• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem informasi penjualan merchandise berbasis web Band New Found Glory

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem informasi penjualan merchandise berbasis web Band New Found Glory"

Copied!
119
0
0

Teks penuh

(1)

Bahwa yang bertandatangandibawahini, penulisdanpihakperusahaantempatpenelitian, bersedia :

Bahwahasilpenelitiandapatdionlinekansesuaidenganperaturan yang berlaku, untukkepentinganrisetdanpendidikan .

Bandung, Juli 2013

Penulis, Citra Utama T-Shirt

Pemilik Toko

Mohamad Zammal M Dadang S

NIM : 1.05.11.932

Mengetahui, Pembimbing

Marliana Budhiningtias, S.Si,.M.Si. NIP : 4127.70.26.020

Catatan

Bilakeberatandengandi-online-kanmisalkandataperusahaan di BAB III/di Bab yang

mencantum data perusahaan, ketikanpadacatatanini.

Contoh : Catatan :

Kecuali Bab III Data perusahaantidakuntukdionlinekan, denganalasan………..

(2)

ii

LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Mohamad Zammal Muharam

NIM : 10511932

Judul Tugas Akhir/Skripsi : Sistem Informasi Penjualan Merchandise Berbasis

Web Band New Found Glory

Menyatakan dengan sebenarnya bahwa penulisan Laporan Skripsi

berdasarkan hasil penelitian, pemikiran dan pemaparan asli dari penulis sendiri,

baik untuk naskah laporan maupun kegiatan Programming yang tercantum

sebagai bagian dari Laporan Skripsi ini. Jika terdapat karya orang lain, penulis akan mencantumkan sumber secara jelas.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila dikemudian hari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang telah diperoleh karena karya tulis ini dan sanksi lain sesuai dengan norma yang berlaku di perguruan tinggi ini.

Bandung, Juli 2013 Yang membuat pernyataan,

Materai Rp.6000,-

(3)

i

LEMBAR PENGESAHAN

SISTEM INFORMASI PENJUALAN MERCHANDISE BERBASIS WEB

BAND NEW FOUND GLORY

MOHAMAD ZAMMAL MUHARAM NIM. 1.05.11.932

Telah disetujui dan disahkan di Bandung sebagai Skripsi pada tanggal :

____________________

Menyetujui,

Pembimbing

Marliana Budhiningtias, S.Si.M.Si,

NIP. 4127.70.26.020

Dekan Fakultas

Teknik dan Ilmu Komputer,

Prof.Dr.H. Denny Kurniadie,Ir.M.Sc NIP 4127.70.015

Ketua Program Studi

Sistem Informasi,

(4)

Nama : Mohamad Zammal Muharam

NIM : 10511932

Tempat/Tanggal Lahir : Bandung / 7 Oktober 1989

Alamat : Jln. Halteu Selatan No 64/77 RT 02 RW 03 Kel :

Dunguscariang Kec : Andir 40183 Bandung

Pendidikan Formal

(1995-2001) : SD Negeri Raya Barat V Bandung

(2001-2004) : SMP Negeri 32 Bandung

(2004-2007) : SMA Angkasa Lanud Husein Sastranegara, Jurusan IPA

(2007-2010) : DIII Manajemen Informatika Universitas Padjadjaran

Bandung

(2011-2013) : S1 Sistem Informasi Universitas Komputer Indonesia

(5)

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi syarat kelulusan pada

Program Studi Sistem Informasi

Jenjang Strata-1 (Sarjana) Fakultas Teknik & Ilmu Komputer

Mohamad Zammal Muharam

1.05.11.932

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMUKOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(6)

v

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, yang telah

melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulisan Laporan Skripsi ini,

yang berjudul “Sistem Informasi Penjualan Merchandise Berbasis Web Band

New Found Glory dapat Penulis selesaikan dengan baik.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan Laporan Skripsi

ini masih jauh dari sempurna. Hal ini dikarenakan keterbatasan pengetahuan,

pengalaman serta kemampuan yang Penulis miliki dalam mengolah serta

menyajikan datanya. Namun demikian, Penulis telah berusaha dengan

sebaik-baiknya dalam menyusun Laporan Skripsi ini untuk mendapatkan hasil akhir yang

maksimal dan sesuai dengan yang diharapan.

Dalam menyelesaikan laporan ini penulis banyak menemukan kesulitan dan

hambatan. Tetapi dikarenakan adanya dorongan dan motivasi dari berbagai pihak,

maka laporan skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik dalam waktu yang sudah

ditentukan. Melalui kesempatan ini penulis mengucapkan rasa hormat dan terima

kasih yang sebesar - besarnya kepada :

1. Ayah, Ibu, Kakak dan Adik beserta seluruh keluarga yang telah memberikan

dukungan yang sangat luar biasa baik secara moral dan material, serta doa

(7)

vi

2. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.Sc, selaku Rektor Universitas Komputer

Indonesia.

3. Prof.Dr.H. Denny Kurniadie,Ir.M.Sc, selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu

Komputer Universitas Komputer Indonesia.

4. Syahrul Mauludin, S.Kom, selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi

Universitas Komputer Indonesia.

5. Wahyuni, S.Si, M.T, selaku Dosen Wali Penulis, terima kasih atas saran,

bimbingan serta nasehatnya selama masa perkuliahan.

6. Marliana Budhiningtyas, S.Si, M,Si, selaku Dosen Pembimbing, terima kasih

atas bimbingan, saran, nasehat dan dorongannya dalam menyelesaikan laporan

skripsi ini.

7. Kepada Aang Nasrullah, Anggia Wiguna, Aditya Kunto, Rudy Fachrudin,

Nurul Anggraeni, Anshari Furqan, dan Marisya Rosdiana yang telah banyak

memberikan sumbang saran dan ilmu untuk menyelesaikan laporan skripsi ini.

8. Rekan-rekan Program Studi Sistem Informasi, khususnya Konversi 2011 yang

telah memberikan arti persahabatan, motivasi, semangat dan suasana

kegembiraan kepada penulis selama masa perkuliahan.

9. Semua pihak yang tidak dapat Penulis sebutkan satu persatu yang telah

memberikan bantuan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada

(8)

vii

Semoga Allah SWT membalas kebaikan bagi semua pihak yang telah

membantu penulis dan semoga laporan ini bermanfaat bagi semua pihak,

khususnya bagi para pembaca.

Penulis menyadari, bahwa Laporan Tugas Akhir ini masih jauh dari

sempurna karena keterbatasan kemampuan penulis. Untuk itu penulis

mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Bandung, Juni 2013

(9)

viii

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ... i

PERNYATAAN KEASLIAN ... ii

ABSTRAK ... iii

ABSTRACT ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR SIMBOL ... xvi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2Identifikasi Dan Rumusan Masalah ... 2

1.2.1 Identifikasi Masalah ... 3

1.2.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3Maksud Dan Tujuan Penelitian ... 3

1.4Kegunaan Penelitian... 4

1.4.1 Kegunaan Praktis ... 4

1.4.2 Kegunaan Akademis ... 4

1.5Batasan Masalah... 5

(10)

ix

BAB II LANDASAN TEORI ... 7

2.1Sistem Informasi ... 7

2.1.1 Pengertian Sistem ... 7

2.1.2 Pengertian Informasi ... 9

2.1.3 Pengertian Sistem Informasi ... 9

2.1.4 Komponen Sistem Informasi ... 10

2.1.5 Siklus Informasi ... 11

2.2Pengolahan Data... 12

2.3.1 Konsep Dasar Data ... 12

2.3.2 Prosedur Pengolahan Data ... 12

2.3.3 Siklus Pengolahan Data ... 13

2.3Basis Data ... 14

2.3.1 Operasi Dasar Basis Data ... 14

2.3.3 Tujuan Basis Data ... 16

2.4Bahasa Basis Data ... 18

2.4.1 Data Definition Language ... 18

2.4.2 Data Manipulation Language ... 19

2.5Entity Relationship Diagram ... 20

2.6Diagram Flowchart... 21

2.7Diagram Konteks ... 21

2.8 Data Flow Diagram ... 22

2.9 MySQL ... 22

(11)

x

2.11 PHP ... 24

2.13.1. Konsep Kerja PHP ... 25

2.12 Internet ... 27

2.13 Band / Grup Musik ... 27

2.13 Penjualan ... 28

2.14 CSS ... 28

2.18.1 Keuntungan Menggunakan CSS ... 28

2.18.2 Aturan Penulisan CSS ... 29

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN ... 30

3.1Objek Penelitian ... 30

3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan ... 30

3.1.2 Visi Dan Misi Perusahaan ... 31

3.1.3 Struktur Organisasi Perusahaan ... 32

3.1.4 Deskripsi Tugas ... 32

3.2Metode Penelitian... 33

3.2.1 Desain Penelitian ... 33

3.2.2 Jenis Dan Metode Pengumpulan Data ... 35

3.2.2.1 Sumber Data Primer ... 35

3.2.2.2 Sumber Data Sekunder ... 36

3.2.3 Metode Pendekatan Dan Pengembangan Sistem ... 36

3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem ... 36

3.2.3.2 Metode Pengembangan Sistem ... 37

(12)

xi

3.2.4 Pengujian Software ... 45

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ... 46

4.1Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan ... 46

4.1.1 Analisis Dokumen ... 46

4.1.2 Analisis Prosedur Yang Sedang Berjalan ... 47

4.1.2.1 Flow Map ... 48

4.1.2.2 Diagram Konteks ... 49

4.1.2.3 DFD Yang Sedang Berjalan………..49

4.1.3 Evaluasi Sistem Yang Sedang Berjalan ... 50

4.2Perancangan Sistem ... 51

4.2.1 Tujuan Perancangan Sistem ... 51

4.2.2 Gambaran Umum Sistem Yang Diusulkan ... 52

4.2.3 Perancangan Prosedur Yang Diusulkan ... 53

4.2.3.1 Diagram Konteks ... 54

4.2.3.2 Data Flow Diagram ... 55

4.2.3.3 Kamus Data ... 59

4.2.4 Perancangan Basis Data ... 60

4.2.4.1 Normalisasi ... 61

4.2.4.2 Relasi Tabel ... 65

4.2.4.3 Entity Relationship Diagram ... 65

4.2.4.4 Struktur File ... 66

4.2.4.5 Kodifikasi ... 75

(13)

xii

4.2.5.1 Struktur Menu ... 78

4.2.5.2 Perancangan Input ... 79

4.2.5.3 Perancangan Output ... 90

4.2.6 Perancangan Arsitektur Jaringan...91

BAB V PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ... 93

5.1Implementasi ... 93

5.1.1 Batasan Implementasi (Optional) ... 93

5.1.2 Implementasi Perangkat Lunak ... 93

5.1.3 Implementasi Perangkat Keras ... 94

5.1.4 Implementasi Basis Data ... 94

5.1.5 Implementasi Antar Muka... 99

5.1.6 Implementasi Instalasi Program ... 108

5.2Pengujian ... 109

5.2.1 Rencana Pengujian ... 109

5.2.2 Kasus Dan Hasil Pengujian ... 110

5.2.3 Kesimpulan Hasil Pengujian ... 118

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN... 119

6.1Kesimpulan ... 119

6.2Saran ... 120

DAFTAR PUSTAKA ... 121

(14)

121

Abdul. Kadir, 2003. Konsep dan Tuntunan Praktis Basis Data, Andi Offset,

Yogyakarta.

Aji. Supriyanto, 2007. Web dengan HTML dan XML. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Al Bahra Bin Ladjamudin. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Graha

Ilmu. Tangerang.

Ir. Fathansyah, 2002. Basis Data. Informastika. Bandung.

Jogiyanto, HM. 2000. Analisis Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta. Andi

Offset. Yogyakarta.

Jogiyanto, HM. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Andi Offset.

Yogyakarta.

Suyanto, 2005. Algoritma Genetika dalam Matlab. Andi Offset. Yogyakarta

Valacich, J.S., George, J.F., dan Hoffer, J.A. 2004. Essentials of Systems Analysis

(15)

2. Sumber Internet

(16)

1

1.1 Latar Belakang Penelitian

Seiring dengan berkembangnya teknologi saat ini, penerapan teknologi di

berbagai bidang semakin banyak diciptakan sebagai perubahan dalam berbagai

macam aspek kehidupan, terutama penggunaan teknologi internet. Internet

memungkinkan orang – orang, instansi pemerintah, dan perusahaan di seluruh dunia

untuk saling berkomunikasi satu sama lain. Dengan melakukan akses internet maka

seorang dapat berkomunikasi dengan orang lain atau mitra kerja yang tidak dapat

dijangkau sekalipun.

Berbagai aspek kehidupan saat ini telah mulai memanfaatkan fasilitas internet

untuk mendapatkan kemudahan dalam memberikan dalam layanan dan informasi,

bahkan untuk kemudahan perluasan dan pengembangan bisnis. Salah satu teknologi

yang sedang berkembang pesat adalah website. Keberadaan website ini sangat

dibutuhkan selain dibutuhkan untuk berbagi informasi dan media promosi, website

juga dapat dijadikan sebagai salah satu solusi interaktif untuk dapat meningkatkan

pemasaran produk pada suatu perusahaan serta meningkatkan nilai penjualan dengan

sistem transaksi jual beli yang hanya bisa dilakukan dengan tatap muka.

New Found Glory merupakan sebuah grup musik yang berasal dari Coral

(17)

dengan semua album yang New Found Glory luncurkan, membuat band ini

mempunyai ribuan penggemaryang tersebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Dengan mempertimbangkan uraian mengenai penggunaan internet atau

website untuk menunjang promosi sebuah band di atas dapat disimpulkan bahwa

diperlukannya sebuah website yang diharapkan dapat mempermudah para penggemar

di Indonesia untuk mengetahui informasi yang berhubungan dengan New Found

Glory.

Untuk itu penulis mencoba merancang suatu sistem informasi berbasis web

yang diberi judul “Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Merchandise Band

New Found Glory”.

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat ditentukan identifikasi

masalahnya dan dapat dirumuskan beberapa masalah.

1.2.1. Identifikasi Masalah

1. Belum adanya sistem penjualan merchandise New Found Glory di Indonesia

yang dapat memudahkan para penggemarmendapatkan merchandise.

2. Belum adanya tempat untuk memudahkan para penggemar New Found Glory

medapatkan merchandise secara cepat dan aman.

(18)

1.2.2. Rumusan Masalah

Adapun permasalahan yang di hadapi yaitu :

1. Bagaimana merancang sistem informasi penjualan yang mempermudah

penggemar di Indonesia mendapatkan merchandiseNew Found Glory yang di

inginkan?

2. Bagaimana membuat sistem informasi penjualan yang mempermudah

penggemar New Found Glory di Indonesia mendapatkan merchandise?

3. Bagaimana pengimplementasian sistem informasi penjualan dalam

mempermudah penggemar New Found Glory di Indonesia mendapatkan

merchandise?

4. Bagaimana pengujian sistem informasi penjualan dalam mempermudah

penggemar New Found Glory di Indonesiamendapatkan merchandise?

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

Maksud dilakukannya penelitian ini yaitu untuk merancang suatu Sistem

Informasi yang diharapkan mempermudah penggemar di Indonesia mendapatkan

merchandise, berita terbaru, dan lirik – lirik lagu dari New Found Glory.

Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Membuat sistem informasi yang bisa mempermudah pengunjung mendapatkan

(19)

2. Merancang sistem informasi yang dapat melakukan proses jual beli

merchandise di Indonesia.

3. Mengetahui implementasi sistem informasi penjualan merchandise BandNew

Found Glory di Indonesia.

4. Mengetahui analisis dan pengujian sistem informasi penjualan merchandise

Band New Found Glory di Indonesia

1.4 Kegunaan Penelitian

Dari penelitian ini diharapkan mempunyai kegunaan. Adapun kegunaan dari

penelitian ini adalah sebagai berikut :

1.4.1. Kegunaan Praktis

1. Memudahkan penggemardi Indonesia mendapatkan merchandise yang

akan dibeli tanpa harus mengunjungi website penjualan lain.

2. Untuk memudahkan penggemar di Indonesia mendapatkan info – info

terbaru dari New Found Glory.

1.4.2. Kegunaan Akademis

1. Bagi pegembangan ilmu pengetahuan, memperluas khasanah sistem

informasi berbasis web khususnya sistem informasi penjualan.

2. Bagi Penulis, sebagai bentuk pengaplikasian dari proses belajar selama

ini dan menambah pengetahuan dan pengalaman tentang sistem informasi

(20)

3. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar studi

perbandingan dan referensi bagi penelitian lain yang sama ataupun untuk

pengembangannya.

1.5 Batasan Masalah

Batasan masalah atau kajian kegiatan yang dapat diakses melalui web Band New Found Glory adalah sebagai berikut :

1. Jangkauan penjualan merchandise hanya melayani pembelian yang berada di

seluruh Indonesia.

2. Pengiriman merchandise yang telah dipesan akan dikirim melalui jasa

pengiriman JNE.

3. Proses pembayaran dilakukan pelanggan langsung melalui rekening bank

BNI.

4. Jika pelanggan dalam waktu 2x24 jam tidak melakukan pembayaran maka

pemesanan merchandise akan dibatalkan dan dihapus.

5. Tidak adanya retur barang yang sudah dibeli.

1.6 Lokasi dan Waktu Penelitian

Lokasi yang dilakukan untuk objek penelitian adalah Band New Found Glory

yang berasal dari Florida, Amerika Serikat.

Adapun rencana penelitian ini akan berlangsung selama 4 bulan terhitung dari

(21)

waktunya dikarenakan yang bersangkutan adalah kelas karyawan sehingga waktu

penelitian disesuaikan dengan kondisi pekerjaan.

Tabel 1.1 Rencana Jadwal Kegiatan Penelitian

No

Waktu

2013

kegiatan Maret April Mei Juni

1. Rekayasa dan Pemodelan

2. Analisis Masalah

3. Desain sistem informasi

4. Pengkodean program aplikasi

5. testing/verifikasi

(22)

7

2.1 Sistem Informasi

Suatu sistem terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan. Beroperasi

bersama-sama untuk mencapai beberapa sasaran atau tujuan. Sistem mengacu pada

kelompok elemen yang dipadukan untuk tujuan bersama dalam mencapai beberapa

tujuan. Sebuah sistem harus mempunyai lebih dari satu elemen dan semua elemen

dari suatu sistem harus mempunyai hubungan yang terpadu.

2.1.1. Pengertian Sistem

Suatu sistem terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan. Beroperasi

bersama-sama untuk mencapai beberapa sasaran atau tujuan. Terdapat dua kelompok

pendekatan didalam mendefinisikan sistem, yaitu menekankan pada prosedurnya dan

yang menekankan pada komponen atau elemennya. Pendekatan sistem yang lebih

menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem sebagai berikut :

“Sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai

suatu tujuan tertentu” (Jogiyanto, HM. 2005 : 2).

Kedua kelompok definisi ini adalah benar dan tidak bertentangan, yang berbeda

adalah cara pendekatannya.

Suatu sistem mempunyai karakteristik tersendiri adapun karakteristik yang dimiliki

(23)

1. Komponen sistem, satu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling

berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk kerjasama dan

kesatuan.

2. Batasan (Boundary) Sistem, merupakan daerah yang membatasi antara

suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

3. Lingkungan luar (Environment) Sistem, dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

4. Penghubung (Interface) Sistem, merupakan media penghubung antara satu

subsistem dengan subsistem yang lainnya. Dengan penghubung suatu

subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk

suatu satu kesatuan.

5. Masukan (Input) Sistem, adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem.

Masukan ini dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan

masukan sinyal (signal input).

6. Keluaran (Output) Sistem, adalah hasil dari energi yang diolah dan

diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dari sisa pembuangan.

Pengolah Sistem, suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah

yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.

7. Pengolahan Sistem, suatu sistem pasi mempunyai pengolahan data

masukan untuk dijadikan suatu informasi.

8. Sasaran Sistem, merupakan penentuan dari tujuan untuk menentukan

(24)

2.1.2. Pengertian Informasi

Suatu informasi sangat penting dalam suatu organisasi. Informasi dapat

didefinisikan sebagai berikut :

”Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan

lebih berarti bagi yang menerimanya”. (Jogiyanto, 2005 : 8)

Sumber dari informasi adalah data. Data dan informasi tidak sama. Data

adalah fakta – fakta yang terkumpul dari pengamatan atau pengukuran. Sedangkan

informasi adalah penafsiran yang berarti korelasi dari data yang merupakan bahan

untuk mengambil keputusan.

2.1.3. Pengertian Sistem Informasi

Informasi dapat diperoleh dari sistem informasi atau Information System atau

Management Information System. Sistem informasi adalah suatu sistem yang terintegrasi anatara manusia dan mesin yang mampu memberi informasi untuk

menunjang operasi, jalannya manajemen dan fungsi-fungsi pengambilan keputusan di

dalam senuah organisasi. Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis mendefinisikan

sistem informasi sebagai berikut:

“Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang

(25)

Suatu informasi agar bermanfaat bagi pengguna, haruslah memiliki informasi yang

baik, diantaranya akurat, tepat waktu dan relevan.

2.1.4. Komponen Sistem Informasi

John Brruch dan Gary Grundinitski mengemukakan bahwa sistem informasi

terdiri dari komponen – komponen yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya

membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasarannya. Komponen-komponen blok

bangunan terdiri dari enam blok, yaitu blok masukan (input block), blok model (model block), blok keluar (output block), blok teknologi (technology block), blok basis data (database block) dan blok kendali (control block).

1. Blok Masukkan

Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input merupakan metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan,

yang berupa dokumen-dokumen dasar.

2. Blok Model

Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang

akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3. Blok Keluaran

Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang

berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen

(26)

4. Blok Teknologi

Teknologi merupakan kotak alat dalam sistem informasi. Teknologi

digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan

mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan serta bantuan pengendalian

dari sistem secara keseluruhan.

5. Blok Basis Data

Basis data merupakan suatu kumpulan dari data yang saling berhubungan satu

dengan yang lainnya, dan tersimpan dalam perangkat keras computer dan

digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya paket yang disebut DBMS

(Database Management System).

6. Blok Kendali

Pengendalian perlu dirancang dan diterapkan dan meyakinkan hal-hal yang

dapat merusak sistem, dapat mencegah terjadinya kesalahan-kesalahan dapat

langsung cepat diatasi.

2.1.5 Siklus Informasi

Data merupakan bentuk yang masih mentah yang masih harus diolah lebih

lanjut untuk menghasilkan informasi, dengan menggunakan model-model tertentu.

Pengolahan data membentuk suatu siklus. Oleh John Burch siklus ini disebut siklus

(27)

2.2 Pengolahan Data

2.2.1. Konsep Dasar Data

Data adalah representative fakta dunia nyata yang mewakili sutu objek seperti

manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya, yang direkam dalam bentuk angka, huruf,

simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya”. (Fathansyah, 2002 : 2)

Jelasnya data itu dapat berupa apa saja dan dapat ditemui di mana saja.

Kemudian kegunaan data adalah sebagai bahan dasar yang objektif (relative) di dalam proses penyusunan kebijaksanaan dan keputusan oleh pemimpin organisasi.

2.2.2. Prosedur Pengolahan Data

Prosedur pengolahan data biasanya terdiri atas sejumlah operasi pengolahan data

yang dilaksanakan dalam beberapa langkah sebagai berikut :

1. Pencatatan (Recording), adalah proses pencatatan data dari suatu kejadian ke

dalam formulir atau dokumen, yang berguna untuk masukkan pengolahan

data.

2. Pemeriksaan Data (Verifying), merupakan proses pemeriksaan terhadap data

masukkan bertujuan agar data yang ada di dokumen dapat dipindahkan ke

dalam computer secara cermat.

3. Pengelompokkan Data (Clasifying), merupakan proses penge-lompok kan

data berdasarkan kategori tertentu dan bertujuan untuk memudahkan atau

(28)

4. Penyusunan dan pemilihan, adalah proses penyusunan data yang berdasarkan

peringkat tertentu dengan menentukkan item penyortiran yang disebut kunci

(key).

5. Pencampuran atau Pengelompokan (Merging), dalam proses ini pencampuran

dua data atau lebih kumpulan data, semua kumpulan tersebut diurutkan

berdasarkan key yang sama, dan meletakkan data bersama-sama menjadi

bentuk kumpulan data tunggal yang telah diurutkan.

6. Perhitungan, dalam pengolahan data sering diperlukan perhitungan tertentu

terhadap data, agar dapat diperoleh hasil akhir yang diperlukan sebagai

laporan.

7. Penyimpanan data (Storing), merupakan proses yang dilakukan untuk

menempatkan data kedalam suatu media penyimpanan, misalnya kertas,

disket, dan sebagainya. Penyimpanan data berguna untuk memudahkan dalam

pencarian data kembali apabila diperlukan.

2.2.3. Siklus Pengolahan Data

Menurut M. Lipsscputz dan Seynour Lipssputz dalam buku “Pengolah Data”,

mengemukakan bahwa pengolahan data terdiri dari 3 langkah yaitu :

1. Masukan (Input)

Pada langkah ini data awal atau data input disiapkan dalam beberapa bentuk

(29)

2. Pengolahan (Process)

Pada langkah ini data diubah dan biasanya dikombinasikan dengan informasi

yang lain untuk menghasilkan data dalam bentuk yang lebih bermanfaat.

3. Keluaran (Output)

Pada langkah ini hasil-hasil dari pengolahan data sebelumnya dikumpulkan

dalam bentuk data output tergantung pada masukkan data. Output dari

pemrosesan data ini disebut dengan informasi.

2.3 Basis Data

Basis data terdiri atas dua kata, yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan

sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul. Sedangkan data

adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia,

barang, konsep, keadaan dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf,

simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya.

Basis data memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama. Prinsip utamanya adalah

pengaturan data dan tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam

pengambilan kembali data.

2.3.1 Operasi Dasar Basis Data

Di dalam sebuah disk, basis data dapat diciptakan dan dapat pula ditiadakan. Di

dalam sebuah disk, kita dapat pula menempatkan beberapa (lebih dari satu) basis data.

(30)

Pada file/tabel inilah sesungguhnya data disimpan/ditempatkan. Setiap basis data umumya dibuat untuk mewakili sebuah semesta data yang spesifik. Karena itu,

operasi-operasi dasar yang dapat kita lakukan berkenaan dengan basis data dapat

meliputi :

1. Pembuatan basis data baru (create database), yang identik dengan pembuatan

lemari arsip yang baru.

2. Penghapusan basis data (drop database), yang identik dengan perusakan

lemari arsip (sekaligus beserta isinya, jika ada).

3. Pembuatan file/tabel baru ke suatu basis data (create Tabel), yang identik dengan penambahan map arsip baru ke sebuah lemari arsip yang telah ada.

4. Penghapusan file/tabel dari suatu basis data (drop Tabel), yang identik dengan

perusakan map arsip lama yang ada di sebuah lemari arsip yang telah ada.

5. Penambahan/pengisian data baru ke sebuah file/tabel di sebuah basis data (insert), yang identik dengan penambahan lembaran arsip ke sebuah map

arsip.

6. Pengambilan data dari sebuah file/tabel (retrieve/search), yang identik dengan

pencarian lembaran arsip dari sebuah map arsip.

7. Pengubahan data dari sebuah file/tabel (update), yang identik dengan perbaiki

isi lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.

8. Penghapusan data dari sebuah file/tabel (delete), yang identik dengan

(31)

2.3.2 Tujuan Basis Data

Tujuan utama dalam pengelolaan data dalam sebuah basis data adalah agar

dapat memperoleh atau menemukan kembali data yang dicari dengan mudah dan

cepat. Disamping itu pemanfaatan basis data untuk pengelolaan data, memiliki

sejumlah tujuan antara lain :

1. Kecepatan dan kemudahan

Pemanfaatan basis data memungkinkan dapat untuk menyimpan data atau

melakukan perubahan terhadap data atau menampilkan kembali data tersebut

dengan lebih cepat dan mudah.

2. Efisiensi ruang penyimpanan

Karena keterkaitan yang erat antar kelompok data dalam sebuah basis data,

maka pengulangan data pasti akan selalu ada. Banyaknya pengulangan ini

tentu akan memperbesar ruang penyimpanan yang harus disediakan. Dengan

basis data, efisiensi ruang penyimpanan dapat dilakukan, baik dengan

menerapakan sejumlah pengkodean atau dengan membuat relasi antar

kelompok data yang saling berhubungan.

3. Keakuratan

Pemanfaatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan

penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, dan sebagainya, yang secara ketat dapat diterapkan dalam sebuah basis data,

sangat berguna untuk menekan ketidakakuratan pemasukan/penyimpanan

(32)

4. Ketersediaan

Pertumbuhan data baik dari sisi jumlah maupun jenisnya, akan semakin

membutuhkan ruang penyimpanan yang besar. Padahal tidak semua data itu

selalu digunakan atau dibutuhkan. Oleh karena itu dapat dilakukan

pengelompokan data utama atau data transaksi.

5. Kelengkapan

Lengkap atau tidaknya data yang dikelola dalam sebuah basis data bersifat

relatif. Untuk diakomodasikan kebutuhan kelengkapan data yang semakin

berkambang, maka yang dilakukan tidak hanya menambah record-record data

saja. Selain itu dapat juga dilakukan perubahan struktur dalam basis data, baik

dalam bentuk penambahan objek baru atau dengan penambahan field-field

baru pada tabel.

6. Keamanan

Untuk sistem yang besar, aspek keamanan dapat diterapkan dengan ketat.

Dengan begitu dapat ditentukan jenis-jenis operasi yang boleh dilakukan.

7. Kebersamaan pemakaian

Pemakaian basis data seringkali tidak terbatas pada satu pemakai saja atau

oleh satu sistem saja. Basis data yang dikelola oleh sistem yang mendukung

(33)

2.4 Bahasa Basis Data

DBMS merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data dalam disk. Cara berinteraksi/berkomunikasi antara pemakai dengan basis data tersebut diatur dalam

suatu bahasa khusus yang ditetapkan oleh perusahaan pembuat DBMS. Bahasa itu

dapat kita sebut sebagai Bahasa Basis Data yang terdiri atas sejumlah perintah

(statement) yang diformulasikan dan dapat diberikan user dan dikenali/diproses oleh

DBMS untuk melakukan suatu aksi/pekerjaan tertentu. Contoh-contoh bahasa basis

data adalah SQL, dBase, QUEL dan sebagainya.

Sebuah Basis Data biasanya dapat dipilah ke dalam 2 bentuk yaitu:

1. Data Definition Language (DDL) dan

2. Data Manipulation Language(DML).

2.4.1. Data Definition Language (DDL)

Struktur /skema basis data yang menggambarkan/mewakili desain basis data

secara keseluruhan dispesifikasikan dengan bahasa khusus yang disebut Data

Definition Language (DDL). Dengan bahasa inilah kita dapat membuat Tabel baru, membuat indeks, mengubah Tabel, menentukan struktur penyimpanan Tabel, dan

sebagainya. Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan

(34)

Kamus Data merupakan suatu metadata (superdata) yaitu data yang

mendeskripsikan data sesungguhnya. Kamus Data ini akan selalu diakses dalam suatu

operasi basis data sebelum suatu file data yang sesungguhnya diakses.

2.4.2. Data Manipulation Language (DML)

Merupakan bentuk Basisi Data yang berguna untuk melakukan manipulasi

dan pengambilan data pada suatu baisi data. Manipulasi data dapat berupa :

1. Penyisipan/Penambahan data baru ke suatu basis data.

2. Penghapusan data dari suatu basis data.

3. Pengubahan data disuatu basis data.

Pada level fisik, kita harus mendefinisikan algoritma yang memungkinkan

pengaksesan yang efisiensi terhadap data. Pada level yang lebih tinggi, yang

dipentingkan bukan hanya efisinsi akses. Tetapi juga efisiensi interaksi manusia

(pemakasi) dengan sistem (kemudahan permintaan akses).

Data Manipulation language (DML) merupakan bahasa yang bertujuan memudahkan pemakai untuk mengakses data sebagaimana dipresentasikan oleh

model data. Ada 2 jenis DML, yaitu :

1. Prosedural, yang mensyaratkan agar pemakai menentukan data apa yang

diinginkan serta bagaimana cara mendapatkannya.

2. Nonprosedural, yang membuat pemakai dapat menentukan data apa yang

(35)

2.5 ERD(Entity Relationship Diagram)

ERD adalah represenstasi dari suatu model organisasi secara detail, masuk akal

dan digambarkan dalam bentuk grafik. ERD meruapakan model dari entity dalam

suatu elemen bisnis ,relasi antar entity dan atribut atau property dari entity dan relasinya (Valacich , George and Hoffer : 2004).

Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang

berbeda. Relasi dapat digambarkan sebagai berikut :

Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu

basis data yaitu :

1. Satu ke satu (One to one)

Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A

berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.

2. Satu ke banyak (One to many)

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak

entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat

berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.

(36)

Gambar 2.2 Kardinalitas satu ke banyak (One to many)

3. Banyak ke banyak

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak

entitas pada himpunan entitas B.

Gambar 2.3 Kardinalitas banyak ke banyak (Many to many)

2.6 Diagram Flowchart

Flowchart adalah adalah suatu diagram yang berupa simbol - simbol dan dapat menunjukan alur data serta operasi yang terdapat pada suatu sistem

(Bodnar,2003).

2.7 Diagram Konteks

Diagram konteks merupakan diagram aliran data tingkat atas yang

menggambarkan secara umum aliran-aliran data pada sistem. Pada diagram konteks

akan terlihat bagaimana arus data yang masuk dan bagaimana arus data keluar dari

sistem yang selalu berhubungan dengan entitas luar yang mempengaruhi sistem.

“Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan

(37)

Diagram konteks terdiri dari sebuah simbol proses yang mewakili keseluruhan

proses dalam sistem dan minimal sebuah external entity (entitas luar) yang

merupakan sumber atau tujuan data dari sistem tersebut dan aliran data yang

menggambarkan aliran suatu masukan ataupun keluaran dari sistem tersebut.

Berdasarkan notasi Yourdon proses digambarkan dengan lingkaran, entitas luar

dengan persegi panjang, dan aliran data digambarkan dengan garis yang diberi mata

panah.

2.8 DFD (Data Flow Diagram)

“DFD (Data Flow Diagram) merupakan model dari sistem untuk

menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil”.(Al-Bahra L., 2005 : 64)

DFD (Data Flow Diagram) juga merupakan salah satu alat dalam perancangan sistem yang menggunakan simbol-simbol untuk mengambarkan aliran

data melalui serangkaian proses yang saling berhubungan. DFD (Data Flow

Diagram) merupakan penurunan atau penjabaran dari diagram konteks. Salah satu

keuntungan menggunakan DFD (Data Flow Diagram) adalah memudahkan user

yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan

dikerjakan.

2.9 MySQL

(38)

Selain itu juga MySQL adalah database server relasional yang gratis di bawah lisensi

GNU General Public License. Dengan sifatnya yang Open Source, memungkinkan

juga user untuk melakukan modifikasi pada source code.

MySQL merupakan sistem manajemen database relasional. Suatu database

relasional menyimpan data dalam tabel-tabel terpisah. Hal ini memungkinkan

kecepatan dan fleksibilitas. Konektivitas, kecepatan dan keamanannya membuat

MySQL cocok untuk pengaksesan database pada internet. MySQL merupakan sistem

client/server yang terdiri dari SQL server multithreaded yang memungkinkan

backend yang berbeda, sejumlah program client dan library yang berbeda, tool

administratif, dan beberapa antarmuka pemrograman. MySQL juga tersedia sebagai

library yang bisa digabungkan ke aplikasi.

2.10 Xampp

Xampp adalah perangkat lunak bebas yang mendukung banyak sistem

operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsinya adalah sebagai

server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP

Server, MySQLdatabase, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa

pemrograman PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Publice

License, merupakan webserver yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan

halaman web yang dinamis. Xampp dikembangkan dari sebuah tim proyek bernama

(39)

(Development Team) dan Tim pendukung (Support Team). Xampp memiliki bagian – bagian yang terdiri dari :

1. htdoc adalah folder tempat meletakkan berkas – berkas yang akan dijalankan, seperti berkas PHP, HTML dan skrip lain.

2. PHPMyAdmin merupakan bagian untuk mengelola basis data MySQL yang ada

dikomputer.

3. Control Panel yang berfungsi untuk mengelola layanan (service) XAMPP. Seperti menghentikan (stop) layanan, ataupun memulai (start).

2.11 PHP (Hypertext Preprocessor)

Menurut dokumen resmi PHP, PHP merupakan singkatan dari PHP

Hypertext Preprocessor. PHP yaitu bahasa pemrograman web server-side yang

bersifat open source. PHP menggunakan script yang menyatu dengan HTML dan

berada pada server (server side HTML embedded scripting).

PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman web yang

dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu

diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client

selalu yang terbaru/up to date. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana

script tersebut dijalankan. Oleh karena itu penulis membuat website menggunakan

(40)

2.11.1. Konsep Kerja PHP

Model kerja HTML diawali dengan permintaan suatu halaman web oleh

browser. Berdasarkan URL(Uniform Resource Locator) atau dikenal dengan sebutan

alamat internet, browser mendapatkan alamat dari web server, mengidentifikasi

halaman yang dikehendaki, dan menyampaikan segala informasi yang dibutuhkan

oleh web server.

Selanjutnya, web server akan mencarikan file yang diminta dan memberikan

isinya ke web browser. Browser yang mendapatkan isinya segera melakukan proses

penerjemahan kode HTML dan menampilkannya ke layar pemakai.

Bagaimana halnya kalau yang diminta adalah sebuah halaman PHP,

prinsipnya serupa dengan kode HTML. Hanya saja, ketika berkas PHP yang diminta

didapatkan oleh webserver, isinya segera dikirimkan ke mesin PHP dan mesin inilah

Web

Kode

Browser Permintaan

HTTP

Tanggapan

Klien

Gambar 2.4 Skema HTML

(41)

yang memproses dan memberikan hasilnya (berupa kode HTML) ke web server.

Selanjutnya web server menyampaikan ke klien.

Salah satu kelebihan dari PHP adalah mampu berkomunikasi dengan berbagai

database yang terkenal, dengan demikian menampilkan data yang bersifat dinamis

yang diambil dari database, merupakan hal yang mudah untuk diimplementasikan

itulah sebabnya sering dikatakan bahwa PHP sangat cocok untuk membangun

halamn-halaman web dinamis pada saat ini PHP sudah dapat berkomunikasi dengan

berbagai database meskipun dengan kelengkapan yang berbeda-beda, beberapa

diantanya adalah : dBASE, DBM, Informix, Ingres, InterBase, Microsoft Access,

MSQL, MySQL, Oracle, Sybase, Postgre, SQL.

Kode

Browser Permintaan

HTTP

Tanggapan

Klien

Skrip PHP Web

Mesin PHP

Gambar 2.5 Skema PHP

(42)

2.12 Internet

Internet dalam garis besarnya dapat didefinisikan sebagai kumpulan atau

hubungan dari banyak jaringan yang berbeda host komputer, client dan server yang secara bersama menyediakan dan menggunakan layanan informasi dan hubungan.

Komputer yang mengakses ke Internet adalah semua macam model dan buatan

dari berbagai jenis sistem operasi dan aplikasi. Tepatnya, komputer dihubungkan ke

Internet adalah komputer-komputer yang menggunakan paket Transport Control

Protocol/Internet Protocol (TC/IP), dimana TCP/IP adalah kumpulan umum dari aturan yang mengijinkan dari berbagai jenis sistem untuk berkomunikasi (Sutarman,

2007). Elemen dasar Internet ada tiga, yaitu :

1. Penyedia layanan Informasi, elemen ini menyediakan layanan informasi yang

diakses melalui Internet.

2. Pengguna, elemen ini mengakses informasi yang disediakan oleh penyedia

layanan informasi.

3. Penyedia layanan hubungan, elemen ini menyediakan layanan akses atau

hubungan ke media informasi Internet.

2.13 Band / Grup Musik

Band atau grup musik adalah sekelompok orang yang satu aliran atau genre

yang memiliki satu cita – cita dan visi misi untuk berkarya dengan membentuk

(43)

aliran atau genre antara lain pop, rock, metal, jazz, dan masih banyak lagi, dan genre

semua itu hampir semua merambah hampir semua negara termasuk di Indonesia.

2.14 Penjualan

Penjualan menurut kamus besar bahasa Indonesia, Jual merupakan

menyerahkan sesuatu dengan harapan mendapat ganti uang. Pada dasarnya penjualan

merupakan komunikasi pribadi untuk menyampaikan suatu informasi dalam rangka

membujuk seorang pelanggan agar membeli sesuatu yang dapat memuaskan

kebutuhannya.

2.15 CSS

CSS (Cascading Style Sheet) adalah standar pembuatan dan pemakaian style

untuk dokumen terstruktur, CSS digunakan untuk mempersingkat penulisan tag

HTML seperti font, color, text dan tabel menjadi lebih ringkas.

2.15.1. Keuntungan Menggunakan CSS

Keuntungan menggunakan CSS adalah :

a. Memisahkan presentation sebuah dokumen dari content dokumen itu

sendiri.

b. Mempermudah dan mempersingkat pembuatan dan pemeliharaan dokumen

web.

(44)

2.15.2. Aturan Penulisan CSS

Aturan penulisan dalam CSS adalah :

1. Selector terdiri dari tag, class, ID.

a. Tag, setiap tag yang ada pada HTML bisa dijadikan selector.

b. Class, diawal penulisan menggunakan tanda titik, pada HTML

ditambahkan class.

c. ID, diawali dengan tanda #, dapat digunakan untuk mendefinisikan

(45)

46

4.1 Analisis Sistem yang Sedang Berjalan

Analisis sistem adalah menguraikan suatu sistem informasi yang sedang

berjalan secara utuh kedalam bagian – bagian komponennya dengan maksud untuk

mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan – permasalahan sehingga dapat

diusulkan solusi atas permasalahan yang ada.

4.1.1. Analisis Dokumen

Analisis dokumen bertujuan untuk mengetahui dokumen yang diperuntukan

sistem yang berjalan. Analisis dokumen ini juga membantu dalam perancangan yang

akan dibuat dan dirancang. Adapun dokumen yang digunakan dalam sistem yang

berjalan di New Found Glory adalah sebagai berikut :

1. Nama Dokumen : Data Produk

Deskripsi : Data Produk yang ada dan tersedia

Rangkap : 1 (satu)

Atribut : Nama_produk, kode_produk, stok, harga.

2. Nama Dokumen : Data Laporan Pembelian

Deskripsi : Laporan pembelian yang telah dibeli oleh

konsumen

(46)

Atribut : bulan_transaksi, nama_produk, kode_produk,

total

3. Nama Dokumen : Laporan Konfirmasi Pengiriman

Deskripsi : Bukti Laporan Pengiriman kepada konsumen

Rangkap : 2 (dua)

Atribut : No_Resi, nama_produk,kode_produk,jumlah, ,

total

4.1.2. Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan

Objek – objek dari tiap tahapan harus diketahui dari analisis prosedur yang

sedang berjalan, tahapan – tahapan ini bisa menjelaskan bagaimana proses dari suatu

objek itu berjalan dan siapa saja yang terlibat dalam tahapan – tahapan tersebut.

Dibawah ini akan dijelaskan beberapa tahapan mengenai proses penjualan

Merchandise Band New Found Glory sebagai berikut :

1. Konsumen mengunjungi langsung ke website penjualan merchandise

dan memilih barang yang diinginkan. Lalu konsumen langsung

melakukan transaksi melalui Shopping Chart dengan menggunakan

Paypall.

2. Barang yang telah dibeli oleh konsumen diberikan kepada jasa

pengiriman (DHL) untuk dikirimkan kepada konsumen.

3. Konsumen menunggu barang yang telah dipesan di website kurang

(47)

4.1.2.1. Flow Map yang Sedang Berjalan

Bagan alur dokumen (document flowchart) atau disebut juga bagan alir

formulir (form flowchart) merupakan suatu bagian alir yang menunjukan arus dari laporan dan formulir termasuk juga tembusan-tembusan yang dijalankan. Untuk lebih

jelasnya dapat diihat gambar berupa beberapa flowmap Sistem Penjualan yang sedang

berjalan dibawah ini:

Sistem

Gambar. 4.1. Flowmap yang Sedang Berjalan

4.1.2.2. Diagram Konteks

Diagram konteks berfungsi untuk menggambarkan susatu sistem yang sedang

berjalan secara keseluruhan, termasuk menggambarkan aliran data yang masuk dan

keluar pada sistem tersebut. Untuk lebih jelasnya diagram konteks sistem informasi

penjualan pada merchandise band New Found Glory dapat digambarkan dibawah ini

(48)

ADMIN WEB NFGS.I Data Merchandise GUEST Merchandise

Data Merchandise

BAND

Laporan Penjualan

Data User Data Transaksi / Paypal

Gambar. 4.2. Diagram Konteks Penjualan yang Berjalan

4.1.2.3. Data Flow Diagram

Diagram mengangkat suatu logika sistem, ada beberapa cara untuk

menggambarkannya, diantaranya adalah DFD (data flow diagram). Berikut ini adalah

(49)

ADMIN

Gambar. 4.3. DFD Sistem Penjualan yang Berjalan

4.1.3. Evaluasi Sistem yang sedang berjalan

Sistem yang akan dibangun dan dirancang adalah merupakan hasil dari

suatu pengembangan dari sistem yang sedang berjalan dimana sistem yang sedang

berjalan tersebut mempunyai kelemahan – kelemahan yang harus diperbaiki dan

dibenarkan. Setelah penulis menganalisa dari sistem penjualan pada merchandise band New Found Glory yang sedang berjalan maka penulis mendapatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dari sistem yang berjalan. Berikut adalah evaluasi

sistem yang sedang berjalan :

1. Belum adanya suatu aplikasi penunjang dalam hal proses penjualan

(50)

2. Proses Pengiriman barang yang dipesan di Website penjualan

merchandise New Found Glory memakan waktu yang cukup lama untuk sampai ke penggemar khususnya penggemar di Indonesia.

3. Tidak adanya tanggung jawab dari Pihak website yang menjual

merchandise New Found Glory apabila barang yang dipesan oleh konsumen tidak sampai ke tangan konsumen.

4. Proses Transaksi dikhususkan bagi penggemar – penggemar yang

memiliki shopping chart yang terbilang hanya orang – orang tertentu yang memilikinya.

4.2 Perancangan Sistem

Perancangan sistem adalah suatu gambaran, perancangan, dan pembuatan

skema atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan

yang utuh dan mempunyai tujuan dan fungsi. Elemen-elemen sistem informasi

dirancang dengan tujuan untuk dikomunikasikan kepada user atau pelanggan. Dalam

perancangan sistem dapat menyusun suatu sistem yang baru untuk menambah kinerja

sistem yang ada dengan baik dan meningkatkan kinerja sistem yang sudah ada.

4.2.1. Tujuan perancangan Sistem

Tujuan utama dari suatu perancangan sistem adalah untuk memberikan

(51)

lebh baik lagi dari sistem yang lama. Adapun tujuan dari perancangan sistem yang

diusulkan diantaranya :

1. Membuat suatu sistem informasi penjualan merchandise secara

online yang mempermudah penggemar di Indonesia mendapatkan produk dengan mudah, cepat, dan aman.

2. Mempromosikan dan menawarkan barang yang dijual bagi para

penggemar di Indonesia melalui akses internet.

4.2.2. Gambaran Umum Sistem yang Diusulkan

Gambaran umum dari sistem yang akan diusulkan, yaitu sistem informasi

penjualan yang dapat diakses melalui internet karena telah berbasis website, user atau

penggemar hanya memerlukan sebuah komputer dan teknologi lainnya yang memiliki

sebuah fasilitas browser yang terkoneksi dengan jaringan internet, sehingga

penggemar lebih mudah mendapatkan informasi tentang produk yang dijual,

informasi stok produk tersedia, informasi-informasi yang dibutuhkan oleh penggemar

dan melakukan pemesanan produk secara online dengan cepat dan dapat diakses

dimana saja dan kapan saja tanpa batas waktu. Adapun gambaran dari sistem yang

diusulkan sebagai berikut :

1. Penggemar bisa langsung melihat informasi barang dengan

(52)

2. Penggemar bisa langsung mengakses melalui internet untuk

melakukan pembelian mercahandise.

3. Untuk para penggemar yang ingin membeli merchandise dapat

melakukan pembayaran via transfer antar bank.

4.2.3. Perancangan Prosedur yang Diusulkan

Perancangan prosedur dari sistem informasi penjualan berbasis web pada

band New Found Glory.

Prosedur yang penulis usulkan adalah sebagai berikut :

1. User mengunjungi website New Found Glory untuk melihat

merchandise yang tersedia, user harus mendaftar terlebih dahulu dengan mengisi form yang telah ditentukan.

2. Bila Sudah mendaftar dan menjadi member maka bisa melakukan

login dan dapat melakukan pembelian merchandise dengan cara masuk ke menu Belanja lalu mengklik tombol beli dari produk yang

diinginkan.

3. Kemudian member dapat memilih produk dan jumlah produk yang

ingin dibeli kedalam keranjang belanja, lalu member juga dapat

menambah pembelian merchandise yang ingin dibeli. Member juga

dapat meng-update keranjang belanja untuk mengubah jumlah produk

yang diinginkan, member juga dapat membatalkan pemesanan apabila

(53)

4. Setelah itu member melakukan pembayaran dengan cara mentransfer

ke bank yang ada pada Menu Kontak. Setelah itu, member melakukan

upload foto bukti transfer dan mengisi deskripsi yang berisikan pemesanan produk.

5. Admin akan memproses dan mempersiapkan produk yang telah

dipesan oleh member, lalu produk yang dibeli dikirim sesuai alamat

yang diberikan member pada saat mendaftar menjadi member.

Pengiriman produk kepada member yaitu melalui jasa pengiriman

(JNE).

6. Admin dapat meng-update dan mengelola database setiap waktu dan

terjadi perubahan pada database.

4.2.3.1. Diagram Konteks

Diagram konteks adalah suatu diagram alir yang menggambarkan secara arus

dan sistem, dalam memahami suatu sistem yang menggambarkan secara keseluruhan.

Diagram konteks yang diusulkan dari suatu sistem informasi penjualan secara online

(54)

ADMIN Member

PEMILIK S.I Web New Found Glory Data Admin

Data Merchandise Data Pemesanan

Laporan Penjualan Laporan Stok

Barang

Data Login Member Data Id_order Data Merchandise

Data Kontak

Data Merchandise

Data Login member Data Pemesanan Data Foto pembayaran

Gambar. 4.4. Diagram Konteks Penjualan yang diusulkan

4.2.3.2. Data Flow Diagram (DFD)

Data flow diagram (DFD) adalah alat bantu grafis untuk menguraikan dan

menganalisis pergerakan data yang melalui suatu sistem baik manual ataupun

otomatis. Diagram aliran data adalah sebuah diagram yang menggambarkan aliran

transformasi data melalui proses – proses yang terjadi didalam suatu sistem. Dengan

DFD dapat dengan mudah diketahui proses – proses yang terjadi dalam suatu sistem.

Data flow diagram level 1 yang di usulkan dari sistem informasi penjualan secara

(55)

4.0 Data laporan Stok Barang

Data Merchandise

(56)

MEMBER

1.1 PROSES DAFTAR MEMBER

1.2 PROSES LOGIN MEMBER Data login Member

Detail Data User

Username password

Detail Data

Gambar. 4.6. DFD Level 1 Proses 1.0 Penjualan yang diusulkan

MEMBER

2.1 PROSES PEMESANAN

2.2 PROSES UPLOAD RESI PEMBAYARAN

Pemesanan_detail Data Pemesanan

Data Bukti Pembayaran Pemesanan

Detail Data

Detail Data

(57)

6.1 PROSES INPUT CLOTHES

6.2 PROSES INPUT DATA ALBUM ADMIN

Data Merchandise

Data Album

Merchandise

Cd_Album Detail Data

Detail Data

Gambar. 4.8. DFD Level 1 Proses 6.0 Penjualan yang diusulkan

5.1 PROSES CETAK LAPORAN

PENJUALAN

Pemilik

5.2 PROSES CETAK LAPORAN

STOK BARANG Pemesanan Data laporan Penjualan

Data Laporan Stok Data Laporan

Data Laporan

(58)

4.2.3.3. Kamus Data

Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang ada di DFD (data flow

diagram). Dibawah ini terdapat beberapa kamus data diantaranya :

1. Nama arus data : Data Admin

Alias : -

Aliran arus data : 1. Admin – proses 1.0, proses 1.0 – file_user

Struktur data : id_username + username + password

2. Nama arus data : Data Member

Alias : -

Aliran arus data : 1. Member – proses 1.0, proses – file_user,

file_user – file_admin

Struktur data : id_username + username + password +

id_role + nama_depan + nama_belakang +

alamat + kode_pos + id_kota + id_propinsi +

jenis_kelamin + email + telepon + foto

3. Nama arus data : Data Merchandise

Alias : -

Aliran arus data : 1. Proses 1.0 – proses 2.0, proses 2.0 –

file_data_merchandise, file_data_merchandise –

(59)

Struktur data : kode_barang + harga + foto + stok +

nama_barang + kode_barang

4. Nama arus data : Data Ukuran

Alias : -

Aliran arus data : 1. Proses 1.0 – proses 2.0, proses 2.0 –

file_data_ukuran, file_data_ukuran – admin

Struktur data : kode_barang + harga + foto + stok +

nama_barang + kode_barang

5. Nama Arus Data : Data Pemesanan

Alias : -

Aliran arus data :1. Proses 1.0 – proses 2.0, proses 2.0 –

file_data_pemesanan_sementara,file_data_peme

sanan_sementara – file_pemesanan_detail,

file_pemesanan_detail – file_pemesanan

4.2.4. Perancangan Basis Data

Perancangan basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan didalam

computer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program

computer untuk memperoleh informasi dan basis data tersebut. Basis data adalah

kumpulan file yang saling berkaitan satu sama lain dimana model data relasional atau

hubungan antar file direlasikan dengan kunci relasi (relation key) ialah kunci primer

(60)

digunakan pada sistem informasi penjualan berbasis web pada band New found Glory.

4.2.4.1. Normalisasi

Proses normalisasi merupakan proses pengelompokan elemen data menjadi

tabel-tabel yang menunjukan entity dan relasinya, untuk membantu mrngurangi dan mencegah timbulnya masalah yang berhubungan dengan pengolahan data dalam

database. Dibawah ini terdapat bentuk-bentuk normalisasi, diantaranya :

Bentuk Unnormal

Pada tahap ini tabel belum normal dengan mencantumkan

semua atribut yang sudah ada.

{ id_username, username, password, id_role, nama_depan,

nama_belakang, alamat, kode_pos, id_kota, id_propinsi,

jenis_kelamin, email, telepon, foto, kode_barang, harga, foto,

stok, id_penerimaan, kode_barang, jumlah, id_kota,

nama_kota, ongkos_kirim, id_propinsi, id_pemesanan,

kode_barang, jumlah, id_pmsn_sementara, kode_barang,

id_session, jumlah tanggal, id_penerimaan, tangal_terima,

id_pemesanan, id_username, tanggal, status_order, id_kota,

foto_pembayaran, jumlah_bayar, no_resi, tanggal_bayar,

(61)

kode_barang, id_propinsi, nama_propinsi, id_role,

nama_role, idukuran, idproduk, ukuran, stokawal, stokakhir}

Bentuk Normal Pertama

Bentuk Normal pertama yaitu dengan menghilangkan

kesamaan atribut pada bentuk tidak normal.

{ nama_depan, nama_belakang, alamat, kode_pos,

jenis_kelamin, email, telepon, foto, harga, foto, stok,

id_penerimaan, kode_barang, jumlah, id_kota, nama_kota,

ongkos_kirim, id_pemesanan, kode_barang, jumlah,

id_pmsn_sementara, id_session, jumlah tanggal,

id_penerimaan, tangal_terima, id_pemesanan, id_username,

tanggal, status_order, foto_pembayaran, jumlah_bayar,

no_resi, tanggal_bayar, nama_album_lagu, tahun,

kode_barang, nama_barang, id_propinsi, nama_propinsi,

id_role, nama_role, idukuran, idproduk, ukuran, stokawal,

stokakhir }

Bentuk Normal Kedua 2

Sebuah relasi dalam bentuk normal II, jika relasi tersebut

dalam bentuk normal I serta seluruh atribut (bukan primary key)

(62)

Data user : id_username*, username, password,

id_role, nama_depan, nama_belakang,

alamat, kode_pos, id_kota, id_propinsi,

jenis_kelamin, email, telepon, foto

Data merchandise : kode_barang*, harga, foto, stok

Data stok : id_penerimaan*, kode_barang, jumlah

Data propinsi : id_propinsi*, nama_propinsi

Data kota : id_kota*, nama_kota, ongkos_kirim,

id_propinsi

Data pemesanan : id_pemesanan*, id_username, tanggal,

status_order, id_kota, foto_pembayaran,

jumlah_bayar, no_resi, tanggal_bayar

Data_pemesanan_detail : id_pemesanan*, kode_barang,

jumlah

Data_ukuran : idukuran*, idproduk, ukuran,

(63)

Bentuk Normal Ketiga 3

Suatu relasi dalam normal III, jika relasi tersebut sudah dalam

bentuk normal II dan setiap atribut tidak tergantung secara transitif

pada primary key.

Data pemesanan : id_pemesanan*, id_username**,

tanggal, status_order, id_kota,

foto_pembayaran, jumlah_bayar,

no_resi, tanggal_bayar

Data merchandise : kode_barang*, harga, foto, berat

Data_pemesanan_detail : id_pemesanan*, kode_barang**,

jumlah

Data user : id_username*, username, password, id_role,

nama_depan, nama_belakang, alamat,

kode_pos, id_kota**, id_propinsi,

jenis_kelamin, email, telepon, foto

Data kota : id_kota*, nama_kota, ongkos_kirim,

id_propinsi

Data_ukuran : idukuran*, idproduk**, ukuran,

(64)

4.2.4.2. Relasi Tabel

Relasi tabel merupakan sebuah hubungan yang terjadi pada suatu tabel dengan

tabel yang lainnya yang berfngsi untuk mengatur operasi suatu database. Dibawah ini

terdapat gambar relasi tabel :

Gambar 4.10. Relasi Tabel

4.2.4.3. Entity Relationship Diagram (ERD)

ERD adalah suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang

disimpan dalam sistem secara astrak. Berikut ini adalah contoh ERD dari sistem

(65)

Pemesanan_detail

4.2.4.4. Struktur File

Struktur file berfungsi sebagai rancangan dalam database sistem informasi

yang akan dibuat. Berikut ini adalah strukturfile yang digunakan dalam Perancangan

(66)

1.Nama File : User

Tabel 4.1. Struktur File User

NO Nama File Jenis Size Key Keterangan

PK Id_username

Username member

Password member

Id_role admin atau member

Nama depan member

Nama belakang member

Alamat member

Kode pos member

Kode kota member

Kode propinsi member

Jenis kelamin member

Email member

Telepon member

Aktivasi member

(67)

2.Nama File : Pemesanan

Tabel 4.2. Struktur File Pemesanan

NO Nama File Jenis Size Key Keterangan

PK Id pemesanan member

Id username member

Tangal pesan member

Status order member

Id kota member

Foto pembayaran member

Jumlah pembayaran member

No resi pembayaran member

Tanggal bayar member

3.Nama File : Pemesanan Detail

PK Id pemesanan member

Kode barang member

(68)

4.Nama File : Pemesanan Sementara

PK Id pemesanan sementara

Kode barang member

Id session pemesanan

Jumlah pemesanan member

Tanggal pemesanan member

5.Nama File : Penerimaan

Tabel 4.5. Struktur File Penerimaaan

No Nama File Jenis Size Key Keterangan

Tabel 4.6. Struktur File Provinsi

(69)

7.Nama File : Stok

Tabel 4.9. Struktur File Merchandise

(70)

10.Nama File : Lagu

Tabel 4.10. Struktur File Lagu

No Nama File Jenis Size Key Keterangan

Nama file lagu

Lirik lagu

Ukuran file lagu

(71)

12.Nama File : komentar_artikel

Tabel 4.12. Struktur File Komentar_artikel

Gambar

Gambar. 4.1. Flowmap yang Sedang Berjalan
Gambar. 4.2. Diagram Konteks Penjualan yang Berjalan
Gambar. 4.3. DFD Sistem Penjualan yang Berjalan
Gambar. 4.4. Diagram Konteks Penjualan yang diusulkan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahap perancangan sistem dilakukan antara lain perancangan untuk format masukan layar input , rancangan hasil atau keluaran dari program biasa disebut

Domain name atau biasa disebut nama domain adalah alamat permanen situs di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah situs atau dengan kata

Pada tahap perancangan sistem dilakukan antara lain perancangan untuk format masukan layar input , rancangan hasil atau keluaran dari program biasa disebut

Rancangan basis data sistem informasi ini memakai basis data MySql pada sebuah basis data dan sebagian tabel, tabel-tabel itu akan dipakai untuk menyimpan data yang

Tabel 4.8 : Tabel Spesifikasi Basis Data Pengguna Tabel 4.9: Tabel Spesifikasi Basis Data Divisi Tabel 4.10 : Tabel Spesifikasi Basis Data Pegawai Tabel 4.11: Tabel Spesifikasi

Dalam jurnal Nuzila Mahyadi dkk(2012) berpendapat bahwa Basis data adalah penyimpanan kumpulan informasi secara sistematis dalam sebuah komputer sehingga dapat

Sistem Lama Sistem Baru Untuk melakukan proses pengelolaan persediaan barang pada UPT Puskesmas Ibrahim Adjie perlu membuka catatan arsip dari buku yang memerlukan lama Dengan

Sistem Informasi Geografis Pemetaan Penyebaran Penyakit Berbasis Web Putu Kurniawan Adi Krisna 274 2.1 Penambahan Data Penyakit 2.2 Pengubahan Data Penyakit 2.3 Penghapusan Data