• Tidak ada hasil yang ditemukan

MASALAH PEMBANGUNAN DAN LINGKUNGAN HIDUP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MASALAH PEMBANGUNAN DAN LINGKUNGAN HIDUP"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Kegiatan pembangunan pada dasarnya adalah proses perubahan dan

pertumbuhan yang secara cepat atau secara bertahap dan berangsur-angsur dan

merubah rona, sifat dan keadaan lingkungan hidup, agar menjadi lebih baik dari

kondisi semula. Pembangunan mencakup dua tahap penting :

a. Tahap untuk peningkatan kesejahtaraan.

b. Meletakkan landasan yang kuat untuk tahap pembagunan berikutnya.

Pembangunan yang sedang giat-giatnya dilakukan oleh bangsa Indonesia

pada dasarnya adalah suatu kegiatan untuk membangun bangsa. Karena

kemajuan di berbagai sektor kehidupan, maka pembangunan harus berjalan terus

dan tidak boleh berhenti.

Demikian juga pembangunan yang dilaksanakan di negara kita harus

terus-menerus dilajutkan sesuai dengan tuntutan jaman.

Kegiatan pembangunan diberbagi sektor yang dliakukan oleh pemerintah,

masyarakat, maupun oleh pihak swasta dari tahun ke tahun terus meningkat:. Secara

sadar atau tidak sadar pembangunan yang membawa hasil itu dilain pihak juga

menimbulkan masalah antara lain adalah masalah pencemaran dan lingkungan hidup.

Dalam awal PJP , bangsa Indonesia bertekat untuk meningkatkan intensitas

pembangunan nasional sesuai dengan kebijaksanaan Trilogi Pembangunan. Seiring

dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi, kita juga perlu untuk mengentaskan

kemiskinan sebagai langkah pemerataan pembangunan. Untuk pertumbuhan

ekonomi diperlukan adanya investasi yang besar terutama mengarah pada

industrialisasi (hight technology).

Dengan demikian sumber daya alam yang melimpah di daerah kita sangat

diperlukan untuk melaksanakan pembangunan yang pada akhir pemanfaatan

sumber daya alam secara maksimal amat penting untuk mengentaskan kemiskinan.

(2)

koordinasi pembangunan yang belum mantap, pelaksanaan pembangunan yang

masih mengabaikan masalah lingkungan.

Akibat dari masalah ini sering ditemui hal-hal sebagai berikut :

• Pelaksanaan pembangunan masih dilakukan secara sendiri-sendiri.

• Munculnya kasus-kasus pencemaran.

• Kerusakan lingkungan antara lain berupa rusaknya bahan bekas galian golongan

C.

• Tumpang tindih peruntukan lahan.

• Banjir sebagai akibat lambannya revegetasi terhadap lahan-lahan bekas tambang.

• Munculnya kasus-kasus lingkungan lainnya.

Sebab itulah pengalaman Pelita V yang lalu dan pelita-pelita sebelumnya

untuk menjadi bahan evaluasi dalam rangka pelaksanaan pembangunan pada

masa-masa yang akan datang.

1.1.Kegiatan Pembangunan

Pelaksanaan dan masalahnya.

Perkembangan keadaan menuntut diadakannya penyesuaian-penyesuaian

termasuk upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berperan

sebagai pelaku dalam pelaksanaan pembangunan diberbagai sektor baik fisik atau

non fisik. Perkembangan keadaan itu pulalah yang terus bergerak maju sehingga

muncul tuntutan baru untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin hari semakin

besar.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup tersebutlah sebagian masyarakat yang

kurang sadar terhadap lingkungan hidup cenderung untuk memanfaatkan sumber

daya alam secara berlebihan bahkan cenderung untuk merusak sumber daya alam.

Keadaan ini tentu tidak bisa dibiarkan harus dicegah minimal harus dikurangi.

Disinilah letak pentingnya upaya pengelolaan lingkungan, karena sesuai dengan

Undang-Undang Nomor : 4 Tahun 1982 tentang ketentuan-ketentuan pokok

(3)

keselarasan hubungan antara manusia dengan lingkungan hidup sebagai tujuan

membangun manusia seutuhnya, dengan tujuan :

• Terkendalinya pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.

• Terwujudnya manusia Indonesia pembina lingkungan bukan perusak lingkungan.

• Terlaksananya pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan untuk

kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang.

• Terlindunginya negara dari dampak kegiatan diluar wilayah negara yang

menyebabkan pencemaran/perusakan lingkungan.

Ini berarti pengelolaan lingkungan adalah penting, karena dalam

pengelolaan akan ada upaya yang konkrit untuk memperbaiki kondisi lingkungan

yang rusak/tercemar sebagai akibat dari kegiatan manusia, proses alam bahkan

kegiatan pembangunan itu sendiri.

Kalau pengelolaan lingkungan hidup dikaitkan dengan masalah

pembangunan, harus diusahakan agar dalam proses awal perencanaan pembangunan

harus sudah mempertimbangkan aspek lingkungan. Dengan demikian jika

kegiatan pembangunan menimbulkan dampak negatif dari sejak dini sudah

dilakukan upaya-upaya pencegahannya. Kalau hal itu diabaikan, akan muncul dampak

penting terhadap lingkungan berupa :

• Rusaknya sumber daya alam.

• Pencemaran tehadap komoditi bebas (air, udara, tanah)

• Konflik-konflik sosial

• Kemiskinan

• Munculnya berbagai macam penyakit

Disinilah pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan karena

pada hakekatnya pembangunan adalah proses perubahan lingkungan yakni

mengurangi resiko pembangunan serta mengembangkan manfaat yang timbul.

Dengan demikian yang harus mendapat perhatian adalan bahwa setiap kegiatan

pembangunan harus benar-benar :

(4)

• Meningkatkan kesejahtaraan rakyat

• Melestarikan sumber daya alam

• Memotifasi pada masayakat agar memegang peran sebagai pembinaan lingkungan.

• Menggunakan teknologi yang tepat.

• Meningkatkan partisifasi masyarakat untuk berperan aktif.

Dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan, sumber daya alam yang

ada hendaknya dimanfaatkan secara bijaksana dan agar selalu memperhitungkan :

(1.) Generasi yang akan datang agar mewarisi kondisi sumber daya alam yang baik.

(2.) Adanya keseimbangan yang dinamis antara unsur-unsur lingkungan.

(3.) Pemanfaatan sumber daya alam harus dijamin kelestariannya.

Jadi pembangunan yang dilaksanakan yang memanfaatkan sumber daya

alam, pelaksanaannya harus dilakukan secara arif, bijaksana dan terkendali.

Prioritas Pembangunan

Kegiatan pembangunan yang dlakukan selalu menimbulkan dampak

penting dan tidak penting. Prioritas pembangunan yang terlebih dahulu harus

ditangani baik pelaksanaan pembangunannya atau pemanfaatannya sangat

diperlukan guna mencari keseimbangan antara pencapaian tujuan dan terpenuhinya

keinginan masyarakat

Beberapa hal yang harus mendapat perhatian berbagai masalah lingkungan

antara lain :

• Masalah lingkungan lokal

Masalah lingkungan lokal berbeda antara daerah satu dengan daerah

lainnya. Permasalahannya lingkungan lokal prioritasnya adalah masalah

limbah, baik limbah industri. ataupun limbah domestik.

• Masalah pencemaran dan perusakan lingkungan.

• Masalah sidemeniasi (pelumpuran/ pendangkalan sungai)

(5)

• Masalah kebakaran

• Masalah kualitas sumber daya manusia

• Masalah tata ruang

• Masalah isolasi wilayah

• Masalah sosial

• Masalah Lingkungan Hidup Nasional.

Acuan dari masalah ini adalah Repelita, pertanggung jawaban Presiden,

setiap tanggal 17 Agustus.

Beberapa masalah lingkungan nasional antara lain :

• Masalah kependudukan

• Pertumbuhan penduduk

• Pertumbuhan tidak meraia, kesehatan, pendidikan

• Masalah kemiskinan

• Masalah Transmigrasi

• Masalah Transportasi dan tain-lain.

• Masalah Lingkungan Hidup Regional

Sudah dikemba.ngkan kerjasama. regionail antara lain dengan

negara-negara ASEAN, dimana. kerjasama ini diadakan pertemuan ditingkat

para tenaga ahli, para menteri. Program kerja sarna lingkungan hidup ini

didalam program dari ASEP . (ASEAN ENVIRONMENT PROGRAM), yang

kegiatannya antara lain pendidikan dan latihan lingkungan pengelolaan

lingkungan termasuk AMDAL, industri dan lingkungan.

• Masalah Lingkungan Global

Program pertama yang dilakukan adalah konferensi lingkungan hidup

PBB STOCKHOLM Tahun 1972 di Swedia. Pada Bulan Nopember 1963 telah

dicatat. terdapat sepuluh masalah lingkungan hidup yang perlu rnendapat perhatian

(6)

(a) Pengelolaan bahan kimia, proses dan Limbah B3

(b) Kemunduran hutan tropikal

(c) Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi

(d) Pengelolaan DAS

(e) Krisis kayu bakar dan lain-lain.

1.2.Lingkungan Hidup

Sesuai Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang

ketentuan-ketentuan pokok pergolongan lingkungan hidup, lingkungan hidup didefinisikan

"Kesatuan ruang dengan semuambenda, daya, keadaan dan mahluk hiaup termasuk

didalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan

perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya"

Ini menunjukkan bahwa materi dan permasalahan lingkungan , hidup

amatlah luas karena lingkungan hidup itu mencakup :

• Lingkungan hidup alami

• Lingkungan Hidup buatan

• Lingkungan Hidup sosial

Dalam hal pembangunan dibidang lingkungan hidup mencakup berbagai

aspek kegiatan pembangunan baik ekonomi, teknologi dan sosial budaya dari

kegiatan tersebut berhubungan erat dengan pembangunan pada berbagai sektor

antara lain :

• Industri

Kegiatan/ pembangunan industri berkembang pesat antara lain industri perkayuan

seperti plywood, kayu lapis, penggergajian kayu dan lain-lain.

• Kegiatan pertambangan

Kegiatan tambang seperti tambang batu bara, tambang emas, bahan galian gol C,

minyak bumi.

(7)

Demikian halnya kegiatan kehutanan Hak Pengusahaan Hutan (HPH), HPH.TI

dan lain-lain.

• Pertanian

Berupa kegiatan perkebunan kelapa sawit, karet.

• Kompiek Perdagangan dan Pertokoan seperti pembangunan pusat-pusat

perbelanjaan, plasa dan lain-lain

• Pariwisata seperti perhotelan, iapangan golf, obyek-obyek wisata dan lain-lain.

Kegiatan seperti tersebut diatas yakni pembangunan lingkungan hidup

dilakukan dengan maksud untuk meningkatkan kualitas dan fungsi lingkungan hidup

agar bermanfaat untuk generasi saat ini dan yang akan datang.

Dalam rangka pembangunan lingkungan hidup tersebut saat ini

dikembangkan berbagai kegiatan untuk mengelola lingkungan hidup dengan baik.

Upaya tersebut antara lain :

Dalam bidang industri dikembangkan program Proper Prokasih yakni

program Kinerja perusahaan dalam rangka menunjang kegiatan Prokasih untuk

menjaga kualitas sungai, memberikan peringkat warna hijau sampai hitam kepada

industri-industri yang memperhatikan masalah lingkungan sampai dengan

mengabaikan masalah lingkungan.

Dalam bidang pertambangan pemerintah mengupayakan agar kegiatan

pertambangan tidak mencemari lingkungan. Upaya pemerintah adalah pemantauan

secara terus-menerus, selain itu upaya reklamasi lahan dan revegetasi terhadap

lahan-lahan yang dibuka untuk dimaksimalkan.

Dalam sektor kehutanan, kegiatan hak pengusahaan hutan issu pokok dalam

kegiatan HPH adalah pembukaan wilayah hutan. Kegiatan PWH ini merupakan issue

penting terhadap lingkungan seperti timbulnya erosi dan sedimentasi. Dengan

demikian perlu percepatan revegetasi dan reboisasi. Ini berarti para pengusaha hutan

yang hanya mempertimbangkan bisnis tanpa mempertimbangkan lingkungan

mempunyai resiko yang amat tinggi pada sektor kehutanan.

(8)

pengusaha yang melakukan penebangan dibawah diameter yang diperkenankan harus

dicegah, termaauk penebangan diluar blok tebangan.

Disinilah terlihat pentingnya untuk menjaga keseimbangan lingkungan

terutama lingkungan hutan dan isyarat ini dikenal dengan masalah ecolabelling.

Ketentuan Ini dimaksudkan agar negara-negara penghasil kayu dapat mengelola

hutannya secara lestari.

Dalam sektor Pertanian, tidak lepas dari kewajiban-kewajiban lingkungan

antara lain kewajiban membuat studi lingkungan baik studi AMDAL atau studi Upaya

Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL).

Dalam hal pembangunan perdagangan dan pertokoan serta pariwisata juga

dikenakan kewajiban-kewajiban menyusun studi lingkungan tersebut. Ini diaebabkan

karena kegiatan Perdagangan maupun pariwisata juga menimbulkan dampak penting

dalam kehidupan.

Seiain masalah perhotelan dan fasilitas wisata lainnya pembuatan lapangan

golf juga menimbulkan dampak yang patut mendapat perhatian ini karena pembuatan

lapangan golf antara lain berupa pemeliharaan rumput, penggunaan bahan kimia

perawatan lapangan, aliran air dan lain-lain harus mendapat

Dari uraian sebagaimana tersebut diataa, lingkungan hidup harus dikelola dan

pengelolaan ini melibatkan berbagai dinas/instansi/sektor terkait harus dilakukan

secara terpadu.

Hal ini sesuai dengan pengertian dari pengelolaan lingkungan adalah Upaya

terpadu dalam pemanfaatan, penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian,

Pemeliharaan dan pengembangan lingkungan hidup".

Konsep pengelolaan lingkungan hidup terdirl dari dua hal penting yakni :

• Prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan terdiri dari kegiatan konservasi,

keterkaitan diversifikasi, kesinambungan, kesimbangan dan keserasian.

• Sasaran untuk mencapai keselarasan hubungan antara manusia dan lingkunganya

Referensi

Dokumen terkait

Peranan audit lingkungan dalam pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yaitu ; Sebagai instrumen untuk

Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan

 Dengan meningkatkan upaya pengendalian dan pencegahan pencemaran dan perusakan lingkungan serta dampak negatif perubahan iklim maka kondisi lingkungan hidup Kota

Yang  dimaksud  dengan  penanggung  jawab  usaha  yang  usahanya  dapat  menimbulkan  dampak besar  dan  penting  terhadap  kerusakan  dan  atau  pencemaran 

“ Pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/ atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energy, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan

Cara Pencegahan Pencemaran Lingkungan