Permudaan Alam dan Tegakan Tinggal di Hutan Rawa Gambut Bekas Tebangan (Studi Kasus di BKPH Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Perbedaan yaug llyata pada perballdingan tegakan baik antara hutan priiiier dengan bekas tebangan Illanpun alltar bekas tebangan dau bervariasillya waktu yang diperlukan
Tidak Seumur dengan Pendekatan Dinamika Struktur Tegakan (Kasus Hutan.. Alam Bekas
Dari Tabel 18, dapat dinyatakan bahwa korelasi yang tinggi pada regresi linear dengan satu peubah (model W = aD b ) pada hutan gambut bekas tebangan di Merang terdapat pada
Berdasarkan penyebaran jumlah pohon menurut suku seperti disajikan pada Tabel 3 terlihat bahwa jenis-jenis dari suku Myrtaceae paling banyak ditemukan di areal hutan alam
Pohon inang di hutan bekas tebangan terbanyak terdapat pada kelas diameter antara 20-51 cm dan sudah tidak dijumpai pohon inang dengan diameter lebih dari 132 cm, karena
Pada lokasi bekas tebangan suhu tanah lebih tinggi daripada hutan belum terganggu, sedangkan kelembaban udara pada bekas tebangan lebih rendah daripada hutan
Dari besarnya angka riap yang dihasilkan, tersirat bahwa riap diameter rata-rata di hutan alam bekas tebangan di areal penelitian relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul “Perkembangan Tegakan pada Areal Bekas Tebangan dengan Teknik Silvikultur Tebang Pilih Tanam Indonesia Intensif (TPTII) (Di