• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perkembangan Inti Sel Telur dan Sperma Pasca Fertilisasi In Vivo dan In Vitro (Mus musculus albinus)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perkembangan Inti Sel Telur dan Sperma Pasca Fertilisasi In Vivo dan In Vitro (Mus musculus albinus)"

Copied!
67
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil ini setara dengan produksi embrio hasil superovulasi pada induk dewasa yang berkisar antara 4-7 embriddonor (Purwantara, 1990) atau dengan menggunakan teknik

Sel telur dari hewan rnerupakan sumber embrio yang sangat penting untuk penelitian, meskipun kepentingannya bagi program perbaikan mutu ternak relatif

Teknik FIV yang menggunakan sperma hasil pemisahan dapat memproduksi embrio dengan jenis kelamin betina atau jantan, kemudian embrio-embrio yang diperoleh ditransfer ke

Rall dan Fahy (1985) mengembangkan vitrifikasi, suatu pendekatan baru pembekuan pada embrio msncit. Teknik ini tidak saja menyedefianakan proses tapi juga

Imunisasi mencit (Mus musculus) dengan protein gZP3, membuktikan bahwa dosis imunogen yang lebih tinggi, menghasilkan titer antibodi serum hewan coba lebih tinggi

Berdasarkan hasil uji Tukey, nilai kapasitas fagositosis dan indeks fagositosis yang digunakan untuk menentukan efisiensi aktivitas fagositosis oleh senyawa

Pada fase ini zigot yang terbentuk dari hasil pertemuan sperma dan ovum akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan dengan proses pembelahan sel.. Pembelahan zigot

Teknik FIV yang menggunakan sperma hasil pemisahan dapat memproduksi embrio dengan jenis kelamin betina atau jantan, kemudian embrio-embrio yang diperoleh ditransfer ke