• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hawar daun bibit pinus merkusii yang disebabkan oleh Pestalotia theae di Pesemian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hawar daun bibit pinus merkusii yang disebabkan oleh Pestalotia theae di Pesemian"

Copied!
348
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1. Pengelompokan bahan aktif fungisida berdasarkan sasaran kerja
Tabel 2.3. Deskripsi teknis mankozeb
Tabel 3.1. Penampilan individu bibit dengan berat penyakit yang diberi nilai skor 1
Tabel 3.2. Nilai numerik (skor) untuk satu rak bibi P. mrkusri'dengan kriteria
+7

Referensi

Dokumen terkait

Luas serangan penyakit paling besar berupa gejala serangan bercak kemerah-merahan sebesar 29.8 % yang diinfeksi oleh Phaeophleospora sp., dan fungi patogen lain yang

pellita yang dilihat dari rendahnya intensitas serangan yang terjadi yaitu 6,75 % pada minggu ke-2 sedangkan virulensi patogen penyebab penyakit hawar daun yang paling

Pengamatan indeks penyakit hawar daun pada: (i) bibit pinus produksi tahun 2014 pada usia awal 8-12 MSO hingga berumur 21-25 MSO (atau berumur antara 5-6 bulan) yang merupakan

Pengamatan yang dilakukan yaitu Diagnosis gejala awal penyakit yang terdapat pada tanaman sampel di lahan dilakukan dengan mengamati gejala serangan penyakit pada

Luas serangan penyakit paling besar berupa gejala serangan bercak kemerah-merahan sebesar 29.8 % yang diinfeksi oleh Phaeophleospora sp., dan fungi patogen lain yang

Jenis penyakit yang menyerang bibit jelutung ( Dyera costulata Hook.f) adalah bercak daun yang disebabkan oleh patogen cendawan Pyrenochaeta sp... Serangan penyakit pada

Kelompok I merupakan populasi turunan dari tetua jantan yang memiliki sumber gen ketahanan yang berasal dari galur-galur IRBB dengan dua gen dan tetua betina yang merupakan

Hasil data tingkat frekuensi serangan serangga sebesar 78,6% dan frekuensi serangan penyakit bercak daun leaf spot sebesar 16%, sedangkan tingkat frekuensi serangan keseluruhan