ANALISIS PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU PENGGELAPAN UANG NASABAH ( Studi Kasus No. 1505/pid.B/2009/PN.TK tentang Bank Tripanca)
Teks penuh
Dokumen terkait
Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tindak pidana korupsi Pengadaan Mesin Jahit dan Sapi Impor yang terjadi di Kementerian Sosial adalah dilihat
Dasar-dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana kepada pelaku tindak pidana Pembunuhan dengan rencana Nomor : 95/Pid/B/2010/PN.TK yaitu : Latar belakang
Pelaku harus mempertanggung jawabkan tindak pidana aborsi karena unsur kesengajaan ( dolus ), yaitu pelaku mengetahui bahwa perbuatannya menggugurkan kandungan bersifat
Saran yang dapat penulis sampaikan dalam penelitian ini adalah Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang sudah cukup untuk memberi efek jera terhadap
Dalam putusan perkara pada penelitian ini hanya membahas tentang anggota kepolisian sebagai pelaku dalam tindak pidana pencucian uang pada jaringan narkotika, agar
Khususnya di dalam tindak pidana perjudian online ini , masih banyak ditemukan kasus-kasus tindak pidana perjudian online yang dimana pemberlakuan aturan-aturannya masih
Berdasarkan hal tersebut di atas, maka dapat dikatakan bahwa bentuk perbuatan yang dilakukan terdakwa dalam melakukan tindak pidana penggelapan berdasarkan Putusan Nomor:
Disimpulkan bahwa Pengaturan atas tindak pidana penggelapan dalam peraturan perudang-undangan perbankan Indonesia Pasal 49 Ayat 1 huruf c: “Anggota Dewan Komisaris, Direksi atau pegawai