FORTlPrKASl lKAN PATRY ( P M ~ O S ~ U S sp) PADA SNACK EKSraUSI
PERNYATAAN MENGENAI SKIUPSI DAN SUiMBER INPORI\IASI
Dengan
ini
saya menyatakan bahua skripsi yang berjlLdu]"FORTIPCKASI IKAN PATM (Pmgprius sp) PADA
SNACK EKSlTIUSI"
ini belum pemah diajukan pada Perguruan Tmggi lain atau lembaga lain manapun untuk memperoleh gel& akademik tertentu Saya juga menyatakan bahna skripsiW G a A SUBAGJA. Fortifikasi Lkan Patin (Pmrgaiu sp) pada Pembuabn
Snack Eksbusi Dibiibing oleh MALA
NURLLMALA
dan PIPIH SUPTIJAH. T iratamfa konarmsi ikan di Indonesia hingga tahun 2006 menolpai 25,03 kg per kapita per tabun. Meskipun jumlahini
meningkat 43% dari tahun s e b e l m y a yaitu sebesar 23,95 k g akan tetapi nilaiini
belum memapi standaryang dipersyaiatkan oleh o- pangan
dunia
(FAO) yaitu 30 kg per kapita per tabun Oleh b e a m itu usaha diverdfikasi pengolab basil ppdcanan muh g b t konsumsi ikan,
dilakukan
untuk meningkatkanpdayagunaa hasi perikanaq mempertuas sata meningkatkan
usaha
pengolahart dan pendayagunaan berbagai macam basil perikanan untuk diolah menjadi pro& b sebagai m a h i m ringan yang bergid tinggi, en& murab, men& dan mud& dipaoleh Salah satu upaya diversiiikasi yaitu membuat produk ekmtsi "=h Snack'' yang mempakan k o m b i i an- g r i ~ jagmg grit ber;s
dan
gritdari
ikan patin (Pangmius sp).Ikan patin
(Pangarks sp) menrpakanikan
air tawar yang sudab berhasit dibudidayakandengan
baik
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari metode pengeringan pada pemblratan grit ikan, membvat.
formulasi . -k eksbusi ikan-
pafin.
(Pang- sp),dan
mengetahui karaktertshk m m snuckeksblsi
yang
dhadkanPenelitian
ini
dibagi menjadidua
tabap
yaitu penelitian pedahuluandan
~enelitian ldama Pa& oeeelitian LXSKI&~~EID dilalrulcan
oan-
&t ikandengan menggcmakan
beberapa
&e pengqingm setelah'grit dibuattkuudian
d d a h b n p e m b d m S M C ~ eksausi. Snack yang terpilih berdasarkan sifat 6sik
yaitu
pengukuran
msio pengembangan yang k&udian digunakan pa& pewlitian utamaF%tda~litianldamadilakukanpembuatanmuckeks&usidalambeberapa formulasi denganbeberapa
p e r t d a m komposisi antara grit jagung : grit betas :grit ikan sebagai berikut 70%:30%I00/0
(K),
65%:25%:100/0(A),
62,5%22,5%:15%
(B),
60%200/0.20%
(C).
Pengjian mutu S M C ~ ekstmsi berdasarlran uji swrmri, fisiko-kimkdan
mhbiologi.H a s i l a n a l i s i s ~ r i m t f i p u i i ~ ~ p e a r a m p a h a n , k a e n ~ aroma
dan
ma, Berdasarkananalisis
statistik peambahan ikan hanyam e r n p e n g a r u h i - p a d a d m -
Hasil
analisis
6sik meliputi pengukurrm rendanen, d o pemgembaugandan
kenmyahan. Badasarkananalisis
stat&& penambahanikan
tidak karakraistihfisikdaris~ckekstnsiyangpenambahan ikan 10% atau 15% a;hiK;kanWpada
Hasil
analisis
kimiaasdim
pengukuran
hadar air, kadar abu,kadar
leu&, ltadar protkndan
demjat polarisasi Berdasarkananalisis
statistik penamManilran
hanya manpenganhi kadar protein muck e h m s i y m gdihasiILan
P w j i a n daajat polarisasi dengm milnoskop perbtsmm 400x, menuajukkan bahwa padad
ekstrusi
deagan pemmbahan i k a n 1 0 0 / o ( A ) d a n d e k s c n s i ~ p e a m ~ i k ; m 1 5 % @ ) p a t i ~terg-
. . .
-sempurnaHasil ttji Tpc memmjukkan
bahwa
adanya
penambatan ikantidak
POWrrpmAsl
MAN
P A l W ( P a n g a s h sp) PADA SNACK EKSTRUSIoieh
:W G H A SUBACJA
C 3 4 1 m
PROGRAM SiVDI
TEKNOLOGI
HASIL PERIKANAPJ FAKULTAS PERMANANDAN
ILMU
KELAUTANM r n P E R T A N I A N B O G O R
LEMBAR PENGESAHAIV
Judul : FORTI PIKAS1 I KAY P A T m (Pungmiu sp) PADA SiVACK E m U S I
Nama h4ahasiswa : Y u $ a Subagja Nomor Pokok : C34 101072
Pro- Studi : Teknolo@ Hasil Perikanan
Pembiibiig I1
NIP 131 176 638
&l-m
Perikanan dan llmu KelaulanKATA PENCANTAR
Puji syukur kebadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmal dan hidayah-Nya, Sehingga skripsi dengan judul "Forttfikasi &an Patin (Pungasins sp) pada S
d
Ekbosin ini dapat diselesaikan oleh penulis. Adapun tujuan dari penyusunan skripsi ini adalah sebagai syarat kelulusan pada program sajatta Fakdtas Perikanan dan U m u Kelauian, LnstiM P&an Bogor.Selama
proses pewtitian hi, penulis mesldapat banyak du%ungan moral maupun materidari
berbagai pihak, sehingga k a e m p b n ini d i p m k m penulis mtuk m e n p q k m terimakadh
sebesar-besainya kepada semua pihakyang
telah membantu ;1 . Ayah, Ibu,
Teh
Dhinda, Te4 Dhita,dan
Annisa, terima kasih atas doadan
duhmgarmyasertakasihsayangyangdiberikankepadapenulir
2.
Keluarga besxH.
W*terima
kasih
atas doa, ddcmgm dan sentan@ yangdibexikankepadapenulis3
Ibu
Mala Nlrrilmala, S.pi M.Si danIbu
Dm Pipih Strptijah, MBA sebagai dosen pembimbing, terima kasih atas ide, sarrm, birnbiqan dan motivasi yangtelah dibehikan kepada penulis selama ini.
4. Ibu
D m
EllaSalamah,
MBA dan Uju, S.pi MSi, sebagai dosenmi,
terimakasih
atas pahatian, waktu, sman dan bimb-ya yang d i ikeprrdapenulis
5. Pak Djunaedi
dm
Pak
hi, &agi telmisiafat
S E A F N center IPB yang telah sangat berbaik b t i d a h memkmtu lanclrya penelitian hi.6. I b u ~ M a s Z a k y , ~ l p u l d a n M b a k I c a , s e b a g a i l a b o r a n T H P y a n g t e l a h hyakmeanbmtupenulis
7.
Ibu
Rubiyahdan
Mbak Ari, terima kasib atas keajasamanyasehingga
pceelitian inidapat
b e x j a h lancar.8. Seluruh
dosen
dan stafDe-
THP,terima
kasib atas kerjasamadan
k*yaPenulis dilahirkan di Jakarta pada tanggal 15 Februari 1987 sebagai
anak
ketiga dari pasangan Bapak H. R0es)adi W i adan
ibu Hj. lstria Nugrabauaty. Pendidikan formal penulis dimulai pada tahun 1992 di SD Tunas Karya Jakarta, Kemudian dilanjutkan ke SLTPN 6 Bogor, lalu di SMJN 6 Bogor clan dinyatakau lulus pada tahun2004.
P& tahun yang sama penulis diterima di MtuiPertanian Bogor, pada Rogram Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan melalui jalur Seleksi Permhaan Mabis\a Baru (SPMB). Peoulis aktif dalam berbagai kepanitiaan diantaranya OMBAK SAMTASI, GIW (Gemar
Makan Ikan)
dan
be&@ seminar yang diseleqgadan di M M Pertanian Bogor.Sebagai salah saiu s)arat unh& maaih gelar sarjw penulis melakukan penelitian )aog bejudul "Fortifikasi
Lkan
Patin (Pmgmius sp) pada S d Ekstrasi". Di bauah b i i b i i M a Nurilmala, S.Pi, MSidan
DAFTAR
IS1
2.1. Deslaipsi Ikan Patin (Pangmirrr sp)
...
3...
2.6. BahanUtama 12
...
2.6.1.
Jw
12...
2.62.Ber;s 13
2.63. Grit
ikan
14. .
3 3
.
Metode Penelrbm 2033.1. P e l X ~ p e d a h u l u a n 21
...
33.1.1. Perdapan
bahan
21a Pembuatan grit
. .
ikan patin (Pmrgmiu sp) 21.
b
Pcmbuamgntlagung--
.
22
.
.
c P€anbuamgcit baas
--
23.
.
.
.
3.4. Metode Anallsls . .
...
26 3.4.1. UJI sensori...
26 3.42. Analisis fisi...
26...
3.4.2.1. Pengukuran rendemen 27
3.42.2. Derajat
..
pengembangan...
27...
3.4.2.3. . . . . UJI kerenyahan 27 3.4.3. Anal~ns lurma...
27 3.4.3.1. Penentuan kadarair...
27...
3.432. P-tlran kadar abu 28
...
3.4.3.3. Penentuan
kadar
lemak 28...
3.4.3.4. Penattlran kadar protein 29. . ...
3.4.3.5. Derajat
. .
polansasl 293.4.4. Analisls rmkrobiologi ... 29 3.4.5. Rmmqyn peauibaao
...
30. .
4.1. Peueht~an Peudahuluan
...
...
32 4.1.1. Penmtuan metode punbuatan grit ikan patin (PangarhS sp).
32...
4 2 Penelitian Utama 34
42.1. Penenhlan formulad
.
&zck ekstnsi ikan patin (PmrgarhS sp) 34 ..
...
4 2 2 Karaldenshk sensori 36
4 2 2 1
.
Wama...
36 4 2 2 2.
Penampakan...
37 4 2 2 3 . Kaenyaban...
37422.4. Aroma 38
. 422.5. Rasa
...
- . 394 2 3
.
KaraktenmL . . fisik 40423.1. Peaguhrran reademen
.
404 2 3 2
.
k j a t..
peblgeanbavgan 41....
4.233. UJI kedenyaha 42
4 2 4
.
Karaktenshk. .
kimia 43424.1. Kadar air 43
4 2 4 2 Kadar abu
.
444 2 4 3
.
Kadar
I d...
.
.
.
45424.4. Kadar p t k n 4 6
4 2 4 5
.
Deraja~ polarisasi 474 2 5
.
Karaldaistik milaobiologi 495
.
KESIMPULAN DAN SARAN 5 1.
1
.
Komposisi kimia ikan palin (Pungarits sp) ... 4...
2 . Syaraf mutu makanan ringan ekstndat (SNI 01 -2886-2000) 7
j . Kualitas makanan ringan ekstndat dari tepung ikan ... 7
. . . . .
.4
.
Komposlsl kuma gnt j a m...
136
.
Jlrmlahcoafinggamm pdabebaapajenisproduk 16 7 . Formulasi snackekstnsi
ikan patin (Pang- sp)...
248
.
Skala hedonik peailaian uji sensori 26Nomor Halaman 1 . Ikan patin (Pmtgarim sp)
...
3...
2
.
Mesin e k d e r ulir tunggal (&lldor Hechic) 9...
3
.
Bentuk mesin e W e r seam umum 104 . Diagram alir penbua!an grit
ikan
...
22...
5
.
Diagramalir
pemblratan grit jagung atau grit hems 23...
6 . Diagram alir proses pembuatan s m k
ekshusi
25 7.
Gritikan
terpilih...
34 8 . H a d l m k e k s t n a i...
35 9.Histogramnilairataratawarna&esktnniikanpatin(Pangmiussp)..
36 1 O . H i s t o g r a m ~ r a t a - r a t a p e n a m p a l r a n ~ ~ ~ k e k s t N s iikan
patin (Pmrgariur sp)...
37 1I.Histogramnilairataratakaenyahan~~~kekstnni
ikan
patin (Pungmiur sp) 3812.Histogramnilairatrtrataammadekstnniikanpatin(~mrg~iursp)
..
39...
13.Histogramnilairatrtratarasasmkekstnniikanpatin(Pmrgarimsp)
40
14.Hiaogramnilai~ml~nen&~ikanpatin(Pmrgai1~ssp) 40 I5
.
Histogramdaajatpengembanganmkekstnniikan patin-(Pmtgmius sp)
...
... ...
41 16.
Histogram nilai kere~yahm snackeksblsi
ikan
patin (Pmtgasim sp)...
42 17.
Histogram Ladar air snack ekstnniikan
patin (P0nguk.s sp) 44 18.Histogramkadarabu&eksblsiikanpatin(Pang~sp)...
45 19.
Histogram b&ir -1 mark ehhusi ikan patin (Pangasim sp)46
20.
Histogram kadar protein snuck drsmIsiikan
patin (Pmtgmius sp ). 47. .
21
.
Foto polansan 48Nomor Halaman 1
.
Rekapitulasi nilai hasil analisissensori snack ekstrusi...
56 2.
Rekapitulasi has4 analisis sensorisnack
ekstrusi...
57...
3
.
Rekapitulasi basil analisis fisiik snnrkekstnsi
59 4.
ReLapitulasi hasilanalisis
Limia
s m k eksbusi...
605 . Rekapitulasi basil
analisis
mikrobiologi snack eksINsi...
62 6 . Score sheer j i sensori skalahedonik
...
63. .
1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Beiakang
Indonesia mempuoyai potensi perikanan yang besar yaitu potensi perikanan tangkap s e h 6:4 juta ton per tahun
dan
potensi perikanan budidaya, la* tambak dan ta\var 48,74 juta ton per tahun (Kudiantom 2003).Komoditas perikanan budidaya memiliki peluang yang sangat bgar
dikembangkan untuk pemenuhan gizi m m Salah sahl jenis ikan tawar yang sudah b&i dibudidayakan adalab ikan patin (Pmrgmius sp).
Ikan
patin (Pangmius sp) memiliki keistimeuaan anha lain rasanya khas, gurih, rendah kalori, .stnktur dagingnya kenyal danI
d
RasaLhas
ikan pafin (Pangmius sp) mentpakan daya tarik
tehsendiri
bagi para penggemamya. Kanduogan kalori dari ikanpatin
(Pangmius sp) sekitar120 kalori
setiap
35
om sehingga ikanini
baik untuk menjaga k- (Hemow0 2001).T ikousumsi ikan
di
Indonesia hingga tahun 2006, rata-rata meacapai 25,03 kg per kapita per tahun. Meskipun jumlab ini meningkat 45% dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 2395 kg, akan tetapi nilai ini b e h mencapaistandar
yang
di persyaratkan oleh organisasi pangan dunia (FAO) yaitu 30 kg per kapita per tahun. Apabida dibamb&m den- nepara Asia lainnya, tingkaf kousumsiikan di Indonesia masih remlah. Jepanp, rnencapai 110 kg per kapita per tahun, Korea Selatan 85 kg per kapita per tahun, Malaysia 45 kg per kapita per tahun,
dan
Tbailaed
35kg
per kapita per tahun (Anonimb 2006).Salah satu dampak yang ditimbulkan a k i kurangnya mengkorrarmsi ikanyaitukeinnzmganproteinyrmgrmNpakmmasalahgizisehingga
-y
a pertu dith&&au temtama
di
kabgananak&
Menrmrt slwey Corinthian I n f o p b Corpora p d a tahuo 2005, p=masaran s?&modern nadonal d a b mencapai 595 ribu ton (Amnimb 2005), Salah satu upaya dalam m e n i . konsumsi ikan agar k*
akan
proteindapat
teqxnuhi yaitu dengan melagukanusaha
diversifikasi pengolaban basil perikanan yang s a l a h s a t u c a r a n y a d m g m f o d i b s i . F o d i b s i ~ ~ s l l a t upendayagunaan hadl paikanas memperluas serta meningkatkan memgkakm
usaha pengolaban dan pendayagmaan behq@ macam
H
i
paikanan diolah menjadi produk baru sebagai makanan ringanyang
bergizi tinggi, arak, murah, menarik, dan mudah diperoleh yaitu salah m y a dengao membuat produk ekshusi "Fish Snack" yang menrpakan kombinasi antam grit j a m grit baas dan grit dari ikan patin (Pangarius sp).nLan
me& bahan pagan yang baik karena memilikiprotein yang
cukup
tinggi.
Daging
ikan
m a p d u n g
protein 16%-
20%,I
d
WO-
2 2 4 karbohidrat 05% - 1 J%, abuu%
- 43% vitamin A 50.000 IUlg, vitamin D 20-
200.000 IUIg kolesterol 70 mglg, air 56.7!?%, asam amino esemial 1% asam amino w n g e n s i a l I O % (Hemowo 2001).Pada umumnya produk
ekmusi
benrpa
snack inid i i
den- balmb a k u y a n g ~ ~ p a t i c u k u p t i n g g i ~ j ~ p a d i s o ~ u m
dan
biji-bijian lainnya Roduh ini reodah kamhgm p r o t e b y a Untuk m e n h & h n kandunganprotein
pada snack ekmusi makadilakulran
fortit&si ikan parin (Pangark sp). Berdasarkan ha1 tersebut, pewlitian tentang pembuatan produk ekshusi dengan ikan patin (Pang& sp) pafu dikembangkan agar dapat meningkatkan kandrmgan gizi di dalam snack sertadapat
nmh&&m korslrmsi ikan di Indonesia13 Tojnan Penditian
Tyuan pewtitian ini antara lain :
Morfologi ikan patin (Pangmius sp) mempunyai badan memanjang dan pipih, posisi mdut sub terminal,dan dileoskapi dengan 4 buah sungut Sirip p m g m g betduri dan b&ip tambahan seria terdapai garis lengkung mulai dari kepala sampai pangkal sirip ekor. Bentuk sirip tersebut agak bercagak dengan bagian tepi benvarna putih d a g m garis bitam dikagah. Ikan
ini
memptmyai panjangrnaksimum 15Ocm2 2 Komposisi Kimia Ikan
I h patin sangat toleran t e h d q derajat keasaman (pH) air. Artinya, ikan ini dapat beatabm hidup pada kisaran pH air yang lebar,
dari
peraimn yang agak asam (pH 5) sampai perairan yang (pH 9). KaMtungan oksigen terlanrtyang
&
i
bgi kehidupanikan
patin
adalab krkkar antara 3-6 ppm,m t a r a karbondioksida yang bisa ditolerir berkisar antara 9-20 ppm, d a g m
alkallnitas
antara 80-250. Suhu air media pemeliharaanyang optimal
beaada dalam kkaran 2&30°C (Khairuman dan Suheada 2002). Komposisi bimia ikan patin (Pang- sp)dapat
dilihat pada Tabel 1.Tabel 1 Komposisi kimia ikan patin (Pmgasius sp)
23. D c f i n i g i S d
Snadadalahmaltarranyangdikormrmsidiantaraketigawaktumakan
utama dalam sehari. Dalam pengertian ini, maka jenis makanm ringan sangai banyak,
baik
dalam bentuk, cam pengolahan, maupun cara penyajian (Muchotdi et a! 1988).Ol&
karena
itulah, nakaTan inibiasa
jugadisebut
mucky a n g b a a r t i s e s u a t u y a n g d a p a t m e n g o t 0 i i ~ L a p a r ~ ~ d a n m e m ~
suplai
enagi
yang
a h p lmtuktubuh
(hnima 2005).- ~ p r o s e s p e n g o ~ m a l r f t r a n ~ ~ ~ g ~ ~ ( ~ ) ~ y a n g ~
d i g o n a k a n a d a l a h ~ p r o s g ~ F a s E n s i b a h a n p a w ~ s l l a t u Kompodsi
Air Abu
h t k n
Lanalr
Kadar (%)
a 2 2 0,74 1453
[image:15.524.54.470.368.768.2]proses dimana bahan tersebut dipaksa rnengalir dibawah pengaruh satu atau lebih kondisi opemi sepertj pencampuran (miring), pema~san dan pernotongan (shem), melalui want
ceiakan
yang dirancang untuk membentuk hasi e b n s i yang bergelembung kering (pgff-dry) (Mucbtadi el ol. 1988).Belmapa bahan baku yang sering digunakan untuk membuat snack ekrmni menwut )ulatz ( I 997) &ah:
1. Tepung. beras,
dapat
mengembang dengan dePlsitas yang renQb, bemama putihdan
tekshrr yang rnltdah dicema2. JWw5
dapaf
mengembang dengan sangat baik menghasiIkan produkyang
renyah w f l o w r m j a g c m gyang
k b -3. T e p q gandum,
dikarenakan
banyaknya kadmgau lemak didalamnya maka membutuhkan kadar airdan
suhu proses yangtinggi
mengbadllcan produk yang l e m b u ~
4. Tepung tezigu, membuhlhkan kadar air
dan
suhu proses yang tinggi. Tidak mengembang sebaik jagung danberas.
5. Tepung kentang, memburuhkan kadar air dan suhu proses
yang
tin& uamundapat
bekstmi dengan baik hingga r n e q h d k m bentuk yang baik-6. Tepmg tapioka, memberikan rasa yang hcaa~pur raia bila diproses dengansuhutinggidankadarairyangditentukan
7. Tepung
-
k
dapaf
digmkm sebagai bahan tambahan tetapi bksmya akanmanbefikanpengaruhpadawama,rasadantesrStrrrpod&.E h d a s d a pakembaqpmya snack
tabagi
dalam tiga kelompok, yaitu (1) mock garerasipeaama
adalah
pmduk-pduk konvensional Ompa melaluiproses e h h s i Sepem keripik k- W o n g
dan
~ a(2) snack c pewrad ~ ~ kedrra, mengalami proses lebih hjut setelah kehm dariekstruder
yaitn panotongan menjdi bagian yang lebih k ddan
pengaingau untuk menurunkan kadar air, (3) SRQC~ genemsi ketiga yaitu snack yang setelahdiefrstnai
masibmanahhan
pengolabanlebih
h j u ~sepati
dan penggomganSnack genemsi kedua menrpakan snack ekamsi yang paling banyak
beredar di pasaran Snack mengembang @#ed mock) dapat dipmduksi dalam
berbagai jenis berdasarkan kadmgau gizinya,
seperti
tin%gi
Isandungan proteinnya, rendah kalori,termasuk
tinggi kandungan d y aSelanjldoya Harper (1 98 1) menyatakan bahwa makman ringan dibedakan menjadi dua macam berdasarkan bahan d a s a ~ ~ y a Kelompok maltmran ringan pertama adalah makanan ringan yang bahan baku l~tanm seperti
produkproduk
ekstntsi
dari jagung dan kemudianditambah
garam danbumbu
penyedap
sedangkan
kelompok u d a m n ringan yang kedua yaitu makanan ringanyang
memakai campman dari behemp armbea patisepati
campman jagcmg danhem, bahkan dicampur pula d e n p
seperti
kedeL.6, kacang hijau dan lain-lainMenurut Harpex (1981), m;llrman ringan
yang
dibuat dagm proses- - @ ~ y a k - y a , s e p e r r i ~ ' r o d a , c i n c i n , t o P i
tangkai jamur, piringan
dan
lain sebgainya Banyak j& produkekstrusi
yang
d i k e d
dewasa
ini misalnya s n a c k f i (makanan ringan), breahg substhrion (makanan pengganti mti), beverage tux5 ( c w mimnnan), ~ soups (makanau sup) dan blendedf
i
(m;llrman ampman).23.1. Karaktrristik mutn snack
.
-
Karaktenshk f q s i o n a l pada produk pngan dap! d i k e l o m p o b menjadi tiga kelompok besar y a h sifat 6sik (morfologi, sifat termal, sifat reologi
dan sifat
speirhalX sifat
kimia
(komposisi kimia, senyawa kimia aktif, bahankimia tambahan,
baha.
kimia pengolahan)dan
sifat rnilcmbiologi (mikroba alami, mikroba kontnniran, mikrvta pziogen dan d u o b a pem-)( M w
K
' '% 2009. KarahteristiL: limgsional l&ih bersifatobjektif
dalam nmmmkm sifat mutu pangan, s x h g b n penilaian sifat ~ U I U ya~z
b e r s i f a t s u b j e i d i f d i t a k u k a n m q g m a k m e v a h r a s i ~ n S y i n a t m u t u ~ ringan sudah texmtum
di
d hSM
flabel
2).Selain
itukualitas
kenaikan suhu
secara
cepal Suhu memapai maksimum sebelum bahandisemprolkan
melalui lubang-lubang kecil m u lubang pelepas di uj~mg se-(die). Kenaikan suhu yang sangat tine dapa1 menyebabkan bahan mengalami
perubahan fisiko kimia (Soewarno 1978 dim dalam Arman 1988).
Hasil pan;sakan p~oses ekstnai adalah gelatinisasi pati
protein, seats iaaktivasi enzim yang
terdapat
pada
Laahan medltah Perubbansbukhn bahan menrah selama ekstnni tergantung pada j& bahan dan kondisi
proses Suhu optimum untuk proses eksbusi bahan prig berasal dari patipatian
sescitar 170-200
T.
Kondisi ini akan menghasilkaa produk dengan kerenyabandan
pengem- yang baik Kondisi paling optimum untuk b a h pali-pdmyaitu suhu 170
T,
tekanan 438-5516 KPa, kecepatan ulir 300 rpm, dan uaktu diambahan
sehitar
10 det& (Harps 198 1). Bahan yang digunakan dalam prc5eselrstnni
s e b h y a m t u k butiran kecil dengan ulnrran 1-3 mm. Ukuran babanjw
fakror
w
pent@Ovl-
1997).Gambar 2 Mesin
drsbuder
ulirtlmgpal
(Boldor Elecfric)J3sin&x pada penelitian ini tidal dilengkapi dengan u n i t k t injeksi air ~ u a p . O l & k a r e n a i t u h a n s d i l a h J r a n p e n g a t u r a n a w a l a l a t d e n g a n p c ~ alat s&itar setengah jam. Kecepatan dan bentuk ulir sangat mmpgamh
spesifihasi
prod& P~ltaran ulir juga r-n prod& --i yang ~ S e m a k i n c e p a r p u t a r a n u l i r m a k a p r o d u k y a g d i h a d l k a n a b a nseanakin
mengembang Pldaranulir
yang
digcmakan pada penelitian ini ;tdalah [image:18.524.40.462.20.794.2]Fungsi proses eksirmi tertradap bahan meliputi gelatinisasilpeaa&
m e l a b w d p e n g -
bdk
drVing)-AIat ekshusi dapat digolongkan menurut v y a , seperti pengekstnsi pasta
dan
coller (muck, maltanan ringan) atau dapat pula digolong. .
m e n u n d k a r a k t e n s h k ~ y a J e n i s a l a t e k s b u S i m a s i b d a p a t
digolongkan menurut kelem-haban selama "procwing" yang
dapat
berkisar sebagai baikrd: (a) kelembaban tin& (30%) lmtuk pengekstrusi- panbenhkfirming
ertruder);
(b)
kelembaban sedang (20-30%) untuk pemgeksbuG pemasakdan
pembentuk tekstq dan (c) kelembabanreedah
(10-2004 mtuk pengchmsi makanan kecil (snack) a t a ~ ~ mdogeneou~ (Muchtadi eral.
1988).Ba%ian-bagian
alat
pengekstnsi menurut M u c M et a1 (1988)dapat
dibagi menjadi t i p bagian, yaitu: I .
h
ekstmsi (PreConditioner)Pra
egstnsi mempaka ruang bertekanan a t m c d r atau bertekanan lebihtinggi
dimana butiran bahan mentah dibasahi memta dan atau dipanaskan dengm airatauuapmengalir.AlatpPraekstnnimempunyaikemggulanyahdapat menolpai suhu yang
dapat
dilepas besar. Alaf ini bmfiqpi j u g sebagai ruang masak dengan suhutinggi
dan
walctu tinggal yang relatif lamadan
sebagaialat
mtuk m e q p h b n b a b sekngah jadi y a g sudab didip~osg merata ke d a b bagian-padaulirpeng-2m
P e m h l m an molekd
baban
mentah atau setengab jadiyang
paling ~ y a n g p a d a ~ y a m e m p e o g ; m r h i ~ p r o d u k e k s m s i t e j a d i p a d a b a g i a n u l i r p e d l g e k s b . l s i ~ b e n t u k u l i m y a , ~ d i m j a d iduayaitupcngekstnniuiir~danpengedrstrusiulirkembar. 5. Cetalran
BentukcePakanakanmempengaruhitekstmdanbentukpo~hasil
jadi
Lnbang
c d c m yangnmdng
akan m e g i kebutuh tekanan balik,2.6. Bahan Utama
Pembuatan snack ekshusi man- bahan baku yang mengandung
p a t i . ~ o m b i i b a h a n ~ ~ s e r i n g d i ~ d a l a m p r o s e s e k s r m s i r t d a l a h b e r a s
dan
jagung, atau camp- sereal lainnya. Tujuan pencampwan tersebut adalahuntuk manperoleb produk
ekstnsi
yang rnanplmyai nilai gizi yang lebih baik,daya cema, rnutu fisik/orgamleptik yang lebih
tinggi
(Muchradi et al. 1988). 26.1. JagungP
- teplmg s d tehb berkembang dengan luas
sebagai
bahanutama dalam pengembangan m k Dalam pembuatan
m k ,
tepmg sereal tehbterbukti mem- biya yang rendah dan peagembangan yang
baik
sekali,a y a
bahan
sepeati
tepung jagcmg. Jagung digcmalran dalam ~ e m wproduke5-stnnikarenabahaninidapatmenppanbangdengansangatbaikdalam
k e p ~ a i s p i d a n ~ r a s a j a g c m g . K e b a n ~ s n r r d y a n g d i j l l a l ~ a a r i n i menggcmalran bahan dasar jagung k a m a relatif m u d
imtuh:
bahan
bakudan
a m g k d k m
tekshrr
yang baik (Malz 1997)Kandungam gid utama
yang
tadapat
dalam
jagung adalah karbohi- l ddau
protein. Kandungan karbohidra! jagungadalah
pati, gula pen-dan
saat kasar. Pati mmupkan kompown terbesar, &imam s&tar 85% dari total pati tedajmtpadaendospermPatijagungterdirikir;tkiranO/o~asadan73% amilopehin uatukjenis
pati n o d (Leonarddau
Martin 1%3).Jenis
protein yangtaltandung
dalam jagung adalah albumin, globulin, protamin (zein) dau ghbein. Jagung m c q a d m g lemakdan
protein yang jlrmlahnya tergmtmgdari
umur dan varietas jagung
tasebut
Pada jagung yang masih rnuda, kmdmgan lemak dan proteirmya lebih rerrdab bib d i i&qan jagung y m g tuaJagmg yang
digunalran
d a b pedmatm produk &&usi dalam bentnk grit Gritadalah
bubuk jagung yang d i idari
jagung denganulntran
kkkira ~bemsmenir.Dihrarwgaidigunakanuntnkmalcanpgisetelahdimasaktealebihdaldusepeatibubm.Diindonesia,gritjagtmgmempakmhalbaruyang
patU mendapat pahatian untuk meningkatlcan gizi makman Potemi lrntuk pengembangan
-
grit Jagrmgtinggi
dimma produksihdowsia p d a tahun 2006, produksi jagung mencapai 11,61 juta too pipilan kering (Anonim 2005).
Tabel 4 Komposisi kimia grit jagung
Beberapa girrj d a b j a m terdapat dalam j d
yang
cukup
banyak dibdhgkan dengao l?eras dan jenis biji-bijian h y a Kadmgan gizi
rdama padajaglmg
adalah karbohidrat
(60%)).Jika
dibandingkandengan
beh;s, kadmgm pmteiunyalebih
tiuggi (8?4dan
diantara biji-bijian kandungan vitamin A jagung paling tinggi (440 SI) (M-k 2002).Air h t k n Lemak
selalkasar A h Pati -
Polisakarida lain
161
Benu
Saeal atau padipadian terutama berrs, menrpakan bag& pokok
dari
sllslrnanpanganpenduduklndowsiaBerasatautepungberasdigrmakansebagai
bahan
baku
produkekshusi
karpna mampu mengembang dalamdensitas
yangmb=-=putih,mudahl===danmy;mgnlha;;lltnn
-
.
tlmak dengan ~yang@ngataucnlrpidanlebihrenyah(Matz 1997).Beras adalah sumber
karbohidrat
yang
baik (7040%) dan karena itum e . n j a d i s u m b e r t e m g a B a h a n m a k a n a n i u i j u g a ~ s l r m b a p ~ o t e i n y ; m g
baarfi, sebab 612% dzri semua sereiia biasanya
tadiri
dari
protein(H;lrpea 1981). SeIain
itu
sueba mmgmhng mengandung vitamia ((thiamin, r i i h v i n , niasin)dan
juga sumber sera! tenrtama d a h produk bijiibub.
Komposisi kimia b e mdisajikan
d hTabel 5 baihd115
7.0
0,6
-
02 02 78,O
[image:22.521.54.465.168.772.2]Jika d i i
dengan protein
serelia b y aprotein
baas rnenunju%lan kualitasyang
b a kProtein
baas memplmyai pola asam amino yangcukrrp baik b i i dibdngkm dengan pola asam
amino
makaum acuan yangdirekomeodadkan F A 0 (Sulaeman 1994).
Pati baas terdiri dari molekul-molekul besar
yang
tersllam ataul5ml&dm dari unit-mil
gula
(glukosa)dengan
bentuk
texahg yaitu amilopeidindan
l a q k a k llms amilosa Kadlmgm amilma b e q e q m h tehadap sifat pemekaran volume nasi. semakiu tiuggi kamhmgm amilosanr(l,semakin
mekar m&ya(Sulaeman
1994).Peaiagkatankmchganamilosadariformula~~~k~mengfiasiIhan
produk dengan
tekstln
lebih kerns dan let& garing q i p~osespeagemkmgm produk.
Peningkatan
amilopehin membuat produk l acneqembimg
dan
lembrrt (Huangdan
Lkyod 2001).Z63.
Grit ikanGrit uxmpkm tepmg kasar
yang
biasanya mmpmyaiuhrran
1-3 wn Dalamproses
ek&osi, d a p bhan bakuyang
digrmalranhans
d i i i dalam bmtuk grit Apabila tidaksesrrai
dengan ukuian, maka W y a lrrnang mem& ~ m u r u t ~ a t ~ 1997,ubmanbahanjuga- f a r edalam
prosg
eantrrni
UntnL pembnidan grit p d apa4
bisadilahltrm
&agmIlraodapatdigmakansebagaiforfifikasipadaprodUk~,akantetapi
7
daging ikan barus dibuat grit terlebih dahulu d e q a melewd beberap lahapan proses diantamnya ikan dicuci dengan air untuk cneqbilangkan kotoran padatub&
ikan. Kemudianikan
difiler dan dilanjutkan dengan pem- kulit sehingga didapatkao daging ikan tanpa kulit Daging ikan diber&cmdari
damb dan kotoran dengan air meqplir.Setelah
bersih, daging ikan dikukus dengan menggrmakan dmdang selama 30 menit, ldu digilingm e q p d m grinder sehingga mengbasillian daging dalam bentuk butimn kasar. Daging keanudim
dik-
Setelah kering, gritikan
siap diguaakan &lam proses-2.7. Bahan Tambahan
Dalam prmbmian mack ekstnsi muditambahkan bahan tambaban sebagai surwnings mtuk mendapatkan produk yang sesuai dengan selera kolaumen Pada penelitian ini, baban tambahm yang digunakan adalah garam 2-7.1. Garam
Bumbu yimg suing digunakan
dalam
produk snnck ekmusi adalah garam. Garam adalah baban m b a h msa yang paling umum ditambahkan ke dalam snack pa& banyak pnniuksMcl
Garam diaplikasik;m sehagai pews bagian1-a t 1-a u ~ s e h i n g g 1-a p e n g 1-a T u h d 1-a r i m s 1-a c e p 1-a t d i r 1-a s 1-a k 1-a n D 1-a l 1-a m k 1-a s u s i n i ~ h d a s m mtuk mengat* bahwa garam menentukan karaktenstlh
.
-
rasadari
produkGaramjuga~omendarikansebagaibabanyangsmgatbaiklmtuk dis&ibusi bahmbbm mibro. secara merata
dari
macam bahan ylmar,~e
antioksidan)pada
k e s h m h mproduk
akhir (Maa 19%').Garam dapat rmah&hn viskositas
di
d a b Lams e h h w k ,sehingga
meningkattan
konvasi
enesgi mebanilr (mempercepat pemasakan)dan
meningkattanekspami
Garam juga mqmgmhi kelarutandan
kekentab protei~, kamm itu keteguhanekstnrdaf
dan
ebpminya m e n . (Mf=zP% 1997).J ~ g ~ a m s e b g a i p e l a p i i u a r ~ u n t u k s e t i a p j e n i s p d u k ,
target pasar. Namun secara mum j& coming garam tertLadap beberapa jenis
produk disajikan &lam Tabel 6 berikut ini. ?
28. Pcmbahan komposiri gki sdama p keksbqi
Bahan
baku
M yxng biasanya terbuatdari
biji-bijianakan
~ S a a t t e r j a d i p r o s e s e k s t n a i P e r u b a h a n y a n g b a p e n g a r u h p a d a s i f a tProduk Cracken sodo
Crackers salhhes
s m f k
Con, chips Tortila chips
dari batran
hakuekstnrdat
ini antara Lainadalah
pada pati,'protein,Topping garam
(YO)
3,O
3
,o
15-2
15
1,0-12
lemak dm kadar air.
sMlbar Man(1997)
28.1. Pati
9
Dalam proses e h u s i i kandungan amilopeidin yang relatif
tiOggi
lebih manungkkkm baban e M untuk dikanbangkan jika dibandingkan bahanyxng
amilosanya tinggi. Secara mumdapat
babwa amilopektin memberitan sumbangan pada besarnya pembengkakan, sedangkan d m aberperan =k@ penyrnnbimg k-yahan M(- 1997)-
mat pengembangan dan tebm produfr akhir
ditentukan
oleb j& kandungzm d o s adan
amilopektin Amilopektin h g g i prtdapatiakanmemberilcanprodultyangmudahha.dandensitasnyarendab. S e j l r m l a h a m i l o s a d i i w t u k m e m b e r i k a n t e b s h r r y a n g d a p a t d i t a i m a d mtidak madah banaa. Umuutnya,
d
i
W!
atan lebih d o p e k t i n untuk m e m b u a t p r o d u f c e i r s t n s i y x n g ~ P a t i y a n g d i s a r a n k a n a d a l a h y a n gr m g a n d r m g 5 % ~ 2 0 % d m a ~ 1997).
B u t i m p a t i d a r i b a b a n b a k u a k a n ~ p e r u b a h a n s e l a m a ~ khaarsnya a k i i sutn, tin& Pemkahm ini sangat berpQan
dalam
pembenhhn tebnrnwtanrmmelrar.Di
dalam mesinekitmk,airmhulaakantadifini
ke
dalam
bntiran pati sejak pada saat bebaapadetik
bahan
IIlasokke
dalamlaras
ulir pada umumnya relatif rendah.
Pada
saat bahan mantk ke daerah pelelehanyang
discrtai
dengan ulir pengadonan ini, sa!u bagian uli balik yang pendekmeningkatkan derajat pengisian. Pari
akan
mengalami kompresi (pemampatan)dan setiqga akan mengalami perubahan bentuk, meleleh
dan
kehilangan m y a . Teajdinya penh&m tekanan akan mengakibatkan
tajdinya "kebocorann a h Roses pengblangan
kepekafan
oleh eneagi mekanis ini men@iba&an pati mengalami defonnasi, pematahan molekul tendama amilopeldin (Mewgpang 1997).283 Protein
S e h proses
ekimsi
akan
tejadi denanrrad protein akibai suhu dan tekanan tinggi. Proteinakan
mengahi modifikasi s&uktur M a , tasier atau kuarter dengan membentuk molekul yang memanjang (Harper 1981). Selanjutnya m o l e k u l - m o l ~ besar protein yang terbuka akibai peaiakuan partas selama proses ekimsidangesekanputaranulir,akansalingmbentuksrrah,jaringanyangkompk didalam nrang kosong yang basuhu tinggi
.
Padakeadaan
ini akan terjadi proses penylranmn protein menjadi massa yang beriapis dansaling
m e n y i l m g y a n g t a h a n ~ p e m m s n Massayagterbentukdipanaskandan dipotong pada putaran awal pengekbusi. Halini
menyebabkan stTuktur protein menjaditdi
(Reamemdan
CLark diacudnlmn
Muchtadi er d.1988).N@
er d.diacu dalam Dadang
(1991X umgmkansetelah
prosesekstnrsi
protein ti& manbeduk Lagi dan ha1 ini di duga k a ~ a a b u t i r a n p r o t e i n p e c a h k a n I I d i a n m e e c a i r d a n ~ d e n g a n p a i i s e h pemanaran'J=kFwRoses pan;sakan ekstnsi
yang
melibatfcan suhu tinggi dan kadmgan airyang
redab b d n h q pdengan
reaksi maiamd(Lea
and Harman 1949 diacu dalam Jowia 1983). Reaksiini
terjadi antara gulapeaedubsidanaramaminodalamproteinyangakanmen~kecanaanprotein
dan
kctersediaan
asamamiw
yang b e s m & a mReaksi
browniJg~ u m t i m b u l p a d a A w i m t a r a O , 3 d a n 0 , 7 ~ h m g p a d a j e n i s ~ h (Eicbner 1975 diacu d a b Jowitt 1983).
paling
reaktif (Hurrell and Carpenter 1977diacu
dalam
Jowia 1983). Dikarenakantehakmya jumlab lysin dalam protein sueal, maka paan dari asam amino ini selama proses eksrmsi @ah pen- (Adrian 1974 d i a dalam Jowin 1983).
2.83. Lemak
Lemak dan minyak dalam prod& ekshlsi
akan
khur,rasa danjlawr produk lMakanan ringan yang rnengmdmg lemak antma 204033
akan rnRlingkatkan
penerimaan dan keinginan konsumen mtuk makan I&& banyak (Harpa 1981), tetapi menurut Hodge dan Osnan (1976)diacu
dalamMuchtadi er al. (1988) adanya I d
dalam
bahan adonan akao unxgkabat proses gelatinisasi pati serta m e m wdfat-dfar 6sika kimia produkLemak
dan
pari biasanyaterdapai
dalam grrmula biji-bijian Selama prosesekami,
lemak bersama patiakan
mernbeatdx
stmktm yang baru, yaitu komplek antam amilosa dan asam oleat Metaninw penghambatamya murut C o b n (I-)diacu
dalamOktavia
(2007) adalah bahwa lemak akan membentuL aratu lapisanpadabagianhgranulapatidansekaligusakanmenghambatpeuetmiair ke dalam grrmulaP
d
air yang I&& sedikit akan rna&dkm -g- . .
yans
rnakin renpah.L84. Kadarair
Kadarairbahansmgatpentingmtukmenentukansuhuoptimumekami,
tekamn
dan
tekstln
akhirproduk.
Jika kadar air meningkaSsuhu
prosesakan
~ u n m d a n p r o s e s ~ a k a n ~ P ~ r i - p o r i p a d a p r o d u k ~ m e m b dan permukaan menjadi tipk Kadar air yang
disarimkan
sdritar
13-14%pdat&m baku Jikahadarairdhmgi, suhuprosesakanmadngLaf prcduk I&& mengembang
dan
pori-pori mmgcd dengan permukaan yang tebalw-
1m-Kadar air bahan yrmg
tinggi
d a p mengagibatfcan proses P=wzelanbungan b4m)berinnang.
UnfIJk yang bagelem- k a~ d y ) I n i u m w m y a ~ h a d a r a i r t o t a l b a h a n y a n g t i d a k l ~ dari19,80m(1uaksimum)danhansdisataidedlgan~kondisi prosesyang
Penggunaan
suhu
tinggi
wlama proses eksbusi akan menlmmkan kadar airbabau &bat proses penguapan Kadar air mempunyai hubtmgan yang era! dengaa sifat-sifat garing dan keremyahan produk
eksmni.
Produk makaaanr i w p
keringa d mtia, kerenyahmnya dipeapruh oleh j d
air
yang
terikat ph mahikskartmhidmt (Muchtadi er al. 1988).
Produk hasil
ekstnni
mumnya mempunyai kadarair
total yaitu seidtar PI&, ha1 ini hans dhmgi lagi hingga 4% atau inmmg melalui pengerbgmdengan oven atau m e ~ u i
PenggOmngm
(tvlatz 1997).Dalam bebaapa kaas, hadar
air
yang
reedah akan menyebabkan struktm3.1. Waktn dan Tempat
Pea~Litian ini dilaksanakan pada bulan Jumi mipi dengan bulan Novembex 2008 di Laboratorium Pengolaban dan Karakteristik Bahan Baku Hasil Perikanan, Laboratorium Biokimia Hasil Perikanan, Laboratorium SEAFAST ce&r IPB,
dan
Laboratorium Biokimia P a n g q Departemen h u dan TeknologiIPB.
33. Alat dan Bahan
Peralatan
yaug
diperlukandalam
pembuat;m produk mad ekstmsi meliputi eicshuder berulir tmggal, grinder, p e n g h m m bijibiji-bijian, dandang, &bangan digital P%dan
wrtdah plastik. Adapm alat-alat yang digcmakan untukanalisis
kimia padaproduk adalah
oven, timbangan analitik, tun& pengab- destilator, labu kjeldohl, labu d e f , buret, cawan porselen, cawan petri serta peralat;m gelas lainnya Peralatananalisis
6sik meliputi Rheoiz.fr 3305, jangka sorongdan
lembar icujsiowr lmtuk y i orgamleptikBahanyangdigmakandalampembmtanproduks~ckeknntsiterdiridari
beras (Oryro @a), jagung
(2-
-1
dan
ikan patin (Prmg- sp) dalamyang diguuakan Mhllr
analisis
&a iwtipuli:aquades,
H2S06 NaOH,H
a
metil merah,d
biru, dieti1 eta,asam
klorida 0,02 N, tabla kjel~ab.3 1 MetodePenetitian
Penetitian ini Q i menjadi dua
tahap
yaitu pemlitian pedahuIuan dan penetitian mama F'ah pearelitian pedahduan dilakuh;an pemb- grit ikan dengm menggrmskan beberapa metode pengeringan Setelah grit dibuaf kmudian d i h k d ~ ~ p e m b snack e h m s i . Shuck yang teapilih didap&an badasarkan~ f i s i k y a i t u p e n g u k u r a n ~ p e . n g e m ~ y a n g k e m ~ d i ~
33.1. Penelitian pendahutnan
Pada tahap ini dilakukan pembuatan snurk elishusi yang terdiri dari beberapa
tahap
yaiw pertamatabap
persiapan yang p~osespembuaian grit ikan, grit jagung dan grit beras yang dicobakan pada pemblratan snack e h m s i dengan penambahao daging ikan.
33.1.1. Persiapan bahan
a) Pernbaatan grit &an patin (Pungasius sp)
Igan dicuci deqm air lmtuk menghiLangkan kotoran pada
tubuh ikan
Kemlldian ikan d@Irt dan dilanjutkan dengan pembuaow kulit sehinggadidapatkan daging,
ikan
tanpa kulit Daging ikan d i idari
darah
dan kotoranckngan
air mengalir. Setelah basih, daging ikandikukus
dengandandang selama 30 menif lalu digiling rnenggmakan grinder &ingga m a g k i h n daging d a b h t u k bldiran kasar. Daging kerndim dik- dengan m- 3 metode antma lain :
1. DagingikandijemurdibawahsinarmataharisampaikeringDagingh
yang telah kering tersebut akan bakhuk tepung k a s a (grit).
2
Daging ikan dijemur dibawah sinar matahari selamasetengah
harikernudian dikerkgbn menggcmakan oven pada snhu @C, H'C, @C, dan 70"C sampai kering
mata&mi dan oven P ~ l g - d ~
Grit daging
ikan
b) Pembnatan grit j a m
c) Pembuatan grit beras
&ras dicuci hingga bersii lalu dikeringkm menggunakan sinar mntahari. Beras yang telah bersih digihg menggunakan penghamw biji-bijian sampai bentuk grit
Penclrcian dari
debu
dan kotoran [image:32.514.37.459.23.781.2]+I
peQghancur biji-bijianGambar 5 Diagram alir pembuatan grit jagung atau grit baas
(modihkasi Rahmawati 1987)
332. Penefitian utama
3 3 2 1 . Pcmbuatan snack ekstrnsi
Pernbuatan muck ekshusi diawali dengan pemrrrmpuran grit ikan, grit jagung
dan
grit hemssecara
manual dicampur hingga merata k h a n tambahanyangdigunakanadalah~Persentadgaramyangdigunakanadalab 2,5 % garamdari
baat
total &nan Sdeiab ddahkm pengadonan, bahan yangt e l a h ' t g c a m p a r r a t a ~ k e d a l a m ~ y a n g k : c m l l d i a n ~ proses ehnusi dan dihasilkm snack
ekstnsi
Ekmudat dihginkmPadatabap&pehkumterpilihpadatahappertamadilakukan jisensori
mtuk magetahui tkgh kesukaan panelis, serta
analisis
karaktenshk
. .
3.421. Peng-I reudernen (AOAC 1995)
Pengukurao rendemen mtuk melibat berapa banyak produk yang
d i h a s i i Rumus yang digunakan adalah :
B e r a t ~ ( ~ ~ y a n g ~ s e t e f a h m e f e w a ~ ~ r 1 0 0 9 G Berat bahan
yang
akan o k a s d k m ke eksbuderDimana
Dp:
dhtetez produk (mm)Dd:
diameted
die (cetakan e&xuda) (mm) 3.423. Uji k-yahanPengujian kerearyahan
dilakukan
d e q p h w rRE
3305.A h
dipanaskan selarna 60 menit Sampel ditempatkan diatas meja srrmpel.Selsanyak tiga potong dari mzsiig-masing contoh dianalisis. Potongan rnakmm
terse&ut dkmpahn dibawah p e m h q kemudian
atat
diopendcmKenmyahan
dinyatakm seb@ gaya tekan rnaltcimal (gf). Gmfig yang d i h adalah grafik
M
paling
~~
setiap
-pehya3.43 AnatkiY k h i a
Analisis
kimia pada-k
ekstnni
dilakukan
lmtuk mengetahui rnutu dari ~l~~keimnsiteseb1ItAnalisisyangdilakukanmeliputipewnhranhadarair, kadar protein, kadar l e d dan kadar abu3.43.1. Penmtuan kadar air (AOAC 1995)
Cawan L z n g dik- pada suhu lWl02 OC selama 15 menit, didiu&kan dalam desikator kemudian *bang @). Contoh setmyah 5 gr (a)
a - ( b - C )
Kadar air (%) = $1
W ?
Keteraugan : a = berat sampel awal (gr)
b = berat sampel+ cawan setelah dikeringkan (gr) c = b e m cawan kosong (gr)
3.433. Penentoan hdar abn (AOAC 1995)
Pa&-& kadarabu, sampel setranyak 5 grdimasukkan kedalam cawan pengabuan. Cawan pen&am yang digcmakan sebelumnya kms
d i edalam tanm d i d h g b k n
&lam
desikatordan
ditimbang. Cawan pmgabum yang telah berisi sampel d i idiatas
kompor lishik sampai tidak kdea!& asap, kerndimdimasukkan
kedalam
tanw pex@umdan
dibakar
sampai
dipaolehabu
berwamaabu-abu.
Pmgabuan inidilakukan
duatahap,patamaadalahpadasuhu4000Cdanyangkeduaadalahpada
suhu 550 OC.
Setelah
manbenruk abu, cawanyang
baisi sampel d h & l da. disimpandalam
desikator sampai dingin, kerndim ditimbangKadarabu(%)=
Beratah 1100% Berat sampel3.433. Penmlnan kadar Eemak (AOAC 1995)
Pengjian diawali dengm pleparad sampel yaitu menimbang 5 gr sampel d a n d i i d a l a m k e r t a s s n i n g k a n u d i a n ~ ~ k a p a s b e b a s l e m a k
Setelah
i t 4 dimasugLan ke dalama
h
!
e k s d c i sarhe?, kemudian dipasmghu alat kondasordi
&myadm
labu lemak di bawahnya Peland d i d etea ditumgkm kedalam
labu l d secukqnya, dan dhkukm re* minimal selama lima jamsampai
pelarrrt
yang bmm kmbalike
labu I d berwamajemiaSetelahehapinidilahuk;andestiladpelaTlrtyangadadidalamlabulanab,
pelaNlnyaditamplmg.Selanj~lanalrhasilehstraksiyangmasihbaisipelarut
I
d
dipan;skan
&lam o m parlasuhu
105"C.
Kanudian dik- s m p ibaat
tetapdan
didinginkan dalam desikator.Setelah
dingin, lakukanKadar lemak (%) = Berat hbu
dengan
lernak- Berat hbu tanpa lernakxlOO%Berat = J ~ P ~ J
bran3
3.43.4. Penentaan kadar protein (AOAC 1995)
Sampel sebanyak 2 gram
dimasukkan
ke dalam labu ~ e d a h l 100 ml. Kemudian ditambahkan 15 ml H2S04 lalu ditambahkan 2 tablet kjeltab ataukatalis (K2S04:CuS0~ = 4:l) ke
dalam
labu kjedahl. Labu k j e W yang telah berid landan dipanaskan sampaioiran
beruama beaing. Sampel kern- d i d i q k h n clan ditambakm a k u d e s t 5 ml dan dipindahkan kedalam
labu destilasi,Mu
dibilas lagi deqm aquades 5-10 ml. Kemudian ditambakm hutan NaOH (60 gr NaOH+
5 gr Na&&3Hfl dalam 100 ml aklritdes) 10-12 ml ke d a h t a m destilad sampai landan benvmna coklat kehitamandan
kemudian didestilad. Hasil
destilasi
ditampmg deogan magpmkm gelas erlenmeyer 125 mlyang
telah berisi 10 ml landan H a @ 3%dan
2-3 tdes indikator campan metil merahdan
m d
biru sampai landan berwarna merah mu& Hadldari
destilasi ini d i e deogan landan HCI 0,02 N. Dengan prosedur yang sama dikerjakan juga blanko.Perhitlmgm total nitrogen :
(ml HCI ml blanko) x N HCI x 14,007 I OOO/o
Kadar
nitrogen (%) =mg -pel
Kadar protein (Oh) =
Yo
Nitrogen x 6 3 3 . 4 3 5 h j a t po-iDitentukm dengan P o M Light Miczmscope (PUII). T ~ p r o d u k ~ d i ~ d m g a n - S u s p e n s i t e p u n g -
pada
i+= objeb: ditutup*
g b P u t u p -RepPat
CIiamA padajumhh bakteri yang ada dalam sampel dengan pengencenm seslrai keperluan dan dilakukan saara duplo. Pembuaian landan wntoh dengan cara mencampurlcan 25gramsampeldandimasukkankedalambotolyangberisiZL5mllandan~ 0,85 % steril, kemudian diblender b g g a Landan homogen. Campuran tersebut diambi 1 ml
dan
dimasukkan ke dalam botol berisi 9 ml landan garam 0,85% steril sehingga dipmleh contoh dengan pengenceran lo-', kemudian dikocok agar homogen Banyahya pengenwran dilakukan sesuaidengan
kepatuan pewtitian, biasanya hingga pengencenm lo5. Pemipetandilakukan
dari masing-masingtabuug pmgemmm sebanyak 1 ml Landan wntoh
dan
dipindahkan ke dalamcawan petri s t d
secara
duplo dengan meoggcmakan pipetsteril.
Mediaagar
dimasukkan ke dalam cauan petri -yak 10 ml
dan
digopngkm sunpi pamukaanagar
merata (metode hrangX diamkan bebaapa saat hingka mengemsCawan petri yang telah berisi
agar
dan
landan wntoh dbamkkm ke dalam inkubator d a g m posisi tabalik.Suhu
inkubatoryang
digcmakanadalah
&tar 35 OC dan d i i i b a s i selama 48 jam. P~mgxmaaudilakukan d e q m
mmgbhmg jlrmlah koloni yangada
didalam
cawn petri. Sehrmh pekerjm dilakukanseam
aseptik lmtuk memq& kontaminasi yang tidak dhgdcm dan peqam&mseam
duplo untuk meslingkatkan ketetitian Jumhh koloni balrtai yang dihihmg adalah cawan petri yang meanpunyai koloni bakterianma 30
-
300 koloni.3.45. Raneangan Purobaan (Steel dan T o e 1991)
kimia dan mikrobiologi pada pemhatm snuck
ehsbusi ini
adalah
RancangcmAcak Lm&p TrmggaL Pengolahan data
dilahukan
. .
-meoggcmakanpaangtat hrnak &zktfmd Package
For
Social & h c e(SPSS)
pada komputer.Model +
Yij=p+&+q
Ketaangan
Yij
: R e s p o n ~ f a b ; t o r A t a r a f k e - i p a d a u h g a n k e - k I' : Nilai tag& umum hataan& :PengaruhfaldorApadatarafke-i
Bentuk h i p o h yang diuji adalah sebagai berikut :
Peagarub penambahan konsentrasi ikan terhdap s m k
H,,
: Peoambahan ikan tidak berpengaruhterhztdap
karakteTlshk. .
s m c ky a n g d i h a s i
HI
: Peoambahan ikan berpengaruhterhztdap
karaktensak. .
-km
Data hasil uji sensori dislram dalam score sheer kemudian dihitmg dengan
oi :'=wyapeogrrmatan .
n : total data
:jlrmlahpangkatbebasdalamcontohkei
t : bany-ahya pengmam yang seri
dalam
kelompokH
' : H terkoreacsiJika basil y i Kwkal Wallir menunju%kan basil yang berbeda nyata
selanjuinya
dilakukan
uji lanjut multiple compmiwn dengan rumus sebagai beribnrt(Steel
danT h e
1991):Keterangan:
Ri : ~ ~ p e d a k u m k e i
R/
: mh-izta nilai ~mngking paialnnm ke j k :-yanl;mpan4. HASm DAN PElMBAaASAN
4.1. Penelitian Pendahataan
4.1.1 Pcncntaan metode pembaatan grit ikan patin (Pmgmk sp)
Pea~buabn snack ekarud ikan parin
ini
terdiri dari beberapa bahandiantaranya j a m beras dan ikan j.ang sudah dibentuk grit
Untuk
grit jagung dan gritberas
pembualmnyadilakukan
dengan memadkm babanteasebut
ke dalamHmmner
mill (alat pengharmn biji-bijian) s&ing@ hasilnya menjadi lebih kecil dan bedman it 12 mesh Bentuk ini disebut grit Untuk pembuatm grit ikan, padaprwespeng-yadilakukand*-3-ode,~aitumetode pengeringan dengan sinar umkhri, metode peagexiogan dengin kombimsi antara pengeringm sioar rnatahari selama 6 jam dilanjuikan dengan pengov- pada suhu 4@C, 50°C, 60°C, 7@C,
dan
metode pmguiqp dengan oven pada suhu&.
P&
metode pengeringan dengan oven, tidak dapat dilanjdan karena b d a s a b n hasil pexnbaan walduyang
dibuhlhkan
lmtuk- .
peagexiqpmya sagat lama
dan
grit ikan yang bdxm tidaksegar.
Oleb kmem itu metode pengeringan yang digunakan hanya metode pengeaingm dengan sioar matabari dan metode pengehingan dengan kombinasi
m P W S J i w m simr matahmi 9elama 6 jam dilanjutkan dengan pengovenan pada suhu M C , 5@C, W C , 70°C. Waktu
yang
d i i untukpembzratan grit
ikan
dapat d i h h pada Tabel 9.Tabel 9.
W W
pengeringmyang
dib-
pernbzratan gritikan
p a d a m e t o d e p e n g a i n g a n d e n g a n s i n a r m a t a h a r i d i w a k t u ~ sangat lama, dimulai dai
puhnl
0830sampai
dengan
pukul 1630dim& dari pukul 10.00 sampai dengan pukul 13.30. Pada hari pertama grit
dalam kondisi belum kering, kern& dilanjutkan pada hari berikutoya
Penjemuran dilakukan pada hari kedua bgg kering.
Adapun untuk kombinasi metode pengeringan sinar matahari
dan
oven dibutuhkan waktu yang benrariasi. Setiap grit yang akan dioven terlebih dahulu dijemur selama6
jam. Setelah itu dilanjutkan dengan pengovenan yangmenggcmakan suhu bervariasi M C , 50°C, 600C dan 70°C. Untuk suhu M C waktu pengovenan dibubhkm 8 jam, suhu 50°C dibutuhkan 6 jam 30 menit, suhu 60°C
d
i
i
3 jam 30 menit, dan mtuk suhu 70°C dibutuhkan 1 jam 45 menitBerdasariLan data pada Tabel 9, dapat diketahui bahwa proses pengeringan
dengan
k o m b i i sinaT m & b idan
oven pada suhu 70°C lebih apatdhadapi pada proses pengezingan grit ikan adalah keadaan cuaca yang tidak
mermlq selain itu panas yang d h d k m oleh sinar matahmi juga babeda-beda Panas nmrahari pada pukul 08.00 tidak sama dmgm paaas matahari pda pukd 10.00, begitu juga a&
yang
lainup Oleh karena itu proses pengeringan dilakukan tidak menggcmakan sinar matahxi saja,akan
tetapi dikornbinasikan de~ganprosespengainganyangmenggrmakano-dengan~-~u. Emrgi sinar surya manberikan kesempatan yang baik dalam m- wasctuyang
d
i
i
untuk mm@n&m bahan pangan sampai pada kadar air dimanakensalrankare~mikrobadapatdh m n Y a t a , -mu!u nml.aran yang d h d k m dan W-gi pembamgm
bahan
pangan (Pumomodan
Adiono 1985).Men- Muljobdjo (1988%
dalam
pmses peageringan ini banyak pengaruh yang timbul a k i i adanya p-p dimaanya pengarubF = w b w t e r t r a d a p ~ - ~ P = % = h ! P - l a n a k , p e n g a r u b
penp-
terh;tdap
-hi--
m e r i n g a n-
d m b a , d p e a g = k m t e r t r a d a p - - d a n p e n g a r u h p e n g e r i n g a nteahadapza!wamadalambahanpang;m
G ; i t i l t a n y a n g d i p e m l e h d i m ~ p a d a p ~ s n a c k ~ d a n diugnr berdasarksn