Laju Infiltrasi pada Berbagai Jenis Penggunaan Lahan Di DAS Ciambulawung, Kampung Lebakpicung, Lebak-Banten
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dibandingkan KCTR, KCR memiliki laju infiltrasi konstan yang lebih tinggi dikarenakan tanaman penutup tanahnya jauh lebih rapat dibandingkan dengan KCTR sehingga
Berdasarkan pengukuran yang dilakukan akan diperoleh data laju infiltrasi dan kapasitas infiltrasi yang didukung dengan data kadar air tanah, kandungan bahan organik,
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung sifat fisika tanah (Berat volume tanah, Total ruang pori, permeabilitas, Infiltrasi, Tekstur, Struktur tanah) pada setiap satuan
Pengukuran kerapatan partikel tanah sebelum dan sesudah infiltrasi pada berbagai penggunaan lahan di Desa Tanjung Putus Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat
Dengan demikian pengukuran untuk mendapatkan nilai infiltrasi merupakan hal yang sangat penting dalam upaya untuk mendapatkan nilai infiltrasi yang bisa dijadikan patokan
fisik tanah pada berbagai jenis pemanfaatan lahan, serta mengkaji hubungan karakteristik fisik tanah, kondisi penutupan tanah dan kondisi tegakan pohon terhadap
Dari beberapa hasil pengukuran tersebut faktor yang mempengaruhi infiltrasi bukan hanya tata guna lahan saja melainkan banyak faktor antara lain klasifikasi tanah dan sifat fisik tanah,
Kapasitas dan Volume Infiltrasi pada Tutupan Lahan Semak Belukar Pada Gambar 4 terlihat bahwa hasil pengukuran infiltrasi pada tutupan lahan semak belukar diperoleh kapasitas