• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MACAM PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN (KAILAN, SAWI DAN SELADA)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH MACAM PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN (KAILAN, SAWI DAN SELADA)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH MACAM PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN (KAILAN, SAWI DAN SELADA)

Oleh: RATNA SULISTIANI (99710197)

Agronomy

Dibuat: 2007-02-17 , dengan 3 file(s).

Keywords: Pupuk Organik Cair, Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman (Kailan, Sawi Dan Selada)

Pemakaian pupuk anorganik cenderung berlebihan dan terus menerus sehingga belakangan ini menyebabkan dampak yang merugikan, yaitu tanaman sayuran akan peka terhadap hama dan penyakit, selain itu tanah akan kekurangan unsure mikro, karena dalam pupuk anorganik tidak mengandung unsur mikro yang dibutuhkan oleh tanaman (Budiyanto, 1980). Karena dampak tersebut di Indonesia, sekarang perlu dimasyarakatkan kembali pertanian organik sebagai pertanian yang akrab lingkungan. Pertanian organik bertujuan untuk melaksanakan usaha yang terbaik untuk menghasilkan pangan tanpa menyebabkan terjadinya kerusakan sumber daya tanah, air dan udara, hal ini disebabkan karena dalam pertanian organik pupuk yang digunakan selain mengandung unsur hara makro juga mengandung unsur hara mikro, yang mampu mengkonserfasi dan mempertahankan produktifitas tanah sehingga mampu meningkatkan dan mempertahankan produksi tanpa menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan (Rachman, 2004).

Kailan (Brassica oleracea L.) merupakan sayuran daun yang banyak diminati masyarakat saat ini. Hal ini karena sayuran yang konon berasal dari China ini mempunyai kualitas lebih baik

dibandingkan dengan sayuran kelompok kubis lainnya, diantaranya adalah kandungan gizi tinggi, rasa lebih enak yaitu manis dan renyah saat pengolahan serta berkhasiat sebagai pencegah penyakit kanker. Selain kailan, sayuran daun yang juga mempunyai prospek bagus, baik ditinjau dari aspek ekonomi maupun sosial adalah selada (Lactuca sativa L) karena tanaman ini

mempunyai kelayakan untuk diusahakan dalam rangka meningkatkan pendapatan negara melalui pengurangan import sayuran dan pertumbuhan eksport sayuran (Rudiyanto, 1997). Sawi

(Brassica juncea L) juga mempunyai prospek bagus untuk mendukung upaya peningkatan ekonomi petani, peningkatan gizi masyarakat, perluasan kesempatan kerja dan pengembangan agribisnis (Rukmana, 1994).

Dengan kemajuan teknologi dalam abad terakhir ini telah banyak produk pupuk organik, dalam bentuk cair yang dijual pasaran dengan macam-macam merk setiap produk menawarkan sejumlah keunggulan seperti untuk menyuburkan lapisan tanah permukaan (topsoil), meningkatkan populasi jasad renik, mempertinggi daya serap dan daya simpan air yang keseluruhannya dapat meningkatkan kesuburan tanah

(2)

terbagi dan diulang tiga kali. Faktor 1 sebagai petak utama adalah macam pupuk organic cair (P) dan Faktor 2 sebagai anak petak adalah jenis tanaman (T). Pengamatan dilakukan 6 hari sekali, parameter yang di amati adalah panjang batang, jumlah daun, luas daun, berat basah dan berat kering

Berdasarkan uji BNJ bahwa Pupuk organik cair belum dapat meningkatkan pertumbuhan maupun hasil tanaman kalian,sawi dan selada. Perlakuan macam pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan kecuali panjang batang umur 12 hst. Panjang batang tertinggi ditunjukkan oleh jenis tanaman kailan, jumlah daun terbanyak

Referensi

Dokumen terkait

Hal in menunjukkan bahwa semakin banyak konsentrasi pupuk organik cair yang diberikan dengan jarak waktu pemberian yang berbeda maka kandungan unsur hara yang diserap

Hal ini disebabkan karena pemberian pupuk organik cair limbah darah sapi ke tanah terdapat kandungan hara yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tinggi tanaman sawi

Pemberian pupuk organik cair sampah kota menunjukkan pengaruh nyata terhadap paramter tinggi tanaman, jumlah daun, produksi per tanaman produksi per plot, dengan dosis

Interaksi perlakuan jenis kompos azolla dengan pupuk organik cair campuran limbah tanaman dan ternak menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman sawi yang lebih

Berbeda nyata terhadap jumlah buah, diduga karena Pupuk Organik Cair HANTU yang diaplikasikan ke tanah hal ini diduga Pupuk Organik Cair HANTU sudah bereaksi oleh tanaman dan

Pemberian pupuk organik cair sampah kota menunjukkan pengaruh nyata terhadap paramter tinggi tanaman, jumlah daun, produksi per tanaman produksi per plot, dengan dosis

Pupuk organik cair Nasa adalah salah satu pupuk organik yang jika digunakan pada waktu dan konsentrasi yang tepat akan dapat mengaktifkan penyerapan unsur hara oleh tanaman, dan juga

Pupuk organik cair dapat membantu meningkatkan produksi tanaman, meningkatkan kualitas produk tanaman, mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan sebagai alternatif pengganti pupuk