• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN PENGETAHUAN WARNA DENGAN HASIL PEWARNAAN RAMBUT ARTISTIK SISWA SMK PEMBANGUNAN DAERAH LUBUK PAKAM.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN PENGETAHUAN WARNA DENGAN HASIL PEWARNAAN RAMBUT ARTISTIK SISWA SMK PEMBANGUNAN DAERAH LUBUK PAKAM."

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGANBBPENGETAHUANBWARNABDENGANBHASILB

PEWARNAANBRAMBUTBARTISTIKBSISWABSMKB

PEMBANGUNANBDAERAHBLUBUKBPAKAMB

SKRIPSIB

Diajukan Untuk uemenuhi Syarat

uemperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

B

OLEHB

DWIBPURNAMABSARIB

NIM.5113144007B

B

B

B

B

PROGRAMBSTUDIBTATABRIASB

JURUSANBPENDIDIKANBKESEJAHTERAANBKELUARGAB

FAKULTASBTEKNIKB

(2)
(3)
(4)
(5)

i ABSTRAK

Dwi Purnama Sari, NIM 5113144007. Hubungan Pengetahuan Warna dengan Hasil Pewarnaan Rambut Artistik Siswa SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam. Skripsi. Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Prodi Pendidikan Tata Rias; Fakultas Teknik; Universitas Negeri Medan.

Tujuan Penelitian ini: (1) Untuk mengetahui tingkat pengetahuan warna pada siswa SMK kelas XII Tata Kecantikan SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam,(2) Untuk mengetahui hasil pewarnaan rambut siswa kelas XII SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam, (3) Untuk mengetahui hubungan pengetahuan warna dengan hasil pewarnaan rambut pada siswa kelas XII SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2015. Lokasi di SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam.

Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam dengan jumlah yaitu 34 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan total sampling, yaitu jumlah keseluruhan dari siswa kelas XII SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam. Instrument penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data Pengetahuan warna (X) adalah tes yang berbentuk plihan berganda sebanyak 45 soal dimana terdapat 34 soal yang valid dan 11 soal yang tidak valid sehingga 34 soal yang digunakan untuk penelitian, sedangkan untuk pengumpulan data Hasil Pewarnaan Rambut Artistik (Y) digunakan lembar pengamatan, dan dalam uji persyaratan analisis dilakukan uji normalitas dan uji linieritas.

Hasil penelitian menunjukkan bahawa tingkat pengetahuan warna diperoleh 21 orang (61,76%) berada pada kategori tinggi. Pada uji kecenderungan hasil praktek pewarnaan rambut artistik diketahui bahwa dari 34 sampel penelitian, 24 orang (70,58%) berada pada kategori tinggi . pengelolahan data penelitian dilakukan dengan uji persyaratan yakni uji normalitas dan uji linieritas. Dari perhitungan yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel pengetahuan warna (X) berdistribusi normal dengan Xh² < Xt² atau 7,93 < 11,070 sedangkan variabel hasil praktek pewarnaan rambut artistik (Y) berdistribusi normal dengan Xh² < Xt² atau 5,82 < 11,070. Hasil perhitungan uji linieritas menunjukkan bahwa kedua variabel penelitian mempunyai hubungan yang linier dengan Fhitung<Ftabel (1,98 < 2,30 ) dengan demikian kedua persyaratan tersebut dapat dipenuhi.

(6)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang melimpahkan

rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang

berjudul: “Hubungan Pengetahuan Warna dengan Hasil Pewarnaan Rambut Artistik Siswa SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam”.

Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan penghargaan yang

sebesar-besarnya dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang

tua Ayahanda Asno dan Ibunda Purwantinah, dan yang tersayang kakakku Endah

Astuti,S.Pd dan adik – adikku Tito Wibowo, Yesi Kurniati, Bayu Prayogi dan

Bagus Santoso yang telah memberikan dukungan berupa doa, nasehat, motivasi

dan bantuan moril dan material kepada penulis sehingga skripsi ini dapat disusun.

Penulis juga menyampaikan banyak terima kasih kepada :

1. Ibu Dra.Hj.Rosnelli, M.Pd , selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas

Negeri Medan

2. Bapak Ibu wakil dekan I, II, dan III Fakultas Teknik Universitas Negeri

Medan.

3. Ibu Dr. Dina Ampera, M.Si selaku ketua Jurusan PKK Fakultas Teknik

Universitas Negeri Medan.

4. Ibu Dra. Fatma Tresno Ingtyas, M.Si selaku Sekertaris Jurusan PKK

(7)

iii

5. Ibu Dra. Siti Wahidah, M.Si selaku Ketua Prodi PKK Tata Rias Fakultas

Teknik Universitas Negeri Medan. sekaligus dosen penguji yang telah

memberikan masukan dan bimbingannya kepada penulis.

6. Ibu Dra. Marnala Tobing , M.Pd selaku dosen Pembimbing Skripsi yang

telah banyak membantu, mengarahkan, membimbng dan memberi

dorongan serta meluangkan waktunya memberikan saran dan masukan

guna perbaikan dan penyempurnaan dalam pelaksanaan penelitian dan

pembuatan skripsi ini.

7. Ibu Dra.Nuwairy Hilda. M.Pd selaku Dosen Pembimbing Akademik

sekaligus selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan dan

bimbingannya kepada penulis.

8. Ibu Dra. Rohana Aritonang, M.Pd selaku dosen penguji yang telah

memberikan masukan dan bimbingannya kepada penulis.

9. Bapak : Ibu dosen serta staf pegawai di lingkungan Fakultas Teknik

Universitas Negeri Medan.

10.Kepala Sekolah SMK PEMDA Ibu T. Lisya Afrida Sinar, S.Pd, guru Tata

Kecantikan dan semua staf di SMK PEMDA yang telah banyak membantu

selama pelaksanaan penelitian ini.

11.Sahabat sahabatku , Sukma, Vivi, Clara, Ade, Lufti, Tia, Rati dan seluruh

Rekan-rekan Mahasiswa Tata Rias Reguler dan ekstensi 2011 yang tidak

bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah meluangkan waktunya

(8)

iv

Akhirnya terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak

membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat penulis

sebutkan satu persatu, kiranya Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya

kepada kita semua. Semoga hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi

pembaca.

Medan, Januari 2016

Penulis

(9)

v

DAFTAR ISI

TATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... iv

DAFTAR GAMBAR ... v

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 3

C. Pemnatasan Masalah ... 4

D. Rumusan Masalah ... 4

E. Tujuan Penelitian ... 4

F. Manfaat Penelitian... 5

BAB II. LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ... 6

A. Kajian Pustaka... 6

1. Pengetahuan Warna ... 6

1.1. Penggolongan Warna ... 7

1.2. Skema Warna... 9

1.3. Komninasi Warna ... 12

2. Pewarnaan Ramnut ... 14

3. Istilah Teknis Pewarnaan ... 15

4. Pewarnaan Artistik ... 20

5. Kosmetik dan Pewarnaan Ramnut neserta Fungsinya ... 23

6. Prosedur Pewarnaan Ramnut ... 27

B. Hasil Penelitian yang Relevan ... 31

C. Kerangka Berfikir ... 32

(10)

vi

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ... 34

A. Desain Penelitian ... 34

B. Defenisi Operasional Varianel Penelitian ... 34

C. Populasi dan Sampel Penelitian ... 35

D. Instrumen Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data ... 35

E. Uji Cona Instrumen ... 37

F. Teknik Analisis Data ... 41

DAFTAR PUSTATA ... 43

(11)

vii

DAFTAR TABEL

Gambar

Halaman

1 : Kisi kisi Tes Pengetahuan Warna ... 40

2 : Kisi kisi pengamatan hasl praktek pewarnaan rambut ... 41

3 : Distribusi frekuensi variabel x ... 52

4 : Distribusi frekuensi variabel pengetahuan warna ... 53

5 : Tingkat kecenderungan variabel x ... 54

6 : Distribusi frekuensi variabel y ... 55

7 : Distribusi frekuensi variabel hasil pewarnaan rambut ... 55

8 : Tingkat kecenderungan hasil pewarnaan rambut ... 56

9 : Ringkasan sajian data penelitian ... 57

(12)

viii

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1 : Warna Primer ... 8

2 : Warna Sekunder ... 9

3 : Warna Tertier ... 10

4 : Warna Panas dan Dingin... 11

5 : Warna Komplementer ... 11

6 : Warna Komplementer Terbagi ... 12

7 : Warna Analog ... 12

8 : Warna Triadik ... 12

9 : Warna Persegi ... 13

10 : Warna Tetriadk ... 13

11 : Hue ... 16

12 : Tint ... 17

13 : Shade ... 17

14 : Tone ... 17

15 : Pewarnaan Lift ... 18

16 : Pewarnaan Cover ... 18

17 : Warm Color... 18

18 : Cool Color ... 19

19 : Netral Color... 19

20 : Netral Base Color ... 20

21 : Artificial Base Color ... 20

22 : Dye Warm Brown, Beige Blonde... 21

23 : Pewarnaan Frosting ... 22

24 : Pewarnaan Tiping ... 23

25 : Pewarnaan Streaking ... 23

26 : Pewarnaan Lightening ... 24

27 : Pewarnaan Echoing ... 24

(13)

ix

29 : Pencucian Rambut lalu Pengeringan ... 31

30 : Pengolesan Krim Bleaching ... 32

31 : Pemartingan untuk melakukan pewarnaan ... 32

32 : Aplikasi Kosmetik Pewarnaan Rambut ... 33

33 : Pencucian Rambut ... 34

34 : Hasil Pewarnaan ... 35

35 : Histogram data pengetahuan warna (x) ... 53

(14)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Gambar

Halaman

1 : Tes pengetahuan warna ... 65

2 : Kunci jawaban ... 71

3 : Kriteria penilaian hasl pewarnaan rambut artistic ... 72

4 : Uji coba validitas tes... 75

5 : Perhitungan uji validitas instrument test pengetahuan warna ... 76

6 : Perhitungan reliabilitas instrument penelitian pengetahuan warna 79 7 : Perhitungan indeks kesukaran tes pengetahuan warna ... 81

8 : Perhitungan uji daya beda tes pengetahuan warna ... 84

9 : Tabulasi data hasil penelitian pengetahuan warna ... 86

10 : Hasil pengamatan praktek pewarnaan rambut artistic ... 88

11 : Data skor uji coba pengamat ... 89

12 : Uji kesepakatan pengamat hasil praktek pewarnaan rambut ... 90

13 : Data hasil penelitian pada siswa Smk Pemda ... 93

14 : Perhitungan rata rata dan distribusi dari data penelitian ... 94

15 : Identifikasi tingkat kecenderungan data variabel ... 99

16 : Perhitungan uji normalitas masing masing variabel………. 102

17 : Perhitungan uji linieritas variabel tes dengan pengamatan ……. 105

18 : Perhitungan pengujan hipotesis……… 110

(15)

1

BABBI

PENDAHULUAN

B

A. LatarBBelakangBB

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang dan

mengalami kemajuan pesat mempengaruhi setiap sisi kehidupan, salah satunya

adalah bidang tata kecantikan. Kecantikan merupakan keelokan baik wajah

maupun tubuh secara menyeluruh. Dengan demikian kecantikan atau keindahan

dapat diartikan sebagai suatu yang menyenangkan dalam hal corak, warna,

bentuk, rupa, gerak, suara, tingkah laku, sikap, fisik dll. Kusumadewi (1999)

berpendapat bahwa penampilan yang baik, ikut berperan penting dalam

menentukan keberhasilan hidup seseorang, dalam kaitannya percaya diri.

Berpenampilan menarik dapat diwujudkan dalam keindahan dan keserasian

berbusana, cara komunikasi, kecantikan wajah bahkan kecantikan rambut.

SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam merupakan salah satu lembaga

pendidikan formal dalam bidang kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

terdiri dari berbagai jurusan, antara lain Program Keahlian Tata Busana, Tata

Rangkaian Perangkat Lunak, (RPL) dan Tata kecantikan. Program Tata

Kecantikan membina 2 keahlian yaitu bidang Keahlian Tata Kecantikan Rambut

dan Tata Kecantikan Kulit.

Pada jurusan kecantikan rambut Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Pembangunan Daerah Lubuk Pakam terdapat mata pelajaran pewarnaan rambut

(16)

2

oleh siswa, karena jurusan kecantikan dipersiapkan untuk memiliki kesiapan kerja

yang relevan dengan disiplin ilmu tata kecantikan. Dalam kegiatan belajar

mengajar, siswa jurusan kecantikan tidak hanya mempelajari teori dan praktek

tentang pewarnaan rambut, melainkan juga mempelajari teori warna sebagai

pendukung dalam pelajaran pewarnaan rambut.Teori warna tersebut berhubungan

dengan mata pelajaran pewarnaan rambut yang akan mereka pelajari selanjutnya.

Pada Mata Pelajaran pewarnaan rambut siswa di tuntut untuk mengetahui

bagaimana cara mengaplikasikan berbagai warna agar menghasilkan suatu warna

rambut yang indah. Warna berperanan penting dalam suatu pengaplikasian cat

rambut, dimana warna bisa menciptakan suasana yang dramatis bagi yang

melihatnya. Semua warna indah, terutama jika di kombinasikan dengan tepat dan

harmonis. Pemilihan warna yang tepat dalam pengaplikasian cat rambut selain

mempercantik wajah juga akan menciptakan hasil yang selaras dengan

penampilan dan kepribadian. Remaja mewarnai rambut karena tren yang ada dan

menambah rasa percaya diri kepada remaja itu sendiri. Pewarnaan rambut yang

ada sekarang juga beragam, tidak hanya warna itu itu saja melainkan berbagai

warna yang dapat menambah keindahan rambut itu sendiri.

Berdasarkan hasil observasi yang saya lakukan dengan salah seorang guru

di SMK Pemda Lubuk Pakam, di dalam menentukan kombinasi warna khususnya

dalam pengaplikasian cat rambut masih kurang tepat. Contohnya pada pewarnaan

artistik yaitu echoing yang membutuhkan kombinasi warna yang tepat antara

bagian rambut yang satu dengan yang lainnya karena dalam pewarnaan echoing

(17)

3

bagiannya. Misalnya untuk warna merah gelap diaplikasikan pada bagian rambut

dalam atau dekat dengan kulit kepala dan warna merah terang diaplikasikan pada

rambut paling luar atau yang jauh dengan kulit kepala maka dari itu dibutuhkan

kemampuan kombinasi warna yang baik pada pewarnaan rambut echoing ini.

Namun pada kenyataannya, hasil pewarnaan rambut echoing pada kelas

XII SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam sekarang ini masih kurang dari

yang diharapkan. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara penulis dengan guru

bidang study pewarnaan rambut pada bulan agustus 2015 yang mengatakan bahwa

ada kesulitan tersendiri saat praktek pewarnaan rambut artistik (echoing)

khususnya dalam pengaplikasian warna pada rambut karena pada pewarnaan

echoing tidak hanya satu warna tetapi bisa dua bahkan 5 warna yang

diaplikasikan. Disinilah tingkat kesulitan siswa yaitu dalam menentukan

kombinasi warna yang tepat pada pewarnaan rambut echoing. Berdasarkan hasil

observasi diperoleh 60% siswa yang berada pada kategiri kurang dan yang

mengalami kesulitan dalam pewarnaan rambut artistik. Dari hasil wawancara

langsung dengan guru bidang studi tersebut bahwa masih banyak siswa yang

merasa kesulitan dalam pewarnaan rambut, maka penulis tertarik untuk

mengangkat judul “ Hubungan pengetahuan warna dengan hasil pewarnaan

rambut artistik siswa SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam”.

B

B. IdentifikasiBMasalahB

Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka dapat

(18)

4

1. Pengetahuan teori warna pada siswa SMK Pembangunan Daerah

Lubuk Pakam masih kurang.

2. Pengetahuan siswa SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam dalam

mendesain warna pada pewarnaan rambut masih kurang tepat.

3. Kemampuan siswa dalam menerapkan kombinasi warna dalam

pewarnaan rambut masih kurang tepat.

4. Kemampuan siswa dalam menentukan warna yang sesuai dengan teori

warna masih kurang tepat.

5. Hasil praktek pewarnaan rambut masih kurang tepat.

C. PembatasanBMasalahB

Mengingat keterbatasan waktu, tenaga dan kemampuan peneliti

untuk meneliti secara keseluruhan permasalahan yang ada, maka perlu

dibuat batasan masalah sebagai berikut:

1. Penelitian ini dibatasi hanya dalam pengetahuan warna pada siswa

SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam.

2. Penelitian ini dibatasi pada hasil praktek pewarnaan rambut artistik

yaitu echoing pada siswa SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam

3. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XII pada semester ganjil tata

kecantikan SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam yang berjumlah

34 orang.

B

(19)

5

D. RumusanBMasalahBB

Sesuai dengan batasan masalah yang dikemukakan maka yang

menjadi rumusan masalah dengan penelitian ini adalah:

1. Bagaimana tingkat pengetahuan warna siswa kelas XII SMK

Pembangunan Daerah Lubuk Pakam?

2. Bagaimana hasil praktek pewarnaan rambut echoing siswa kelas

XII SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam?

3. Bagaimana hubungan pengetahuan warna dengan hasil pewarnaan

rambut artistik (echoing) siswa kelas XII SMK Pembangunan

Daerah Lubuk Pakam?

E. TujuanBPenelitianB

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :

1. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan warna siswa kelas XII

SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam.

2. Untuk mengetahui hasil praktek pewarnaan rambut echoing pada

siswa kelas XII SMK Pembangunan Daerah Lubuk Pakam.

3. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan warna dengan hasil

praktek pewarnaan rambut siswa kelas XII SMK Pembangunan

(20)

6

F. ManfaatBPenelitianB

Dengan tercapainya tujuan penilitian diatas, maka diharapkan

penilitian hasil ini bermanfaat :

1. Sebagai bahan masukan berupa informasi bagi pembaca tentang

permasalahn yang diteliti baik yang bersifat teoritis maupun

temuan hasil penelitian.

2. Menambah wawasan penulis dalam menuangkan gagasan,de

kedalam karya tulis.

3. Sebagai bahan masukan bagi penelitian-penelitian selanjutnya yang

(21)

61

BABBVB

KESIMPULANBDANBSARANB

A. KesimpulanB

Berdeserken hesil penelitien yeng berjudul “Hubungen

Pengetehuen Werne dengen Hesil Pewerneen Rembut Artistik siswe SMK

Pembengunen Deereh Lubuk Pekem, depet diterik kesimpulen sebegei

berikut :

1. Hesil tes pengetehuen werne menunjukken behwe siswe keles XII tete

kecentiken rembut berede pede ketegori tinggi. Hel ini dibuktiken deri

hesil perhitungen tingket kecenderungen dete penelitien hesil test

pengetehuen werne sebeser 61,76%.

2. Hesil prektek pewerneen rembut ertistik yeng dimiliki siswe keles XII

SMK Tete Kecentiken Rembut berede pede ketegori tinggi. Hel ini

dibuktiken deri hesil perhitungen tingket kecenderungen dete

penelitien hesil prektek pewerneen rembut ertistik yeitu sebeser

70,58%.

3. Berdeserken hesil enelisis diketehui behwe pengetehuen werne dengen

hesil prektek pewerneen rembut ertistik memiliki hubungen yeng

bererti sebeser 0,941 pede siswe SMK Pembengunen Deereh Lubuk

Pekem.

(22)

62

B. SaranB

Berdeserken kesimpulen yeng teleh diureiken sebelumnye meke

seren yeng depet diberken edeleh :

1. Diherepken kepede guru untuk selelu mencipteken suesene belejer

ektif eger hesil prektek pewerneen rembut ertistik yeng cenderung

tinggi depet terus dipertehenken oleh siswe.

2. Diherepken kepede siswe eger terus menembeh wewesen delem

pewerneen rembut dengen terus menceri informesi mengenei

perkembengen pewerneen rembut ertstik eger hesil pewerneen rembut

delem ketegori tinggi ini depet terus dipertehenken.

3. Diherepken kepede pihek sekoleh menyedieken serene den preserene

belejer seperti mejeleh pewerneen rembut den serene medie sosiel

eger siswe depet memperoleh pengetehuen lebih lues den depet

(23)

63

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta :

Rineka Cipta

Depdiknas (2003). Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah, Depdiknas,

Jakarta.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1993.

Kartika, Ayu. 2015. Analisis Pengetahuan dan Hasil Penataan Sanggul Asimetris

pada Siswa Kelas XI Tata Kecantikan SMK Pembangunan Daerah Lubuk

Pakam. Medan : FT UNIMED. Skripsi

Kusumadewi,dkk.1999. Penataan dan Seni Rambut Modern. Jakarta : Meutia Cipta

Sarana & DPP. Tiara Kesuma

Rostamailis, dkk. 2008. Tata Kecantikan Rambut Jilid 3. Direktorat Pembinaan

Sekolah Menengah Kejuruan

Sabet, Meli. 2015. Analisis Kemampuan melakukan Penataan Sanggul Daerah pada

Siswa Tata Kecantikan Rambut d SMK Pembangunan Daerah Lubuk

Pakam. Medan : FT UNIMED. Skripsi

Sari, Dian Maya. 2013. Pewarnaan Rambut Lanjutan. Medan. UNIMED

Silitonga P.M. 2011. Statistk Teori dan Aplikasi dalam Penelitian. FMIPA.

UNIMED. Medan

Sudjana. 2002. Metode Statistika. Bandung : Tarsito Bandung

Sugiyono. 2007. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta

Usman, Husain dan Akbar Purnomo. 2006. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta :

Bumi Aksara

Wijanarko, Lizard. 2010. Teori Warna.

Yasmin, Estetika. 2008. Bermain dengan Warna. Bogor : Indobook Citra Media.

http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_Brewster

(24)

64

http://haisalon.web.com

http://www.edupaint.com

Referensi

Dokumen terkait

Perencanaan  tersebut  antara  lain  berupa  penciptaan  lingkungan  yang  aman,  nyaman  dan  situasi  kondusif.  Penciptaan  lingkungan 

Pengembangan Kemampuan Bahasa Lisan Melalui Story Telling Pada Anak Didik Kelompok A di RA Perwanida Kadipaten Andong Boyolali Tahun Pelajaran 2012/1013.. Jurusan

Di samping kesalahan-kesalahan umum di atas, faktor-faktor non-bahasa yang mempengaruhi mahasiswa dalam membuat kesalahan ini juga diungkapkan. Ternyata tingkat keseringan

Tujuan penyusunan KTSP adalah agar sekolah (para guru) mampu dan berani menyusun dan mengembangkan kurikulum sesuai dengan mata ajar yang menjadi tanggungjawabnya di sekolah,

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui dan menganalisa proses lelang yang dilakukan Kantor Pelayanan kekayaan Negara dan lelang (KPKNL) dalam perspektif

Alhamdulillah puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Subhanallahu Wata’ala atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulisan Karya Tulis Ilmiah yang

Analisis karakteristik minyak pala dilakukan sebagai tahap awal penelitian pendahuluan. Analisis ini dimaksudkan untuk menentukan karakteristik minyak pala yang digunakan,

Konferensi yang diselenggaraklin selama 2 han pada 17-18 Juli 2007 bertujuan untuk memberikan wadah bagi saintis dibidang kelautan dan petikanan dalam