• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN CORE EXERCISE DAN DEPTH Pengaruh Pemberian Core Exercise dan Depth Jumps Terhadap Tinggi Lompatan Pada Pemain Basket.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PEMBERIAN CORE EXERCISE DAN DEPTH Pengaruh Pemberian Core Exercise dan Depth Jumps Terhadap Tinggi Lompatan Pada Pemain Basket."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

i

PENGARUH PEMBERIAN

CORE EXERCISE

DAN

DEPTH

JUMPS

TERHADAP TINGGI LOMPATAN PADA PEMAIN

BASKET

SKRIPSI

DISUSUN UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN DALAM

MENDAPATKAN GELAR SARJANA FISIOTERAPI

Oleh:

YUNISA IDA CAHYATI

J 120 151 086

PROGRAM STUDI S1 FISIOTERAPI

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(2)

HALAMAN PRASYARATAN GELAR

PENGARUH PEMBERIAN

CORE EXERCISE

DAN

DEPTH

JUMPS

TERHADAP TINGGI LOMPATAN PADA PEMAIN

BASKET

Skripsi Ini Dibuat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Fisioterapi Dalam Program S1 Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Diajukan Oleh:

Hari : Jum’at

Tanggal : 13 Januari 2017

YUNISA IDA CAHYATI

J 120.151.086

PROGRAM STUDI S1 FISIOTERAPI

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(3)
(4)
(5)
(6)

MOTTO

“Barangsiapa bersungguh-sungguh, sesungguhnya kesungguhannya itu adalah untuk dirinya sendiri.” (QS Al-Ankabut [29]: 6)

“Our strength grows out of our weaknesses” (Ralph Waldo Emerson)

(7)

vii

HALAMAN PERSEMBAHAN

Puji syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya yang telah

memberikan kekuatan, kesehatan, dan kesabaran untuk saya dalam mengerjakan

skripsi ini, dengan segala kerendahan hati skripsi ini dipersembahkan kepada:

1. Kedua orang tua saya, Bapak Sudaryadi S,Pd dan Ibu Leoni S.Pd, yang

selalu membantu dengan mendoakan, memotivasi dan memberi dukungan

yang tiada hentinya demi kesuksessanku.

2. Adikku Sapta Septela Nurga, yang telah memberi dorongan semangat yang

membuat penulis termotivasi untuk menyelesaikan skripsi ini.

3. Fauzi Nur Rahman yang selalu sabar dan memberi semangat selama ini.

4. Pembimbing skripsi Bapak Wijianto, S.St.FT., M.OR terimakasih atas

bimbingan yang telah diberikan sehingga skripsi ini bias terselesaikan.

5. Teman-temanku yang sudah aku anggap seperti keluarga sendiri di

Roemahkoe Asy-Syifa

6. Teman-teman satu angkaatan mahasiswa Fisioterapi S1 transfer angkatan

2015. Pasti akan sangat merindukan kalian semua nantinya.

7. Kampusku tercinta yang membawaku menuju kesuksesan dengan ilmu

pengetahuan yang luar biasa, terimakasih Universitas Muhammadiyah

(8)

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.

Segala Puji Bagi Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang

memberi ilmu, inspirasi dan kemuliaan. Atas kehendak-Nya penulis dapat

menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Pemberian Core Exercise dan

Depth Jump terhadap Tinggi Lompatan Pada Pemain”. Skripsi ini disusun untuk

memenuhi sebagian dari persyaratan untuk mendapatkan gelar sarjana pada

Program Studi Jurusan Fisioterapi S1, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas

Muhammadiyah Surakarta

Penulis menyadari bahwa terselesaikannya skripsi ini tidak terlepas dari

bantuan, bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak. Untuk itu, penulis

menyampaikan terima kasih kepada :

1. Bapak Prof. Bambang Setiadji. Selaku rector Universitas Muhammadiyah

Surakarta

2. Bapak Dr. Suwaji. M.Kes, selaku dekan Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Surakarta.

3. Ibu Isnaini herawati, S.Fis, M.Sc, Ketua Program Studi Fisioterapi

Fakultas Universitas Muhammadiyah Surakarta.

4. Bapak Wijianto, S.St.FT., M.OR selaku Pembimbing yang telah

(9)

ix

5. Para dosen dan staf karyawan Program Studi S1 Fisioterapi Universitas

Muhammadiyah Surakarta, jasa kalian semoga dibalas oleh-Nya dengan

sesuatu yang lebih indah.

6. Bapak Sudaryadi S.Pd, Ibu Leoni S.Pd, dan Adik Sapta Septela Nurga serta

Fauzi Nur Rahman terimakasih atas dukungan secara lahir dan batin.

Bahwa tanpa mereka semua penyusunan skripsi ini mungkin belum

bisa terwujud. Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi

semua pihak.

Walaikumsalam Wr.Wb.

Surakarta, 6 Januari 2017

(10)

ABSTRAK

“PENGARUH PEMBERIAN CORE EXERCISE DAN DEPTH JUMP

TERHADAP TINGGI LOMPATAN PADA PEMAIN BASKET.”

(dibimbing oleh: Wijianto, S.St.FT., M.OR)

Latar Belakang: Pada pemain bola basket dibutuhkan beberapa komponen, salah satunya adalah kekuatan lower extremity dimana erat kaitannya dengan kemampuan melompat. Sehingga pemain bola basket perlu mendapatkan latihan-latihan untuk meningkatkan kemampuan melompat diantaranya dapat menggunakan core exercise dan depth jump.

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian core exercise

terhadap tinggi lompatan pada pemain basket, untuk mengetahui pengaruh depth jump terhadap tinggi lompatan pada pemain basket, dan untuk mengetahui beda pengaruh core exercise dan depth jump terhadap tinggi lompatan pada pemain basket .

Manfaat Penelitian: Dapat meningkatkan tinggi lompatan pemain basket dengan menggunakan latihan core exercise dan depth jump.

Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen, dengan desain Two Group Pretest-Posttest Design. Jumlah sampel pada penelitian ini sebesar 12 sampel. Sampel diberikan perlakuan core exercise

dan depth jump selama 8 minggu dengan frekuensi latihan 2 kali dalam seminggu. Analisis statistik menggunakan Wilcoxon test untuk uji pengaruh dan uji Mann-Whitney Test untuk uji beda pengaruh. Alat ukur tinggi lompatan menggunakan

Vertical Jump Test.

Hasil Penelitian: Setelah dilakukan uji Wilcoxon Test ada pengaruh pemberian

core exercise terhadap tinggi lompatan dengan p-value 0,027. Pada pemberian

depth jump ada pengaruh terhadap tinggi lompatan setelah dilakukan uji Wilcoxon Test dengan p-value 0,027. Terdapat beda pengaruh antara core exercise dan

depth jump terhadap tinggi lompatan pada pemain basket setelah dilakukan uji

Mann-Whitney Test diperoleh p-value 0,004.

(11)

xi ABSTRACT

STUDY PROGRAM OF PHYSIOTHERAPY UNDERGRADUATE HEALTH FACULTY MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SURAKARTA MINITHESIS, JANUARI 6th 2017

YUNISA IDA CAHYATI/ J120151086

“THE EFFECT OF CORE EXERCISE AND DEPTH JUMP ON THE

HEIGHT OF THE JUMP OF BASKETBALL PLAYERS”

(Counseled by: Wijianto, S.St.FT., M.OR)

Background: Several component is needed by the basketball players, one of them is lower extremity power that is closely related to the ability to jump. So that basketball players need to get exercises to improve jumping ability which is using core exercise and depth jump

Objective: To determine the effect of core exercise on the height of the jump of basketball players, the effect of depth jump on the height of the jump of basketball players, and to determine the different effects of core exercise and depth jump on the height of the jump of basketball players.

Benefits: To increase the height of the jump of basketball players by using core exercise and depth jump.

Method: The type of research is quasi experiment with the two group pretest-posttest design. The number of samples in this study is 12. Samples are given the core exercise and depth jump for 8 weeks with a 2 times a week of exercise frequency. Statistical analysis using the Wilcoxon test to test the influence and Mann-Whitney Test to test different influences. The height measuring tool is using the Vertical Jump Test leap.

Results: After Wilcoxon Test, there is the effect of core exercise to the height of the jump by p-value 0,027. And so does the effect of depth jump after Wilcoxon test by the p-value 0,027. There is a difference between the core exercise influence and depth of the high jump leap in basketball, after Mann-Whitney Test p-value of 0.004 was obtained.

Conclusion: There is the effect of core exercise on the height of the jump of basketball players. There is the effect of depth jump on the height of the jump of basketball players. There are different effect between giving core exercise and depth jump on the height of the jump of basketball players, which the core exercise has the better effect on the height of the jump.

(12)
(13)

xiii

BAB II LANDASAN TEORI

(14)

E. Definisi Konseptual ……….……... 20

F. Definisi Operasional ... 21

G. Instrument Penelitian ... 22

H. Jalannya Penelitian ... 23

I. Teknik Analisis Data ... 25

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 26 1. Pengaruh Core Exercise TerhadapTinggi Lompatan ... 30

2. Pengaruh Depth Jump Terhadap Tinggi Lompatan ... 31

(15)

xv

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1. Tiga Fase Melompat ... 10

Gambar 2.2. Skema Kerangka Pikir ... 16

(16)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Fase Melompat……… 9

Tabel 3.1. Rancangan Penelitian Eksperimen………... 18

Tabel 4.1. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Usia…………... 26

Tabel 4.2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Tinggi Badan…. 27

Tabel 4.3. Tinggi Lompatan Responden……….. 27

Tabel 4.3 Hasil Uji Wilcoxon pada Kelompok Core Exercise………….... 28

Tabel 4.4 Hasil Uji Wilcoxon pada Kelompok Depth Jump……… 28

Tabel 4.5 Hasil Uji Mann-Whitney Antara Kelompok Core Exercise dan

(17)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

1. Prosedur Pelaksanaan

2. Data Tinggi Lompatan Core Exercise 3. Data Tinggi Lompatan Depth Jump 4. Uji Statistik Pengaruh Core Exercise 5. Uji Statistik Pengaruh Depth Jump

6. Uji Statistik Beda Pengaruh Core Exercise dan Depth Jump 7. Surat Ijin Penelitian

8. Surat Bukti Penelitian 9. Informed Consent 10.Dokumentasi

Referensi

Dokumen terkait

http://journal.unesa.ac.id/index.php/paramasastra | 317 Salah satu contoh aplikasi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran adalah aplikasi Hello Chinesese,

Kisi- kisi : siswa secara individu mengisi dialogue rumpang dalam bentuk feel in the blank yang benar sesuai dengan teks listening yang disediakan berdasarkan audio.. Instrument

Karena batas setpoint yang ditentukan telah berada pada nilai dimana kadar air tanah mencukupi untuk tanaman maka sistem irigasi akan dapat menyediakan kondisi air dalam tanah

Pengaturan daerah penangkapan melalui pembuatan zona pemanfaatan terbatas untuk memperbesar jumlah populasi induk pokea yang ditempatkan di 3 bagian perairan dengan luas

Telah dilakukan penelitian rancang bangun optimized power generating diffusorber berbasis quadratic residue diffuser (QRD) dan peredam bising generasi ketiga iSAE sebagai upaya

TOYOTA TWINCAM 1990 PUTIH BODY MULUS kaleng komplit yg cari mobil bagus KHUSUS PEMAKAI pajak baru.. Jatiwaringin

Sasaran 1 Output : Persebaran desa penghasil komoditas unggulan Analisa LQ + Analisa Deskriptif Pengumpulan Data Skunder dan Primer Sasaran 2 Output : pola keterkaitan

Alasan lain untuk menekankan pada tingkat analisis negara bangsa adalah karena negara bangsa dianggap sebagai atom dari suatu jagad raya politik internasional,