• Tidak ada hasil yang ditemukan

Determinants of Foreign Direct Investment (FDI) and its impact on Gross Domestic Product (GDP) in Indonesia.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Determinants of Foreign Direct Investment (FDI) and its impact on Gross Domestic Product (GDP) in Indonesia."

Copied!
93
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bagian pendahuluan tesis ini secara efektif membangun konteks penelitian dengan membahas pentingnya investasi, khususnya FDI, dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Ditunjukkan adanya disparitas antara realisasi dan rencana FDI, serta rendahnya rasio stok FDI per PDB Indonesia dibandingkan negara ASEAN lain. Permasalahan riset diidentifikasi dengan jelas, yaitu menganalisis determinan FDI di Indonesia dan dampaknya terhadap PDB. Tujuan penelitian yang spesifik dan manfaatnya bagi pemerintah dan akademisi juga diuraikan dengan baik. Bagian ini berhasil membangun landasan yang kuat untuk penelitian lebih lanjut.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang memaparkan peran krusial investasi, termasuk FDI, dalam pertumbuhan ekonomi, mengacu pada model Harrod-Domar. Data realisasi FDI dan PMDN di Indonesia disajikan secara visual (Gambar 1), menunjukkan dominasi FDI. Upaya pemerintah dalam menarik FDI melalui regulasi juga dijelaskan, namun disoroti adanya kesenjangan antara rencana dan realisasi (Gambar 2). Ini menunjukkan adanya celah penelitian yang signifikan, yaitu mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat realisasi FDI di Indonesia, meskipun telah ada regulasi yang mendukung.

1.2 Perumusan Masalah

Bagian ini mengidentifikasi dua pertanyaan penelitian utama: (1) Apa determinan masuknya FDI ke Indonesia? dan (2) Bagaimana dampak FDI terhadap PDB Indonesia? Pertanyaan ini dirumuskan berdasarkan data yang menunjukkan rendahnya rasio FDI terhadap PDB Indonesia dibandingkan negara ASEAN lainnya. Penekanan pada permasalahan endoginitas antara FDI dan PDB merupakan poin penting yang akan diatasi dalam metodologi penelitian, menjadikannya lebih unggul daripada penelitian sebelumnya.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian dijabarkan secara jelas dan ringkas: (1) Menganalisis determinan FDI di Indonesia dan (2) Menganalisis dampak FDI terhadap PDB Indonesia. Tujuan ini selaras dengan permasalahan yang telah dirumuskan dan memberikan fokus yang terarah pada penelitian. Kejelasan tujuan ini penting untuk memastikan bahwa penelitian tetap terfokus dan hasil penelitian dapat diinterpretasikan dengan tepat.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian diuraikan dari tiga perspektif: (1) Memberikan masukan kebijakan bagi pemerintah terkait determinan FDI dan dampaknya pada PDB, (2) Memberikan wawasan dan bahan acuan bagi penelitian selanjutnya, dan (3) Sebagai sarana pengembangan ilmu bagi penulis. Uraian ini menekankan relevansi praktis dan akademis dari penelitian, memastikan kontribusi penelitian terhadap berbagai pemangku kepentingan.

II. Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka ini memberikan landasan teoritis yang komprehensif untuk penelitian. Definisi investasi, FDI, dan PDB dijelaskan secara rinci, termasuk referensi ke UU dan peraturan terkait. Berbagai teori FDI (Differential Rates of Return Hypothesis, Portfolio Diversification Hypothesis, dll) diuraikan secara sistematis, serta dikaitkan dengan teori pertumbuhan ekonomi (Harrod-Domar, Solow, dan Endogen). Penelitian terdahulu yang relevan juga disajikan untuk menempatkan penelitian ini dalam konteks literatur yang ada. Kerangka pikir yang jelas dan hipotesis yang dirumuskan berdasarkan tinjauan pustaka ini memperkuat metodologi dan analisis penelitian.

2.1 Investasi dan Foreign Direct Investment (FDI)

Bagian ini mendefinisikan investasi dan FDI secara komprehensif, merujuk pada berbagai sumber seperti Dornbusch et al. (2004), Mankiw (2007), dan UU No. 25 Tahun 2007. Penjelasan tersebut mencakup perbedaan jenis investasi, menekankan karakteristik unik FDI sebagai investasi asing dengan tujuan pengendalian aset di negara lain. Definisi yang jelas dan komprehensif ini penting untuk menghindari ambiguitas dalam memahami konsep utama penelitian.

2.2 Produk Domestik Bruto (PDB)

Bagian ini menjelaskan PDB sebagai indikator utama perekonomian, memberikan definisi dan metode perhitungan melalui pendekatan produksi, pendapatan, dan pengeluaran. Penjelasan ini menjabarkan pentingnya PDB sebagai variabel dependen dalam penelitian, serta perbedaan antara PDB riil dan PDB nominal. Pemahaman yang mendalam tentang PDB penting untuk menginterpretasi hasil analisis dampak FDI terhadap perekonomian Indonesia.

2.3 Teori-Teori FDI dan Kerangka Teoritis

Bagian ini secara sistematis membahas berbagai teori FDI, mulai dari teori yang mengasumsikan pasar sempurna hingga teori eklektik Dunning. Penjelasan setiap teori disertai analisis kekuatan dan kelemahannya, dan dikaitkan dengan variabel penelitian. Ini menunjukkan pemahaman yang luas tentang literatur FDI dan kemampuan untuk memilih kerangka teoritis yang relevan untuk penelitian. Penggunaan berbagai teori menunjukkan kedalaman analisis dan validitas metodologi.

2.4 Determinan FDI dan Hubungan FDI-PDB

Bagian ini membahas determinan FDI, seperti market size, infrastruktur, pasar tenaga kerja, keterbukaan ekonomi, nilai tukar, dan suku bunga, serta menghubungkannya dengan teori-teori pertumbuhan ekonomi. Penjelasan ini didasarkan pada literatur empiris yang relevan, menunjukkan pemahaman yang kuat tentang faktor-faktor yang mempengaruhi FDI dan dampaknya terhadap PDB. Diskusi ini secara efektif mempersiapkan pembaca untuk memahami analisis empiris yang akan disajikan di bagian selanjutnya.

2.5 Studi Penelitian Terdahulu

Bagian ini meninjau penelitian terdahulu tentang determinan FDI dan dampaknya terhadap PDB, baik di Indonesia maupun di negara lain. Kajian ini menunjukkan kesenjangan penelitian dan justifikasi atas pemilihan metodologi yang digunakan. Menunjukkan kehati-hatian penulis dalam mempertimbangkan penelitian yang relevan dan membangun landasan penelitiannya sendiri. Ini penting untuk menunjukkan orisinalitas dan kontribusi penelitian ini.

2.6 Kerangka Pikir dan Hipotesis

Bagian ini menyajikan kerangka pikir yang visual dan menjelaskan hubungan antara variabel independen dan dependen. Hipotesis penelitian dirumuskan secara eksplisit berdasarkan kerangka pikir dan tinjauan pustaka, menjadi dasar untuk analisis empiris. Kerangka pikir yang jelas dan hipotesis yang terukur memudahkan pembaca untuk memahami alur logika penelitian dan memudahkan interpretasi hasil.

III. Metode Penelitian

Bagian ini menjelaskan secara detail metodologi penelitian yang digunakan, meliputi jenis dan sumber data, metode analisis (deskriptif dan 2SLS), serta uji statistik yang dilakukan. Penjelasan yang rinci dan terstruktur memastikan reproduksibilitas dan transparansi penelitian. Pembahasan mengenai identifikasi model, metode 2SLS, dan berbagai pengujian statistik menunjukkan kedalaman pemahaman penulis terhadap metode kuantitatif.

3.1 Jenis dan Sumber Data

Bagian ini menjelaskan jenis data (data sekunder triwulanan) dan sumber data (BKPM, BPS, BI). Dijelaskan periode data yang digunakan, serta variabel-variabel yang diteliti. Detail ini memastikan transparansi dan reproduksibilitas penelitian. Menunjukkan penulis memiliki akses terhadap sumber data yang kredibel dan relevan.

3.2 Analisis Deskriptif dan Analisis Persamaan Simultan (2SLS)

Bagian ini menjelaskan metode analisis data, yaitu analisis deskriptif dan metode persamaan simultan (2SLS). Dijelaskan alasan penggunaan metode 2SLS untuk mengatasi permasalahan endogenitas antara FDI dan PDB. Penjelasan yang komprehensif ini penting untuk memastikan pembaca memahami strategi analisis data yang digunakan.

3.3 Spesifikasi Model, Uji Statistik, dan Definisi Variabel Operasional

Bagian ini menjelaskan spesifikasi model ekonometrika, termasuk variabel dependen dan independen. Diuraikan berbagai uji statistik yang dilakukan, seperti uji unit root, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, uji F, dan uji t. Penjelasan yang komprehensif tentang definisi operasional variabel memastikan kejelasan dan menghindari ambiguitas dalam interpretasi hasil.

IV. Hasil dan Pembahasan

Bagian ini menyajikan hasil analisis data secara deskriptif dan inferensial, disertai interpretasi yang relevan dengan kerangka teoritis. Analisis data yang sistematis dan pembahasan yang komprehensif memungkinkan pembaca untuk memahami temuan penelitian dan implikasinya. Penggunaan tabel dan gambar untuk mempresentasikan data membantu meningkatkan pemahaman pembaca.

4.1 Analisis Deskriptif Variabel Penelitian

Bagian ini menyajikan analisis deskriptif dari variabel-variabel yang diteliti, memberikan gambaran umum mengenai perkembangan FDI, PDB, nilai tukar, inflasi, upah riil, suku bunga riil, PMDN, dan infrastruktur di Indonesia selama periode penelitian. Presentasi data yang sistematis dan visual memudahkan pembaca memahami tren dan pola dari variabel-variabel tersebut.

4.2 Analisis Determinan FDI di Indonesia

Bagian ini menyajikan hasil estimasi model ekonometrika untuk menganalisis determinan FDI di Indonesia. Hasil estimasi diinterpretasikan berdasarkan teori-teori yang telah dibahas dalam tinjauan pustaka. Pembahasan ini menjelaskan faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi FDI, disertai implikasi kebijakan yang relevan.

4.3 Dampak FDI Terhadap PDB Indonesia

Bagian ini menyajikan hasil estimasi model ekonometrika untuk menganalisis dampak FDI terhadap PDB Indonesia. Hasil estimasi diinterpretasikan berdasarkan teori-teori pertumbuhan ekonomi dan penelitian terdahulu. Pembahasan ini menjelaskan signifikansi dan magnitude dari dampak FDI terhadap PDB, disertai implikasi kebijakan yang relevan.

V. Simpulan dan Saran

Bagian ini merangkum temuan penelitian dan memberikan saran-saran kebijakan yang relevan berdasarkan hasil analisis. Simpulan yang jelas dan ringkas serta saran yang terukur dan terarah memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah dan peneliti selanjutnya. Bagian ini berhasil mengintegrasikan keseluruhan temuan dan menyajikannya dalam bentuk yang mudah dipahami.

5.1 Simpulan

Bagian ini merangkum temuan utama penelitian, menjawab pertanyaan penelitian yang telah dirumuskan dalam pendahuluan. Ringkasan temuan ini harus singkat, padat, dan jelas, menunjukkan kesimpulan utama yang dihasilkan dari analisis data.

5.2 Saran

Bagian ini memberikan saran-saran kebijakan dan arahan untuk penelitian selanjutnya berdasarkan temuan penelitian. Saran yang diberikan harus relevan dengan temuan dan memiliki implikasi praktis yang jelas. Saran untuk penelitian selanjutnya harus spesifik dan dapat diimplementasikan.

Gambar

Tabel 1 Rasio stok FDI per PDB negara-negara ASEAN Tahun 1980-2011 (%)
Gambar 6 Kerangka pikir
Tabel 2 Variabel yang digunakan dalam penelitian dan sumbernya
Gambar 7 Realisasi FDI di Indonesia tahun 1997-2012
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hal tersebut dapat diketahui dari uji hipotesis t yang telah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa variabel Harga Komoditas Emas dalam jangka pendek memiliki nilai t-hitung

Analisis Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah Dan Cadangan Devisa Terhadap Penanaman Modal Asing Di Indonesia Studi Pada Bank Indonesia Periode Tahun 2006-2014..

Sebaliknya, penelitian yang dilakukan oleh Prasetyawati 2019 menun- jukan bahwa pertumbuhan ekonomi yang di- proyeksikan dengan GDP memiliki hubungan yang negatif terhadap emisi karbon