Query-sensitive similariity measure dalam tem kembali dokumen berbahasa Indonesia
Teks penuh
Dokumen terkait
untuk bobot istilah dalam kueri yang berbeda (1 dm idf) diperoleh bahwa penggunaan idf sebagai bobot istilah dalam kueri meningkatkan kinerja sistem, baik dalam ha1
dan heuristic ternyata metode ini belum dapat mengembalikan top passages yang lebih tepat, Hal ini disebabkan karena ada kemungkinan beberapa top passage yang ditemukembalikan
dan heuristic ternyata metode ini belum dapat mengembalikan top passages yang lebih tepat, Hal ini disebabkan karena ada kemungkinan beberapa top passage yang ditemukembalikan
Abstrak — Dalam paper ini kami bertujuan untuk memperluas hasil pencarian dalam sistem temu kembali dengan melakukan expansi kata dalam query menggunakan
Berdasarkan hasil analisis, implementasi dan pengujian pada penelitian ini, maka dapat diambil simpulan bahwa aplikasi Documents Similarity Measure yang dikembangkan
Berdasarkan pada hasil penelitian menerapkan Query Expansion pada sistem temu kembali informasi berbahasa indonesia dengan metode pembobotan tf-idf dan algoritma Cosine
Penulisan miring merupakan hal yang sederhana namun cukup merepotkan karena penulis harus memindai dokumen dari awal sampai akhir (atau awal sampai akhir suatu partisi) untuk
Dengan menggunakan 30 gugus kueri pada 1.000 dokumen di koleksi, dilakukan uji banding antara pemberian bobot yang sama dan yang berbeda terhadap istilah di dalam kueri