• Tidak ada hasil yang ditemukan

I. PENDAHULUAN PENGGUNAAN Lactobacillus sp. SEBAGAI BIOPRESERVATIF PADA TAHU.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "I. PENDAHULUAN PENGGUNAAN Lactobacillus sp. SEBAGAI BIOPRESERVATIF PADA TAHU."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Akan tetapi produk utama dalam bahan pangan hasil fermentasi adalah asam laktat yang merupakan molekul yang larut dalam air sehingga mampu menembus ke dalam periplasma bakteri

Berdasarkan hasil penelitian, tahu yang direndam bakteriosin memiliki nilai angka lempeng total (ALT) sebesar 6,954 log CFU/g, tahu yang direndam dengan air matang

Aplikasi bakteriosin dari Lactobacillus plantarum 2C12 sebagai bahan pengawet pada produk bakso.. Institut Pertanian

Data Hasil Uji Kimia, Fisik, Mikrobiologi, dan Organoleptik Tahu Tabel 11... Data Hasil SPSS

Penelitian ini juga untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang bagaimana bakteriosin bisa bekerja menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk dan patogen pada pindang ikan

Diantara senyawa-senyawa antimikrobia yang dihasilkan oleh bakteri asam laktat, akhir-akhir ini bakteriosin paling banyak diterapkan sebagai antimikrobia pada bahan

Bakteriosin dari bakteri asam laktat yang diisolasi dari fermentasi nanas (Ananas comosus L.) lebih optimal sebagai biopreservatif dalam memperpanjang umur simpan daging

Pindang ikan tongkol tanpa perlakuan biopreservatif (kontrol) memiliki warna yang kurang bercahaya dengan nilai penerimaan 7,3; bau asam mulai timbul dengan nilai penerimaan 5;