• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAMPINGAN PADA SISWAYANG BERPERILAKU MAL ADJUSTMENT DI SEKOLAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAMPINGAN PADA SISWAYANG BERPERILAKU MAL ADJUSTMENT DI SEKOLAH"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENDAMPINGAN PADA SISWAYANG BERPERILAKU MAL

Perilaku maladjustmant dipandang sebagai ketidakefektifan individu dalam menghadapi, menanggapi atau melaksanakan tuntutan-tuntutan dari lingkungan fisik dan sosialnya maupun bersumber dari kebutuhan dirinya sendiri. Maladjustment dapat diartikan sebagai penyesuaian yang buruk. Perilaku maladjustment yang tampak di sekolah seperti bolos dan melanggar peraturan sekolah. Pada umumnya masa remaja merupakan masa krisis dalam penyesuaian diri. Dimana mereka bingung tentang peran mereka dalam sosial yang diharapkan atau yang ditolak, akibatnya mereka tertekan dan stress sehingga jika tidak teratasi akan menyebabkan perilaku maladjustment yang dapat menjadi suatu gangguan jiwa, kenakalan remaja dan antisosial. Remaja yang penyesuaian dirinya buruk, terutama yang terbiasa sejak masa kanak-kanak, cenderung paling tidak berbahagia.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku

maladjustment di sekolah dan untuk melakukan pendampingan dengan mencari dan memberikan treatment yang tepat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Adapun subyek dalam penelitian ini yaitu enam siswa sekolah menengah atas yang berperilaku maladjustment.

Dari hasil penelitian ini dapat ditunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku maladjustment adalah rasa tidak aman, tekanan dan stress, hubungan dengan orang tua dan guru, keadaan lingkungan rumah dan sekolah. Dari data yang didapat, peneliti melakukan

pendampingan berupa konseling behavioral. Dari hasil pendampingan yang dilakukan tampak adanya perubahan pada perilaku subyek, dimana subyek bisa memahami dirinya dan mampu mengendalikan emosinya, sehingga subyek mau berusaha menyesuaikan diri dengan

lingkungannya tanpa dipengaruhi oleh teman. Selain itu subyek menyadari kesalahannya dan mulai memunculkan kepercayaan diri untuk merubah perilakunya

Abstract

Mal adjustment behavior is seen as ineffective in dealing with individuals, respond to or implement the demands of physical and social environment as well as sourced from the need itself. Maladjustment can be interpreted as an adjustment to the bad. Maladjustment behavior that looks like skipping school and breaking school rules. In general, adolescence is a time of crisis in the adjustment. Where are they confused about their role in the expected social or rejected, and consequently depressed and stressed that if not resolved will lead to maladjustment behaviors that can be a mental disorder, juvenile delinquency and antisocial. Adolescent

adjustment itself bad, especially those accustomed to since childhood, tends to be most unhappy. The purpose of this study was to determine the factors that influence the behavior of

▸ Baca selengkapnya: apa akibatnya jika kalian berperilaku seperti tsa'labah

(2)

research is qualitative research. Data collection techniques in this research is interview and observation. The subjects in this study were six high school students who behave maladjustment. From the results of this study can be shown that the factors that influence the behavior of

maladjustment is insecurity, pressure and stress, relationships with parents and teachers, home and school environment. From the data obtained, the researchers provide guidance in the form of behavioral counseling. From the results of assistance which made visible a change in the

Referensi

Dokumen terkait

a) Pelaku peran ganda perempuan karyawati STPP Jurusan Penyuluhan Pertanian Yogyakarta menjalani beberapa peran disamping melaksanakan peran pekerjaan mereka. Peran-peran

sebagai orang tua di sekolah memiliki peran penting dalam intervensi obesitas dimana guru diharapkan mampu memberikan pendidikan kesehatan kepada anak obes untuk

Judul skripsi PERAN PENDAMPINGAN ORANG TUA DALAM SEKOLAH MINGGU TERHADAP PERILAKU IMAN ANAK DI PAROKI St FRANSISKUS ASISI BERASTAGI ini dipilih bertitik tolak dari

Orang tua sebagai salah satu agen sosialisasi memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan dan pembinaan kepribadian, moral, dan perilaku anak-anak mereka

Hasil dari penelitian ini Ho diterima dan Ha ditolak yang dapat diartikan bahwa tidak adanya peran self esteem dalam memprediksi perilaku konsumtif pada remaja

Mereka telah membuat suatu rumusan yang bersifat umum dari strafbaar feit sebagai suatu perilaku manusia yang pada suatu saat tertentu telah ditolak dalam

Mengingat mahasiswa merupakan individu yang telah memasuki masa perkembangan dewasa muda, dimana umumnya cara berpikir yang mereka miliki tidak lagi sama dengan anak-anak

Target dan luaran yang diharapkan dapat dicapai melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, adalah : meningkatnya kesadaran dan peran serta orang dalam pendampingan terhadap anak