• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Tol Belmera

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Tol Belmera"

Copied!
117
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Maya Ansarida Simamora
  • Pengajar:
    • Yusandy Aswad, ST, MT
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Teknik Sipil
  • Topik: Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Tol Belmera
  • Tipe: tugas akhir
  • Tahun: 2011
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Bab ini membahas tentang latar belakang dan pentingnya penelitian kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Belmera. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik kecelakaan yang terjadi, faktor penyebab, serta lokasi rawan kecelakaan. Dengan memahami aspek-aspek ini, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan memberikan rekomendasi yang berguna bagi pengelola jalan tol dan pengguna jalan.

1.1 Umum

Jalan merupakan sarana transportasi penting yang mempengaruhi keselamatan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas menjadi masalah serius yang perlu ditangani, terutama di jalan tol yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan. Penelitian ini berfokus pada jalan Tol Belmera, yang memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri dalam hal keselamatan.

1.2 Latar Belakang

Latar belakang penelitian ini menjelaskan pentingnya pembangunan jalan tol sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan. Namun, kondisi jalan tol yang bebas hambatan dapat mendorong pengemudi untuk melanggar aturan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan di jalan Tol Belmera.

1.3 Perumusan Masalah

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini mencakup identifikasi faktor penyebab kecelakaan serta lokasi rawan kecelakaan. Dengan menganalisis data kecelakaan, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalan tol.

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab kecelakaan, mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan, dan mengetahui karakteristik kecelakaan yang terjadi di jalan Tol Belmera. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas.

1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi yang berguna bagi pengelola jalan tol dan pengguna jalan mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi dan peneliti lain dalam bidang keselamatan lalu lintas.

1.6 Pembatasan Masalah

Penelitian ini dibatasi pada faktor-faktor penyebab kecelakaan yang meliputi manusia, kendaraan, jalan, dan lingkungan. Data yang digunakan adalah data kecelakaan di jalan Tol Belmera dari tahun 2006 hingga 2010.

1.7 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan tugas akhir ini terdiri dari lima bab yang mencakup pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, analisis data, dan kesimpulan serta saran. Setiap bab memiliki fokus dan tujuan yang berbeda untuk mendukung keseluruhan penelitian.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini menjelaskan teori-teori terkait kecelakaan lalu lintas, termasuk definisi, karakteristik, dan faktor penyebab kecelakaan. Tinjauan pustaka ini penting untuk memberikan dasar teori yang kuat dalam penelitian ini serta untuk memahami konteks kecelakaan yang terjadi di jalan Tol Belmera.

2.1 Pengertian Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan lalu lintas didefinisikan sebagai peristiwa yang tidak terduga yang melibatkan kendaraan dan dapat mengakibatkan korban jiwa atau kerugian materi. Memahami pengertian ini sangat penting untuk menganalisis kecelakaan yang terjadi di jalan Tol Belmera.

2.2 Karakteristik Kecelakaan

Karakteristik kecelakaan dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai faktor seperti jenis kecelakaan, waktu, cuaca, dan jenis kendaraan yang terlibat. Analisis karakteristik ini membantu dalam memahami pola kecelakaan yang terjadi dan faktor-faktor yang mempengaruhi.

2.3 Faktor-Faktor Penyebab Kecelakaan

Faktor penyebab kecelakaan dikelompokkan menjadi faktor manusia, kendaraan, jalan, dan lingkungan. Pemahaman tentang faktor-faktor ini sangat penting untuk merancang strategi pencegahan kecelakaan di jalan tol.

2.4 Angka Kecelakaan dan Penggunaannya

Angka kecelakaan digunakan untuk mengukur tingkat keselamatan di jalan tol. Analisis angka kecelakaan membantu dalam mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan dan merancang intervensi yang tepat.

2.5 Daerah Rawan Kecelakaan

Daerah rawan kecelakaan didefinisikan sebagai lokasi dengan angka kecelakaan tinggi. Identifikasi daerah ini penting untuk upaya pencegahan dan peningkatan keselamatan lalu lintas.

2.6 Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas

Upaya peningkatan keselamatan lalu lintas mencakup rekayasa jalan, pendidikan, penegakan hukum, dan pengelolaan lalu lintas. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

III. METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian ini menjelaskan langkah-langkah yang diambil dalam melakukan penelitian, termasuk pengumpulan data dan analisis. Metode yang digunakan bertujuan untuk menghasilkan data yang akurat dan relevan untuk menjawab pertanyaan penelitian.

3.1 Umum

Metodologi penelitian ini mencakup pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder dari PT. Jasa Marga Cabang Belmera. Data yang dikumpulkan mencakup kecelakaan yang terjadi dari tahun 2006 hingga 2010.

3.2 Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian ini adalah jalan Tol Belmera, yang memiliki panjang 34,068 km dan merupakan jalur utama yang menghubungkan beberapa daerah. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada tingginya frekuensi kecelakaan yang terjadi.

3.3 Langkah Kerja Penelitian

Langkah kerja penelitian ini meliputi pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi hasil. Setiap langkah dilakukan dengan teliti untuk memastikan keakuratan dan relevansi data yang diperoleh.

3.4 Pengumpulan Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kecelakaan yang diperoleh dari laporan PT. Jasa Marga dan sumber lainnya. Data tersebut mencakup informasi mengenai jenis kecelakaan, waktu, dan kondisi saat kecelakaan terjadi.

3.5 Metode Analisa Data

Metode analisa data yang digunakan adalah metode frekuensi, Upper Control Limit (UCL), dan analisis tingkat kecelakaan. Metode ini membantu dalam mengidentifikasi pola dan faktor penyebab kecelakaan.

IV. PENGOLAHAN DATA DAN ANALISIS

Bab ini menyajikan hasil analisis data yang telah dikumpulkan. Analisis ini mencakup karakteristik kecelakaan, faktor penyebab, dan identifikasi lokasi rawan kecelakaan. Hasil dari analisis ini menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi bagi pengelola jalan tol.

4.1 Karakteristik Kecelakaan

Analisis karakteristik kecelakaan menunjukkan bahwa kecelakaan tunggal mendominasi, dengan kendaraan truk sebagai jenis kendaraan yang paling sering terlibat. Waktu kecelakaan paling sering terjadi antara pukul 12.00-18.00, dan kondisi cuaca cerah menjadi faktor yang dominan.

4.2 Analisis Faktor Penyebab Kecelakaan

Analisis faktor penyebab kecelakaan mengidentifikasi bahwa kendaraan adalah faktor yang paling dominan. Penelitian ini menekankan perlunya perhatian terhadap kondisi kendaraan dan pengemudi untuk mencegah kecelakaan.

4.3 Analisa Lokasi Rawan Kecelakaan

Hasil analisis menunjukkan tidak ada lokasi rawan kecelakaan (black spot) yang teridentifikasi di jalan Tol Belmera. Namun, analisis tetap penting untuk memahami dinamika kecelakaan yang terjadi.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan saran untuk perbaikan di masa depan. Kesimpulan ini mencakup temuan utama dari penelitian dan rekomendasi untuk pengelola jalan tol dan pengguna jalan.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Belmera dipengaruhi oleh berbagai faktor, dengan kendaraan sebagai faktor dominan. Penelitian ini memberikan gambaran yang jelas tentang karakteristik kecelakaan yang terjadi.

5.2 Saran

Saran yang diberikan mencakup perlunya peningkatan kesadaran keselamatan di kalangan pengguna jalan dan pengelola jalan tol. Rekomendasi untuk pemasangan rambu-rambu di lokasi-lokasi strategis juga disarankan untuk mencegah kecelakaan di masa depan.

Gambar

Gambar / Lambang
Gambar 2.1 Faktor Penyebab Kecelakaan
Tabel 3.1  Data Geometrik Jalan Tol Belmera
Tabel 3.2 Pembagian Ruas di Jalan Tol Belmera
+7

Referensi

Dokumen terkait

Faktor utama terjadi kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto adalah manusia, umur korban kecelakaan lalu lintas yang terbanyak berumur 26- 35 tahun, lokasi yang

lokasi black spot pada ruas Jalan Ahmad Yani-Carep berada pada KM 1, sedangkan pada ruas Jalan Mena-Terminal berada pada KM 3..

Daerah / lokasi rawan kecelakaan ( black spot ) adalah suatu lokasi dimana tingkat kecelakaan tinggi dengan kejadian kecelakaan berulang dalam suatu ruang dan rentang waktu

Hasil identifikasi lokasi rawan kecelakaan tertinggi pada Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak berdasarkan perhitungan data kecelakaan tahun 2019 dengan menggunakan metode

Berdasarkan hasil analisis daerah rawan kecelakaan ruas Jalan Daan Mogot Jakarta Barat menggunakan metode Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK), Batas Kontrol Atas (BKA), dan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan pada ruas jalan Kaliurang km 3,5 – km 10 Kabupaten Sleman, Propinsi D.I.Yogyakarta dan kemudian melakukan

AnalisisiBlack Site dengan Metode AEK Perhitungan Black Site dengan metode AEK menunjukan daerah rawan kecelakaan black site yaitu Jalan Singaraja – Gilimanuk, Jalan Singaraja –

Tujuh ruas jalan dengan jumlah angka ekivalen kecelakaan lebih besar dibandingkan nilai BKA dan nilai UCL sehingga diidentifikasi sebagai lokasi rawan kecelakaan lalu lintas yaitu Jalan