• Tidak ada hasil yang ditemukan

Reorientasi manajemen perikanan skala kecil

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Reorientasi manajemen perikanan skala kecil"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Reorientasi Manajemen Perikanan Skala Kecil │ 23

REORIENTASI MANAJEMEN PERIKANAN SKALA KECIL

Eko Sri Wiyono

ABSTRAK

Hampir 90% kegiatan penangkapan ikan di Indonesia saat ini didominasi oleh perikanan skala kecil. Walaupun telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kondisi sosial dan ekonomi nelayan, kenyataannya penelitian mengenai karakteristik perikanan skala kecil relatif belum diketahui dengan baik. Sebagai sumber mata pencaharian utama, kegiatan penangkapan ikan akan memegang peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup nelayan. Karena demikian besar ketergantungan nelayan skala kecil terhadap sumberdaya ikan, nelayan akan selalu melakukan perubahan strategi penangkapan ikan dalam menghadapi setiap perubahan yang mengganggu hasil tangkapannya. Berdasarkan hal tersebut, maka pemahaman yang menyeluruh terhadap sumberdaya alam (ikan) dan sumberdaya manusia (nelayan) termasuk dinamika strategi penangkapan ikan dan interaksinya, diharapkan akan mampu memberikan informasi yang baik tentang perikanan skala kecil.

Referensi

Dokumen terkait

(2) Dinamika spasial sub sistem manusia dalam sistem perikanan pelagis kecil di tiap kawasan menunjukkan adanya disparitas pada distribusi nelayan, rumah tangga perikanan, metode

Hasil analisis terhadap sub sistem sumberdaya ikan, sub sistem sosial ekonomi dan manajemen yang menjadi acuan dalam pengelolaan perikanan tangkap skala kecil berkelanjutan di

Berdasarkan uraian diatas maka beberapa pokok permasalahan yang berkaitan dengan dinamika sumberdaya ikan karang dan upaya penangkapan serta strategi adaptasi yang dilakukan

Berdasarkan uraian diatas maka beberapa pokok permasalahan yang berkaitan dengan dinamika sumberdaya ikan karang dan upaya penangkapan serta strategi adaptasi yang dilakukan

Strategi peningkatan produktifitas perikanan tangkap skala kecil yang berkelanjutan dalam meningkatkan ekonomi nelayan di Kabupaten Aceh Barat adalah dengan

Potensi tersebut berupa Sumberdaya Manusia yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Kelompok Nelayan (KUB), Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan

Hasil penelitian yang diperoleh yaitu alat tangkap longline tergolong alat tangkap yang sangat ramah lingkungan dengan total skor 30,4 sehingga dalam aktifitas penangkapan ikan

Perbaikan pengelolaan pada domain sumber daya ikan dapat dilakukan melalui 1 kontrol input produksi alat dan armada penangkapan ikan; 2 penguatan sistem basis data untuk nelayan skala