• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN PROTOTIPE WEB SERVER MENGGUNAKAN LIBRARY SWILL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGEMBANGAN PROTOTIPE WEB SERVER MENGGUNAKAN LIBRARY SWILL"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1

ABSTRAK

PENGEMBANGAN PROTOTIPE WEB SERVER MENGGUNAKAN LIBRARY SWILL

Oleh

RATIH ARI TANIA

Salah satu jenis web server untuk menyimpan informasi adalah embedded web server. Server jenis ini dapat dibuat dengan berbagai cara dan berbagai bahasa pemograman. Dalam penelitian ini digunakan Library Swill (Simple web interface link library), yang ini dapat mempermudah pembuatan dan pengembangan suatu embedded web server. Library Swill terdiri dari beberapa fungsi diantaranya swill_init(), swill_serve(), swill_file(), swill_directory(), swill_poll(), swill_handle(), swill_getargs(), swill_log(), swill_user(), swill_deny() dan swill_allow(). Dua fungsi lain yang tidak digunakan adalah swill_deny(), dan swill_allow(). Code untuk web server ini diperoleh dari Majalah InfoLinux juni-juli 2008. Penulis mengembangkan code tersebut dengan memberikan beberapa fungsi tambahan. Gabungan fungsi sebelumnya dan fungsi baru membentuk sistem yang dapat dieksekusi pada web browser. Selain itu dapat berfungsi untuk mengendalikan program dari web browser.

(2)

2

ABSTRACT

DEVELOPING PROTOTYPE OF WEB SERVER USING LIBRARY SWILL

By

RATIH ARI TANIA

One type of storage servers is embedded web server.This server could be made by various ways and programming language. This research used swill library (Swill Web Interface Link Library), that could be used to simplify in implementing and developing of embedded web server. Library swill consists of several functions, i.e, swill_init(), swill_serve(), swill_file(), swill_directory(), swill_poll(), swill_handle(), swill_getargs(), swill_log(), swill_user(). The two other function which were not need were swill_deny() and swill_allow(). The basic code for this web server was taken from InfoLinux magazine of june-july 2008 period. The writer enhanced this code by giving some additional functions. The combination of new and old functions had generated a system that could be excecuted in a web browser. This system could also control the program from web browser.

(3)

I. PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Dalam perkembangan ilmu komputer terdapat banyak hal yang dapat dipelajari, salah satunya adalah membangun suatu aplikasi yang dapat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari, contohnya web server. Web server sekarang ini banyak digunakan untuk keperluan sehari–hari yaitu merupakan salah satu fasilitas untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan (Noprianto, 2008)

Salah satu jenis web server adalah Embedded web server. Embedded web server merupakan web server yang dibuat oleh programmer, dan dikembangkan sesuai dengan aplikasi yang dibutuhkan oleh user.

Pembangunan Embedded web server menggunakan Library Swill dapat mempermudah dalam membangun dan mengembangkan embedded web server.

(4)

dapat mempermudah dalam membangun serta mengembangkan embedded web server.

Pembuatan web server menggunakan Library Swill, dengan referensi source code yang terdapat pada majalah InfoLinux 2008, dicoba untuk penambahan fungsionalitas dari embedded web server, yaitu menambahkan aplikasi tabel. Dengan demikian user dapat lebih mudah dan lebih jelas untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

1.2Identifikasi Masalah

 Belum ada pengembangan prototipe web server yang dapat dijalankan pada port 9001 dan juga dalam sistem operasi yang berbeda (Windows dan GNU/Linux).

 Embedded web server belum terdapat fungsionalitas untuk menjalankan aplikasi tabel.

1.3Permasalahan

Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan berupa penambahan fungsionalitas embedded web server untuk menjalankan aplikasi tabel menggunakan Library

Swill.

I.4 Tujuan

Tujuan Pengembangan Web Server ini adalah :

(5)

2. Dapat mengenal fungsi – fungsi Library Swill.

3. Untuk memenuhi keinginan pengguna web server, dengan membuatnya sendiri para pengguna dapat membuat aplikasi yang diinginkannya, sehingga web server ini lebih ringan.

1.5 Manfaat

Manfaat Pengembangan web server ini adalah :

1. Sebagai fasilitas yang dapat digunakan oleh pengguna web server. 2. Untuk mengenal embedded web server dan Library Swill.

3. Sebagai bahan referensi bagi para pembaca yang akan melakukan pengembangan embedded web server menggunakan Library Swill.

1.6 Batasan Masalah

1. Bahasa Pemmograman yang digunakan adalah Bahasa C. 2. Menggunakan SO GNU Linux, distribusi Ubuntu 9.4 .

3. Dengan menggunakan Library Swill yang terdapat pada bahasa pemograman Bahasa C.

4. Web server yang akan dibangun memiliki tugas-tugas sebagai berikut :

dapat menerima request index.html, dapat bekerja dengan dokumen root, handler berupa fungsi C, dapat menjalankan CGI, adanya Authentifikasi,

(6)
(7)

V. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil dari pembahasan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Embedded web server yang dibangun menggunakan library swill berfungsi menampilkan command yang biasanya dijalankan di terminal dapat ditampilkan pada web browser, contohya pada aplikasi ifconfig, ls –al.

2. Embedded web server yang dibangun menggunakan sebagai library swill dapat berfungsi sebagai control atau mengendalikan, suatu program dari web browser

5.2 Saran

1. Menggunakan fungsi swill lainnya yang belum diterapkan pada penelitian ini, yaitu swill_allow() dan swill_deny()

(8)

Referensi

Dokumen terkait

Dikarenakan web server dirancang untuk menampilkan data, dimulai dari teks, hypertext, gambar, yang merupakan keunggulan dari web sehingga web tidak hanya dapat diterima

Untuk dapat menjalankan program “Sistem Ujian Online Dan Penilaian Siswa Berbasis Web Pada SMK Bisma Kersana menggunakan PHP maka diperlukan sebuah web Server yang akan

Yang perlu dipersiapkan sebelum install joomla adalah instalasi web server (apache,PHP dan MySQL), pada Linux webserver sudah satu paket pada saat install sistem

Dalam pembangunan pengamanan web server pada sistem oprasi Ubuntu 12.04 LTS ini perlunya penambahan server lain seperti mail server dengan menggunakan firestarter firewall

Didalam server backend apache dan nginx akan diberikan konfigurasi yang dapat memberikan hak akses pada reverse proxy apache dan server block nginx agar server

Letakkan dokumen anda pada dokumen root dari web server yang anda pakai, sebagai contoh : dokumen root web server Apache dengan sistem operasi windows berada pada folder :

Untuk melihat hasil dari pengelompokan dapat dilihat pada halaman web yang mana menampilkan informasi hasil pengelompokan pada tautan yang diakses dari tiap tiap pengguna.

Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan teknik load balancing dengan metode round robin pada Nginx yang terkoneksi dengan 2 mesin Apache Web Server sehingga dapat membantu mengatur