Analisis efisiensi pemasaran belimbing dewa di Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok Jawa Barat
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tabel 3 di atas diketahui bahwa biaya pemasaran keuntungan yang terkecil diterima oleh pedagang pasar pada saluran III yaitu hanya sebesar Rp.2.088/Kg dari harga jual kepada
Biaya usahatani yang dikeluarkan sebesar Rp 21,096 juta/ha, sehingga diperoleh tingkat keuntungan usahatani sebesar Rp 13,904 juta/ha serta R/C rasio 1,66; (3)
Total marjin pada saluran III grade A yang tersaji dalam Tabel 6 sebesar Rp 4.000 yang terdistribusi pada setiap lembaga pemasaran yang terlibat. Pedagang
Hasil penelitian menunjukan lembaga pemasaran yang mengambil keuntungan tertinggi yaitu pedagang pengecer dengan nominal Rp 3.881/kg, hal ini disebabkan biaya-biaya
Rata-Rata Biaya, Keuntungan dan Marjin Pemasaran Belimbing manis di Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara Pada Saluran Pemasaran III. No Uraian Rp/kg
Pedagang pengecer melakukan fungsi pertukaran yaitu fungsi pembelian dari petani langsung dengan harga Rp 27.632,00/kg pada saluran II dan dari pedagang pengumpul dengan
Biaya pemasaran dikeluarkan oleh pedagang pengumpul yang terdiri dari biaya tenaga kerja Rp 500/Kg yaitu biaya untuk karyawan harian, biaya transportasi Rp 620/Kg yaitu
Margin pemasaran terbesar dari ketiga lembaga pemasaran yang terlibat dalam kegiatan pemasaran jagung manis ini terdapat pada pedagang pengecer saluran pemasaran II yaitu Rp 1.041,67