BAHAN STRUKTUR KRISTAL

Teks penuh

(1)

STRUKTUR KRISTAL

BENTUK DARI SUSUNAN ATOM-ATOM YANG MEMBANGUN MATERIAL/BAHAN

ATOM-ATOM BERADA DALAM POSISI YANG BERDEKATAN DAN BERSINGGUNGAN MEYUSUN DIRINYA SECARA BERULANG DENGAN POLA TERTENTU → STRUKTUR KRISTAL.

MATERIAL PADA :

FASA CAIR → SUSUNAN ATOM TDK TERATUR (AMORFUS) FASA PADAT → MENGKRISTAL DAN SUSUNAN ATOM TERATUR

ILLUSTRASI

1. ATOM-ATOM MENGELOMPOK MENYUSUSUN DIRINYA MEMBENTUK SEL-SEL SATUAN KRISTAL

2. SEL SATUAN MEMPUNYAI CIRI-CIRI YANG SAMA DENGAN KESELURUHAN KRISTAL SUSUNAN BERULANG ATOM-ATOM MEMPUNYAI BENTUK YANG SANGAT BERVARIASI. BENTUK KRISTAL

MEMPUNYAI BENTUK KRISTAL :

1. FACE CENTERED CUBIC → KUBIK Cu, Al, Au, Pb, Ni, Pt,

2. BODY CENTERED CUBIC → KUBIK Fe, Cr, Mo, Tantalum, Tungsten

3. CLOSED PACKED HEXAGONAL → HEXAGONAL Mg, Cd, Zn, Ti

1. MENGHITUNG VOLUME ATOM A. JUMLAH ATOM

B. JARI-JARI/DIAMETER ATOM

a

=

2

R

2

(2)

C. VOLUME ATOM

2. MENGHITUNG FAKTOR TUMPUKAN

A. VOLUME RUANG TEMPAT ATOM-ATOM BERADA MEMBENTUK SEL SATUAN B. FAKTOR TUMPUKAN

Faktor Tumpukan

=

Volume Atom

Volume Kubus

3. MENGHITUNG BERAT JENIS

ρ

=

n. A

V

c

. N

A

DIMANA:

ρ = BERAT JENIS

n = JUMLAH ATOM DALAM SEL SATUAN A = BERAT ATOM

VC = VOLUME UNIT SEL

NA = BILANGAN AVOGADRO (6,023 x 1023 ATOM/SEL)

4. POLYMORFY ATAU ALLOTROPY

 BEBERAPA LOGAM YANG MEMILIKI LEBIH DARI SATU BENTUK STRUKTUR KRISTAL  TERJADI KARENA PERUBAHAN TEMPERATUR DAN TEKANAN

CONTOH Fe :

(3)

PADUAN KRISTAL LOGAM MURNI →

TERDIRI DARI SATU JENIS TIPE ATOM (SANGAT TIDAK MUNGKIN TERJADI) BIASANYA 99,9999 %

LOGAM PADUAN

ADA LOGAM ASING YANG DIBERIKAN SECARA INTENSIF DENGAN TUJUAN UNTUK MENGHASILKAN KARAKTERISTIK YANG SPESIFIK PADA MATERIAL

SUSUNAN KRISTAL TERDIRI DARI LEBIH DARI SATU JENIS LOGAM

LARUTAN

(4)

1. CAIR (SIRUP) → SEMUA GULA DAPAT LARUT DALAM AIR

2. SIRUP + GULA → SEBAHAGIAN GULA SDH TDK BISA DILARUTKAN OLEH AIR 3. WILAYAH YANG MEMBATASI CAIR (1) DENGAN WILAYAH SIRUP + GULA (2)

LARUTAN PADAT

LARUTAN DALAM KEADAAN PADAT, TERDIRI DARI LEBIH DARI 2 JENIS ATOM ATAU LEBIH DALAM SATU KISI KRISTAL

KOMPOSISI HOMOGEN

1. LARUTAN PADAT SUBSTITUSI

- SEBAGIAN ATOM ASING MENGGANTIKAN ATOM INDUKNYA - SYARAT :

a. PERBEDAAN JARI-JARI ATOM INDUK DAN ATOM ASING < 15 % CONTOH : KUNINGAN (R Cu = 0,1278 nm, R Zn = 0,139 nm)

2. LARUTAN PADAT INTERTISI

- ADA PENYISISPAN ATOM ASING KE DALAM ATOM-ATOM INDUK - SYARAT :

a. JARI-JARI ATOM ASING < JARI-JARI ATOM INDUK CONTOH : CARBON DALAM BESI

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...