• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Jumlah Pengendap dan Alat Pengering Pada Proses Pembuatan Pektin Berbahan Baku Kulit Jeruk Manis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Jumlah Pengendap dan Alat Pengering Pada Proses Pembuatan Pektin Berbahan Baku Kulit Jeruk Manis"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

(1)

I�

SKRIPSI

PENGARUH HPENGENDAP DAN ALAT PENGERING PADA

PROSES PEBUATAN PEN

BERBAAN BAKU KULT JERUK

MANIS

Oleh

MEDIY A AGUSTINA LUBlS

F0349911J

2003

FAKULTASTEKNOLOGI PERTANlAN

INSTlTUT PERT ANIAN BGOR

(2)

Mdiya Agustina Lubis.

F0349113.

Penaruh Jumlah Penendap

n

Alat

Pengering Pada Proses Pembuaan Pektin Ben Baku Kulit Jeruk Manis. Di

bawah himhingan Dlab Sailah.

RINGKASAN

Jeruk meruakan salah sato komdias erkebunan yang daat dikonsumsi

lansung atau diproses lagi menjadi prduk anan, serti minuman

i

buah.

Sekitar

70%

n

bagian buah jeruk meruakan limbah yang elum digimakan,

padahal bagian tersebut (kulit, pulp,

n

kulit

i)

memiliki kadunganlsenyawa

yang dapat digunakan uotuk keerluan lain seerti ektin, senyawa volatil

n

lain-lain. Pemanfaatan kulit jeruk juga merupakan salah satu

a

meningkatkan

nilal tambah i

jeruk. PectiD meruakan zat engental yang banya: digunakan

pada industri baik pangan maupun non pangan. Kemampuannya membuat gel

menjadikan ektin sebagai salah satll bahan tambahan makanan

yang enting pada

industri selai, jelly

n

ken bang guta. Seiring dengan kegunaan ektin yang

semakin banyak, kebutuhan ektin dalam industri juga akan ertambah. Pada

tahuo

1998,

jumlah iroor ektin Indonesia untuk kebutuhan angan mencapai

1.095

ton yang bemilai US$ 5.2 juta (BPS, 2000).

Tujuan dari enelitian ini adalah mengolah kulit jeruk

menjadi

pektin.

mencari erbandingan

iltat dengan isopropanol dan alat emgering yang terbaik

dalam menghasilkan

ektin dengan mutu

yang sesuai standar, dan

mengaplikasikan ektin yang dihasilkan dari metde ekstraksi teraik dalam

bentuk prduk pangan (selai).

Penelitian dilakukan melalui tahap-tahap produksi ektin, yaitu ekstraksi

ektin, engendapan dengan menggunakan bahan engendap isopropanol,

encucian endapan ektin,

n

engerinan. Analisa yang diln meliputi

rendemen, kadar air, kadar abu,

oot

ekivalen, kadar metoksit, kadar

galakturonat, derajat esteriikasi

n

mengaplikasikan ektin yang dibuat dalam

embuatan selai.

Hasil enelitia.1 menunjukkhn b�_hwa ektin terbaik yaitu ekin denga.

eriakuan erbandingan volume illrat

n

volume enendap

2:3

n

alat

engering denan

vacuum

dyer

denn keristik renemen

9.17

ersen, kadar

air

6.1

ersen, kadar abu

0.2

ersen, erat ekivalen 725.56

(db),

r

metoksil

4.06,

kadar asam galturonat

47.32

ersen,

n

derajat esteriikasi

48.24

ersen.

Dali karakteristik tersebut dapat diketahui bahwa ektin yang dihasilh.n memiliki

mum

yng

aik sesuai dengan Kdeks

Mn

L,donesia. Pekin terooik

erStbUl

dapat diaplikasikan menjadi prduk selai yang diuji

ca

oranoletik oleh

28

orang panelis. Dari basil

n

uji oranoleptik temyata

42.8

en anelis lebih

menyukai rasa selai basil enelitian�

57.1

ersen anelis lebih menyukai aroma

s'iui hasil enelitia..;

46.4

ersen panelis

lebih menyukai daya oles selai hasil

enelitian.

(3)

_-Mdiya Agustina

u i .. F0349113.

Ect of Cagulant Quantity and Dryer

of Pectin Prduction from Orange Peel

(Cis sinensis Osbeck).

Under

suervision of Utah Sail.h.

SUMMARY

Orange is one of ariculture prduct onsumed dirctly or prcessed

recome food product such as orange juice. Approximately 70% rt of orange

tum into waste that has not een

,

but actually those rts (eel of orange,

pulp and outer skin) have ingredients that can be

e

for other function such as

ectin, volatile com>und, etc. The utilization of orange peel was one of the

projects to increase the value of orange. Pectin is one of thickening agent that

oten use in industry whether for fod indusry or non fd indusry. It's

capability to make gel causing ectin as one of food additive that imortant in

jam, jelly and candy industry. In 1998, the numer of imorted ctin for fod

production in Indonesia has become 1.095 ton which is value to

USS 5.2 million

(BPS, 2000).

The objectives of this research are to process orange ee! into ectin, to

find the best ratio betwen iltrate and isopropanol, to the best determine

equipment drying in producing ectin with high quality standard, to use ectin in

Jam

processmg.

The research steps in ectin production involved ectin extraction,

coagulation with isopropanol, extract puriication, and drying. The analysis

included yield, water contant, ash content, weight of equivalent, metoxil content,

galacturonic content, esteriication degree and organoleptic test for product

implemented in.

The research results showed that the best ectin is ectin produced by ratio

between iltmte volume and isoproanol volume

=

2:3 by using vacuum dryer.

(4)

SURATPERNYATAAN

Saya menyatakan dengan sebenar-bennya bahwa Skripsi dengan judui :

"Pengaruh Jumlah Pengendap dan Alat Pengering Pada Proses Pembuatan Pektin

Berbahan Baku Kulit Jeruk Manis" adalah karya asli saya sendiri, dengan araban

dosen pembimbing akademik, kecuali yang dengan jelas ditunjukkan rujukannya.

Bogor, lanuari

2004

Yang Membuat

Pernyataan

Mediya Agustina Lubis

(5)

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

PENGARUH JULAH PENGENDAP DAN ALAT PENGERING PADA

PROSES PEMBUATAN PEKTIN BERBAHAN BAKU KULIT JERUK MANIS

SKRIPSI

Sebagai alah satu syarat untuk memperoieh gelar

SARIANA TEKNOLOGI PERTANIAN

Pada Jurusan Teknologi Industri Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian

lnstitut Pertanian Bogar

Oleh

MEDIY A AGUSTINA LUBIS

F03499113

Tanggal Lulu,

:

19 Desemer

2003

Diseujui

:,�:'C'

_

anuari

2004

"

;

.,

;

'"'

.

' ' '

4

� ,

!

. o Ir

..

&.

·

Saiiah. MS

.
(6)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT,

ra

hanya dengan rahmat

n

hidayah-Nya, enulis dapat menye1esaikan enulisan skripst ini. Skripsi ini

merupakan hasil eneiitia. enulis dengan tpik erisasi ektin dari kulit

jeruk manis

n

aplikasinya yang dilakukan selama tiga bulan mulai bulan Mel

hingga Juli

2003.

Penelitian ini bertujuan uotuk mengolah kulit Jeruk manis menjadi pektin

sebagai bahan enental pada indusri mak

.

Melalui enelitian im diharapkan

daat menjadi ambaran enyelesaian enasalahan emhuangan kulit jeruk

manis dan imor ekin di Inonesia.

Skripsi jni dapat diselesaikan kaena bantuan, dorongan dan doa berbagai

pihak, oleh rena itu enulis mengucapkan yang sebesar-besamya kepada:

Ibu Dr. Ir. IIIah Sailah, MS selaku dosen embimbing akademik yRl1g

telah

memherikan arahan

n

bimbing�n kepada penuli�

1.

Bapak

Dr.

if

Sapta Rahardj1,

DEA, selaku dosen penguJI

yang teiah

memberikan saran

n

masukln untuk keempnaan skripsi ini

3 .

Bapak Drs. Puwoko, Msi, selaku dosen enguji yang telah memberikan

saran

n

masukan untuk kesemp

aa

n skripsi ini

Tak lua enulis mengucapkan terima kasih yang seesar-besamya kepada

kedua orang tua, kakak,

n

adik enuhs yang senantiasa mendoakan penulis

n

yang berjuang taPa heni untuk keerhasilan enulis.

Penulis menyadari seenuhya bahwa skripsi ini belwn npuma, oleh

karena itu kritik

n

saran yang sifatnya membangun sangat diharapkan dan

semoga skripsi ini dapat ermanfaat.

Bogor Desember

2003

(7)

UCAPAN TERIMAKASIH

Alhamdulillah, Puji

n

Syukur dianjatkan kehadirat Allh

sr

atas ridho

n

rahmat sena kebe

n

-Nya telah menjadikan enulis seorang hamba-Nya,

membimbing

n

melindungi enulis dalam melakn ek lapang hingga

akhinya enulis dapat menyelesaikan skripsi into Penulis iogin mengucapkan

teoma kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu enults selna

elaksanaan enelitian

n

enulian skripsi im. Bapak Agus Salim Lubis dan fuu

Nzly - orang tua tercinia, Dr.

If.

Hj. IlIah SaiIah, MS - embimbing akademik

enulis,

k

Ina

n

Rizky - kakak dan adik enulis, Nino - tenan yang selalu

ada dalam suka dan duka enulis, Evy Dhita - tenan baik yang banyak membantu

enulis selama

4

tahun, Dian, Mia dan NUlling - tenan sebimbingan, seluruh staf

jurusan TiN dan Laboratorium TIN. Tenan-tenan TIN

20

dan seluruh pihak yang

telJh banyak membantu. Terima

kasih.

(8)

DAfARISI

Kata Penganar ... ... ... ... ... ii

Daar Isi.

..

.

..

...

..

_ . . . .

.

. . . .. . . ...

.

_ . . . .

..

. . . . ... . . . · · ··· .

..

.

· · · · ....

iii

Datar Tael

. . .. . . ... . . . .

.

.... ....

.

. . . H • • • • • • • • • • • ••••• _ · ····

V

Daar Gwnbar ... ... .... vi

Datar Lwnpiran ... vii

I.

Pendahuluan

A. Latar Belakang ...

.

B. Tu

j

uan

... . . . .... . . ... . . . .. . .

2

II.

Tin

j

auan Pusaka

A. Jeruk Manis

.. . .

... ... .... ... ... ... ... ... ... 4

B. ��

... . ...

.... . .

... ...

. ...

... 5

C.

Pengeringan

. . . .

.

. . .

t 5

D. Penelitian Terdahulu

. .

.

. . .

...

. . . .

.

. .

.

. . . .

..

. . .

16

III.

Metodologi

A. Bahan dan Alat

. . . .

..

. . . .

..

. . . .

18

B. Metde Penelitian

. . . .

.

.

18

C.

Rancangan Percobaan

. . . .

.

. . . .

.

. . ...

23

IV.

HsH n

Pembahasan

A. Analia Bahan Baku

. . . . .. . . .

.

.

.

.

.

. . . .

.

. . . ...

24

B. Penelitian Tahap Satu

1. Rendemen

. . . .

..

... . . . .... . . ...

..

26

2.

Kadar Ai..

. . . ... . . . ... . . .

... .... 2S

3.

Kadar Abu

. . . .. . . • . . .

30

4.

et

Ekivalen

..

.

. . . .

.

. . ... . . . ... . . . ... . . .

32

5.

Kadar Metoksil

.... . . .. . . .

.

. . . ... . . . ...

33

6.

r

All Galaktl!ronat

. . . .. . . .. .

.

... . . .

35

7.

Persentase Esterifikasi

. . . ... . . . .. . . .. . . .

.

.

.

.

37

(9)

iv

V. Kesimpuian dan Saan

A. Kesimpulan

. . . ... ... ...

.

...

43

B.

Saan

..

.

. . . .

.

. . ... . . .

.

. . . ..

.

. . .

43

Dar

Psa

... . . ... ... . . . ... . . . .

... 44

(10)

DAfAR TABEL

Tael l. Kandungan Pektin Beberapa Jeois Tnan

. . . .

..

. . .

,' ' ... 7

Tael

2.

Hasil Analia Proksimat Kulit Jeruk Manis

... . . . .. . . ... . . .

25

Tael

3.

Petin Terbaik

ai

Berbagai Perlakuan dengan Metde Bayes

.... . .

39

(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)

Referensi

Dokumen terkait

Optimalisasi formula dan proses dilakukan untuk menghasilkan mie berbahan baku tepung jagung 100% dengan 15 teknik ekstrusi yang mempunyai sifat reologi dan

Banyak hal yang penulis peroleh ketika menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan Judul “ Rancang Bangun Alat Pembuatan Biodiesel Berbahan Baku Minyak Jelantah

Data yang diperoleh dari penelitian jenis pasangan logam elektroda dan jenis jeruk dianalisis dengan mencari nilai rata-rata dan standar deviasinya untuk mengetahui jenis

pembakaran dalam alat pengering uap air panas. Hal ini berarti tidak ada bahaya kebakaran atau ledakan dan juga menghasilkan mutu yang lebih baik. b) Massa jenis

Ragi 15gr Dari gambar tersebut (a) pada kombinasi 25% kulit singkong dan 75% kulit nanas dengan penambahan massa ragi sebanyak 11 gram, terlihat jamur yang tumbuh

Oleh sebab itu, salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan dari limbah kulit jeruk adalah dengan memanfaatkan pektin dari limbah kulit jeruk

Produk sabun yang dihasilkan awalnya diperoleh dengan mencampurkan lemak atau minyak dengan abu kayu alkali, dimana campuran tersebut akan menghasilkan reaksi kimia yang disebut dengan

Pada gambar 1 tersebut ditunjukkan rendemen terbaik yaitu 41,11% dengan lama waktu ekstraksi 180 menit dan suhu 95°C, ini menunjukkan bahwa suhu dan waktu yang digunakan akan