• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Website Kampung Likis Jelekong

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Website Kampung Likis Jelekong"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Pengantar Tugas Akhir

PERANCANGAN WEBSITE KAMPUNG LUKIS JELEKONG

DK 38315/Tugas Akhir Semester I 2013/2014

Oleh:

Luthfil Hadi 51906138

Program Studi Desain Komunikasi Visual

FAKULTAS DESAIN

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG

(2)

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN………... i

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS……….. ii

PERSETUJUAN PUBLIKASI……..……….. iii

KATA PENGANTAR……….. iv

ABSTRAK……… v

1.2. Identifikasi Masalah……… 2

1.3. FokusMasalah……….. 3

1.4. Tujuan Perancangan……… 3

Bab II Pengembangan Kampung Lukis Jelekong………... 4

II.1. Kampung………. 4

II.1.1. Kampung Lukis Jelekong……… 5

II.1.2. Kampung Lukis Jelekong Sebagai Potensi Wisata Budaya……… 7

a. Jalur Wisata………. 8

b. Prospek Pengembangan………... 8

c. Peran Pemerintah………. 9

II.2. Produk Kampung Lukis Jelekong………... 9

II.2.1. Tema Lukisan di Kampung Jelekong……… 10

a. Seni Lukis Jelekong Tahun 1967-sekarang………... 10

b. Seni Lukis Jelekong Tahun 1980-an………..10

c. Seni Lukis Jelekong Tahun 1990-an………..11

d. Seni Lukis Jelekong Tahun 2000-an………..11

II.2.2. Lukisan Sebagai Nilai Ekonomi dan Mata Pencaharian Penduduk Kampung Jelekong………... 11

(3)

viii

II.5. Potensi Pengembangan Aplikasi Lukisan……….. 17

Bab III Strategi Perancangan dan Konsep Visual……….. 19

III.1. Strategi Perancangan………. 19

III.1.1. Pendekatan Komunikasi……… 19

1. Bahasa Verbal………... 19

2. Bahasa Visual……… 19

III.1.2. StrategiKreatif………... 20

(4)

DAFTAR PUSTAKA

Beautyfull Paper. 2011. (23 Desember). New York International Gift Fair. Tersedia di: http://ohsobeautifulpaper.com/wp-content/uploads/2011.

Belinda S., et All. 2008. Kajian Seni Rupa Jelekong, Baleendah Bandung Meningkatkan Potensi Kepariwisataan Jawa Barat. Bandung: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung. Tidak diterbitkan.

I Gde Pitana., et All. 2005.Sosiologi Pariwisata:Kajian Sosiologis Terhadap Struktur, Sistem, dan Dampak-dampak Pariwisata.Yogyakarta: Penerbit Andi.

Lubis, Hary. 2008. Risalah Akademik Pedoman Penulisan dan Penyusunan. Risalah Akademik-Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia. Banndung.

Marhijanto. Bambang. 1993. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia.Surabaya: Terbit Terang.

Pusat Bahasa Departeman Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia [online], tersedia di:

http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php [10 April 2012]

Rosyadi. 2003. Potensi Kebudayaan bagi Pengembangan Desa Wisata di Kampung Cikondang Kabupaten Bandung. Bandung: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung.

Sarwono, J & Lubis, H. 2007. Metode Riset Untuk Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta : Penerbit Andi.

(5)

iv KATA PENGANTAR

Assalaamualaaikum Wr. Wb

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan karunia dan hidayah-Nya baik berupa kekuatan, semangat dan perlindungan. Sehingga penulis dapat menyeesaikan Laporan Tugas Akhir dengan judul “PERANCANGAN WEBSITE KAMPUNG LUKIS JELEKONG”.

Laporan Tugas Akhir ini disusun melalui suatu proses kerja yang cukup panjang serta mengalami berbagai rintangan, tantangan dan hambatan. Namun penulis akhirnya dapat melalui itu semua, sehingga penulis dapat menyelesaikannya. Ini semua dapat dilakukan dengan bantuan, bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak.

Penulis menyadari bahwa laporan ini masih banyak kekurangannya baik darisegi materi serta visual yang ditampilkan, untuk itu penulis sangat berterimakasih kepada pembaca jika sudi kiranya memberikan kritik dan saran atas LaporanTugas Akhir ini.

Wassalaammualaaikum Wr, Wb

Bandung, Januari 2013

(6)

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang Masalah

Sejak Tahun 1960, ratusan warga di Kampung Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung memilih untuk berprofesi sebagai pelukis, karena penghasilan sebagai pelukis cukup menjanjikan pada masa itu.

Penduduk Kampung Jelekong mengaku mendapat keahlian tersebut dengan belajar dari pendahulu mereka secara turun-temurun. Setiap lukisan yang dibuat bukan hanya untuk menyalurkan keahlian, tetapi juga untuk mendapatkan penghasilan. Harga setiap lukisan bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah, tergantung pada besar lukisan, cat yang digunakan, tingkat kesulitan, hingga nama pembuat lukisan itu sendiri.

Selain itu, lukisan Jelekong juga memiliki keunikan dilihat dari tema lukisan. Di Jelekong memang terdapat banyak ragam tema lukisan, yang paling mencolok dan yang paling banyak ditemukan adalah lukisan yang bertemakan naturalistis seperti pemandangan pedesaan atau binatang. Beberapa warga di Kampung Jelekong mengatakan bahwa lukisan bertema naturalistis tersebut memang menjadi ciri khas lukisan jelekong dan sudah diwariskan secara turun-temurun. Sampai saat ini, pelukis dari Jelekong tetap mempertahankan kekhasannya tersebut.

Lukisan Kampung Jelekong dibagi menjadi tiga kelas, diukur dari kualitas dan bahan baku atau material yang digunakan. Selain itu nama pelukis juga mempengaruhi, karena sebagian pelukis Kampung Jelekong namanya sudah dikenal konsumen dan memiliki pelanggan tersendiri.

Pada umumnya pendapatan pelukis di Jelekong menurun drastis sejak krisis ekonomi melanda di Indonesia pada tahun 1998. Sebelumnya, dalam sehari pelukis Jelekong dapat mengirim 10 kontainer lukisan ke Bali dan Jakarta, tetapi saat ini hanya bisa mengirim 2 atau 3 kontainer.

(7)

2 komunitas menjual karya seni mereka dengan harga yang murah agar bisa laku terjual, padahal kualitas dari lukisan tersebut tidak berbeda jauh dari pelukis lain yang kelasnya sama. Hal ini juga menyebabkan persaingan yang kurang sehat antar komunitas pelukis di Kampung Jelekong, sehingga beberapa seniman terkadang hanya membuat lukisan sesuai pesanan atau hanya menjual kanvasnya saja, itu pun belum tentu laku terjual semua.

Faktor lain yang menyebabkan penurunan pendapatan penjualan lukisan dari Jelekong adalah adanya daerah lain selain Jelekong yang juga mengirim lukisan ke Bali dan Jakarta, sepert dari daerang Cipacing, Rancaekek dan Baleendah Kabupaten Bandung. Meskipun daerah Cipacing dan Baleendah tidak terlalu banyak mengirimkan lukisan, namun itu dirasa cukup berpengaruh terhadap penurunan pendapatan dan semakin memperketat persaingan.

Sejak awal berkembangnya kegiatan melukis di Kampung Jelekong, para pelukis hanya menggunakan cat dan kanvas sebagai media melukis karena mengikuti para pendahulu mereka sebelumnya. Sebetulnya, beberapa pelukis juga sudah mulai menggunakan media lain selain kanvas, contohnya seperti sepatu dan kaos. Namun lukisan yang dibuat pada media-media tersebut hanya dibuat sesuai pesanan konseumen para pelukis itu sendiri dan tema atau gambar yang dibuat pun dibuat sesuai pesanan. Sebetulnya, dengan memindahkan media lukisan pada media lain yang lebih kreatif, contohnya seperti kaos, sepatu, celana dan lain sebagainya bisa menghasilkan sesuatu yang baru member niai tambah sebagai cinderamata dari Kampung Jelekong. Selain itu, hall ini juga bisa lebih menarik minat masyarakat untuk datang berkunjung ke sentra lukis Kampung Jelekong.

I.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka didapatkan identifikasi masalah sebagai berikut:

(8)

2. Konsumen juga mulai berkurang sejak tragedi bom Bali, karena lukisan Jeleong juga sebagian besar dikirim ke Bali.

3. Munculnya pesaing/pengrajin lukisa di daerah lain selain Jelekong yaitu Cipacing dan Baleendah.

I.3 Fokus Masalah

Pengembangan aplikasi lukisan hasil kreatifitas masyarakat pelukis kampung lukis Jelekong, berpotensi untuk dikembangakan pada beragam media, baik sebagai cindera mata, maupun sebagai barang pakai. Maka dari itu, untuk meningkatkan penjualan produk kreatif dari kampung lukis Jelekong dan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Jelekong penelitian ini akan terfokus pada perancangan media promosi Kampung Lukis Jelekong dengan media

website.

I.4 Tujuan Perancangan

Perancangan promosi ini bertujuan untuk:

1. Meningkatkan produktifitas dan nilai ekonomi dari lukisan Jelekong. 2. Menarik minat konsumen untuk membeli/mengunjungi Sentra Lukisan

Jelekong.

(9)

19 BAB III

STRATEGI PERANCANGAN dan KONSEP VISUAL

III.1 Strategi Perancangan

Perancangan promosi Kampung lukis Jelekong ini dimaksudkan untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di Kampung Jelekong dengan

memberikan alternatif baru dalam pengembangan lukisan Kampung Jelekong

pada media – media yang dapat dijadikan sebagai cinderamata, kemudian

memasarkannya melalui media website. Strategi promosi mempunyai peranan

penting dalam perkembangan karya lukis Jelekong agar maksud dan tujuan dari

promosi ini bisa disampaikan dengan baik. Selain itu, dengan adanya promosi

akan member informasi dan mengetahuan yang lebih luas bagi masyarakat

terhadap Kampung Jelekong.

III.1.1 Pendekatan Komunikasi

Seperti yang telah disampaikan, bahwa Kampung Jelekong memiliki

tema lukisan dan cara melukis yang khas dari para pelukisnya. Hal ini juga

merupakan bentu komunikasi yang efektif untuk mempromosikan Kampung

Jelekong sebagai sentra lukisan.

1. Bahasa Verbal

Bahasa yang digunakan adalah dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan

alasan agar dapat dimengerti oleh semua kalangan di Indonesia. Selain itu bahasa

Indonesia digunakan untuk berkomunikasi dalam aktifitas sehari-hari.

2. Bahasa Visual

(10)

III.1.2 Strategi Kreatif

Strategi kreatif yang akan dilakukan adalah dengan menonjolkan hasil karya para pelukis Jelekong dengan tema lukisan yang menjadi ciri khas dari lukisan Jelekong yaitu bertema naturalistis. Hal ini akan memberikan citra positif terhadap karaya seni lukis Jelekong dan mencerminkan keindahan alam yang ada di Kampung Jelekong. Selain itu, pengemasan media promosi ini akan dilakukan dengan cara mempublikasikan lukisan Jelekong melalui media website.

III.1.3 Tipografi

Jenis huruf yang digunakan untuk aplikasi pada logo adalah. Footlight MT Light. Sedangkan font sekunder yang boleh digunakan untuk keperluan lain adalah Century Gothic, AvantGarde Bk Bt dan AvantGarde Md Bt. Selain font Footlight MT Light dan Century Gothic, tidak diperkenankan menggunakan font lain untuk kepentingan yang berhubungan dengan Sentra Lukis Jelekong.

Gambar III.1 Tipografi yang digunakan pada logo website dan media pendukung lainnya.

(11)

21 III.1.4 Warna

Warna memegang peranan penting dari sebuah karya visual, warna juga bisa menjadi referensi dari bentuk komunikasi.

Untuk aplikasi pada media promosi maupun logo, terdapat ketentuan warna yang harus diperhatikan. Warna-warna yang digunakan pada media promosi Kampung lukis Jelekong ini adalah warna-warna yang mencerminkan kreatifitas, kedewasaan dan kemapanan. Berikut ini adalah warna primer yang bisa dugunakan.

Gambar III.2 Warna yang digunakan pada logo website dan media pendukung lainnya.

Sumber : dokumentasi pribadi

Strategi Media

Gambar III.3 Contoh media yang digunakan untuk promosi Kampung lukis Jelekong.

(12)

Media dipilih untuk menyampaikan maksud dan tujuan dapat disampaikan secara informatif dan persuasif agar pesan yang disampaikan dapat diterima. Maka, pemilihan media promosi ini perlu dibuat secara efektif dan efisien.

Gambar III.4 Tampilan website sentra lukis Jelekong.

Sumber: dokumentasi pribadi

(13)

23 BAB IV

TEKNIS PRODUKSI MEDIA

IV.1 Perancangan Website

IV.1.1 Konsep Perancangan

Konsep awal perancangan layout Website Sentra Lukis Jelekong ini berisi profil dari Kampung Lukis Jelekong itu sendiri.

Tujuan pembuatan Website ini adalah untuk mempublikasikan dan sekaligus mempromosikan lukisan-lukisan yang dibuat oleh pengrajin lukisan di Jelekong. Dengan dibuatnya Website ini, maka diharapkan Kampung Lukis Jelekong bisa menjadi alternatif wisata dan referensi bagi masyarakat yang terbiasa melakukan googleing di internet.

Untuk brif layout Website dari Sentra Lukis Jelekong mengalami beberapa proses kreatif.

(14)

IV.I.2 Tekhnis Perancangan

Perancangan layout Website Sentra Lukis Jelekong dilakukan menggunakan software grafis yaitu CorelDRAW X5, Adobe Photoshop CS4 dan Adobe DreamweaverCS4. Untuk penempatan logo pada layout menggunakan Adobe Photoshop CS4.

Gambar IV.2: Rancangan layout dalam format jpg.

IV.I.3 Tema

Tema dari layout Website ini adalah naturalistis, sesuai dengan cirikhas lukisan Jelekong. Warna yang digunakan disesuaikan dengan tema dari Website

ini.

(15)

25 IV.2 Media Pendukung

Gambar IV.4:Tampilan brosur dan stiker mobil

Brosur Ukuran 24x21 cm, art paper, proses Print

Stiker mobil Ukuran 5.2x9 cm, Ukuran16.5x2.8 cm, proses printout cetak offset

(16)

Gambar IV.5:Sign system

Sistem Rambu Ukuran 200x100 cm material alumunium Teknis Digital printing

IV.4 Billboard

Gambar IV.6:Billboard “KAMPUNG LUKIS JELEKONG”

(17)

27 IV.5 Cindreramata

Gambar IV.7:Cinderamata kaos dan sepatu lukis

(18)

LEMBAR PENGESAHAN

PERANCANGAN WEBSITE KAMPUNG LUKIS JELEKONG

Luthfil Hadi

NIM. 51906138

Telah disetujui dan disahkan di Bandung sebagai Tugas Akhir pada tanggal :

15 September 2014

Menyetujui,

Pembimbing

Dodi Nursaiman, M.Ds NIP.4127 32 06 018

Dekan Ketua Program Studi

Fakultas Desain DesainKomunikasi Visual

Prof. Dr. Primadi Tabrani Taufan Hidayatullah, S.Sn., M.Ds

(19)

iii

SURAT KETERANGAN

PERSETUJUAN PUBLIKASI

Bahwa yang bertanda tangan dibawah ini, penulis dan pihak perusahaan tempat penelitian, Menyetujui :

“Untuk memberikan kepada Universitas Komputer Indonesia Hak Bebas Royalty Noneksklusif atas penelitian ini dan bersedia untuk di-online-kan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk kepentingan riset dan pendidikan”.

Bandung, 15 September 2014

Penulis, Mengetahui,

Pembimbing

(20)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama Lengkap Luthfil Hadi Jenis Kelamin Laki – Laki

Tempat ,Tanggal Lahir Bandung, 29 Desember 1987

Agama Islam

Status Belum Menikah

Alamat Jl.Kebon Bibit Utara Dalam No.20 Rt.04/Rw.05 Kel. Tamansari Kec. Bandung Wetan Kota Bandung, 40116

No.Telp 0813-2206-3322

2006 – 2014 Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung

KEMAMPUAN

Hardware Computer Perakitan Computer,Install Operating System,Format Dan Partisi Hardisk,Seting Internet Dan Modem

Software Graphic Adobe Photoshop,Corel Draw, Illustrator

Software Editing Adobe Premiere 1.5, Uled Video Studio 8, Flash Software Animasi 3D Max,Macromedia Flash

Software Pengetikan Dan Persentasi

Ms Office Word, Macromedia Flash

PENGALAMAN KERJA

P

enga

la Illustrator/graphic design – 2012 TURTLE ROCK Company ( Bandung )

Bandung, 1 Oktober 2014

Hormat saya

Gambar

Gambar III.2 Warna yang digunakan pada logo website dan media pendukung lainnya.
Gambar III.4 Tampilan website sentra lukis Jelekong.
Gambar IV.3: Tampilan akhir setelah revisi dari Website dan fitur yang terdapat      didalamnya
Gambar IV.4:Tampilan brosur dan stiker mobil
+3

Referensi

Dokumen terkait

Dengan kata lain penilaian merupakan rangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan

Dari hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa perlakuan vermikompos, urine domba dan interaksi antara dua perlakuan tersebut tidak memberikan pengaruh yang nyata

Dari hasil penelitian, saran yang dapat diberikan adalah agar Pegadaian Syariah Sidoarjo terus meningkatkan pelayanan dan berusaha untuk memenuhi keinginan atau

Nilai amplitudo puncak pada saat empat hari setelah proses korosi yang lebih tinggi daripada sesaat setelah proses korosi menunjukkan beton dalam keadaan kering sehingga

Penyebab postpartum blues yang lain yaitu terjadi pada wanita primipara karena berada dalam masa adaptasi, bagi wanita primipara kondisi setelah melahirkan dapat

“Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivism, digunakan untuk meneliti pada populasi atau

SLICC mencatat beberapa kekurangan kriteria ACR yaitu antara lain : banyak pasien yang diklasifikasikan sebagai SLE tapi tanpa didapatkan kriteria imunologi

Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan siswa madrasah dalam memecahkan masalah matematika dalam bentuk soal cerita dan mendeskripsikan kesalahan