• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAJIAN PENGGUNAAN ASAM KLORIDA DAN ASAM PERASETAT PADA PROSES PRODUKSI PULP ACETOSOLV DARI AMPAS TEBU DAN BAMBU BETUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KAJIAN PENGGUNAAN ASAM KLORIDA DAN ASAM PERASETAT PADA PROSES PRODUKSI PULP ACETOSOLV DARI AMPAS TEBU DAN BAMBU BETUNG"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

4.1.4 Pengaruh Jumlah Kolin Klorida (ChCl) dan Waktu Delignifikasi Terhadap Kadar Lignin yang Tertinggal di Dalam Ampas Tebu Hasil Delignifikasi.. Proses delignifikasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi sekam padi dan ampas tebu serta konsentrasi NaOH terhadap yield pulp yang dihasilkan.. Kondisi

55% dari ampas tebu dimanfaatkan oleh pabrik gula sebagai bahan bakar, bahan baku untuk kertas, bahan baku industri kanvas rem, industri jamur dan lain-lain.. Oleh karena

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi sekam padi dan ampas tebu serta konsentrasi NaOH terhadap yield pulp yang dihasilkan.. Kondisi

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai pH dan produksi alkohol pada proses fermentasi whey yang disubstitusi ekstrak ampas tebu dengan bantuan ragi roti ( S.

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pra perlakuan basa NaOH dan basa Ca(OH) 2 terhadap perubahan komponen kimia dan morfologipulp ampas tebu serta

Pada proses pembuatan asam oksalat dari ampas tebu di peroleh hasil maksimum pada ukuran partikel 40 mesh dan lama waktu pengadukan 20 menit yaitu 0,65 gram (4,333%

Dari hasil Tabel 1 menunjukan kuat tarik terbesar, pada lembaran pulp dengan waktu pemasakan 2 jam, banyak perekat yang digunakan 14 gram, dengan rasio kulit jagung terhadap ampas tebu