• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wasiat kepada ahli waris : studi komparatif pasal 195 kompilasi hukum islam dengan hukum islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Wasiat kepada ahli waris : studi komparatif pasal 195 kompilasi hukum islam dengan hukum islam"

Copied!
79
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dalam Kompilasi Hukum Islam orang tua angkat secara serta marta dianggap telah meninggalkan wasiat (dan karena itu diberi nama wasiat wajibah) maksimal sebanyak 1/3 dari harta

1. Wasiat kepada ahli waris menurut Imam Ibnu H}azm tidak diperbolehkan, karena Allah mencegah hal tersebut. Pendapat Imam Ibnu H}azm berdasarkan hadis larangan berwasiat

Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata pada pasal 954, yaitu: Wasiat pengangkatan waris, adalah suatu wasiat, dengan mana si yang mewasiatkan, kepada seorang atau

Berdasarkan ayat Al Qur’an tersebut , bahaya fitnah ternyata lebih besar dari pada pembunuhan. Semua ulama’ sepakat bahwa pembunuhan adalah salah satu pengahalang

g. Pembahagian wasiat wajibah boleh dilaksanakan setelah didahulukan urusan berkaitan mayat, wasiat ikhtiya>riyyah dan hutang piutang. Pembahagian wasiat wajibah kepada

Mengacu pada perbedaan konsep antara wasiat biasa dengan Wasiat Wajibah tersebut, penulis menyimpulkan bahwa pengaturan Wasiat Wajibah yang terdapat dalam Pasal

Pemberian wasiat ini sebesar-besarnya sepertiga tetapi tidak ada penjelasan tersurat mengenai sampai mana batasan sepertiga tersebut, hanya secara tersirat dapat

Pembaharuan hukum yang dilakukan Mahkamah Agung dalam kaitannya dengan memberikan hak wasiat wajibah kepada ahli waris non-Muslim adalah pembaharuan yang sifatnya