai dengan kebutuhan pengguna (users).
2. Mengembangkan keterampilan mahasiswa yang memiliki dedikasi, bermoral, berintegrasi berwawasan dan mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan baik nasional maupun global.
3. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu akuntansi berbasis teknologi informasi.
4. Melaksanakan kerjasama dalam pengembangan ilmu dan pendidikan di bidang Akuntansi dengan Perguruan Tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
3.1.3. Struktur Organisasi Perusahaan
Gambar 3.1. Struktur Organisasi Program Studi Akuntansi UNIKOM Sumber : Borang Akreditasi Program Studi S1 Akuntansi UNIKOM-2011
3.1.4. Deskripsi Tugas
Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab pada Progra Studi Akuntansi dapat diuraikan sebagai berikut :
A. Ketua Program Studi a. Tugas
1. Melaksanakan budaya organisasi PIQIE sebagai landasan kerja di program studi.
2. Memajukan Program Studi.
3. Meningkatkan Akreditasi Program Studi.
4. Membagi tugas-tugas di Program Studi dan Tugas Mengajar keoada dosen secara adil dan merata.
5. Melakukan pengawasan secara ketat atas kehadiran dosen di ruang
Laboratorium Dosen
Sekretaris Program Studi
ruang kuliah atau ruang laboratorium sesuai Berita Acara Perkuliahan (BAP).
6. Melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi sesuai dengan visi, misis dan tujuan UNIKOM.
b. Tanggung Jawab
1. Penyelenggaraan program di bidang Akuntansi dan melaksanakan budaya PIQIE.
2. Penyelenggaraan dan pengembangan program sebagai keseluruhan. 3. Mengesahkan Tugas Belajar Mengajar
4. Terselenggaranya kegiatan laboratorium Akuntansi secara efektif dan efisien.
5. Memotivasi Dosen untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. B. Sekretaris Program Studi Akuntansi
a. Tugas
1. Melaksanakan budaya organisasi PIQIE sebagai landasan kerja di Program Studi.
2. Membantu Ketua Program Studi Akuntansi dalam melaksanakan tugas-tugas dn mensukseskan program kerja di Program Studi. 3. Membantu Ketua Program Studi dalam membina kemampuan
tenaga kependidikan di tingkat program studi.
1. Penyelenggaraan program di bidang Akuntansi, pengembangan dan perkembangan program.
2. Penyelenggaraan dan pengembangan program sebagai keseluruhan. 3. Tersedianya tenaga kependidikan pada Program Studi Akuntansi
yang memiliki kapabilitas dalam ilmu Akuntansi.
4. Mengawasi Pelaksanaan laboratorium dan penyusunan jadwal kuliah.
C. Koordinator Situs a. Tugas
1. Melaporkan seluruh kegiatan yang dilaksanakan baik oleh Program Studi maupun mahasiswa ke dalam situs Program Studi.
2. Mengupload informasi-informasi terbaru tentang profil Program Studi.
b. Tanggung Jawab
1. Terlaksananya program kerja mengenai kegiatan yang dilaksanakan di Program Studi yang diinformasikan melalui situs. 2. Terselenggaranya konsep teknologi yang up to date terkait
Program Studi. D. Koordinator Perustakaan
a. Tugas
2. Membantu Ketua Program Studi dalam menjalin kerjasama dengan pihak penerbit untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. b. Tanggung Jawab
1. Terlaksananya kegiatan administrasi perpustakaan di tingkat Program Studi.
2. Terjaminnya ketersediaan bahan pustaka yang dibutuhkan Program Studi dan kerja sama dengan penerbit.
E. Koordinator Kerja Praktek a. Tugas
1. Mengurus dan melayani peserta kerja praktek sampai pengalokasian pembimbing kerja praktek.
2. Menjalin kerja sama dengan instansi baik pemerintahan maupun swasta atas penempatan mahasiswa dalam melaksanakan kerja praktek.
b. Tanggung Jawab
1. Terselengaranya kerja praktek dari mahasiswa dengan tertib. 2. Terselenggaranya kerja sama untuk pelaksanaan Kerja Praktek
Mahasiswa.
F. Koordinator Kemahasiswaan a. Tugas
1. Mengawasi kegiatan kemahasiswaan.
b. Tanggung Jawab
1. Melaksanakan dan mengevalusasi program kerja yang telah ditetapkan setiap periode yang bersangkutan.
2. Memfasilitasi kerja sama, kompetisi dan pengembangan profesi, kreativitas kemahasiswaan.
G. Koordinator Laboratorium Akuntansi a. Tugas
1. Membantu Ketua Program Studi dalam membuat kegiatan praktikum di kurikulum akuntansi dan mata kuliah pendukung. 2. Mengawasi pelaksanaan praktikum baik manual maupun komputer
di Program Studi dengan bekerja sama dengan pihak Universitas. b. Tanggung Jawab
1. Mengelola laboratorium akuntansi sesuai kebutuhan akademik untuk praktikum.
2. Memfasilitasi kegiatan aplikasi Tridharma Perguruan Tinggi dalam penyediaan pelatihan pengembangan profesi.
3.2. Metode Penelitian
3.2.1. Desain Penelitian
Desain yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode action. Desain penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan sifat atau karakteristik dari suatu masalah yang timbul. Dalam hal ini, peneliti berusaha untuk menggali informasi, kemudian mendeskripsikan permasalahannya.
Setelah permasalahan di deskripsikan, kemdian digunakan metode action,
yakni memberikan solusi pemecahan masalah dari permasalahan yang timbul kemudian mengimplementasikan solusi tersebut.
3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data
Dalam suatu penelitian, proses pengumpulan data sangat penting yang nantinya akan berpengaruh terhadap kualitas penelitian. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Dalam metode pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.
3.2.2.1. Sumber Data Primer
1. Wawancara
Wawancara merupakan suatu metode tanya jawab yang dilakukan untuk memperoleh keterangan secara langsung dari narasumber. Dalam hal ini, wawancara dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui secara langsung sistem penjadwalan dan pengarsipan yang berjalan pada Prodi Akuntansi Unikom. Penulis melakukan wawancara kepada bagian sekretaris program studi Akuntansi.
2. Observasi
Observasi merupakan suatu proses dalam mendapatkan data yang dibutuhkan dengan melakukan pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Data yang telah dikumpulan kemudia dicatat untuk dianalisis lebih lanjut.
3.2.2.2. Sumber Data Sekunder
Metode pengumpulan data sekunder merupakan metode yang dilakukan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan yang berasal dari dokumen atau arsip-arsip yang tersedia. Cara yang dilakukan adalah dengan cara mendokumentasikan atau mengumpulkan data-data dari sumber yang ada.
3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem
3.2.3.1. Metode Pendekatan Sistem
Dalam metode pendekatan sistem, terdiri dari dua metode yaitu pendekatan berorientasi objek dan pendekatan terstruktur.
Untuk metode pendekatan sistem, penulis menggunakan metode pendekatan sistem secara terstruktur, karena dalam sistem terstruktur ini, penulis menganalisis permasalahan difokuskan kepada aliran dokumen yang kemudian menghasilkan sebuah dokumen baru.
3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem
Metode pengembangan sistem dipilih berdasarkan sifat dari proyek dan aplikasi, alat bantu yang digunakan dan proses masukan dan keluaran yang dibutuhkan.
Dalam penelitian ini, metode pengembangan sistem yang digunakan menggunakan metode prototype. Metode ini digunakan oleh peneliti dengan alasan untuk menghasilkan perangkat lunak yang baik yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pelanggan.
3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan
Karena metode pendekatan sistem yang digunakan dalam peneltian ini adalah pendekatan sistem secara terstruktur, maka alat bantu yang digunakan adalah sebagai berikut :
1. Flow Map
3. Data Flow Diagram
4. Kamus Data
5. Perancangan Basis Data a. Normalisasi
b. Tabel relasi
3.2.4. Pengujian Software
34 4.1. Analisis Sistem yang Berjalan
Analisis sistem yang berjalan bertujuan untuk mengetahui bagaimana jalannya sistem dan permasalahan yang terjadi untuk dijadikan landasan untuk memberikan usulan perancangan sistem yang baru sebagai solusi dari permasalahan yang sering timbul dari sistem yang sedang berjalan ini.
Analisis yang berjalan pada program studi Akuntansi meliputi flowmap,
konteks diagram dandata flow diagram(DFD). 4.1.1. Analisis Dokumen
Analisis dokumen dilakukan untuk menjabarkan atau menjelaskan dari dokumen-dokumen yang dihasilkan dari sistem. Adapun hasil analisis dari dokuemn tersebut adalah sebagai berikut :
1. Nama Dokumen : Tugas Mengajar
Sumber : Sekretariat
Fungsi : Sebagai pemberitahuan tugas mengajar yang harus dilaksanakan oleh dosen baik dosen tetap maupun dosen luar biasa.
Atribut : nama_dosen, nip, mata_kuliah, sks, semester, kelas, hari, jam, ruang, total_sks, sks_wajib, kelebhan_sks
Sumber : Sekretariat
Fungsi : Sebagai pemberitahuan tugas mengajar dan aktivitas kantor yang harus dilaksanakan oleh dosen tetap.
Atribut : nama_dosen, nip, mata_kuliah, kelas, hari, jam, ruang.
3. Nama Dokumen : Berita Acara Perkuliahan
Sumber : Sekretariat
Fungsi : sebagai bukti mengajar dosen setiap kelas.
Atribut : nama_dosen, nip, mata_kuliah, sks, semester, kelas, hari, jam, ruang, total_sks, sks_wajib, kelebihan_sks
4. Nama Dokumen : Data Penggunaan Kelas
Sumber : Sekretariat
Fungsi : Untuk mengetahui kelas yang digunakan. Atribut : hari, jam, mata_kuliah, ruang, nama_dosen
4.1.2. Analisis Prosedur yang Berjalan
Adapun prosedur yang dilakukan dari sistem penjadwalan kuliah pada program studi Akuntansi adalah sebagai berikut :
A. Sistem Penjadwalan Kuliah
2. Bagian kesekretariatan menyusun jadwal kuliah mahasiswa sesuai dengan data yang telah diberikan oleh dosen, kemudian bagian sekretariat membuatjadwal kuliah.
3. Dari data jadwal kuliah, maka dibuat beberapa dokumen, yakni : tugas mengajar sebanyak 7 rangkap, tugas mengajar dan aktivitas kantor dosen tetap sebanyak 7 rangkap, berita acara perkuliahan 7 rangkap dan data penggunaan kelas sebanyak 6 rangkap kemudian jadwal kuliahnya diarsipkan .
4. Dokumen tugas mengajar dan aktivitas kantor dosen tetap serta tugas mengajar disahkan Rektor kemudian dokumen tersebut diserahkan kepada Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Dekan Fakultas Ekonomi, Ketua Program Studi Akuntansi, Dosen yang bersangkutan, Bendahara Unikom dan di arsipkan oleh sekretariat.
5. Dokumen berita acara perkuliahan disahkan oleh Wakil Rektor I kemudian dokumen tersebut diserahkan kepada Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Dekan Fakultas Ekonomi, Ketua Program Studi Akuntansi, Dosen yang bersangkutan, Bendahara Unikom kemudian di arsipkan oleh sekretariat.
B. Sistem Pencarian Arsip
1. Peminta data datang ke bagian sekretariat program studi, kemudian memberikan catatan urutan data yang diminta.
2. Bagian sekretariat mencari data yang diminta di tempat arsip.
3. Jika data ditemukan maka data yang diminta diserahkan kepada Peminta data.
4. Jika data tidak ditemukan maka bagian sekretariat akan memberikan kembali catatan data yang diminta oleh Peminta data.
4.1.2.1. Flowmap
Keterangan :
a : arsip jadwal kuliah
b : arsip tugas mengajar dan aktivitas kantor dosen tetap
c : tugas mengajar
d : data penggunaan kelas
4.1.2.2. Konteks Diagram
Konteks diagram merupakan diagram sederhana yang menggambarkan hubungan antara entitas, luar, masukan sistem dan keluaran sistem. Adapun konteks diagram untuk sistem penjadwalan kuliah dan pencarian arsip adalah sebagai berikut :
Gambar 4.3 Konteks Diagram Sistem yang Berjalan
4.1.2.3. Data Flow Diagram (DFD)
Gambar 4.4Data Flow Diagramyang Berjalan
4.1.3. Evaluasi Sistem yang Berjalan
Evaluasi berdasarkan hasil analisis dari sistem yang berjalan adalah sebagai berikut :
Tabel 4.1. Evaluasi Sistem yang Berjalan
Masalah Solusi
Sistem penjadwalan kuliah dan pencarian arsip, terlihat semua proses yang dilakukan masih manual.
Tabel 4.1. Evaluasi Sistem yang Berjalan (lanjutan)
Masalah Solusi
Sering terjadinya penggunaan kelas pada waktu dan ruang yang sama.
Merancang Sistem penjadwalan yang baik agar tidak ada lagi penggunaan kelas pada waktu yang sama.
Pencarian dokumen atau arsip pihak sekretariat seringkali kebingungan bahkan lupa mencari letak arsip yang dibutuhkan karena banyaknya arsip dan belum baiknya sistem yang diterapkan dalan penyimpanan arsip
Merancang Sistem penyimpanan yang baru untuk mendukung kinerja dan layanan kesekretariatan pada program studi Akuntansi. Dan agar dalam pencarian arsipnyapun sekertariat tidak perlu kebingungan lagi.
4.2. Perancangan Sistem
Berdasarkan hasil analisis sistem yang berjalan, maka diusulkan sebuah rancangan sistem yang baru. Rancangan sistem yang baru ini diharapkan dapat memberikan solusi dari permasalahan yang sering timbul dengan diterapkannya sistem yang lama.
4.2.1. Tujuan Perancangan Sistem
bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem yakni sekretariat Program Studi Akuntansi Unikom.
4.2.2. Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan
Secara umum sistem informasi yang akan dibuat akan dihubungkan pada suatu basis data yang nantinya dapat diakses oleh dosen untuk memberikan data jadwal mengajarnya yang nantinya akan diolah oleh pihak sekretariat jurusan sehingga hasilnya yang berupa jadwal dapat diunduh oleh mahasiswa. Untuk pengarsipanpun akan dihubungkan dalam suatu database, sehingga dalam penyimpanan dan pencarian arsip dapat dilakukan dengan mudah.
4.2.3. Perancangan Prosedur yang Diusulkan
Perancanganprosedur yang diusulkan dari sistem penjadwalan kuliah dan pencarian arsip adalah sebagai berikut :
1. Penjadwalan Kuliah
a. Pihak sekretariat memasukan data untuk dibuatkan jadwal kuliah.
b. Setelah memasukan data penjadwalan, kemudian pihak sekretariat mencetak jadwal kuliah, Berita acara perkuliahan dan tugas mengajar. c. Berita Acara Perkuliahan (BAP) yang telah dibuat rangkap 7, kemudian
d. Untuk dokumen tugas mengajar yang dibuat rangkap 7 diserahkan kepada rektor untuk disahkan. Setelah disahkan, oleh pihak sekretariat diserahkan kepada dosen yang bersangkutan dan diarsipkan. Selain itu dokumen tersebut diserahkan kepada Wakil rektor I, Wakil Rektor II, Dekan, Ketua Program Studi dan Bagian Keuangan Unikom sebagai tembusan.
2. Pencarian Arsip
a. Peminta data meminta dokumen arsip yang dicari kepada pihak sekretariat.
b. Pihak sekretariat memasukan data pencarian untuk mengetahui letak dokumen.
c. Kemudian pihak sekretariat mengambil dokumen yang dicari sesuai tempat penyimpanan arsip.
d. Dokumen yang diminta kemudian diserahkan kepada peminta data.
Perancangan prosedur yang diusulkan ini tidak dimulai dari flow map,melainkan dimulai darikonteks diagram, DFD dan kamus data karena sistem yang akan dibangun berbasis web.
4.2.3.1. Konteks Diagram
Gambar 4.5 Konteks Diagram Sistem yang Diusulkan
4.2.3.2. Data Flow Diagram
b. DFD Level 2 Proses 1
c. DFD Level 2 Proses 3
d. DFD Level 2 Proses 4
Gambar 4.9Data Flow Diagramlevel 2 proses 4 yang diusulkan
4.2.3.3. Kamus Data
1. Nama Arus Data : Data Hari dan Waktu
Alias :
-Aliran Data : dosen–proses 1.1
Attribut : hari, jam, nama_dosen, nip 2. Nama Arus Data : Data Mata Kuliah
Alias :
Attribut : semester, kode_mk, nama_mk, sks, keterangan_mk, semester
3. Nama Arus Data : Data Dosen
Alias :
-Aliran Data : F. Dosen-P1.1, P1.1-F. Dosen, F.Dosen-P2.1, F. Dosen-P2.2, F. Dosen-P2.3
Attribut : kode_dsn, nama_dosen, nip, jabatan, sks_wajib. 4. Nama Arus Data : Data Ruang
Alias :
-Aliran Data : F.Ruang-P1.1, P1.1-F. Ruang, F. Ruang-P2.1, F. Ruang-P2.2, F. Ruang-P2.3, F. Ruang-P2.4,
Attribut : kode_ruang, keterangan_kelas 5. Nama Arus Data : Data Jadwal
Alias :
-Aliran Data : P1.1-F. Jadwal, F. Jadwal-P1.2
Attribut : kode_hari, hari, waktu, nama_dosen, nip, kelas, jml_mahasiswa, nama_mk, sks, kode_ruang.
6. Nama Arus Data : Jadwal Kuliah
Alias :
-Aliran Data : proses 1.2–arsip jadwal kuliah
7. Nama Arus Data : Tugas Mengajar Sah
Alias : Tugas Mengajar
Aliran Data : P2.2-Rektor, Rektor-P2.2, P2.2-Dosen, P2.2-Wakil Rektor II, P2.2-Keuangan Unikom, P2.2-Wakil Rektor I, P2.2-Ketua Program Studi, P2.2-Dekan, P2.2-Arsip Tugas Mengajar.
Attribut : nama_dosen, nip, nama_mk, sks, semester, kelas, hari, waktu, ruang, total_sks, sks_wajib, kelebihan_sks
8. Nama Arus Data : BAP Sah
Alias : BAP
Aliran Data : P2.3-Wakil Rektor I, P2.3-Dosen, P2.3-Wakil Rektor II, P2.3-Keuangan Unikom, P2.3-Ketua Program Studi, P2.3-Dekan, P2.3-Arsip BAP. Attribut : nama_dosen, nip, nama_mk, sks, semester, kelas,
hari, waktu, ruang, total_sks, sks_wajib, kelebihan_sks
9. Nama Arus Data : Data Arsip
Alias : Catatan Arsip, Arsip
Aliran Data : P3.1-F. Arsip, F. Arsip-P3.2, P.3.2-Peminta Data, Peminta Data-P3.2.
4.2.4. Perancangan Basis Data
Perancangan basis data ditujukan untuk menyediakan struktur informasi yang tertata rapih dan mudah dimengerti oleh pengguna.
4.2.4.1. Normalisasi
Normalisasi merupakan teknik dalam mendesain basis data yang mengelompokkan atribut – atribut dari suatu relasi sehingga membentuk struktur relasi tanpa redudansi. Adapun thapan dari normalisasi adalah sebagai berikut : 1. BentukUnnormal
Pada tahapan ini, semua atribut yang bersumber dari kamus data digabungkan, adapun bentuk dariUnnormal:
waktu, nama_mk, ruang, nama_dosen, kelas, semester, kode_arsip, nama_arsip, nip, lokasi, kode_lokasi}
2. Normal Pertama
Syarat normal pertama adalah menghilangkan semua atribut yang redudansi dari tabel yang belum normal.
BentukUnnormal
Matakuliah:{hari, waktu, nama_dosen, nip, semester, kode_mk, nama_mk, sks, keterangan_mk, semester, keterangan_smt, nama_dosen, nip, jabatan, kode_ruang, keterangan_kelas, hari, waktu, nama_dosen, nip, kelas, jml_mahasiswa, nama_mk, sks, kode_ruang, hari, waktu, nama_dosen, nip, mata_kuliah, sks, semester, nama_dosen, nip, nama_mk, sks, semester, hari, ruang, nama_dosen, nip, nama_mk, sks, semester, kelas, hari, ruang, total_sks, nama_dosen, nip, nama_mk, sks, semester, hari, ruang, hari, nama_mk, ruang, nama_dosen, kelas, semester, kode_arsip, nama_arsip, nip, lokasi, kode_lokasi}
Hasil dari bentuk normal pertama adalah sebagai berikut :
3. Normal Kedua
Pada tahapan ini, semua atribut bukan kunci harus bergantung sepenuhnya pada atribut kunci.
Matakuliah : {kode_mk*, nama_mk, sks, keterangan_mk} Dosen : {kode_dsn*, nip, nama_dosen, jabatan } Arsip : {kode_arsip*, nama_arsip}
Lokasi : {kode_lokasi*, lokasi} Semester : {semester*, keterangan_smt} Kelas : {kelas*, jml_mahasiswa} Ruang : {ruang*, keterangan_kelas}
Sisa atribut digabungkan dengan salah satu tabel dengan syarat sifat dari tabel tersebut merupakan tabel transaksi. Karena tidak ada tabel yang bersifat transaksi, maka sisa atribut tersebut digabungkan berdasarkan kedekatan antar atribut yaitu tabel mata kuliah.
Matakuliah : {kode_mk*, nama_mk, sks, keterangan_mk, waktu, hari}
Langkah selanjutnya adalah merelasikan tabel yang sudah normal digabungkan ke tabel yang belum normal. Sehingga hasil dari normal pertama adalah sebagai berikut :
Arsip : {kode_arsip*, nama_arsip} Lokasi : {kode_lokasi*, lokasi} Semester : {semester*, keterangan_smt} Kelas : {kelas*, jml_mahasiswa} Ruang : {ruang*, keterangan_kelas}
Matakuliah : {kode_mk*, nama_mk, sks, keterangan_mk, waktu, hari, kode_arsip**, kelas**, ruang**, }
4. Normal Ketiga
Syarat dari normal ketiga selain telah memenuhi normal kedua, pada tahapan ini tidak adanya ketergantungan transitif (dimana atribut bukan kunci tergantung pada atribut bukan kunci lainnya).
Matakuliah : {kode_mk*, nama_mk, sks, keterangan_mk}
Jadwal : {waktu, hari, kode_arsip**, kelas**, ruang**, kode_mk**} Hasil dari normal ketiga adalah sebagai berikut :
Dosen : {kode_dsn*, nip, nama_dosen, jabatan} Arsip : {kode_arsip*, nama_arsip}
Lokasi : {kode_lokasi*, lokasi} Semester : {semester*, keterangan_smt} Kelas : {kelas*, jml_mahasiswa} Ruang : {ruang*, keterangan_kelas}
Jadwal : {waktu, hari, kode_arsip**,kelas**, ruang**, kode_mk**}
5. Bentuk Normal BCNF(Boyce Codd Normal Form)
Suatu relasi disebut memenuhi bentur normal BCNF jika dan hanya jika suatu penentu (determinan) adalah kunci kandidat (atribut yang bersifat unik). Bentuk normal BCNF :
Dosen : {kode_dsn*, nip, nama_dosen, jabatan} Arsip : {kode_arsip*, nama_arsip, kode_lokasi**} Lokasi : {kode_lokasi*, lokasi}
Semester : {semester*, keterangan_smt} Kelas : {kelas*, jml_mahasiswa} Ruang : {ruang*, keterangan_kelas}
Matakuliah : {kode_mk*, nama_mk, sks, keterangan_mk, semester**} Sks : {total_sks, kelebihan_sks, kode_dsn**}
Jadwal : {waktu, hari, kelas**, ruang**, kode_mk**}
6. Bentuk Normal Keempat
Pada tahapan ini menentukan apakah pada tabel Jadwal masih ada atribut yang bernilai banyak lebih dari satu atribut.
Jadwal : {waktu, hari, kelas**, ruang**, kode_mk**} Mengajar : {kode_dsn**, kode_mk**}
Dosen : {kode_dsn*, nip, nama_dosen, jabatan}
Arsip : {kode_arsip*, nama_arsip, kode_dsn**, kode_lokasi**} Lokasi : {kode_lokasi*, lokasi}
Semester : {semester*, keterangan_smt} Kelas : {kelas*, jml_mahasiswa} Ruang : {ruang*, keterangan_kelas}
Matakuliah : {kode_mk*, nama_mk, sks, keterangan_mk, semester**} Sks : {total_sks, kelebihan_sks, kode_dsn**}
Jadwal : {waktu, hari, kelas**, ruang**, kode_mk**} Mengajar : {kode_dsn**, kode_mk**}
Detail_kls : {semester**, kelas**} Keterangan : * = primary key
**=foreign key 4.2.4.2. Relasi Tabel
Gambar 4.10 Tabel Relasi 4.2.4.3. Entity Relationship Diagram
Gambar 4.11Entity Relationship Diagram
4.2.4.4. StrukturFile
Strukturfiledari normalisasi yang sudah dibuat adalah sebagai berikut : 1. FileData Dosen
Tabel 4.2. StrukturFileData Dosen No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
Tabel 4.1. StrukturFileData Dosen (lanjutan) No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
2 Nip Varchar 15 Sebagai Nomor Induk
Pegawai untuk dosen tetap
3 Nama_dosen Varchar 45 Nama dosen
4 Jabatan Varchar 20 Jabatan yang dimiliki oleh dosen tetap
5 Password Varchar 10 Berisikan Password dari
dosen
2. FileData Mata Kuliah
Tabel 4.3. StrukturFileData Mata Kuliah No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Kode_mk Varchar 10 Kode mata kuliah, sebagai
primary key
2 Nama_mk Varchar 50 Nama mata kuliah
3 Sks Int 1 Sks dari mata kuliah
4 Keterangan_mk Varchar 30 Keterangan dari mata kuliah
5 Semester Varchar 4 Semester mata kuliah
3. FileData Arsip
Tabel 4.4. StrukturFileData Arsip No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Kode_arsip Varchar 5 Kode arsip, sebagai
primary key
2 Nama_arsip Varchar 30 Nama arsip
3 Kode_dsn Varchar 5 Kode dosen, sebagai
foreign key
4 Kode_lokasi Varchar 3 Lokasi dari penyimpanan arsip, sebagaiforeign key
4. FileData Lokasi
Tabel 4.5. StrukturFileData Lokasi No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Kode_lokasi Varchar 5 Kode lokasi arsip, sebagai
primary key
2 Lokasi Varchar 30 Lokasi penyimpanan arsip
5. FileData Ruang
Tabel 4.6. StrukturFileData Ruang No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Ruang Varchar 5 Nama ruangan, sebagai
Tabel 4.6. StrukturFileData Ruang (lanjutan) No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan 2 Keterangan_kelas Int 2 Keterangan kelas
6. FileData Semester
Tabel 4.7. StrukturFileData Semester No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Semester Varchar 4 Semester, sebagai primary
key
2 Keterangan_smt Varchar 10 Keterangan Semester
7. FileData Kelas
Tabel 4.8. StrukturFileData Kelas No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Kelas Varchar 5 Kelas, sebagaiprimary key
2 Keterangan_kls Varchar 40 Keterangan kelas
8. FileData Mengajar
Tabel 4.9. StrukturFileData Mengajar No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Kode_dsn Varchar 5 Kode dosen, sebagai
Tabel 4.9. StrukturFileData Mengajar (lanjutan) No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
2 Kode_mk Varchar 10 Kode mata kuliah, sebagai
foreign key
9. FileData Detail_kls
Tabel 4.10. StrukturFileData Detail Kelas No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Semester Varchar 4 Semester dari kelas,
sebagaiforeign key
2 Kelas Varchar 5 Kelas, sebagaiforeign key
10. FileData Jadwal
Tabel 4.11. StrukturFileData Jadwal No Nama Field Tipe Data Lebar Keterangan
1 Waktu Varchar 12 Waktu perkuliahan
2 Kode_hari Int 2 Hari perkuliahan, sebagai
foreign key
3 Kelas Varchar 5 Kelas, sebagaiforeign key
4 Ruang Varchar 5 Ruang, sebagai, foreign
key
5 Kode_mk Varchar 10 Kode mata kuliah, sebagai
4.2.4.5. Kodifikasi
Kodifikasi yang dibuat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Kode dosen
2. Kode arsip
3. Kode lokasi
4. Kode semester
Berupa angka romawi yang mewakili nama semester contoh : I untuk semester satu
II untuk semester dua, dst. 4.2.5. Perancangan Antarmuka
4.2.5.1. Struktur Menu
Struktur menu merupakan suatu rancangan menu atau navigasi untuk memfungsikan dari sistem informasi yang dibuat. Untuk sistem informasi kesekretariatan yang dirancang, struktur menunya adalah sebagai berikut :
Gambar 4.12 Perancangan Struktur Menu 4.2.5.2. PerancanganInput
1. Halaman login
Gambar 4.13 Perancangan Menu Login Keterangan :
a. Textbox usernamedanpassworddigunakan untuk mengisi data login. b. Tombollogindigunakan untuk mengeksekusi data yang telah dimasukan. 2. Halaman tambah mata kuliah
Gambar 4.14 Perancangan Tambah Data Mata Kuliah Keterangan :
a. Textbox kode mata kuliah dan nama mata kuliah digunakan untuk mengisi kode mata kuliah dan nama mata kuliah.
Tambah Data Mata Kuliah
Kode Mata Kuliah : Nama Mata Kuliah :
SKS :
Semester :
Keterangan :
Tambah Reset
Login
Username : Password :
b. List itemsks digunakan untuk memilih sks dari mata kuliah tersebut (1,2,3,6)
c. List itemsemester digunakan untuk memilih semester dari I sampai VIII. d. List itemketerangan untuk memilih keterangan dari mata kuliah (mata
kuliah wajib, mata kuliah pilihan).
e. Tombol tambah berfungsi untuk menambahkan data ke dalam basis data. f. Tombol reset digunakan untuk mengosongkan semua data baik pada
textbox,maupunList item.
3. Halaman tambah data dosen
Gambar 4.15 Perancangan Tambah Data Dosen Keterangan :
a. Textbox nip dan nama dosen digunakan untuk mengisi nip dan nama dosen.
b. List itemstatus dosen digunakan untuk memilih status dosen tersebut (dosen tetap, dosen LB)
c. Textboxjabatan berisi jabatan yang dijabat oleh dosen.
d. Textbox sks wajib digunakan untuk mengisi kewajiban sks dosen dalam satu minggu mengjar.
e. Tombol tambah berfungsi untuk menambahkan data ke dalam basis data. f. Tombol reset digunakan untuk mengosongkan semua data baik pada
textbox,maupunList item.
4. Halaman tambah ruang
Gambar 4.16 Perancangan Tambah Data Ruang Keterangan :
a. Textboxnama ruang dan keterangan_kelas digunakan untuk mengisi data ruang.
b. Tombol tambahdigunakan untuk menambahkan data ke dalam basis data. c. Tombol reset digunakan untuk mengosongkan semua data baik pada
textbox.
Tambah Data Ruang
Nama Ruang :
Keterangan_kelas :
5. Halaman tambah kelas
Gambar 4.17 Perancangan Tambah Data Kelas Keterangan :
a. Textboxkelas dan keterangan digunakan untuk mengisi data kelas. b. Tombol tambahdigunakan untuk menambahkan data ke dalam basis data. c. Tombol reset digunakan untuk mengosongkan semua data baik pada
textbox.
Gambar 4.18 Perancangan Tambah Detail Kelas Keterangan :
a. List itemsemester digunakan untuk memilih data semester. b. List itemkelas digunakan untuk memilih data kelas.
c. Tombol tambahdigunakan untuk menambahkan data ke dalam basis data.
TambahData Kelas
Kelas :
Keterangan :
Tambah Reset
TambahDetail Data Kelas
Semester :
Kelas :
d. Tombol reset digunakan untuk mengosongkan semua data baik pada
textboxmaupunlist item.
6. Halaman tambah mengajar
Gambar 4.19 Perancangan Tambah data Mengajar Keterangan :
a. List item nama dosen digunakan untuk memilih nama dosen yang ada dalam basis data.
b. List item nama mata kuliah digunakan untuk memilih data mata kuliah dalam basis data.
c. Tombol tambahdigunakan untuk menambahkan data ke dalam basis data. d. Tombol reset digunakan untuk mengosongkan semua data baik pada
textboxmaupunlist item.
4.2.5.3. PerancanganOutput
Perancangan ini merupakan perancangan hasil dari memasukan data dan memproses data. Berikut ini merupakan rancangan darioutput.
TambahData Mengajar
Nama Dosen :
Nama Mata Kuliah :
1. Berita Acara Perkuliahan
Gambar 4.20 Perancangan Berita Acara Perkuliahan (BAP)
2. Tugas Mengajar
3. Jadwal Kuliah
Gambar 4.22 Perancangan Jadwal Kuliah
3.2.6. Perancangan Arsitektur Jaringan
Sistem informasi ini dibuat berbasis web dan untuk mengaksesnya menggunakan koneksi internet.
Gambar 4.23 Perancangan Arsitektur Jaringan
73 5.1. Implementasi
Tahapan ini merupakan lanjutan dari tahapan perancangan. Tahapan ini dilakukan setelah perancangan telah diselesaikan.
5.1.1. Batasan Implementasi
Batasan implementasi ini ditujukan agar pengguna dapat mengakses perangkat lunak dengan baik. Batasan dari perangkat lunak ini adalah sebagai berikut :
1. Tampilan pada program aplikasi ini menggunakan bahasa Indonesia. 2. Basis data yang digunakan menggunakan MySQL.
3. Mahasiswa hanya dapat mengunduh jadwal kuliah saja tanpa harus melakukan login sistem.
4. Dosen dapat masuk ke sistem dengan login terlebih dahulu, namun hanya dapat melihat dan mengunduh jadwal mengajar dosen yang bersangkutan.
5.1.2. Implementasi Perangkat Lunak
Spesifikasi untuk dapat menggunakan perangkat lunak ini adalah sebagai berikut :
2. Web browser yang dapat menampilkan halaman PHP, HTML. Contoh : Opera, Mozilla, Internet Explorer dan lain-lain.
3. Web hostingsebagai media penyimpanan data dalam menyimpan data-data web.
4. Domain, digunakan sebagai alamat untuk mengakses aplikasi web dengan alamat http: www.ak.unikom.ac.id/sekretariat.
5. Internet untuk media akses data.
5.1.3. Implementasi Perangkat Keras
Perangkat keras yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi ini adalah sebagai berikut :
a. Menggunakan processor minimal dengan kecepatan 2.0 GHz b. Menggunakan RAM minimal 512 MB
c. TersediaHard Driveuntuk media penyimpanan
d. Mouse, keyboard, dan monitor sebagai peralatan antarmuka. e. Modem sebagai sarana koneksi internet.
5.1.4. Implementasi Basis Data
Basis data yang diimplementasikan pada aplikasi ini adalah sebagai berikut :
-- Struktur dari tabel `detail_kelas`
`semester` varchar(4) NOT NULL, `kelas` varchar(5) NOT NULL
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
-- Struktur dari tabel `dosen`
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `dosen` ( `kode_dsn` varchar(5) NOT NULL,
`nip` varchar(15) NOT NULL,
`nama_dosen` varchar(45) NOT NULL, `status_dosen` varchar(15) NOT NULL, `jabatan` varchar(20) NOT NULL, `sks_wajib` int(2) NOT NULL, PRIMARY KEY (`kode_dsn`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
-- Struktur dari tabel `hari`
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `hari` ( `kode_hari` int(2) NOT NULL,
`nama_hari` varchar(6) NOT NULL, PRIMARY KEY (`kode_hari`)
-- Struktur dari tabel `jadwal`
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `jadwal` ( `waktu` varchar(12) NOT NULL,
`kd_mk` varchar(10) NOT NULL, `ruang` varchar(5) NOT NULL, `kelas` varchar(5) NOT NULL, `kode_hari` int(2) NOT NULL
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
-- Struktur dari tabel `kelas`
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `kelas` ( `kelas` varchar(5) NOT NULL,
`keterangan` varchar(40) NOT NULL, PRIMARY KEY (`kode_kelas`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
-- Struktur dari tabel `matakuliah`
`kode_mk` varchar(10) NOT NULL, `nama_mk` varchar(50) NOT NULL, `sks` int(1) NOT NULL,
`semester` varchar(4) NOT NULL, `keterangan` varchar(30) NOT NULL, PRIMARY KEY (`kode_mk`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
-- Struktur dari tabel `mengajar`
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `mengajar` ( `kode_dsn` varchar(5) NOT NULL,
`kode_mk` varchar(10) NOT NULL
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;
-- Struktur dari tabel `ruang`
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `ruang` ( `ruang` varchar(5) NOT NULL,
`kapasitas` int(2) NOT NULL, PRIMARY KEY (`kode_ruang`)