• Tidak ada hasil yang ditemukan

Membangun Sistem E-Commerce pada CV Wiranty Bandung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Membangun Sistem E-Commerce pada CV Wiranty Bandung"

Copied!
154
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

Diajukan sebagai salah satu syarat kelulusab pada Pada Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

ELVHA REYZA 1.05.08.141

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(2)
(3)
(4)

v

LEMBAR PENGESAHAN ...

PERNYATAAN KEASLIAN ...

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR SIMBOL ... xvii

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah ... 3

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian ... 4

1.4. Kegunaan penelitian ... 4

1.4.1. Kegunaan Praktis ... 5

1.4.2. Kegunaan Akademis ... 5

1.5. Batasan Masalah ... 6

(5)

vi

2.1.2. Elemen Sistem ... 9

2.1.3. Karakteristik Sistem ... 10

2.1.4. Klasifikasi Sistem ... 12

2.2. E-commerce ... 14

2.2.1. Pengertian E-commerce... 15

2.2.2. Elemen-elemen E-commerce ... 15

2.2.3. Karakteristik E-commerce ... 18

2.2.4. Klasifikasi E-commerce ... 19

2.2.5.Mekanisme E-commerce ... 20

2.3. Internet ... 20

2.3.1 Pemgertian Internet ... 21

2.3.2 Layanan Aplikasi Internet ... 21

2.4. HTML ... 25

(6)

vii

2.9.1. Sejarah Paypal ... 44

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian ... 47

3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan ... 47

3.1.2. Visi dan Misi Perusahaan ... 48

3.1.2.1. Visi Perusahaan ... 48

3.1.2.2. Misi Perusahaan ... 48

3.1.3. Struktur Organisasi Perusahaan ... 48

3.1.4. Deskripsi Tugas ... 49

3.2. Metode Penelitian ... 50

3.2.1. Desain Penelitian ... 51

3.2.2. Jenis Dan Metode Pengumpulan Data ... 51

3.2.2.1. Sumber Data Primer ... 51

(7)

viii

3.2.4. Pengujian Software ... 65

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan ... 66

4.1.1. Analisis Dokumen ... 66

4.1.2. Analisis Prosedur yang sedang berjalan ... 68

4.1.2.1. Flow Map ... 69

4.1.2.2. Diagram Kontek ... 70

4.1.2.3. Data Flow Diagram ... 71

4.1.3. Evaluasi Sistem yang sedang berjalan ... 73

(8)

ix

4.2.3.1. Daiagram Kontek Yang Diusulkan ... 76

4.2.3.2. Data Flow Diagram Yang Diusulkan ... 76

4.2.3.3. Kamus Data ... 81

4.2.4. Perancangan Basis Data ... 84

4.2.4.1. Normalisasi ... 84

4.2.4.2. Relasi Tabel ... 89

4.2.4.3. Entity Relationship Diagram (ERD)... 90

4.2.4.4. Struktur File ... 91

4.2.4.5. Kodifikasi ... 95

4.2.5. Perancangan Antar Muka ... 96

4.2.5.1. Struktur Menu ... 96

4.2.5.2. Perancangan Input ... 97

4.2.6. Perancangan Arsitektur Jaringan ... 108

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 5.1. Implementasi ... 110

5.1.1. Batasan Implementasi ... 110

5.1.2. Implementasi Perangkat Lunak ... 110

5.1.3. Implementasi Perangkat Keras ... 111

(9)

x

5.1.6. Penggunaan Program ... 122

5.1.6.1. Penggunaan Program Untuk Pelanggan ... 122

5.1.6.2. Penggunaan Program Untuk Admin ... 128

5.2. Pengujian ... 134

5.2.1. Rencana Pengujian ... 135

5.2.2. Kasus dan Hasil Pengujian ... 135

5.2.3. Kesimpulan Hasil Pengujian ... 137

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan ... 138

6.2. Saran ... 139

(10)

iii

hidayah dan magfirahnya, akhirnya penulis dapat menyelesaikan penyusunan dan penulisan Skripsi yang berjudul “MEMBANGUN SISTEM E-COMMERCE

PADA CV WIRANTY”.

Adapun tujuan dari penyusunan laporan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan program S1 Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer di Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung.

Dalam penyusunan Skripsi ini tidak lepas dari doa dan bantuan serta dukungan berbagai pihak, maka dalam kesempatan ini dengan segala kerendahan hati penulis menyampaikan rasa hormat dan terimakasih yang sebesar-besar nya kepada:

1. Orang tua tercinta Ayah dan Ibu yang selalu memberikan kasih sayang, doa dan dukungan yang tiada hentinya.

2. Bapak Ir Eddy Suryanto, sugoto, Msc, selaku Rektor Universitas Komputer Indonesia.

3. Bapak Prof. Dr. Ir Denny Kurniadie, M.Sc selaku Dekan Fakultas Tekhnik dan ilmu Komputer

(11)

iv

7. Kepada seluruh dosen dan staf Program Studi Sistem Informasi Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung.

8. Rekan-rekan Program Studi Sistem Informasi Fakultas Tekhnik dan Ilmu Komputer Indonesia

9. Serta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Skripsi ini, yang tidak dapat penulis cantumkan satu persatu.

Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan karunia-Nya serta memberikan balasan yang setimpal dengan jasa dan budi baiknya.

Keterbatasan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman penulis dalam pembuatan Skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penulis akan selalu menerima segala masukan dan kritikan yang ditujukan untuk menyempurnakan Skripsi ini. Akhir kata penulis mengharapkan semoga tugas akhir ini dapat bermanfaat serta menambah wawasan pengetahuan baik bagi penulis maupun bagi pembaca pada umumnya.

Bandung, Desember 2012

(12)

DAFTRA PUSTAKA

Buku-Buku :

Rizky Dhanta. 2009. “PHOTOSHOP GRUNGE”, ELEX MEDIA KOMPUTINDO. Surabaya.

Al bahra. 2005. “Analisis dan Desain Sistem Informasi”, Graha Ilmu. Yogyakarta Abdul Kadir. 2003.“ Pengertian Sistem”, Andi, Yogyakarta.

Jogiyanto. 2000. “Pengertian Sistem “, Andi. Yogyakarta.

Abdul Kadir. 2002. “Aturan-aturan Pada Normalisasi”, Andi. Yogyakarta.

Edhy Susanta. 2003. “Sistem Informasi Manajemen”, Graha Ilmu. Yogyakarta.

Tagor M. simatupang. 1995. “Teori Sistem”, Elek Media Komputindo. Bandung

Turban. 2006. “Pengertian Html”, Andi. Yogyakarta

Internet:

http://bangded.blogspot.com/ Metode Waterfall / 04 Agustus 2011

http://akujalanterus.blogspot.com/ Definisi internet / 12 November 2012

http://juansyah.wordpress.com/ Pengertian E-commerce / 02 Agustus 2012

(13)

http://avfah.wordpress.com/ pengertian erd dan dfd / 29 January 2010

http://id.wikipedia.org / Pengertian Sistem / 26 Maret 2010

(14)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

C.V. Wiranty merupakan salah satu perusahaan konveksi yang bergerak di bidang penjualan barang berupa kebutuhan barang sehari-hari berupa baju, celana jeans wanita dan pria, jaket, dan sweater. Penjualan barang merupakan sebagian aktivitas yang terjadi dalam suatu perusahaan seperti halnya di C.V. Wiranty. Salah satu kunci utama perusahaan berkembang dengan baik adalah mampu mengelolah informasi secara baik, system persediaan barang yang berlangsung pada CV. Wiranty saat ini yaitu setiap penjualan barang, laporan penjualan, pencatatan barang yang diterima hanya dicatat dalam buku, hal ini berakibat terhadap ketidakefisienan waktu yang relatif tidak sedikit dan juga pemborosan dengan semakin bertambahnya pelnggan, salah satu solusinya dengan menggunakan aplikasi yang dapat mengolah system informasi persediaan dan pemesanan barang dengan demikian akan mengurangi permasalahan tersebut.

(15)

perusahaan dapat memasarkan produknya secara online sehingga konsumen yang berada di luar kota bisa melihat dan memesan produk tanpa harus datang langsung ke CV. Wiranty.

E-Commerce atau dalam bahasa Indonesia yaitu perdagangan

elektronik adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Pada saat ini, toko C.V. Wiranty belum menggunakan fasilitas

e-commerce tersebut sehingga kesulitan dalam menawarkan produk kepada

konsumen yang berada di luar kota. Selain itu, juga bisa mengakibatkan dampak yang berpengaruh kepada proses penjualan produk yaitu ketidaktahuan konsumen yang berada di luar kota akan keberadaan toko CV. Wiranty . Proses penjualan toko CV. Wiranty akan hanya dilakukan apabila terdapat konsumen yang datang ke toko tersebut, sedangkan banyak konsumen yang di luar kota tidak bisa datang atau tidak tahu keberadaan toko CV. Wiranty .

(16)

menyelesaikan berbagai permasalahan di atas guna mencapai efiktifitas maupun efisiensi perusahaan.

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah

Sehubungan dengan latar belakang diatas maka yang menjadi identifikasi masalah di CV wiranty adalah :

1. Untuk mempermudah pelanggan mendapatkan informasi tentang barang apa saja yang dijual dan memesan barang tanpa harus datang bagi yang jauh dari CV Wiranty.

2. Prosess perhitungan jumlah transaksi penjualan belum terkomputerisasi, sehingga dalam proses pencatatan masih ditemukan permasalahan dalam menghitung jumlah barang yang masuk atau barang yang keluar sehingga memperlambat proses perhitungan.

3. Proses penyimpanan data persediaan barang dagang kurang efesien, karena dalam bentuk arsip sehingga butuh tempat peyimpanan yang lebih besar.

Dengan memperhatikan identifikasi masalah tersebut penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut :

1. Bagaimana membuat media promosi untuk mendapatkan pelanggan di luar kota ?

(17)

3. Bagaimana merancang aplikasi program komputer yang dapat membantu dalam pengolahan data persediaan barang dagang di CV. Wiranty?

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian

Maksud dari ditulisnya skripsi ini adalah untuk membangun sistem

e-commerce pada CV. Wiranty.

Adapun tujuan yang akan dicapai dari penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut :

1. Untuk Memudahkan konsumen memperoleh informasi mengenai spesifikasi produk yang ditawarkan oleh CV. Wiranty dan pemesanan barang baik pelanggan yang diluar kota dibuatkan website e-commerce..

2. Untuk membuat perancangan sistem transaksi penjualan dan pembuatan laporan penjualan pada CV Wiranty .

3. Untuk memudahkan dalam pengolahan penyimpan data dan stok barang dibuatkan aplikasi untuk CV. Wiranty di dalam website e-commerce .

Dengan adanya sistem pengolahan atau manajemen data produk yang baik serta dilengkapi keamanan, maka akan mendukung kinerja dari sistem tersebut.

1.4. Kegunaan Penelitian

(18)

1.4.1. Kegunaan Praktis

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan pada CV.Wiranty dalam mengatasi penjualan kepada konsumen dan pembuatan laporan penjualan serta persedian barang dan dapat diimplementasikan system e-commerce yang dibuat kepada perusahaan agar dapat dipergunakan secara efektif dan efesien.

1.4.2. Kegunaan Akademis

1. Bagi Pengembangan ilmu

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan sesuai dengan apa yang diajarkan dikelas pada prodi sistem informasi strata 1 secara teori dan dipraktekan secara nyata dilapangan dengan membangun sistem e-commerce

sesuai dengan yang telah diajarkan. 2. Bagi Peneliti Lain

Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna dan menjadi referensi bagi penulis lain apabila akan melakukan penelitian, merancang dan membangun

e-commerce pada perusahaan.

3. Bagi Penulis

Sebagai salah satu syarat kelulusan strata 1 pada prodi sistem informasi. Berguna dalam pembelajaran menganalisis dan membangun suatu sistem

e-commerce dan mengimplementasikan atas apa yang telah dipelajari pada saat

(19)

1.5.Batasan Masalah

Batasan masalah yang diberikan untuk Membangun Sistem E-Commerce

adalah :

1. Sistem e-commerce ini menyediakan informasi tentang spesifikasi produk yang ditawarkan oleh C.V Wiranty.

2. Sarana pembayaran sistem e-commerce ini melalui pembayaran paypal dan juga transfer.

3. Sasaran pengguna sistem e-commerce ini adalah masyarakat umum yang ingin membeli produk C.V Wiranty .

4. Sistem ini hanya melayani penjualan.

5. Metode analisis yang akan digunakan dalam pembangunan sistem ini berdasarkan data terstruktur.

1.6. Lokasi dan Waktu penelitian

(20)

Penelitian dilakukan di CV.Wiranty yang beralamatkan di JL.Maleber Utara No.8 tlp. (022) 6007124 Kota Bandung. Berikut ini merupakan jadwal penelitian :

No Nama Kegiatan

(21)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1.Konsep Dasar Sistem

Sistem adalah satu hal yang terpenting dalam membuat perancangan sistem informasi. Pada umumnya setiap organisasi selalu mempunyai sistem informasi untuk mengumpulkan, menyimpan, melihat, dan menyalurkan informasi. Sistem informasi dapat terbentuk karena didorong oleh kebutuhan akan informasi yang terus meningkat yang dibutuhkan oleh pengambil keputusan.

2.1.1. Pengertian Sistem

Mengutip dari http://id.wikipedia.org / Pengertian Sistem / 26 Maret 2010.

“Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau

elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi”.

Menurut Jogiyanto (2000:683) “sistem ialah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, berkumpul bersama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”.

Menurut Abdul Kadir (2003 : 54) ”Sistem adalah kumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk

mencapai suatu tujuan”.

(22)

membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan.

Berdasarkan tiga pengertian yang dikemukakan oleh para ilmuan diatas maka dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu gabungan proses cara kerja yang terdiri dari objek dan elemen–elemen pendukungnya yang disatukan untuk mencapai hasil atau suatu tujuan tertentu.

2.1.2. Elemen Sistem

Menurut Tagor M. simatupang (1995 : 11) elemen sistem adalah bagian terkecil dari sistem yang dapat diidentifikasi yang terdiri dari

subsistem-subsistem

(23)

2.1.3. Karakteristik Sistem

Suatu Suatu sistem mempunyai karakteristik, Edhy Sutanta dalam buku Sistem Informasi Manajemen (2003:4-6), menyatakan karakteristik dari suatu sistem, sebagai berikut :

a. Komponen-komponen (Components)

Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen dapat terdiri dari beberapa subsitem atau subbagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

b. Batas Sistem (Boundary)

Merupakan daerah yang membatasi antara satu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu batas sistem menunjukkan ruang lingkup (Scope) dari sistem tersebut.

c. Lingkungan Luar Sistem (Environments)

Environments dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem

(24)

merugikan harus ditahan dan dikendalikan kalau tidak ingin terganggu kelangsungan hidup sistem.

d. Penghubung Sistem (Interface)

Merupakan media penghubung antar satu subsistem yang memungkinkan sumber-sumber daya lain mengalir dari satu subsistem lainnya. Keluaran (Output) dari satu subsistem akan menjadi masukan

(Input) untuk subsistem lainnya melalui penghubung disamping

sebagai untuk mengintegrasikan subsistem-subsistem menjadi satu kesatuan.

e. Masukan (Input)

Merupakan energi yang dimasukkan kedalam sistem yang dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal

(signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan

supaya sistem dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.

f. Keluaran (Output)

Merupakan energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain.

(25)

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan mengubah menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan lain menjadi keluaran berupa barang jadi.

h. Sasaran Sistem (Objectives)

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (Goal) atau sasaran (Objectives). Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

2.1.4. Klasifikasi Sistem

Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Sistem abstrak dan sistem fisik

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang

tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologi, yaitu sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan

(26)

Sistem fisik adalah sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem operasi, sistem penjualan, dan lain sebagainya.

2. Sistem alamiah dan sistem buatan manusia

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena proses alam tidak

dibuat oleh manusia (ditentukan dan tunduk kepada kehendak sang pencipta alam). Misalnya sistem perputaran bumi, sistem pergantian siang dan malam, sistem kehidupan umat manusia. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia.

Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi manusia dengan mesin

disebut dengan human-machine sistem atau ada yang menyebut dengan

man-machine sistem. Sistem informasi merupakan contoh man-machine

sistem. Karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi

dengan manusia.

3. Sistem tertentu (deterministic sistem) dan sistem tak tentu (probabilistic

sistem)

Deterministic sistem beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat

(27)

Probabilistic sistem adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas. Contoh: Sistem sosial, sistem politik, dan sistem demokrasi.

4. Sistem tertutup (close sistem) dan sistem terbuka (open sistem)

Close sistem merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak

terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya walaupun sebenarnya bersifat relatively closed sistem (secara relatif tertutup, tidak benar-benar tertutup).

Open sistem adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan

lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lain.

2.2.E-commerce

(28)

2.2.1. Pengertian E-commerce

Mengutip dari http://juansyah.wordpress.com/pengertian-e-commerce/ 02 Agustus 2012 E-Commerce merupakan prosedur berdagang atau mekanisme jual-beli di internet dimana pembeli dan penjual

dipertemukan di dunia maya.

E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, system manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat

pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS. $12,2 milyar pada 2003.

2.2.2. Elemen- Elemen E-commerce

Elemen-elemen E-commerce terdiri dari :

(29)

LAN atau lokal terdapat berbagai jenis jaringan seperti jaringan bus, token, star dan lain-lain yang cocok untuk digunakan,

2. Security (keamanan) Security atau keamanan merupakan bagian penting, karena menyangkut masalah keamanan data Member dan juga keamanan server kita, masalah seperti enkripsi data pada saat transaksi memakai kartu kredit, aplikasi yang sudah banyak dipakai yaitu SSL (Secure Socet Layer).

3. Web programming dan web design Kedua masalah ini dalam mendukung seperti Macromedia, photosop, Frontpage, Office publisher dan masih banyak lagi yang lainnya.

(30)

merupakan suatu strategi dalam menarik customer atau pelanggan untuk datang ke toko kita.

5. Online Payment merupakan metode pembayaran secara online. Pembayaran online yang sering digunakan oleh beberapa sistem e-commerce yaitu menggunakan jasa pembayaran Paypal. Paypal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) yang terbanyak digunakan dan teraman. Pengguna internet dapat membeli barang di ebay, lisensi software original, keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim dan menerima donasi/sumbangan, mengirim uang ke pengguna PayPal lain di seluruh dunia dan banyak fungsi lainnya dengan mudah dan otomatis menggunakan internet atau mobile. PayPal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order yang prosesnya dapat memakan waktu lama.

(31)

Cyberspace Law. Cyberlaw akan memainkan peranannya dalam dunia masa depan, karena nyaris tidak ada lagi segi kehidupan yang tidak tersentuh oleh keajaiban teknologi dewasa ini dimana kita perlu sebuah perangkat aturan main didalamnya (virtual world).

2.2.3. Karakteristik E-commerce

Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus, yaitu :

a. Transaksi Tanpa Batas

Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri.Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line.

b. Transaksi Anonim

(32)

memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.

c. Produk Digital dan Non Digital

Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.

d. Produk Barang Tak Terwujud

Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commercen dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.

2.2.4. Klasifikasi E-Commerce

Secara umum e-commerce dapat diklasifasikan menjadi dua jenis yaitu :

1. Business to Business (B2B) adalah sistem komunikasi bisnis on-line

antar pelaku bisnis.

2. Business to Consumer (B2C) merupakan mekanisme toko on-line

(33)

2.2.5. Mekanisme E-Commerce

Transaksi elektronik antara e-merchant (pihak yang menawarkan barang atau jasa melalui internet) dengan e-customer (pihak yang membeli barang atau jasa melalui internet) yang terjadi di dunia maya atau di internet pada umumnya berlangsung secara paperless transaction, sedangkan dokumen yang digunakan dalam transaksi tersebut bukanlah paper document, melainkan dokumen elektronik (digital document).

2.3.Internet

(34)

2.3.1. Pengertian Internet

Pengertian internet (inter-network) adalah hubungan (koneksi) satu computer ke computer lainnya diseluruh dunia melalui server dan router terdedikasi yang bias saling kirim dan terima informasi sperti teks, grafik (gambar), suara, video dan program computer berupa software dan aplikasi (http://akujalanterus.blogspot.com/ definisi internet / 12 November 2012).

2.3.2. Layanan Aplikasi Internet

Terdapat banyak sekali layanan aplikasi di internet dan masih terus akan berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, dalam laporan ini hanya akan dibahas beberapa contoh aplikasi yang banyak digunakan saja, diantaranya adalah:

1. Electronical mail (e-mail)

(35)

untuk menuliskan pesan. Media yang digunakan adalah data digital melalui jaringan internet.

2. News-USENET

Digunakan sebagai sarana untuk berdiskusi antar pemakai jaringan Internet. Aplikasi ini hampir serupa dengan suatu papan pengumuman, dimana setiap orang dapat mengirim, malihat dan menanggapi suatu berita atau suatu topik diskusi dengan fasilitas yang hampir sama dengan e-mail. Topik diskusi dipisahkan oleh group, dan pemakai yang berminat dapat melihat isi diskusi pada newsgourp tersebut. 3. File Transfer Protocol

(36)

FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dan lain-lain sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.

Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :

a. Untuk tujuan sharing data

b. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer

c. Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi Member d. Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan

efisien

4. Remote Login-Telnet

(37)

digunakan untuk mengakses komputer berbasis system operasi UNIX dari tempat yang berbeda dari servernya.

5. World Wide Web (WWW)

Awalanya informasi dapat dicari pada internet dengan menggunakan fasilitas information service berbasis archie, gopher dan WAIS (Wide Area Information System). dimungkinkan dengan adanya Hypertext Transfer Protocol (HTTP) yang digunakan untuk mengakses suatu informasi yang disimpan pada suatu situs web (website). Untuk dapat menggunakan sarana ini, dibutuhkan aplikasi Web Browser.

6. Universal Resource Locater (URL)

(38)

lokasi komputernya dan metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database, atau hasil dari perintah atau yang lainnya. Dengan URL ini didefinisikan lokasi dan metode pengaksesan file tersebut.

7. Hyper Text Transfer Protocol (HTTP)

Web merupakan terobosan baru bagi teknologi sistem informasi yang menghubungkan data dari banyak sumber dan layanan yang beragam macamnya di internet. Pengguna tinggal mengklik tombol mousenya pada link-link hypertext yang ada untuk melompat ke dokumen diberbagai lokasi di internet. Link-link sendiri bisa mengacu pada dokumen web, server FTP (File Transfer Protocol), e-mail ataupun layanan lainnya.

(39)

2.4.HTML

Menurut Turban (2006, p482) HTML (Hyper Text Markup Language) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet . Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized

Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara

luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupaka standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).

HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer. HTML juga dapat dikenali oleh aplikasi pembuka email ataupun dari PDA dan program lain yang memiliki kemampuan browser.

(40)

dilakukan dengan cara: <b>TAMPIL TEBAL</b>. Tanda <b>digunakan untuk mengaktifkan instruksi cetak tebal, diikuti oleh teks yang ingin ditebalkan, dan diakhiri dengan tanda </b> untuk menonaktifkan cetak tebal tersebut.

Secara garis besar, terdapat beberapa jenis elemen dari HTML:

a. Structural. tanda yang menentukan level atau tingkatan dari sebuah teks (contoh,<h1>Golf</h1> akan memerintahkan browser untuk menampilkan “Golf” sebagai teks tebal besar yang menunjukkan sebagai Heading 1

b. Presentational. tanda yang menentukan tampilan dari sebuah teks tidak peduli dengan level dari teks tersebut (contoh, <b>boldface</b> akan menampilkan bold. Tanda presentational saat ini sudah mulai digantikan oleh CSS dan tidak direkomendasikan untuk mengatur tampilan teks,

(41)

telah dianjurkan untuk mulai ditinggalkan dan sebagai gantinya digunakan Cascading Style Sheets.

Contoh HTML Sederhana

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

<title>Ilmu Kita : Belajar HTML</title>

</head>

<body>

<p>Belajar HTML</p>

</body>

</html>

2.5.Personal Home Page (PHP)

PHP adalah sebuah bahasa pemograman yang berjalan dalam sebuah web-server (web-server side)

2.5.1. Sekilas PHP

(42)

umum dengan nama personal home page tools. Ditulis kembali pada pertengahan 1995 dan diberi nama sebagai PHP/F1 version 2. F1 berasal dari paket Rasmus yang mana merupakan html interpreter untuk data form. Pada hasil kombinasi tersebut juga ditambah dukungan SQL. PHP/F1 terus berkembang dan banyak orang mulai memberikan kontribusi dalam pengembangannya.

Pada tahun 1996 PHP/F1 diperkirakan telah digunakan 15.000 situs web dunia, dan pada pertengahan 1997 jumlah ini berkembang melebihi 50.000. pada pertengahan 1997 juga terjadi perubahan pada PHP dimana berubah menjadi proyek yang didukung oleh team yang lebih terorganisasi. Parsernya ditulis ulang oleh Zeev Suraski dan Andi Gutmans dan parser baru inilah yang membentuk basis untuk PHP versi 3. Banyak kode utility telah selesai ditulis kembali.

PHP seperti kita ketahui ialah bahasa pemrograman berbasis web. Bahasa ini mempunyai kelebihan yaitu kompabilitasnya dengan berbagai macam jenis database ,dukungan dengan berbagai macam jenis sistem operasi.

2.5.2. Kelebihan PHP

(43)

bahasa PERL dan CGI sudah jauh ketinggalan jaman sehingga sebagian besar designer web banyak beralih ke bahasa server-side scripting yang lebih dinamis seperti PHP.

Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system database di dalam web. Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah Oracle, MySQL, Sybase, PostgreSQL, dan lainnya. PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT, UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh.

(44)

Banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika menggunakan PHP sebagai modul dari apache, di antaranya adalah :

1. Tingkat keamanan yang cukup tinggi

2. Waktu eksekusi yang lebih cepat dibandingkan dengan bahasa pemograman web lainnya yang berorientasi pada server-side scripting.

3. Akses ke sistem database yang lebih fleksibel. seperti MySQL

2.6.Apache Web Server

Web server merupakan server internet yang mampu melayani koneksi transfer data dalam protocol HTTP. Web server merupakan hal yang terpenting dari server di internet dibandingkan server lainnya seperti e-mail server, ftp server ataupun news server. Hal ini disebabkan web server telah dirancang untuk dapat melayani beragam jenis data, dari text sampai grafis 3 dimensi.Kemampuan ini telah menyebabkan berbagai institusi seperti universitas maupun perusahaan dapat menerima kehadirannya dan juga sekaligus menggunakannya sebagai sarana di internet.

(45)

fitur WAP. Dalam kondisi ini, web server tidak lagi melayani data file HTML tetapi telah melayani WML (Wireless Markup Language).

Salah satu software yang biasa digunakan oleh banyak web master di dunia adalah apache. Software tersebut dapat kita download secara gratis dari web resmi apache, yaitu http://www.apache.org. Dalam Penggunaannya Apache merupakan software open source yang sekarang ini sudah merebut pasar dunia lebih dari 50%. Web server ini fleksibel terhadap berbagai system operasi seperti windows9x/NT ataupun unix/linux. Apache merupakan turunan dari webserver yang dikeluarkan oleh NCSA yaitu NCSA HTTP pada sekitar tahun 1995.

Kelebihan web server Apache :

a.Freeware (software gratisan)

b. Mudah diinstal.

c. Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi .

d. Mudah mengkonfigurasinya.

e. Apache Web server mudah dalam menambahkan periferal

(46)

agar mengikutsertakan modul itu ke dalam kumpulan modul lain yang sudah dioperasikan.

2.7.Basis Data

Basis data merupakan fakta mengenai suatu objek seperti manusia, benda, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang dapat dicatat dan mempunyai arti secara implisit. Data dapat dinyatakan dalam bentuk angka, karakter atau simbol, sehingga bila data dikumpulkan dan saling berhubungan maka dikenal dengan istilah basis data

2.7.1. Pengertian Basis Data

(47)

1. Alasan Perlunya Database

a. Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.

b. Basis data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

c. Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).

d. Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan.

e. Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar. 2. Bahasa basis data

(48)

3. Objektif Basis Data

Secara lebih lengkap, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti berikut :

a. Kecepatan dan kemudahan (Speed) b. Efisiensi ruang penyimpanan (Space) c. Keakuratan (Accuracy)

d. Ketersediaan (Avaibility) e. Kelengkapan (Completeness) f. Keamanan (Security)

g. Kebersamaan pemakaian (Sharability)

2.7.2. SQL (Structured Query Language)

SQL adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database.Menurut ANSI (American National Standards Institute), bahasa ini merupakan standar untuk relational database management systems (RDBMS):

(49)

2.7.3. MYSQL

Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat di-download dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin. Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL

Bahasa SQL memiliki struktur yang mudah dipahami karena perintah-perintahnya pada dasarnya dibuat dari bahasa Inggris. Sehingga kita dapat melakukan perintah-perintah SQL ke dalam database MySQL, yaitu

a. Memasukkan atau menambah record baru ke dalam database.

b. Mengeksekusi query database

c. Mengambil data dari database

d. Mengubah record pada database

(50)
(51)

2.7.5. Flowmap

Merupakan diagram alir yang menunjukan arus bagi dokumen, aliran data fisik entitas sistem informasi dan kegiatan operasi yang berhubungan dengan sistem informasi. Penggambaran niasanya diawali dengan mengamati dokumen apa yang menjadi media data atau informasi dan selanjutnya ditelusuri bagaimana dokumen termasuk ke bagian entitas mana dokumen tersebut, proses apa yang terjadi terhadap dokumen tersebut dan seterusnya.

2.7.6 DFD (Data Flow Diagram)

(52)

1. External entity (kesatuan Luar) atau boundary (batas sistem) Setiap sistem pasti memiliki batas sistem (boundary) yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan di lingkungan luar system yang dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainya yang berada di lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima output dari sistem.

2. Data flow (arus data)

Arus data di DFD diberi simbol panah. Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan, dan kesatuan luar.

3. Process (proses)

Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses.

4. Data store (simpanan data)

(53)

Komponen-komponen DFD

Gambar 2.1. Komponen DFD

(sumber: http://avfah.wordpress.com/pengertian-erd-dan-dfd/ 29 January 2010)

2.7.7. Data Dictionary (Kamus Data)

Kamus data adalah daftar organisasi semua elemen yang ada dalam sistem secara lengkap dengan definisi yang baku sehingga Member dan analisis sistem akan memiliki pengertian yang sama untuk input, output, komponen penyimpanan dan perhitungannya. Kamus data dapat digunakan pada saat analisis sitem atauperancangan sistem, kamus data digunakan untuk mencatat terminologi bisnis, aturan standar (batasan panjang karakter, nilai, system field).

Untuk membuat spesifikasi elemen data, digunakan notasi daftar simbol yaitu :

Simbol Nama Simbol Keterangan

(54)

Simbol Nama Simbol Keterangan Proses Kegiatan proses yang

dilakukan dengan komputerisasi

Proses Manual Kegiatan proses yang dilakukan dengan manual

Garis Alir Menunjukan alir data dari atau ke proses

Data Store Menunjukan penyimpanan arsip atau dokumen non komputer

Dat Base Tempat penyimpanan data berbasis database

(55)

Tabel 2.1 Notasi Daftar Simbol

2.8.SSL (Secure Socket Layer)

SSL (Secure Socket Layer) dikembangkan oleh Netscape untuk

mengamankan HTTP dan sampai sekarang masih inilah pemanfaatan uta SSL. SSL menjadi penting karena beberapa produk umum seperti Netscape Communicator, Internet Explorer, dan WS_FTP Pro yang merupakan produk yang lazim digunakan menggunakan SSL. Secure Sockets Layer adalah metode enkripsi yang dikembangkan oleh Netscape untuk memberikan keamanan di Internet. Ia mendukung beberapa protokol enkripsi dan

Entitas Menunjukan bagian luar dari sistem yang mempunyai hubungan dengan sistem

Proses Menunjukan proses data / informasi yang terjadi didalam sistem

Alir Data Menunjukan aliran data yang terjadi

(56)

memberikan autentikasi client dan server. SSL beroperasi pada layer transpor, menciptakan saluran enkripsi yang aman untuk data, dan dapat mengenkripsi banyak tipe data. Hal ini dapat dilihat ketika mengunjungi site yang aman untuk melihat dokumen online aman dengan Communicator, dan berfungsi sebagai dasar komunikasi yang aman, dengan Communicator juga dengan enkripsi data Netscape Communication lainnya. Atau dapat dikatakan bahwa SSL merupakan Protokol berlapis. Dalam tiap lapisannya, sebuah data terdiri dari panjang, deskripsi dan isi. SSL mengambil data untuk dikirimkan, dipecahkan kedalam blok-blok yang teratur, kemudian dikompres jika perlu, menerapkan MAC, dienkripsi dan hasilnya dikirimkan. Ditempat tujuan, data didekripsi, verifikasi, dekompres, dan disusun kembali. Hasilnya dikirimkan ke klien di atasnya.

2.9.Paypal

PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman

(http://www.bukanscam.com/pengertian-paypal). Pengguna internet dapat

(57)

memakan waktu PayPal seperti rekening bank, pertama anda membuat account, lalu mengisi account tersebut dengan dana dari kartu kredit atau transferan dana dari account paypal orang lain ke balance paypal anda, dan anda sudah dapat menggunakan account PayPal untuk bertransaksi.

2.9.1. Sejarah Paypal

Perusahaan Paypal (Paypal corp.) seperti yang dikenal sekarang adalah penggabungan antara perusahaan Confinity dan X.com pada tahun 2000. Confinity didirikan pada desember 1998 oleh Peter Thiel dan Max Levchin, awalnya sebagai alat pembayaran Palm Pilot dan sebagai perusahaan kriptograpi (ilmu pembacaan sandi, tulisan-tulisan atau angka-angka rahasia). Sedangka-angkan X.com didirikan oleh Elon Musk pada maret 1999, yaitu perusahaan penyedia jasa perencanaan keuangan.

(58)

Billpoint. Tetapi karena masyarakat lebih menyukai Paypal karena mudah dan lebih aman pada Februari 2000 rata-rata ada 200.000 penawaran barang perhari yang menggunakan Paypal sedangkan Billpoint hanya 4.000 penawaran. Pada april 2000 lebih dari 1 juta penawaran menggunakan Paypal.

Pada Februari 2008, PayPal sudah menerima 190 negara dan 16 mata uang, pengguna PayPal Indonesia masih harus menggunakan hitungan US dollar karena rupiah belum ada di PayPal.

(59)

account PayPal pengirim dan penerima uang, sebagai bukti jika benar telah terjadi pengiriman uang antara keduanya.

(60)

BAB III

OBJEK DAN METODE PENELITIAN

3.1. Objek Penelitian

Objek yang dijadikan penelitian adalah CV.Wiranty Bandung adalah sebuah perusahaan konveksi yang memproduksi bahan mentah menjadi bahan jadi, dan peneliti melakukan penelitian untuk membuatkan sebuah sistem

e-commerce penjualan.

3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan

(61)

mempunyai satu tempat produksi dan proses jual-beli. Meskipun CV.Wiranty sudah berkembang dan maju di dalam konveksi tersebut belum ada Sistem Informasi guna melangsungkan proses produksi mereka. Oleh karena itu penulis membuatkan sistem e-commerce pada CV Wiranty.

3.1.2. Visi dan Misi Perusahaan

3.1.2.1. Visi Perusahaan

Mewujudkan suatu pengembangan dan kemajuan yang besar terhadap perusahaan, sehingga dapat bersaing dengan perusahaan lainnya.

3.1.2.2 Misi perusahaan

1. Menjadi perusahaan konveksi terbesar dan terbaik di Indonesia.

2. Memberikan kualitas dan pelayanan yang memuaskan dan terbaik kepada konsumen.

3.1.3. Struktur Organisasi Perusahaan

(62)

Gambar 3.1. Struktur Organisasi CV.Wiranty

3.1.4. Deskripsi Tugas

1.Pemilik perusahaan : Bertanggung jawab terhadap kelancaran aktifitas di CV.Wiranty untuk mengawasi, pengambil keputusan, mengontrol aktifitas sehari-hari, mengkoordinasi bagian-bagian yang berada di CV.Wiranty, serta menerima laporan bulanan.

(63)

3. Bagian keuangan : Bertugas membuat data keuangan gaji pegawai, mengitung Laba/Rugi, menganalisa perekonomian perusahaan, dan hal-hal administrasi lainnya.

4. Bagian persediaan : Yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam persediaan barang di gudang.

5. Bagian produksi : Yang mempunyai wewenang mengawasi dan mengontrol pengerjaan produksi barang.

6. Bagian pengiriman : Yang mempunyai tugas dan wewenang serta bertanggung jawab dalam pengiriman barang.

7. Bagian marketing : Bertugas memasarkan hasil barang produksi kepada konsumen.

8. Bagian service mesin produksi : Bertugas mengawasi atau mengecek mesin produksi.

3.2. Metode Penelitian

(64)

3.2.1. Desain Penelitian

Desain penelitian adalah rencana dan struktur penyelidikan yang digunakan untuk mendapatkan bukti-bukti empiris dalam menjawab pertanyaan penelitian. Dalam perancangan penelitian ini yang digunakan adalah metode deskriptif sebagai jenis dari penelitian. Metode deskriptif adalah suatu metode yang dilakukan atas beberapa tahap ,pada tahap pertama penulis melakukan pengumpulan data dan bahan yang diperlukan terlebih dahulu, dan pada tahap berikutnya menganalisis data-data yang diperoleh, kemudian mengelola dan membahas sampai pada suatu kesimpulan yang pada akhirnya dapat dibuat suatu laporan yang untuk menggambarkan suatu kegitan yang dikerjakan selama melakukan penelitian di CV.Wiranty Bandung.

3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data

Sumber data primer dan sekunder data yang diperoleh langsung dari unit pengamatan/responden penelitian, sedangkan sumber data sekunder adalah data yang digunakan untuk mendukung data primer, dapat berupa kajian pustaka dan lain sebagainya.

3.2.2.1. Sumber Data Primer (Wawancara,Observasi)

(65)

memaparkan hasil analisis menjadi sebuah hasil penelitian. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah sebagai berikut :

1. Observasi : Metode observasi dilakukan dengan cara mengamati secara langsung proses kerja di CV.Wiranty khusus di bagian penjualan.

2. Wawancara : Pengumpulan data yang dilakukan dengan tatap muka dan tanya jawab secara langsung antara perancang dengan pihak manajemen yang terkait yaitu, kepada wakil pemilik CV.Wiranty, kepada bagian penjualan, dan tidak lupa juga kepada atasan/kepala CV.Wiranty tersebut yang memiliki kuasa dan kendali secara penuh dari semua sistem yang sedang berjalan.

3.2.2.2. Sumber Data Skunder (dokumentasi,kajian pustaka)

1. Dokumentasi : Suatu cara untuk mengumpulkan data dengan meminta data-data pada perusahaan yang berkaitan dengan apa yang akan diteliti.

2. Kajian Pustaka : Yaitu melakukan kajian kepustakaan secara literature (buku-buku, karangan-karangan, kumpulan-kumpulan buku kuliah, informasi melalui internet yang relevan dengan objek yang diteliteliti dan dari para narasumber yang

(66)

3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem

Dalam merancang dan membangun sebuah sistem informasi perlu digunakan metode dan pengembangan sistem agar sistem yang akan dirancang dapat digambarkan dengan jelas dan mudah dimengerti. Berikut init terdapat uraian mengenai metode pendekatan dan pengembangan sistem yang digunakan oleh penulis untuk Membangun Sistem E-Commerce pada C.V Wiranty Bandung.

3.2.3.1. Metode Pendekatan Sistem

Metode pendekatan sistem yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan metode terstruktur yaitu suatu proses untuk mengimplementasi urutan langkah utntuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat dan tekhnik-tekhnik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan diperoleh sistem strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.

3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem

Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam perancangan sistem informasi ini dengan menggunakan Model

(67)

metode ini mempunyai tahapan-tahapan yang jelas,nyata dan praktis. Apabila terjadi kesalahan tahapan pemeliharaan termasuk pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada langkah terdahulu dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. System Engineering.

Adalah langkah pertama yang dilakukan dalam metode perencanaan adalah dengan mewawancarai bagian penjualan dan pimpinan CV Wiranty Bandung, dilanjutkan dengan pengambilan data berupa data-data untuk Membangun Sistem E-Commerce pada CV. Wiranty Bandung.

2. Analyst

Tahap ini merupakan menganalisis di perusahaan yang telah diteliti sehingga mendapatkan masalah-masalah.

3. Design

Proses desain mengubah kebutuhan-kebutuhan menjadi bentuk karakteristik yang dimengerti yaitu dengan dibuatnya perangkat lunak sebelum dimulai penulisan program.

4. Coding.

(68)

5. Testing.

Merupakan tahap pengujian terhadap Sistem Informasi yang telah dibangun.

6. Maintenance.

Ini merupakan tahap terakhir dalam model waterfall. Software yang sudah jadi dijalankan serta dilakukan pemeliharaan. Pemeliharaan termasuk dalam memperbaiki kesalahan yang tidak ditemukan pada langkah sebelumnya.

Tahapan metode model Waterfall dapat digambarkan sebagai berikut:

Gambar 3.2. Model Waterfall

(69)

3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan

Alat bantu yang digunakan pada analisis dan pengembangan sistem dengan tujuan untuk mempermudah dalam pengembangan suatu sistem, adapun alat bantu yang digunakan adalah sebagai berikut:

1. Flow Map

Flow Map adalah campuran peta dan flow chart, yang menunjukkan pergerakan benda dari satu lokasi ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalam migrasi, jumlah barang yang diperdagangkan, atau jumlah paket dalam jaringan. Flow Map dapat digunakan untuk menunjukkan gerakan hampir segala sesuatu, termasuk hal-hal nyata seperti orang, produk, sumber daya alam, cuaca, dll, serta hal-hal tak berwujud seperti know, how, bakat, kredit seta niat baik. Flow Map dapat menunjukkan hal-hal seperti berikut:

1. Mengalir,bergerak,berpindah dan lain-lain. Apa arah alirannya bergerak dan / atau apa sumber dan tujuan tersebut.

2. Berapa banyak mengalir, yang ditransfer, diangkut, dan lain-lain. Informasi umum tentang apa yang mengalir dan bagaimana ia mengalir.

(70)

masing-masing item data sebuah lokasi tempat asal aliran dimulai dan lokasi tujuan di mana aliran berakhir.Aliran data itu sendiri dapat orang (misalnya komputer, berbelanja, pengunjung rumah sakit), barang, penggunaan layanan pertanian atau telekomunikasi dan sebagainya.

2. Diagram Konteks

Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem atau output dari sistem.Ia akan memberi gambaran tentang keseluruhan sistem. Sistem dibatasi oleh boundary (dapat digambarkan dengan garis putus). Dalam diagram konteks hanya ada satu proses. Tidak boleh ada store dalam diagram konteks.Diagram konteks berisi gambaran umum (secara garis besar) sistem yang akan dibuat. Secara kalimat, dapat dikatakan bahwa diagram konteks ini berisi “siapa saja yang memberi data (dan data apa saja) ke sistem, serta kepada siapa saja informasi (dan informasi apa saja) yang harus dihasilkan sistem.”

3. Data Flow Diagram

Data flow diagram (DFD) adalah representasi grafis yang "mengalir"

(71)

internal atau data eksternal wastafel, melalui proses internal.Sebuah DFD tidak memberikan informasi tentang waktu atau urutan proses, atau tentang proses apakah akan beroperasi secara berurutan atau secara paralel. Oleh karena itu, sangat berbeda dari sebuah diagram, yang menunjukkan aliran kontrol melalui algoritma, yang memungkinkan pembaca untuk menentukan operasi apa yang akan dilakukan, dalam rangka apa, dan dalam keadaan apa, tapi tidak apa jenis data akan input dan output dari sistem, atau di mana data akan datang dari dan pergi ke, atau di mana data akan disimpan (semua yang ditunjukkan pada DFD). Ada beberapa model umum aturan diikuti ketika membuat DFD:

1. Semua proses harus memiliki minimal satu aliran data masuk dan satu aliran data keluar.

2. Semua proses harus memodifikasi data yang masuk, menghasilkan bentuk-bentuk baru keluar data.

3. Setiap data store harus terlibat dengan setidaknya satu aliran data. 4. Masing-masing entitas eksternal harus terlibat dengan setidaknya satu

aliran data.

(72)

4. Kamus Data

Kamus Data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Kamus data selain digunakan untuk dokumentasi dan mengurangi redudansi, juga dapat digunakan untuk:

1. Memvalidasi diagram aliran data dalam hal kelengkapan dan keakuratan.

2. Menyediakan suatu titik awal untuk mengembangkan layar dan laporan-laporan.

3. Menentukan muatan data yang disimpan dalam file-file.

(73)

2. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran (misalnya alamat diuraikan menjadi kota, negara dan kode pos).

3. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data.

4. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran.

5. Mendeskripsikan hubungan detil antar penyimpanan (yang akan menjadi titik perhatiandalam entity-relationship diagram).

5. Perancangan Basis Data

Pengertian basis data (http://expresiaku.wordpress.com/ Pengertian Basis Data / 23 February 2009): “kumpulan data yang dihubungkan secara bersama-sama, dan gambaran dari data yang dirancang untuk memenuhi

kebutuhan informasi dari suatu organisasi”. Basis data (database) merupakan

(74)

Pada langkah ini terdapat 4 bagian yaitu Normalisasi, ERD, Struktur File dan Relasi Tabel.

a. Normalisasi

Suatu proses untuk mengubah suatu tabel yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah tabel atau lebih, yang tidak lagi memiliki masalah tersebut . Masalah tersebut biasanya merupakan suatu ketidakkonsistenan (tidak normal) apabila dilakukan penghapusan

(delete), pengubahan (update) dan pembacaan (retrieve) pada suatu

basis data. Bentuk normalisasi adalah suatu aturan yang dikenakan pada tabel-tabel dalam basis datadan harus dipenuhi oleh tabel-tabel tersebut pada level-level normalisasi. Ada macam-macam bentuk normalisasi, diantaranya adalah bentuk tidak normal, bentuk normal pertama, bentuk normal kedua dan bentuk normal ketiga.

Aturan-aturan dalam masing-masing bentuk normalisasitersebut adalah sebagai berikut (Abdul Kadir, 2002: 54)

1. Bentuk tidak normal

(75)

2. Bentuk normal pertama

Suatu tabel dikatakan dalam bentuk normal pertama (1NF) bila setiap kolom bernilai tunggal untuk setiap baris. Ini berarti bahwa nama kolom yang berulang cukup diwakili oleh sebuah nama kolom (tidak perlu ada indeks dalam memberi nama kolom).

3. Bentuk normal kedua

Suatu tabel berada dalam bentuk normal kedua (2NF) jika tabel berada dalam bentuk normal pertama, semua kolom bukan kunci primer tergantung sepenuhnya terhadap kunci primer. Suatu kolom disebut tergantung sepenuhnya terhadap kunci primer jika nilai pada suatu kolom selalu bernilai sama untuk suatu nilai kunci primer yang sama.

4. Bentuk normal ketiga

Suatu tabel berada dalam bentuk normal ketiga (3NF) jika tabel berada dalam bentuk normal kedua, setiap kolom bukan kunci primer tidak memiliki ketergantungan secara transitif terhadap kunci primer.

b. ERD (Entity-Relationship Diagram)

(76)

mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan symbol, penjelasannya adalah sebagai berikut:

1.Entity

Entity merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Simbol dari entity ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.

2.Atribut

Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.

3. Hubungan/Relasi

(77)

a. Satu ke satu (One to one) Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.

b. Satu ke banyak (One to many) Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A. c. Banyak ke banyak (Many to many) Setiap entitas pada

himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.

c. Struktur File

Struktur file merupakan struktur dar perancangan dari basi database yang akan digunakan, file-file disusun berdasarkan kelas datanya agar memudahkan penyimpanan data.

d. Relasi Tabel

(78)

3.2.4. Pengujian Software

Faktor pengujian software yang digunakan dalam penelitian ini adalah

black box. Pengujian black box adalah pengujian aspek fundamental sistem

tanpa memperhatikan struktur logika internal perangkat lunak. Metode ini digunakan untuk mengetahui apakah perangkat lunak berfungsi dengan benar. Pengujian black box merupakan metode peracangan data uji yang didasarkan pada spesifikasi perangkat lunak. Faktor Pengujian Black Box :

1. Reliability

Menekankan bahwa aplikasi akan dilaksanakan dalam fungsi sesuai yang diminta dalam periode waktu tertentu. Pembetulan proses tersangkut kemampuan sistem untuk memvalidasi proses secara benar.

2. Access control

Menekankan sumber daya sistem harus dilindungi dari kemungkinan modifikasi, pengrusakan, penyalahgunaan dan prosedur keamanan harus dijalankan secara penuh untuk menjamin integritas data dan program aplikasi.

3. Correctness

(79)

BAB IV

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem yang Berjalan

Penggunaan transaksi penjuaalan pada CV. Wiranty ada sekarang ini belum memenuhi kriteria yang sudah dilakukan pada perusahaan-perusahaan lain yang sudah berkembang, hal ini dikarenakan sistem yang ada masih menggunakan Ms. Excel, sehingga dalam pengelolaan datanya masih sedikit memakan waktu yang cukup lama yang mengakibatkan penyajian laporan penjualannya pun menjadi terlambat. Untuk alur data transaksi penjualan yang sedang berjalan di CV Wiranty.

4.1.1 Analisis Dokumen

Analisis dokumen merupakan kegiatan guna menganalisis atau mempelajari dokumen-dokumen yang ada pada sebuah sistem, khususnya penjualan untuk selanjutnya digunakan sebagai acuan pada tahap perancangan atau pengembangan sistem. Berikut adalah dokumen - dokumen yang ada pada prosedur penjualan pada CV Wiranty. Dokumen-dokumen yang digunakan pada sistem yang berjalan adalah sebagai berikut :

1. Nama dokumen : data persediaan barang

Fungsi : mengetahui persediaan barang

Sumber : gudang

Rangkap : 1

(80)

jumlah,harga_masuk, harga_jual 2. Nama dokumen : nota penjualan

Fungsi : bukti transaksi penjualan Sumber : bagian penjualan

Rangkap : 2

Priode : tiap kali penjualan

Struktur data : jenis_barang, banyak_barang, jumlah, harga, tanggal_penjualan

3. Nama dokumen : nota pemesanan

Fungsi : bukti pemesanan Sumber : bagian penjualan

Rangkap : 2

Priode : tiap kali pemesanan

Struktur data : nama pelanggan, Nama Barang, jenis pesanan, warna, ukuran, tanggal_terima, tanggal kirim

4. Nama dokumen : laporan penjualan

Fungsi : bukti transaksi penjualan kepada pimpinan Sumber : bagian penjualan

Rangkap : 2

(81)

jumlah,harga, tanggal_penjualan

4.1.2 Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan

Prosedur merupakan langkah-langkah yang di lakukan oleh sistem sehingga dapat memberikan hasil berupa laporan. Di bawah ini adalah prosedur sistem yang sedang berjalan yang di sajikan dalam bentuk FlowMap, Diagram Konteks dan DFD (Data Flow Diagram).

Prosedur yang berjalan di CV.Wiranty adalah sebagai berikut: 1. Konsumen memesan barang kepada bagian penjualan

2. Bagian penjualan mengecek barang yang tersedia kepada bagian gudang

3. Bagian gudang melaporkan barang yang tersedia ada atau tidak 4. Barang yang tidak tersedia bisa dipesan terlebih dahulu sehingga

konsumen harus menunggu tergantung dari banyaknya pesanan 5. Barang yang dipesan akan dibuat dahululu oleh bagian produksi 6. Apabila barang sudah ada bagian penjualan akan menghubungi

konsumen

7. Lalu bagian penjualan akan membuat nota penjualan 8. Nota penjualan akan diberikan kepada konsumen

(82)

Flow Map merupakan diagram alir yang menggambarkan pergerakan proses diantara unit kerja yang berbeda-beda, sekaligus menggambarkan arus dari dokumen, aliran data fisik, entitas-entitas Sistem Informasi dan kegiatan operasi yang berhubungan dengan Sistem Informasi.

Penulis mencoba menggambarkan proses Penjualan dalam bentuk flowmap sebagai berikut :

(83)

Gambar 4.2 Flowmap pembelian yang berjalan

4.1.2.2. Diagram Konteks

(84)

Gambar 4.3 Diagram Konteks sistem yang berjalan

4.1.2.3 Data Flow Diagram (DFD)

(85)

Gambar 4.4 DFD level 1 yang berjalan

Konsumen

1.1 Proses perhitungan

Harga

1.3 Proses cek

barang 1.2 Proses Rincian pesanan Data Pemesanan

Data Acc Harga

Data Rincian Harga

Data Rincian Bahan

Data Pemesanan Acc

(86)

Gambar 4.6 DFD level 2 proses 2 yang berjalan

4.1.3. Evaluasi Sistem yang Berjalan

Evaluasi sistem penjualan yang berjalan di CV Wiranty terdapat dalam tabel berikut :

No Permasalahan Solusi

1 Dalam hal untuk mempermudah pelanggan mendapatkan informasi tentang barang apa saja yang dijual tanpa harus datang ke toko bagi yang jauh dari CV Wiranty belum banyak yang yang tahu

(87)

transaksi penjualan belum terkomputerisasi, sehingga dalam proses pencatatan masih ditemukan permasalahan dalam menghitung jumlah barang yang diterima atau barang yang keluar serta laporan hasil penjualan

penjualan dan laporan

3 Dalam hal penyimpanan data persediaan barang dagang kurang efesien, karena dalam bentuk arsip sehingga butuh tempat meyimpan yang besar

Dibuatakan aplikasi penyimpanan data menggunakan data base.

Tabel 4.1 Evaluasi Sistem Yang Berjalan 4.2 Perancangan Sistem

Gambar

Tabel 2.1 Notasi Daftar Simbol
Gambar 3.1. Struktur Organisasi CV.Wiranty
Gambar 3.2. Model Waterfall
Gambar 4.1 Flowmap Pemesanan yang berjalan
+7

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Berikut merupakan tabel pembanding penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penghuni terhadap penggunaan peralatan listrik dengan penelitian serupa

Penghapusan firman Allah: Dan wajib bagi orang-orang yang berat melakukannya jika mereka tidak berpuasa membayar fidyah dengan firman-Nya Barang siapa di antara engkau hadir di

Perlakuan pemberian Pupuk Organik Cair dengan konsentrasi 15 ml/l + pupuk NPK 50% dosis anjuran cenderung lebih baik mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman padi Ciherang

3. Siswa tidak mampu menyimpulkan atau membuat hasil diskusi. Proses analisis untuk data aktivitas siswa adalah sebagai berikut. a) Skor yang diperoleh dari masing-masing siswa

Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan, Jogjakarta, AR-RUZZ MEDIA GROP Suharsimi Arikonto, 1996 Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta Sugiono,

Di dalam setiap organisasi mempunyai struktur baik secara formal maupun secara informal Struktur formal meliputi bagan organisasi dan garis otoritas (misalnya, kepala,

Kesimpulan Terdapat perbedaan yang bermakna antara curah saliva wanita tidak hamil dengan wanita hamil, curah saliva pada kehamilan trimester 1 dengan kehamilan trimester 2,