• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Dan Perancangan Kondisi Optimal Keamanan Pangan Pada Industri Pakan Unggas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Dan Perancangan Kondisi Optimal Keamanan Pangan Pada Industri Pakan Unggas"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Kebutuhan jagung untuk pakan di Indonesia (Kementan 2015)  Kebutuhan  bahan  baku  masih  tergantung  impor,  terutama  jagung  dari  Amerika  dan  Brasil
Tabel 2 Distribusi jenis ternak di Indonesia (dalam 1000 ekor)  No.  Jenis Ternak   Tahun 2015    Tahun 2016
Gambar  2  Diagram  alir  proses  produksi  pakan  unggas  dan  potensi  resiko  keamanan pangannya  (Tsaniah et al
Tabel 5  Beberapa Jenis Kehilangan saat Penyimpanan (Lay 2010)
+7

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Standar penggunaan bahan tambahan pangan dan batas cemaran dalam produk pangan merupakan salah satu parameter yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keamanan

Metode yang diterapkan sebagai usaha untuk menghasilkan data dan analisa yang tepat dalam penelitian mengenai kajian keamanan pangan produk industri rumah tangga, antara lain:

Walaupun tidak terdapat laporan mengenai COVID-19 yang ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan, berbagai Badan Otoritas Keamanan Pangan tetap menekankan pentingnya

Jagung ( Zea mays ) merupakan salah satu tanaman pangan yang terpenting, selain gandum dan padi. Jagung juga dijadikan sebagai bahan baku industri pakan dan pangan

Tabel 1. Permintaan jagung di pasar domestik maupun pasar dunia akan semakin meningkat seiring dengan berkembangnya industri pakan dan industri pangan olahan berbahan baku

Dengan metode analisa di atas yang bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi penggunaan bahan baku pakan jagung pada ayam petelur peternakan jaya unggas

Batasan penggunaan bahan baku alternatif sumber energi untuk subtitusi jagung bervariasi tergantung dari beberapa hal diantaranya adalah karakteristik nutrien bahan baku