• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pola Penyebaran Spasial Penyakit Demam Berdarah Dengue (Studi Kasus: Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kota Bogor tahun 2007-2011)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Pola Penyebaran Spasial Penyakit Demam Berdarah Dengue (Studi Kasus: Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kota Bogor tahun 2007-2011)"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Ilustrasipenghitungan matriks
Gambar 2 Ilustrasi Plot Pencaran Moran
Tabel 2  Nilai  Indeks  Moran,  nilai  Harapan  Indeks Moran dan nilai Ragam Indeks Moran tahun 2007-2011
Gambar 4 kuadran TT disajikan dengan warna
+4

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada faktor lingkungan dan kejadian demam berdarah dengue di empat lokasi di Kecamatan Genuk, dapat disimpulkan bahwa:. Penyakit

kejadian penyakit DBD di Kota Surabaya tahun 2010 – 2014, pengujian dependensi spasial dengan spatial pattern analysis , serta dilakukan pendeteksian kantong DBD dan

Dari kedua metode yang digunakan menunjukkan adanya pola penyebaran penyakit DBD secara spasial di Kota Semarang dan menunjukkan autokorelasi spasial positif, yang

Penyakit DBD dapat menyebar pada semua tempat kecuali tempat-tempat dengan ketinggian 1000 meter dari permukaan laut karena pada tempat yang tinggi dengan suhu yang rendah

Pelaksanaan program pengendal- ian penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan dilihat dari: efektivitas, efisiensi,

Hasil dari peta menunjukkan bahwa pada zona penyebaran kasus DBD radius kurang dari 240 meter dapat terjadi hampir menyeluruh tidak hanya pada kelurahan yang

Kelurahan Sendangmulyo merupakan wilayah yang memiliki kasus DBD tertinggi se Kecamatan Tembalang selama tahun 2009-2011 dengan konsentrasi di daerah Perumahan Bukit

Statistik deskriptif merupakan suatu analisis yang digunakan untuk mengetahui gambaran kasus demam berdarah dengue (DBD ) pada masing – masing kelurahan di Kecamatan