Optimasi Pupuk Nitrogen, Fosfor, dan Kalium pada Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Belum Menghasilkan Umur Dua Tahun
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Optimasi Pemupukan Nitrogen dan Kalium terhadap Tanaman Kelapa Sawit di Pembibitan Utama dan Tanaman Belum Menghasilkan
Hasil penelitian pada TBM I menunjukkan bahwa untuk pemberian pupuk tunggal nyata meningkatkan pertumbuhan tanaman seperti tinggi tanaman, lingkar batang, luas daun, kadar
Percobaan pertama menunjukkan bahwa paket pupuk tunggal N, P, K dengan dosis 0.94 kg N + 0.67 kg P 2 O 5 + 1.14 kg K 2 O tanaman -1 tahun -1 (T1) meningkatkan tinggi tanaman,
lahan kelapa sawit TBM pada 4 dan 8 MSA, gulma rumput ditekan pada 12 MSA, dan gulma teki ditekan pada 4 MSA, terdapat perubahan komposisi jenis gulma akibat
Kandungan klorofil TBM-2 kelapa sawit menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata terhadap perlakuan pemupukan unsur Ca pada 15– 26 BST, hal ini sesuai dengan
Kandungan klorofil TBM-2 kelapa sawit menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata terhadap perlakuan pemupukan unsur Ca pada 15– 26 BST, hal ini sesuai dengan
Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun dilakukan setiap bulan; pengamatan jumlah klorofil dilakukan pada bulan ke 4 sampai bulan ke- 6;
1 Data analisis tanah awal dan akhir percobaan 6 2 Laju pertumbuhan kelapa sawit belum menghasilkan umur dua tahun 8 3 Respons tinggi tanaman terhadap aplikasi