TINJAUAN VARIASI BENGKOKAN UJUNG-UJUNG TULANGAN SENGKANG VERTIKAL MODEL SKSNI DAN MODEL PASARAN TERHADAP KUAT GESER PADA BALOK BETON BERTULANG
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan mengetahui: beban geser maksimal, kuat geser, dan besar perbedaannya antara sengkang konvensional dan sengkang kombinasi antara sengkang
1. Analisis pengujian kapasitas balok beton menggunakan begel biasa spasi 5 cm dengan diameter tulangan 6 mm. Selanjutnya sisa beban geser pada Vu maks akan
1) Kuat tekan beton dengan menggunakan tulangan model rangka dari kayu meranti mendekati kuat tekan beton tulangan baja. Sedangkan hasil moment kapasitas pengujian
Selisih gaya geser nominal antara balok beton dengan menggunakan tulangan baja dan tulangan model rangka dari kayu meranti untuk spasi begel 8 cm adalah 3.93 kN atau 4,61 % dan
Berdasarkan hasil yang didapatkan ini menunjukkan pula bahwa kekuatan geser sengkang vertical konvensional dan sengkang vertical alternative model “U” tidaklah sama dan
Hasil pengujian kuat lentur dengan variasi tulang tarik yang ada menandakan bahwa semakin besar luas tulangan tarik yang ada maka makin besar pula beban
Tabel 4.3 hasil pengujian laboratorium dengan variasi diameter tulangan sengkang diperoleh nilai rata-rata dari setiap benda uji dan digunakan sebagai pembanding untuk
Dibandingkan dengan hasil pengujian pada model I terlihat bahwa hasil pengujian dari ketiga benda uji balok beton bertulang pada model II terjadi pola lendutan